TINTAKALTIM.COM-Dua organisasi masing-masing Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Balikpapan dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) merespons positif gagasan institusi kepolisian khususnya lahir dari Bhabinkamtibmas untuk mengembangkan Sinergi, Kolaborasi, Komunikasi dan Koordinasi (4-Si) yang tujuannya menjaga kondusivitas bersama-sama
“Secara informal kerjasama dengan kepolisian sudah dibangun sebenarnya, jika ada acara DMI, unsur kepolisian diminta pandangannya, pendapatnya termasuk program apa yang dilakukan mendukung kamtibmas. Karena, polisi juga mitra kita,” kata Sekretaris DMI Balikpapan Ahmad Sofyan Nur menanggapi sinergitas kepolisian menjaga kamtibmas, Sabtu (28/3)

Sebelumnya Bhabinkamtibmas Graha Indah Balikpapan Utara Wempi Antariksa mengatakan, kamtibmas harus melibatkan seluruh komponen termasuk Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan nanti akan dikembangkan kea rah pertemuan sehingga bisa melakukan pemetaan (mapping) menjaga kamtibmas kondusif

Menurut Sofyan, masjid memang jadi pusat ibadah dan sosial, tentu sangat baik jika ada edukasi kaitan kamtibmas. Atau imbauan-imbauan bisa disampaikan lewat masjid dan ini harus masif dilakukan
“Penguatan ketahanan keluarga dan pengamanan lingkungan itu bisa dikerjasakan dengan polri, dan DMI Balikpapan sejauh ini sudah melakukan kendati belum masif. Bisa disepakati lewat pertemuan badan pengelola BIC dan DMI,” ujarnya
Untuk itu kata Sofyan, harus ada pertemuan antara institusi polri tingkat kelurahan seperti Bhabinkamtibmas dengan DMI agar nanti akan dirumuskan bagaimana penguatan peran masjid dalam pembinaan umat juga memeahkan isu sosial kemasyarakatan.

Sementara itu Sekretaris FKUB Balikpapan Achmad Rosyidi mengatakan, 4-Si sangat diperlukan, apalagi dalam konteks kamtibmas. “FKUB itu merangkul semua elemen. Jadi, multi agama dan multi etnis yang orientasinya menjaga kerukunan termasuk keamanan,” kata Ahmad Rosyidi
Disebutkan Rosyidi, FKUB it peran aktifnya merawat toleransi dan kerukunan antarumat beragama dan memang didukung institusi polri. “Sambang tokoh agama bersama polri perlu dibangun dengan tujuan menjaga kondusivitas wilayah,” jelas Rosyidi. (gt)












