TINTAKALTIM.COM-Rajab bulan mulia, sehingga harus disambut penuh dengan kemuliaan. Salahsatunya introspeksi (muhasabah). Dia bulan hurum (kemuliaan), sangat wajar jika disambut dan itu juga dilakukan jamaah masjid dan warga Kompleks BTN Gunung IV Kelurahan Margomulyo

Ustaz H Nasruddin Nasir memimpin doa, baca Yasin dan istighfar. Sebelumnya diawali salat Magrib berjamaah. Ia menyebut, pembacaan ayat Alquran bagus, istighfar pun serta doa-doa yang dipanjatkan karena doanya mustajab.
“Ada 4 bulan yang dimuliakan Allah atau al-hurum yakni Muharram, Dzulqaidah, Dzulhijah dan Rajab. Dan semua bulan mulia setiap ibadah dilipatgandakan pahalanya. Dan, Rajab adalah bulan sebelum Sya’ban jadi persiapan menyambut Ramadan,” kata H Nasruddin Nasir sesaat sebelum memimpin pembacaan doa

Jajaran takmir masjid dipimpin ketuanya H Nur Ali MBA hadir bersama Sekjen H Ali Umbri dan bendahara Hendra Winardi. Juga terlihat H Haidir, Asyhari Abbas, H Dedy, H Agus, H Rahmadi, H Ali Akbar, H Agus Pelita, Iwan Iman, H Suriansyah, Aby. Bahkan ibu-ibunya terlihat Neneng Zuleha (ketua RT 39), Bu Merry dan Bu Hj Yatty hadir bersama suaminya H Prayitno
“Ini bulan baik. Silakan lakukan kebaikan menyambutnya. Dan penyambutan itu karena Rajab adalah bulan hurum (asyhurul hurum). Ayo banyak-banyak beramal,” kata H Nasaruddin Nasir

Nasruddin juga menegaskan, menyambut dan melakukan ibadah bulan Rajab seperti baca Alquran, istighfar sampai puasa karena memuliakan bulan itu. Sebab, Allah juga menyebut dalam Surat At-Taubah ayat 36 dan diminta untuk perbanyak amaliah kebaikan dan tak berbuat dosa

Istighfar dan doa menyambut Rajab 1447 H itu, diawali dengan doa dibaca Nasruddin yang dianjurkan Rasulullah, Allahuma barik lana fi Rajab awa Sya’ban wa ballighna Ramadan yakni memohon keberkahan di bulan Rajab, Syaban dan dipertemukan Ramadan 1447 yang diperkirakan jatuh pada 18-19 Februari 2026 mendatang.
Usai membuka dengan umul Quran Surah Alfatihah, Nasruddin mengajak jamaah masjid untuk membaca Surah Yasin. Setelah itu lalu membaca zikir yakni Rabbihfirlii warhamni watub a’layya yang penekannya pada permintaan ampun. Tuhanku, ampunilah aku, sayangilah aku dan terimalah taubatku

“Paling bagus jika ada kesempatan berpuasa pada bulan Rajab. Karena puasa sehari setara dengan sebulan,” anjur H Nasruddin Nasir
Jamaah masjid dalam penyambutan bulan Rajab itu, setelah berdoa melanjutkan dengan salat Isya berjamaah dan menyempatkan saling silaturahmi. (gt)













