• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Wednesday, September 16, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

by admin
January 10, 2026
in Kanal
0 0
0
SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

KARAKTER: Kepsek SDN 009 Iin menyebut, selain belajar digital, siswa juga diajarin karakter. Tampak siswa 'salim' dengan Suyitna

0
SHARES
294
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Dulunya sempat dijulukin sekolah seperti ‘kandang kerbau’  karena becek, gedungnya lusuh, temboknya pecah-pecah, ruang kelas dan dinding jorok. Tetapi, kini sekolah itu sudah bertransformasi menjadi tempat yang nyaman dan siswanya happy saat belajar dan jadi pemicu (trigger) program Balikpapan Smart City

Kepsek Iin Ratmayati memantau belajar siswa

SDN 009, lokasinya di kilometer 8 Jalan Soekarno Hatta  Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara.  Dari arah Balikpapan, tepat di sisi sebelah kanan bangunannya dibatasi tembok dengan bertuliskan nama sekolah.

Sekolah ini dipimpin kepseknya Iin Ratmayati SPd SD MM yang humble dan smart. Bahkan, pernah dinobatkan sebagai guru berprestasi dalam kompetisi Hari Jadi Kota Balikpapan. Dan, sekolahnya sudah menyandang predikat Adiwiyata Mandiri (tertinggi)

Siswa tak belajar di kelas tapi gazebo

Sekilas, bangunan sekolah ini biasa saja. Kesannya tak refresentatif. Tapi jangan salah, ketika masuk ke lokasi sekolah ternyata proses belajarnya sudah global dan siswa menyatu dengan lingkungan

“Awalnya, sekolah kita dipilih menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) berkolaborasi dengan program Google for Education. Guru-gurunya dicetak jadi coach atau trainer yang bersertifikat dan memiliki lisensi agar dapat mencapai Sekolah Rujukan Google (SRG),” jelas Iin

Belajar digital juga belajar karakter

Kepsek Iin berkolaborasi dengan program Google for Education. Guru-guru dicetaknya menjadi trainer yang tersertifikasi Google Level 1 dan Level 2.

“Gurunya profesional dan mahir dalam menggunakan alat-alat Google for Education untuk Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) baik di kelas maupun luar kelas,” jelas Iin

Ganung saat monitoring belajar digital

Iin menjelaskan, sudah membangun semangat superteam dengan dewan guru. Justru, setelah penanggungjawab atau personal in charge (PIC) program Google for Education ditunjuk,  terjadi akselerasi program di sekolah

“Akhirnya guru-guru punya lisensi  level 1 (L1) dan level 2 ( L2) lewat  ujian sertifikasi dan ada yang personal learning. Ternyata lebih profesional mengajarnya. Anak didik jadi memahami konsep-konsep digital learning yang tak lagi manual tapi sudah digital,” jelas Iin

PENDAMPINGAN

Sementara itu Penanggungjawab atau PIC KSRG Balikpapan Suyitna SPd menjelaskan, transformasi digital di SDN 009 targetnya jadi Sekolah Rujukan Google (SRG) yang diawali Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) dan dituangkan dalam peta jalan (road map)

Suyitna (kanan) diskusi dengan kepsek

“Target kita hanya ingin mewujudkan SDN 009 sebagai ekosistem pendidikan digital yang adaptif. Sehingga, program Google for Education digunakan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, manajemen sekolah dan kolaborasi,” kata Suyitna

Tahapan ekspedisinya panjang, tidak seperti membalikkan telapak tangan sim salabim jadi. Dari pondasi kompetisi dasar, lalu meraih status KSRG dilanjutkan akselerasi dan inovasi dan pencapaian SRG

Siswa lebih enjoy belajar di gazebo

“Kita mencetak dulu guru-guru bersertifikat level 1 yang masuk kualifikasi Google Sertified Educator (GCE) dilanjutkan level 2 dan menuju Google  Ceretified Trainer (GCT) dengan target KSRG dan SRG berbeda persentasenya,” kata Suyitna

Kerja tahapan itu kata Suyitna, dikerjakan bulan demi bulan yang diawali pembentukan tim transformasi digital, audit konektivitas internet dan inventarisasi chromebook.

Tintakaltim.Com dapat penjelasan belajar digital

“Sampai kita juga  sosialisasi kepada warga sekolah dan komite sekolah. Sebab, ini budaya transformasi digital learning,” urai Suyitna

Setelah sukses, Suyitna bergerak  melakukan in house training penggunaan Google hingga pengenalan Google Clasroom sambil melakukan implementasi dan sertifikasi guru lulus GCE level 1 sekitar 50 persen.

Asyiknya belajar digital bawa tumbler

“Budaya penggunaan chromebook kita berikan. Bahkan semuanya  di masa transisi itu mengubah  sisi administrasi paperless atau tanpa kertas seperti membuat undangan dan lainnya,” jelas Suyitna

Bulan selanjutnya, Suyitna didukung tim  melakukan evaluasi persentase guru bersertifikat level I minimal 30 persen dan mengecek keaktifan  siswa serta mengumpulkan dokumentasi foto, video dan pembelajaran

Ganung diskusi dengan kepsek

Selain itu, Suyitna dan tim bergerak terus  untuk mengajukan status KSRG SDN 009 lewat pengiriman letter of intent kepada partner Google. Lalu, disematkanlah sekolah tersebut sebagai KSRG

“Baru tahap selanjutnya akselerasi  inovasi puncak SRG dengan menguasai keterampilan lanjutan dengan GCE level 2, membangun aset digital  serta mempersiapkan Google Certified Trainer (GCT) yang implikasinya sekolah lainnya di Balikpapan,” urai Suyitna

Mendapat penjelasan dari trainer

Tetapi ada yang penting bagi Suyitna, SDN 009 harus memiliki syarat mutlak SRG minimal 1 GCT ahli internal yang diakui Google yang tugasnya  melatih dan menginspirasi rekan guru secara berkelanjutan

Baru kerja puncaknya kata Suyitna, validasi dan pencapaian status SRG seperti memenuhi semua kriteria SRG secara kuantitatif, siap menerima kunjungan dan validasi dari tim Google

“Baru SDN 009 menyandang status RG dan memasang branding sekolah. Kerja-kerja sudah dilakukan dan tinggal menunggu pengumuman saja. Meski begitu, sudah jadi rujukan sekolah dari daerah lain,” ungkap Suyitna. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Klarifikasi, PTMB Atur Air untuk Wilayah Tertentu. Ali: Jangan Panik, Flyer Bukan Informasi Resmi
Kanal

Klarifikasi, PTMB Atur Air untuk Wilayah Tertentu. Ali: Jangan Panik, Flyer Bukan Informasi Resmi

September 15, 2026
Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)
Kanal

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

September 12, 2026
Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat
Kanal

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat

September 10, 2026
BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang  Aliran Airnya
Kanal

BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang Aliran Airnya

September 10, 2026
Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani
Kanal

Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani

September 9, 2026
Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.
Kanal

Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.

September 6, 2026
Next Post
Digital Blended Learning Dikerjakan Hanya 18 Bulan. Ayu: Diperlukan Gerakan Top Down Action to Teacher

Digital Blended Learning Dikerjakan Hanya 18 Bulan. Ayu: Diperlukan Gerakan Top Down Action to Teacher

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Hj Nurlena: Ekraf Harus Bangkit di Wisata Pantai. Gandeng CSR, Ciptakan Spot Foto ‘Instagrambale’

Hj Nurlena: Ekraf Harus Bangkit di Wisata Pantai. Gandeng CSR, Ciptakan Spot Foto ‘Instagrambale’

October 12, 2021
Indonesia Menang, Warga BTN Senang. Kerja Bakti, Ada Burjo, Burdo Juga Pasang Bendera dan Umbul-Umbul

Indonesia Menang, Warga BTN Senang. Kerja Bakti, Ada Burjo, Burdo Juga Pasang Bendera dan Umbul-Umbul

July 28, 2024
Selesai Dock, KMP Manggani 11 Agustus Lintasi Kariangau-PPU. Dody: Sepi tapi Tim Bahtera Samudra Optimistis

Selesai Dock, KMP Manggani 11 Agustus Lintasi Kariangau-PPU. Dody: Sepi tapi Tim Bahtera Samudra Optimistis

August 6, 2021
Hj Fitri: Ayo Balikpapan Barat, Rahmad-Thohari Menang 90 Persen. Konsep 4M dan 4S Diperkenalkan

Hj Fitri: Ayo Balikpapan Barat, Rahmad-Thohari Menang 90 Persen. Konsep 4M dan 4S Diperkenalkan

November 1, 2020
Perbaikin Salat, Maka Allah Kabulkan Hajat. Das’ad: Tidak Ada yang Mustahil bagi Allah

Perbaikin Salat, Maka Allah Kabulkan Hajat. Das’ad: Tidak Ada yang Mustahil bagi Allah

January 3, 2026
Air Keruh, PDAM Lagi Lakukan Washout. Adelina: Ada Endapan Kotoran, Sifatnya Sementara

Air Keruh, PDAM Lagi Lakukan Washout. Adelina: Ada Endapan Kotoran, Sifatnya Sementara

December 13, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines