• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Thursday, November 5, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Berjuang THT: Ngadu ke Wakil Rakyat Senayan (Pensiunan ASDP, Gaji Dipotong hingga Suratin Presiden)

by admin
September 19, 2026
in Kanal
0 0
0
Berjuang THT: Ngadu ke Wakil Rakyat Senayan (Pensiunan ASDP, Gaji Dipotong hingga Suratin Presiden)

BERJUANG: Mereka tak henti terus berdiskusi mencari solusi demi ASDP segera membayarkan hak ratusan pensiunan kaitan THT

0
SHARES
570
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Catatan: Sugito *)

TINTAKALTIM.COM-Ini murni perjuangan, bukan gerakan penekan (presserue group). Miris rasanya, untuk meminta haknya tetapi seolah tersendat dan berlarut-larut. Padahal, mereka setiap bulan gajinya dipotong harusnya juga ditolong

Itulah gambaran nasib para pensiunan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk mendapatkan hak miliknya berupa Tunjangan Hari Tua (THT) atau ada  juga yang menyebut  Tabungan Hari Tua. Justru, itulah harapan untuk masa depan mereka, sebab semua untuk ‘kampung tengah’ (perut) dan menghidupi keluarga

Tetapi, cermin itu seolah memasuki situasi pelik. THT itu adalah hak mereka para purnabakti karyawan BUMN yang jasanya ada yang bekerja 30 tahun serta rela membesarkan perusahaan sesuai misi walaupun harus dimutasi. Toh, dananya belum juga terealisasi

Peluh sudah mengucur bertahun-tahun demi pengabdian membangun ASDP. Mereka mengikuti regulasi gajinya dipotong tapi juga masih menerima janji kosong

“Demi masa depan, saat itu gaji kita rela dipotong. Ada yang Rp100 ribu hingga Rp200 ribu tiap bulan. Kalau dikalkulasikan sampai kita pensiun berapa THT kita. Ini murni perjuangan hak bersama teman-teman senasib sepenanggungan,” jerit Yanuar, pensiunan PT ASDP kepada Tintakaltim.Com saat menceritakan kaitan hak THT tersebut, Jumat (18/9/2026) di Balikpapan, Kaltim.

Yanuar sudah mengabdi di Kaltim, Pontianak dan Ambon.  Pun demikian rekan-rekannya se-Indonesia. Lelah belum janji itu terealisasi, mereka membentuk organisasi perjuangan bernama ‘Pejuang THT’

Yanuar dipercaya menjadi ketua dengan sekretaris Yusuf Afandi dan Komsiati. Tak hanya itu, perjuangan juga  melibatkan  para purnabakti lainnya yakni  Arifudin TS, Saharuddin Koto, Marsadio hingga memiliki koordinator masing-masing daerah

“Kordinator daerah dibuat dalam struktur agar perjuangan berjalan masif dan terkordinir. Untuk Surabaya kita mempercayakan koordinator Ach Chaeril dan Dian Fadani, Edwin, Rudi Susanto (Bali), Suratno, Susanto (Jateng), Mardani, Agus Priyanto (Jabodetabek), Agusman, Jumadi (NTB-NTT) dan Mahali (Sumatra dan Kalimantan,” jelas Yanuar.

TAK BERHENTI

Gerakan mereka tak akan berhenti sampai hasilnya pasti. Kendati, sudah datang ke kantor ASDP bertemu direksi. Hanya, keputusan itu masih harus dinanti karena direksi pun seolah belum  punya rasa empati

Perjuangan mengejar hak THT itu, harusnya tak sampai terjadi. Justru, ini sudah bertahun-tahun. Padahal, jika mengacu aturan PP Nomor 20 Tahun 2013 tentang program Asuransi Sosial PNS lewat pengelolaan THT, paling lambat sebulan (30 hari) sudah dibayarkan karena mereka efektif pensiun

Mereka semua satu misi, bahkan sempat melakukan aksi damai  yang semata-mata menuntut pembayaran dan penjelasan secara transparan kemana gaji mereka yang sudah dipotong per bulan itu?

Perjuangan akan dilanjutkan ke Senayan

“Kita semua rencana mengadu ke DPR-RI Komisi IX, karena mereka wakil rakyat harus menolong rakyatnya. Tuntutan kita, mengapa sampai mandek pembayaran klaim THT itu,” urai Yanuar yang bersama rekan-rekannya tak akan berhenti sampai THT itu dibayarkan pasti

Mengadu ke DPR-RI, karena sebelumnya ‘Pejuang THT’ kata Yanuar, juga sudah bersurat ke Presiden Prabowo dan Wapres. Sampai detik ini belum ada jawaban seolah mengalami jalan buntu.

Komisi IX yang membidangi ketenagakerjaan sebagai parlemen, diharapkan dapat melakukan dengar pendapat (hearing) dengan jajaran direksi ASDP sehingga ada keterangan dan pertanggungjawaban

“Kita akan meminta DPR-RI mendesak ASDP untuk mencarikan skema penyelesaian. Kalau pihak asuransinya mengalami defisit, harusnya dicarikan solusi jangan terkatung-katung begini,”  tanya Yanuar yang menambahkan estimasi total THT ratuan pensiunan itu berkisar Rp13,6 miliar lebih

Yanuar bersama tim akan nguluruk Senayan

Total pensiunan yang mengadu nasibnya itu 450 orang. Dan mereka sudah bersuara lantang  lewat surat ke Presiden Prabowo dan Mas Wapres termasuk dewan komisaris PT ASDP di Jakarta

Hanya, seolah mendapat jawaban semu karena manajemen ASDP melempar tanggungjawab ke Bumiputera. Lalu,  Bumiputera lagi-lagi  menyebut tak ada kaitan karena kontraknya dengan ASDP secara kolektif. Ini berdalih, sehingga ada dugaan dana itu beralih.

ASDP menurut  mereka harus bertanggungjawab. Sebab, mereka meminta hak pribadi yang gajinya sudah dipotong. Gaji itu upah yang merupakan hak normatif pekerja yang dilindungi hukum.

Dan, mereka yakin karena UU Cipta Kerja (UU Ketenagakerjaan), tak boleh menahan gaji pekerja kendati  sudah disetorkan dalam bentuk  lain seperti THT itu

Padahal, ratusan pensiunan itu dulunya aset ASDP sejak bernama perum hingga bertransformasi menjadi Persero. Di mana, ketika mereka belum pensiun telah membuat legacy membesarkan nama ASDP  hingga mampu menghasilkan revenue luar biasa

Nafas perjuangan mereka dengan label ‘Pejuang THT’ akan berlanjut ke Gedung Senayan (DPR-RI). Dan, mereka akan tetap rendah diri sebab terdiri dari  pensiunan  yang memiliki harga diri

“Kalau ke gedung wakil rakyat, kita sejatinya bukan pengemis. Semata-mata menuntut hak kita semua dengan tetap membawa prinsip perjuangan ‘payung keluarga’,” kata Yanuar

Karena, tuntutan THT itu sudah ada yang menunggu yakni keluarga di rumah, para istri yang telah ditinggal suaminya berjuang menghidupi keluarga. Tentu, perjuangan yang mereka lakukan semua demi menagih iuran aktif yang dipotong lewat komponen gaji

Akhirnya, kegigihan, kepatuhan terhadap hukum akan selalu jadi spirit perjuangan dengan kekuatan besar untuk mendapatkan perlindungan (advokasi). Sebab, mereka bukan sebagai ‘perampok uang negara’ tetapi semata-mata menuntut hak dari hasil upah selama berkarya.**

*) Ketua Advokasi & Regulasi Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim dan Wartawan

SendShareTweet

Related Posts

Tim Back Up KONI Bantu Atlet dan Sinergi Disparpora. Gasali: Kita Bersyukur, Jaga Superteam
Kanal

Tim Back Up KONI Bantu Atlet dan Sinergi Disparpora. Gasali: Kita Bersyukur, Jaga Superteam

November 4, 2026
Operasional MUI Setahun Rp120 Juta. Kepengurusan 5 Tahun, Dapat Dana Hibah Rp1,2 Miliar
Kanal

Operasional MUI Setahun Rp120 Juta. Kepengurusan 5 Tahun, Dapat Dana Hibah Rp1,2 Miliar

November 1, 2026
KH Jailani, Terpilih Aklamasi Ketua MUI Balikpapan. Pesan Musda, Dana Hibah Harus Dikelola Transparan
Kanal

KH Jailani, Terpilih Aklamasi Ketua MUI Balikpapan. Pesan Musda, Dana Hibah Harus Dikelola Transparan

November 1, 2026
MUI Provinsi Ingatkan Keterwakilan LDII di MUI Balikpapan. Ustaz Dani: Mungkin Belum Ngopi Saja
Kanal

MUI Provinsi Ingatkan Keterwakilan LDII di MUI Balikpapan. Ustaz Dani: Mungkin Belum Ngopi Saja

November 1, 2026
Imigrasi Awasi TKA di Enam Perusahaan Paser. Operasi Gabungan Minta Proaktif Lapor Orang Asing
Kanal

Imigrasi Awasi TKA di Enam Perusahaan Paser. Operasi Gabungan Minta Proaktif Lapor Orang Asing

October 30, 2026
Advokasi Masyarakat Paser dari Jerat TPPO dan PMI-NP. Imigrasi Kukuhkan Desa Binaan dan PIMPASA
Kanal

Advokasi Masyarakat Paser dari Jerat TPPO dan PMI-NP. Imigrasi Kukuhkan Desa Binaan dan PIMPASA

October 30, 2026
Next Post
Doa (Salat Istisqa) Agar Hujan Turun di Waduk. PTMB-Warga Ikhtiar Bersama

Doa (Salat Istisqa) Agar Hujan Turun di Waduk. PTMB-Warga Ikhtiar Bersama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

BMCI-CUP Latih Ratusan Satpam. Gada Pratama dan Madya Diberi Pembekalan dan ‘Turjawali’

BMCI-CUP Latih Ratusan Satpam. Gada Pratama dan Madya Diberi Pembekalan dan ‘Turjawali’

February 3, 2025
HUT ke-129, Hiburan Rakyat dan Artis Ditiadakan. Walikota Minta Maaf, Upacara di Halaman Pemkot

HUT ke-129, Hiburan Rakyat dan Artis Ditiadakan. Walikota Minta Maaf, Upacara di Halaman Pemkot

December 16, 2025
Berbuat Baik, Jangan Lihat Agama (Mas Didik Kempot, Kau Orang Baik)

Berbuat Baik, Jangan Lihat Agama (Mas Didik Kempot, Kau Orang Baik)

May 8, 2020
Jamaluddin Khalid: “Saya Difitnah, Ini Pembunuhan Karakter”. Hasil Audit Assu’ada Sudah Keluar, Budi Sebut yang Benar Jangan Dizholimi

Jamaluddin Khalid: “Saya Difitnah, Ini Pembunuhan Karakter”. Hasil Audit Assu’ada Sudah Keluar, Budi Sebut yang Benar Jangan Dizholimi

August 23, 2022
Walikota Balikpapan Jadikan Rumjab untuk Salat Jumat. Dilakukan Rutin, Sekaligus bagi Sedekah

Walikota Balikpapan Jadikan Rumjab untuk Salat Jumat. Dilakukan Rutin, Sekaligus bagi Sedekah

November 5, 2021
Bayar PBB, Jangan Tunggu 30 September. Suwandi: Layanan Masuk Perumahan, Protokol Kesehatan Ketat

Bayar PBB, Jangan Tunggu 30 September. Suwandi: Layanan Masuk Perumahan, Protokol Kesehatan Ketat

August 18, 2020
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines