• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Tuesday, July 21, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Espana Community Dominasi Terminal. Don’t Cry for Me Argentina, Spanyol Juara World Cup 2026

by admin
July 20, 2026
in Kanal
0 0
0
Espana Community Dominasi Terminal. Don’t Cry for Me Argentina, Spanyol Juara World Cup 2026

SEDIH-GEMBIRA: Tim Spanyol yang gembira setelah menerima trofi keduanya. Bagus dan Heriyawan nobar di terminal disiapkan burjo dan Messi sedih karena kalah

0
SHARES
28
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Nobar di mana-mana. Terlihat, komunitas fans Spanyol (Espana Community) mendominasi  termasuk di Terminal Batu Ampar saat digelar nobar final mempertemukan laga Spanyol vs Argentina, Senin (20/7/2026) yang kick off-nya pukul 03.00 Wita

Warga padati Terminal Batu Ampar

Di sejumlah tempat, pendukung Spanyol mendominasi,  karena mereka melihat squad La Roja di final  banyak bintang-bintang muda jebolan  atau pilar club Bercelona khususnya sang striker Lamine Yamal yang berusia 19 tahun.

Terminal dipenuhi peserta nobar

Media ini mencatat nobar penuh sesak. Seperti di halaman Polresta Balikpapan, pelataran Masjid Balikpapan Islamic Centre (BIC), Pasar Segar, depan rumah jabatan Ketua DPRD Balikpapan dan café-café.

Laga final itu  Spanyol juara menaklukkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu lewat gol tunggal dicetak Ferran Torres memanfaatkan bola muntah dari sundulan Nico Williams di menit 105 yang diawali umpan silang Pedro Porro.

Bagus dan Heriyawan nobar di terminal

“Spanyol ini juara jika melihat gempuran yang dilakukan ke pertahanan dan gawang Argentina,” kata Kepala Seksi Lalu-Lintas  BPTD Kaltim Bagus Kuncoro Edi yang mendukung Argentina tetapi mengakui corak permainan Spanyol yang nobar bersama partner-nya sesama pendukung Argentina Heriyawan setelah terjadinya gol Spanyol

Saat babak kedua berlangsung, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Batu Ampar Heriyawan datang bersama family-nya anak plus istri yang juga pendukung Argentina

Family pendukung Argentina

Ia begitu tegang melihat daya dobrak tim Spanyol ketika menyaksikan nobar dari kursi bagian belakang. Saat gol terjadi, Heriyawan masuk dalam ruangan. Di situlah euforia pendukung Spanyol bergemuruh. “Gol Spanyol, memimpin 1-0,” katanya kepada media ini

Tetapi, saat Heriyawan berada di dekat pendukung Spanyol yang tak lain stafnya seperti Aris, Kadek, Murdiyadi dan Saddam, tak ada euforia dipertontonkan.

Tanpa euforia, mereka nobar calm-calm

Sebab mereka sadar, bosnya dan keluarga pendukung Argentina. Itulah karakter sportif dan respek serta loyalitas dilakukan staf ke pimpinannya dengan menempatkan hirarki dalam nobar

Sepertinya, stafnya yang mendukung Spanyol itu  kurang sreg kalau sampai meluapkan kegembiraan berlebihan, sementara bosnya harus tertinggal 1-0. Sehingga, nobar  para staf itu terlihat calm-calm saja

KESULITAN

Sejak awal, Spanyol mengambil inisiatif penyerangan dan menekan pertahanan Argentina. Di menit kelima, Lamine Yamal mendapat bola dan langsung menyambarnya di depan gawang, tapi bisa diamankan Emiliano Martines yang tampil gemilang

Posisi masih 0-0 babak pertama

Laga final itu, Argentina terlihat kesulitan membangun serangan karena tekanan Spanyol. Pertandingan berjalan lebih dari sejam belum melepaskan satu upaya keras (attempts). Lionel Messi dan rekannya kesulitan masuk ke sepertiga akhir dan membuat peluang, apalagi Argentina bermain 10 orang di injury time setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua (merah). Saat itu belum ada gol tercipta hingga 90 menit laga berakhir dan ditambah extra time 2×15 menit

NANGIS

Kegagalan mempertahankan gelar juara dunia membuat sang megabintang Lionel Messi tak dapat membendung air matanya. Tim Argentina harus merelakan trofi juara   ke Spanyol lewat final yang digelar di New Jersey Stadium yang membuat Spanyol meraih trofi kedua

Ekspresi kesedihan Lionel Messi

Media ini menganalisa, Messi menangis karena dia harus mengakhiri kariernya di sepakbola. Juga, tidak mampu menyatukan trofi menjadi juara berturut-turut dan  gagal meraih sepatu emas (golden boot) kalah sama Mbappe yang mencetak 10 gol

Pemain berjuluk La Pulga itu, tercatat membukukan delapan gol dan empat assist selama kompetisi berlangsung. Tapi, performa impresif Argentina  pada laga pamungkas diredam Spanyol dan terlihat Messi sulit mengembangkan permainan sejak menit awal

Burjo dari Heriyawan sampai ludes

Kekalahan itu, dijadikan netizen ledekan seperti  lagu  Don’t Cry For Me Argentina (jangan menangis untukku Argentina). Tentu, itu plesetan ironis untuk menyindir kegagalan Argentina mempertahankan gelar juara.

Sementara, di sisi lain sorak sorai membelah angkasa dan air mata kebahagiaan mengalir tanpa dapat dibendung dialami jutaan fans Spanyol. Padahal lagu yang dipopulerkan Madonna itu menceritakan kisah ibu negara Argentina agar warganya tidak menangis atas kepergiannya.

SUPERTEAM

Media ini ikut nobar di Terminal Batu Ampar. Dari awal mengamati big screen yang memutar laga final itu. Ada pelajaran berharga dalam teori kepemimpinan (leadership). Seolah itulah cermin yang indah. Ada keberanian, ketulusan, kedisplinan, pengorbanan berpadu.

Meski lesehan tapi menikmati nobar

Ada kerjasama mengalahkan ego. Dan, di situlah keberhasilan tidak pernah melihat usia. Yamien Yamal muda berusia 19 tahun tetap membangun superteam dengan rekannya yang usianya lebih tua. Menariknya, entah ini titah atau ‘titisan legacy’ Messi saat memandikan Yamal. Sehingga, permainan Yamal indah seperti Messi. Bahkan, di Piala Dunia ini Yamal jadi ‘simbol World Cup’, karena usia 19 tahun, nomor punggung 19 dan final digelar tanggal 19 (waktu Amerika)

Penonton nobar berburu burjo

Bola dan ego itu pernah terlihat saat laga Inggris vs Norwegia. Itu jadi perbincangan hangat. Saat itu, situasi Alexander Sorloth memilih mengeksekusi bola sendiri, meski Erling Haaland berada di posisi lebih bebas. Di situlah tuduhan egois muncul dari publik terhadap striker Atletico Madrid itu yang akhirnya Norwegia kalah dengan Inggris.

Penonton wanita pun betah saat nobar

Pelajaran kepemimpinan lainnya, pentingnya kolektivitas dan tidak ketergantungan pada satu orang. Spanyol didorong sistem yang terstruktur, sementara Argentina bertumpu pada seorang Lionel Messi. Sehingga, ketahanan juangnya pudar. Kendati, Argentina juga tim yang sangat kuat.

Pendukung Spanyol tapi ‘nonton santun’

Laga final di Terminal Batu Ampar itu berjalan penuh kekeluargaan dan jadi ajang silaturahmi. Kendati Argentina kalah, tetapi Heriyawan tetap tersenyum sebab ia melihat bagaimana penonton memenuhi terminal dan menikmati suguhan air jahe hangat, kopi dan bubur kacang ijo (burjo) serta camilan (snack) keripik

“Semoga kita semua sehat dan panjang umur bertemu pada 2030 mendatang karena World Cup digelar di enam negara Spanyol, Portugal dan Maroko untuk pertandingan utama dan Argentina, Uruguay dan Paraguay perayaan 100 tahun World Cup. Selamat Spanyol,” pungkas Heriyawan memberi spirit fans Spanyol.(gt)

SendShareTweet

Related Posts

Pasokan Air Baku ke IPA Kampung Damai Lebih Andal. Ali: Interkoneksi Pipa Dilakukan PTMB
Kanal

Pasokan Air Baku ke IPA Kampung Damai Lebih Andal. Ali: Interkoneksi Pipa Dilakukan PTMB

July 20, 2026
Ada Sahur Sunah, Walikota Sedekah 800 Nasi Kuning. Final, Jagokan Spanyol tapi Support Fans Argentina
Kanal

Ada Sahur Sunah, Walikota Sedekah 800 Nasi Kuning. Final, Jagokan Spanyol tapi Support Fans Argentina

July 18, 2026
Jahe Hangat di Final Argentina-Spanyol. Laga Prancis-Inggris Kopi dan Snack Tetap Disediakan
Kanal

Jahe Hangat di Final Argentina-Spanyol. Laga Prancis-Inggris Kopi dan Snack Tetap Disediakan

July 17, 2026
Jangan Menunggak PDAM, 3 Bulan Langsung Segel. Direksi-Dewas Tak Bisa Toleransi Jika Disegel
Kanal

Jangan Menunggak PDAM, 3 Bulan Langsung Segel. Direksi-Dewas Tak Bisa Toleransi Jika Disegel

July 17, 2026
Messi Effect, Wanita Nobar di Terminal BA. Air Jahe, Suguhan Final Argentina vs Spanyol
Kanal

Messi Effect, Wanita Nobar di Terminal BA. Air Jahe, Suguhan Final Argentina vs Spanyol

July 16, 2026
Fans Prancis Kecewa, Spanyol Melaju ke Final. Nobar Argentina vs Inggris Masih Siapkan Kopi dan Snack
Kanal

Fans Prancis Kecewa, Spanyol Melaju ke Final. Nobar Argentina vs Inggris Masih Siapkan Kopi dan Snack

July 15, 2026
Next Post
Pasokan Air Baku ke IPA Kampung Damai Lebih Andal. Ali: Interkoneksi Pipa Dilakukan PTMB

Pasokan Air Baku ke IPA Kampung Damai Lebih Andal. Ali: Interkoneksi Pipa Dilakukan PTMB

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Tumpukan ‘Surat Sakti’, Kepsek SMAN 1 Tertekan. Ombudsman-MKKS Harus Bongkar Modus Titipan SPMB

Tumpukan ‘Surat Sakti’, Kepsek SMAN 1 Tertekan. Ombudsman-MKKS Harus Bongkar Modus Titipan SPMB

July 10, 2025
Bangun ‘Keluarga Pejuang’ di Rumah Tangga. Pakai Masker Mujahadah, Ayo Ulurkan Tangan ke Palestina

Bangun ‘Keluarga Pejuang’ di Rumah Tangga. Pakai Masker Mujahadah, Ayo Ulurkan Tangan ke Palestina

May 14, 2021
Kapolda Minta Bulog Distribusi Beras Premium. AKBP Kadek: Polda Bantu Masyarakat Amankan Beras

Kapolda Minta Bulog Distribusi Beras Premium. AKBP Kadek: Polda Bantu Masyarakat Amankan Beras

August 9, 2025
8 Juni: KADIN (Kreatif, Agresif, Dedikatif, INovatif)

8 Juni: KADIN (Kreatif, Agresif, Dedikatif, INovatif)

June 4, 2026
Resume Coffee, Tempat Nongki Baru yang Instagramable. Rabu Gaul ada Live Acoustic

Resume Coffee, Tempat Nongki Baru yang Instagramable. Rabu Gaul ada Live Acoustic

May 13, 2026
Kominfo Segera Bangun Pusat Data Nasional. Dua Lokasi Dicadangkan di PPU

Kominfo Segera Bangun Pusat Data Nasional. Dua Lokasi Dicadangkan di PPU

November 30, 2020
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines