• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, October 18, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

by admin
January 10, 2026
in Kanal
0 0
0
SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

KARAKTER: Kepsek SDN 009 Iin menyebut, selain belajar digital, siswa juga diajarin karakter. Tampak siswa 'salim' dengan Suyitna

0
SHARES
296
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Dulunya sempat dijulukin sekolah seperti ‘kandang kerbau’  karena becek, gedungnya lusuh, temboknya pecah-pecah, ruang kelas dan dinding jorok. Tetapi, kini sekolah itu sudah bertransformasi menjadi tempat yang nyaman dan siswanya happy saat belajar dan jadi pemicu (trigger) program Balikpapan Smart City

Kepsek Iin Ratmayati memantau belajar siswa

SDN 009, lokasinya di kilometer 8 Jalan Soekarno Hatta  Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara.  Dari arah Balikpapan, tepat di sisi sebelah kanan bangunannya dibatasi tembok dengan bertuliskan nama sekolah.

Sekolah ini dipimpin kepseknya Iin Ratmayati SPd SD MM yang humble dan smart. Bahkan, pernah dinobatkan sebagai guru berprestasi dalam kompetisi Hari Jadi Kota Balikpapan. Dan, sekolahnya sudah menyandang predikat Adiwiyata Mandiri (tertinggi)

Siswa tak belajar di kelas tapi gazebo

Sekilas, bangunan sekolah ini biasa saja. Kesannya tak refresentatif. Tapi jangan salah, ketika masuk ke lokasi sekolah ternyata proses belajarnya sudah global dan siswa menyatu dengan lingkungan

“Awalnya, sekolah kita dipilih menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) berkolaborasi dengan program Google for Education. Guru-gurunya dicetak jadi coach atau trainer yang bersertifikat dan memiliki lisensi agar dapat mencapai Sekolah Rujukan Google (SRG),” jelas Iin

Belajar digital juga belajar karakter

Kepsek Iin berkolaborasi dengan program Google for Education. Guru-guru dicetaknya menjadi trainer yang tersertifikasi Google Level 1 dan Level 2.

“Gurunya profesional dan mahir dalam menggunakan alat-alat Google for Education untuk Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) baik di kelas maupun luar kelas,” jelas Iin

Ganung saat monitoring belajar digital

Iin menjelaskan, sudah membangun semangat superteam dengan dewan guru. Justru, setelah penanggungjawab atau personal in charge (PIC) program Google for Education ditunjuk,  terjadi akselerasi program di sekolah

“Akhirnya guru-guru punya lisensi  level 1 (L1) dan level 2 ( L2) lewat  ujian sertifikasi dan ada yang personal learning. Ternyata lebih profesional mengajarnya. Anak didik jadi memahami konsep-konsep digital learning yang tak lagi manual tapi sudah digital,” jelas Iin

PENDAMPINGAN

Sementara itu Penanggungjawab atau PIC KSRG Balikpapan Suyitna SPd menjelaskan, transformasi digital di SDN 009 targetnya jadi Sekolah Rujukan Google (SRG) yang diawali Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) dan dituangkan dalam peta jalan (road map)

Suyitna (kanan) diskusi dengan kepsek

“Target kita hanya ingin mewujudkan SDN 009 sebagai ekosistem pendidikan digital yang adaptif. Sehingga, program Google for Education digunakan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, manajemen sekolah dan kolaborasi,” kata Suyitna

Tahapan ekspedisinya panjang, tidak seperti membalikkan telapak tangan sim salabim jadi. Dari pondasi kompetisi dasar, lalu meraih status KSRG dilanjutkan akselerasi dan inovasi dan pencapaian SRG

Siswa lebih enjoy belajar di gazebo

“Kita mencetak dulu guru-guru bersertifikat level 1 yang masuk kualifikasi Google Sertified Educator (GCE) dilanjutkan level 2 dan menuju Google  Ceretified Trainer (GCT) dengan target KSRG dan SRG berbeda persentasenya,” kata Suyitna

Kerja tahapan itu kata Suyitna, dikerjakan bulan demi bulan yang diawali pembentukan tim transformasi digital, audit konektivitas internet dan inventarisasi chromebook.

Tintakaltim.Com dapat penjelasan belajar digital

“Sampai kita juga  sosialisasi kepada warga sekolah dan komite sekolah. Sebab, ini budaya transformasi digital learning,” urai Suyitna

Setelah sukses, Suyitna bergerak  melakukan in house training penggunaan Google hingga pengenalan Google Clasroom sambil melakukan implementasi dan sertifikasi guru lulus GCE level 1 sekitar 50 persen.

Asyiknya belajar digital bawa tumbler

“Budaya penggunaan chromebook kita berikan. Bahkan semuanya  di masa transisi itu mengubah  sisi administrasi paperless atau tanpa kertas seperti membuat undangan dan lainnya,” jelas Suyitna

Bulan selanjutnya, Suyitna didukung tim  melakukan evaluasi persentase guru bersertifikat level I minimal 30 persen dan mengecek keaktifan  siswa serta mengumpulkan dokumentasi foto, video dan pembelajaran

Ganung diskusi dengan kepsek

Selain itu, Suyitna dan tim bergerak terus  untuk mengajukan status KSRG SDN 009 lewat pengiriman letter of intent kepada partner Google. Lalu, disematkanlah sekolah tersebut sebagai KSRG

“Baru tahap selanjutnya akselerasi  inovasi puncak SRG dengan menguasai keterampilan lanjutan dengan GCE level 2, membangun aset digital  serta mempersiapkan Google Certified Trainer (GCT) yang implikasinya sekolah lainnya di Balikpapan,” urai Suyitna

Mendapat penjelasan dari trainer

Tetapi ada yang penting bagi Suyitna, SDN 009 harus memiliki syarat mutlak SRG minimal 1 GCT ahli internal yang diakui Google yang tugasnya  melatih dan menginspirasi rekan guru secara berkelanjutan

Baru kerja puncaknya kata Suyitna, validasi dan pencapaian status SRG seperti memenuhi semua kriteria SRG secara kuantitatif, siap menerima kunjungan dan validasi dari tim Google

“Baru SDN 009 menyandang status RG dan memasang branding sekolah. Kerja-kerja sudah dilakukan dan tinggal menunggu pengumuman saja. Meski begitu, sudah jadi rujukan sekolah dari daerah lain,” ungkap Suyitna. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Satpam Boleh Gunakan Borgol saat di Wilayah Kerja. Dirbinmas: Jangan Buat Malu dan Arogan Bertugas
Kanal

Satpam Boleh Gunakan Borgol saat di Wilayah Kerja. Dirbinmas: Jangan Buat Malu dan Arogan Bertugas

October 16, 2026
Kapolda Kaltim Bakal Jadi Ketum AAFI. Dilantik 21 Oktober, Punya Kapasitas Anti-Fraud Dunia
Kanal

Kapolda Kaltim Bakal Jadi Ketum AAFI. Dilantik 21 Oktober, Punya Kapasitas Anti-Fraud Dunia

October 15, 2026
Imigrasi Balikpapan ‘Kepo’ Perketat Wawancara. Cegah Sindikat TPPO, Penolakan Paspor Bisa Terjadi
Kanal

Imigrasi Balikpapan ‘Kepo’ Perketat Wawancara. Cegah Sindikat TPPO, Penolakan Paspor Bisa Terjadi

October 12, 2026
‘Margomulyo Family’ Buka Hambatan Komunikasi. LPM-Ketua RT Guyub di Acara Gathering
Kanal

‘Margomulyo Family’ Buka Hambatan Komunikasi. LPM-Ketua RT Guyub di Acara Gathering

October 11, 2026
Imigrasi Balikpapan Dapat Nilai ‘Sangat Baik’ SKM. SIMITRA Layani IKN, WNA Dipantau SEPINGGAN
Kanal

Imigrasi Balikpapan Dapat Nilai ‘Sangat Baik’ SKM. SIMITRA Layani IKN, WNA Dipantau SEPINGGAN

October 10, 2026
Akomodasi Atlet Porprov Dipesan Lebih Awal. Gasali: Dicarikan yang Dekat dengan Venue
Kanal

Akomodasi Atlet Porprov Dipesan Lebih Awal. Gasali: Dicarikan yang Dekat dengan Venue

October 7, 2026
Next Post
Digital Blended Learning Dikerjakan Hanya 18 Bulan. Ayu: Diperlukan Gerakan Top Down Action to Teacher

Digital Blended Learning Dikerjakan Hanya 18 Bulan. Ayu: Diperlukan Gerakan Top Down Action to Teacher

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Faskes Jalan Nasional Boleh Kebijakan Bupati-Walikota. Renhard: Bantek Sering soal Readines Criteria

Faskes Jalan Nasional Boleh Kebijakan Bupati-Walikota. Renhard: Bantek Sering soal Readines Criteria

December 2, 2025
Bozda-THR SMK Pangeran Antasari Dipertanyakan. Imam: Dana Nggak Ada tapi Kesejahteraan Penuh

Bozda-THR SMK Pangeran Antasari Dipertanyakan. Imam: Dana Nggak Ada tapi Kesejahteraan Penuh

March 28, 2026
Adam: Infrastruktur Balikpapan Harus Digenjot Pola Sinergi

Adam: Infrastruktur Balikpapan Harus Digenjot Pola Sinergi

September 7, 2019
Superteam Platinum Jangan Kurangi Pelayanan. Joko Budi: Ubah Efisiensi Jadi Opportunity

Superteam Platinum Jangan Kurangi Pelayanan. Joko Budi: Ubah Efisiensi Jadi Opportunity

April 4, 2025
Salat Idul Adha, Anak-anak dan Ibu-ibu Tak Dianjurkan. Masjid Islamic Centre Ketatkan Protokol Kesehatan

Salat Idul Adha, Anak-anak dan Ibu-ibu Tak Dianjurkan. Masjid Islamic Centre Ketatkan Protokol Kesehatan

July 11, 2020
Timsel Konsultasikan 25 Warga Prestasi dan Pelopor. Walikota: Silakan Dinilai Profesional

Timsel Konsultasikan 25 Warga Prestasi dan Pelopor. Walikota: Silakan Dinilai Profesional

January 23, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines