TINTAKALTIM-BALIKPAPAN-Di tengah gegap gempita nobar Piala Dunia (World Cup) 2026, wujud penghormatan tetap dilakukan pengguna jasa (penumpang) dan pegawai Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim di Terminal Batu Ampar Jalan Pattimura Balikpapan Utara saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan
Laga yang mempertontonkan babak 16 besar Amerika Serikat vs Belgia, tiba-tiba petugas frontliner tepat pukul 10.00 Wita, mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Di sana terlihat Bayu, Syamsul dan Amelia serta Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Batu Ampar Heriyawan langsung berdiri dan bersikap tegap.

Nobar di Terminal Batu Ampar di bawah pengelolaan BPTD Kaltim dilakukan sejak laga penyisihan. Di Bagian terminal, dipasang layar lebar (big screen) saat itu inisiasi dari Kasubbag Tata Usaha BPTD Kaltim Elba Iskandar dan Heriyawan.
Sehingga, penumpang yang menunggu bus menuju Samarinda, Banjarmasin maupun Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sedang menyaksikan event Piala Dunia ikut berdiri dan memberi rasa hormat saat lagu Indonesia Raya dikumandangkan

Mereka menghentikan sejenak aktivitas nobar dan berdiri dengan sikap sempurna. Dan, pemutaran lagu Indonesia Raya itu dilakukan setiap hari pukul 10.00 Wita.
Itu karena adanya imbauan Kemenhub Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) pukul 10.00 Wita waktu setempat seluruh Indonesia harus melakukannya termasuk di terminal dan kantor BPTD
“Imbauan kita jalankan sebagai bentuk pembinaan nilai-nilai nasionalisme. Walaupun sedang menyaksikan nobar Piala Dunia,” jelas Heriyawan yang menjagokan Argentina mengangkat trofi ke-4 kalinya dan juara Piala Dunia 2026.

Di terminal itu, terlihat Syamsul pegawai BPTD Kaltim bersatus Pegawai Pemerintah Perjanjian Kontrak (PPPK) yang mengisi jabatan fungsional teknis di terminal. Walaupun menyambi nobar, tetapi pelayanan ke pengguna jasa tetap berjalan. Ia terlihat selalu memberi pelayanan maksimal bersama rekannya Bayu, Achmad, Ilham, Amelia, Nazu, Ira, Dessy, Rizka secara bergantian
Sementara itu kendati sembari nobar Piala Dunia, Heriyawan memantau pekerjaan stafnya. Sesekali memerintah untuk melayani setiap pengguna jasa yang bertanya tentang keberangkatan bus ke Samarinda, Banjarmasin maupun IKN
“Pelayanan ke penumpang itu utama. Nah, nobar yang kita buat di terminal agar juga jadi tontonan saat penumpang menunggu bus untuk berangkat agar tidak jenuh,” kata Heriyawan
Syamsul lebih banyak mengetahui profil pemain. Salahsatunya ketika Inggris bermain melawan tuan rumah Meksiko dengan skor 3-2 dengan sembilan pemain. Salahsatu pemain sayap Inggris Anthony Gordon misalnya.

“Itu pemain muda dari Barcelona,” jelas Syamsul yang menjagokan Argentina vs Spanyol atau Prancis di final dan ia memprediksi Prancis sang juaranya
Sedang Achmad pun pecandu bola juga masih bekerja melayani penumpang. Ia terkadang di posko frontliner dan bagian menuju arah keberangkatan bus bersama Deni. “Juaranya Prancis bertemu Argentina. Terulang kembali final di tahun 2022,” prediksi Achmad sembari melayani penumpang yang akan berangkat. We Are 26. (gt)












