• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Tuesday, May 26, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home tintaPOLITIK

Machiavelli dan Langkah Politik Rahmad Mas’ud

by admin
July 26, 2020
in tintaPOLITIK
0 0
0
Machiavelli dan Langkah Politik Rahmad Mas’ud

REAL POLITIC: Rahmad Mas'ud adalah calon Walikota Balikpapan sudah memiliki kepastian politik

0
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Oleh: Rikmo Kuswanto *)

Dalam dua pekan terakhir ini, calon tunggal lawan kotak kosong jadi perbincangan. Rahmad Mas’ud, nahkoda Partai Golkar Balikpapan yang disasar. Rahmad adalah pertahana yang maju sebagai bakal calon walikota Balikpapan 2020.

Di media sosial dan group-group whatsapp, mengemuka beragam sindiran. Seorang blogger menulis, Pilkada 9 Desember nanti sebagai eksperimen politik produk yang cacat. Bahkan ada media cetak lokal memasang judul bombastis : Rahmad Mas’ud – Thohari Azis Kawin Paksa.

Dalam ranah politik, penilaian atau pendapat semacam itu sah saja. Keputusan politik adalah persepsi. Bisa menimbulkan opini publik. Pujian, sindiran bahkan hujatan sekalipun menjadi hal biasa. Aroma kolak pisang, hanya tercium saat jelang berbuka puasa. Tapi aroma politik lebih terasa baunya hingga ke warung kopi, kafe dan sudut kota lainnya.

Berawal ketika Thohari Aziz (PDI-P) dipublikasikan Golkar jadi pendamping Rahmad Mas’ud. Publik ragu kebenaran khabar itu. Wajar, sebab Rahmad sempat menolak menghadiri undangan Megawati. Bos besar PDI-P itu memanggil semua bakal calon walikota yang direkomendirnya kumpul di Jakarta. Cuma Rahmad yang tidak hadir. “Saya belum disetujui Golkar”, kata Rahmad memberi alasan.

Spekulasipun menyeruak. Rahmad butuh koalisi dengan PDI-P, tapi tidak suka disandingkan dengan Thohari Aziz. Ada sejumlah alasan. Diantaranya, elektabilitas Thohari rendah dibawah Edi Sunardi. Edi adalah kader muda PDI-P, anggota DPRD Kaltim. Rahmad lebih suka bersama Edi Tarmo, panggilan akrab Edi Sunardi.

Tapi tidak mudah merubah rekomendasi yang sudah diteken Megawati. Lalu dibuat skenario. Jika Edi Tarmo ditolak, Sayid Fadli, Sekda Balikpapan, disorong jadi jalan tengah menggantikan Thohari Aziz. Tapi puang Syafaruddin, Ketua PDI-P Kaltim, bergeming. Thohari adalah kader terbaik yang dimiliki PDI-P Balikpapan, setidaknya untuk saat ini. Terlebih, Thohari ketua partai. Itu rumor yang berhembus.

Jadilah suara riuh rendah diluar sana. Rahmad menolak Thohari, PDIP tersinggung. Rupanya suara-suara liar itu di dengar Rahmad. Dia lantas memainkan tempo irama politiknya. Rapat dengan keluarga besarnya. Lalu bicara : “Kami keluarga sepakat, Thohari Aziz pasangan kami”.

Ups.! Atmosfir Balikpapan menghangat. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lantas mendeklarasikan dukungan untuk Rahmad-Thohari. Disusul Partai Demokrat dan Partai Hanura. Total 31 kursi dari 45 kursi parlemen yang mengusungnya. Melebihi ambang batas minimal 20 persen. Masih tersisa 14 kursi. Gerindra (6), Nasdem (3), PPP (3), PKB (1) dan Perindo (1).

Analis politik lokal, New Uedy menyebut, cukup riskan bagi Rahmad jika harus berkompetisi head to head  dengan rival politiknya. Peluang kompetisinya berat ada. Ini dibaca Rahmad. Partai Gerindra jadi penentu. Dua kubu sama-sama melobi pusat partai di Jakarta.

Maka ketika Partai Gerindra menggelar jumpa pers Rabu (22/7), terjawab sudah eskalasi politik Balikpapan. “Gerindra mendukung Rahmad Mas’ud” kata Muhammad Taqwa, Ketua Partai Gerindra Balikpapan. “Kalau sudah begini, Game over,” kata New Uedy. Maka Pilkada Balikpapan 2020 dimungkinkan calon tunggal melawan kotak kosong.

MACHIAVELLI

Langkah politik Rahmad membangun koalisi besar itu jadi perbincangan. Media sosial dan group-group whatsapp diwarnai beragam komentar. “Keserakahan akan mematikan nalar dan hanya akan menyuburkan nafsu” tulis salah satu akun facebook. Massa pemilihpun mulai dipengaruhi. “Orang yang tidak mendukung kotak kosong, biasanya broker politik. Suka membohongi isi hati dan pikiran rakyat”, bunyi tulisan itu.

Sekali lagi, di wilayah politik, penilaian seperti itu sah saja. Tapi rasionalitas harus tetap dipakai.

Politik tidak bisa dibaca dengan kacamata hukum. Kacamata benar salah. Apalagi dibaca dengan kacamata moralitas. Tidak akan pernah matching ! Politik adalah seni berkenegaraan. Partai Politik adalah jalan menuju kekuasaan.

Rahmad bersama istri tercinta. Sebagai Wawali Balikpapan atau incumbent, besar peluang memenangkan jadi Walikota mendatang

Tokoh filsafat politik, Machiavelli, menyebut pencitraan adalah cara untuk meraih kekuasaan. “Setiap orang dapat melihat anda, tapi hanya sedikit yang dapat menyentuh anda,” tulisnya dalam buku “Justify aliquo modo in potential consequl”. Menurutnya, kekuasan dan moralitas harus dipisahkan. Gagasan kekuasaan Machiavelli itu menjadi sumber inspirasi para kandidat yang ingin menjadi kepala daerah.

Merujuk teori kekuasaan Machiavelli, maka jika Rahmad menggalang banyak parpol masuk dalam koalisi Partai Golkar, tidaklah bisa disebut serakah. Tidak berakhlaq atau angkuh. Itu kata sifat dari moralitas. Bisa jadi Rahmad Mas’ud mempraktikan teori cara meraih kekuasaan. Seperti yang diajarkan Machiavelli.

Langkah politik Rahmad juga bukan eksperimen politik. Apalagi disebut produk yang cacat. Rahmad tidak menabrak UU No.10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. UU Pilkada hanya mengatur ambang batas minimal 20 persen dari jumlah kursi parlemen. Tapi tidak mengatur ambang batas maksimal. Inilah celah yang memunculkan potensi adanya calon tunggal. Terlebih Pasal 54C dan 54D UU No.10/2016 memberi ruang soal calon tunggal.

Maka menjadi penting pemahaman tentang politik dan kedewasaan dalam berpolitik. Dalam politik, tidak ada musuh atau kawan abadi. Yang ada adalah kepentingan. Lihatlah Pemilu Presiden tahun lalu. Kampret dan cebong sepertinya sulit didekatkan. Tapi apa !? Sekarang mereka menyatu mesra dalam pemerintahan. (**)

*) Wartawan senior tinggal di Kota Balikpapan

SendShareTweet

Related Posts

Kampanye Jangan Menghujat dan Fitnah. Ribuan Warga Antar Rahmad-Bagus Daftar ke KPU
tintaPOLITIK

Kampanye Jangan Menghujat dan Fitnah. Ribuan Warga Antar Rahmad-Bagus Daftar ke KPU

August 30, 2024
Duet Politikus-Birokrat Ideal untuk Kota Balikpapan
tintaPOLITIK

Duet Politikus-Birokrat Ideal untuk Kota Balikpapan

February 25, 2020
Abdulloh: Golkar Solid Harus Menangkan RM. Diyakini Partai Golkar Koalisi dalam Pilkada 2020
tintaPOLITIK

Abdulloh: Golkar Solid Harus Menangkan RM. Diyakini Partai Golkar Koalisi dalam Pilkada 2020

October 16, 2019
M Taqwa: Yaser Arafat Figur Visioner dan Produktif. Melamar ke Gerindra, Serius Maju Pilkada 2020
tintaPOLITIK

M Taqwa: Yaser Arafat Figur Visioner dan Produktif. Melamar ke Gerindra, Serius Maju Pilkada 2020

October 13, 2019
Peluang Besar, Hanura Dukung AHB di Pilkada 2020. Pertemuan Digelar saat Rapimda di Samarinda
tintaPOLITIK

Peluang Besar, Hanura Dukung AHB di Pilkada 2020. Pertemuan Digelar saat Rapimda di Samarinda

October 13, 2019
Tergantung Restu Keluarga, Langkah RM Maju Pilkada
tintaPOLITIK

Tergantung Restu Keluarga, Langkah RM Maju Pilkada

September 19, 2019
Next Post
AGM Tegaskan Selesaikan Persoalan Lahan Sengketa di PPU. Kejari Sudah Lakukan Penyelidikan, Bisa Masuk Ranah Pidana

AGM Tegaskan Selesaikan Persoalan Lahan Sengketa di PPU. Kejari Sudah Lakukan Penyelidikan, Bisa Masuk Ranah Pidana

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Usai Ziarah, Walikota Rahmad Lebih Bergairah. Melompat ke Kali Mamuju, Wujud Balikpapan Maju

Usai Ziarah, Walikota Rahmad Lebih Bergairah. Melompat ke Kali Mamuju, Wujud Balikpapan Maju

October 7, 2024
Dirut PDAM: Penyediaan Air Baku Konsepnya Holistik. Intake SPAM Regional Mahakam Tahapan FS

Dirut PDAM: Penyediaan Air Baku Konsepnya Holistik. Intake SPAM Regional Mahakam Tahapan FS

July 31, 2024
Pipa Usang dan Keropos Jadi Sering Mati Air. Plt Dirut: PDAM Lakukan Revitalisasi Pipa untuk Penurunan NRW

Pipa Usang dan Keropos Jadi Sering Mati Air. Plt Dirut: PDAM Lakukan Revitalisasi Pipa untuk Penurunan NRW

December 2, 2023
Timsel Konsultasikan 25 Warga Prestasi dan Pelopor. Walikota: Silakan Dinilai Profesional

Timsel Konsultasikan 25 Warga Prestasi dan Pelopor. Walikota: Silakan Dinilai Profesional

January 23, 2025
Hari Pahlawan, Istighosah Kubra dan Maulid Agung. Hadirkan Habib Mustafa, Digelar di Pelataran Polsek Selatan

Hari Pahlawan, Istighosah Kubra dan Maulid Agung. Hadirkan Habib Mustafa, Digelar di Pelataran Polsek Selatan

November 8, 2022
BPTD Kaltim Gelar Rakor, Bahas Usulan Anggaran 2026. Renhard: Readiness Criteria Syarat Dukungan Pusat

BPTD Kaltim Gelar Rakor, Bahas Usulan Anggaran 2026. Renhard: Readiness Criteria Syarat Dukungan Pusat

November 12, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines