• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Wednesday, July 15, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

DPR-RI Nilai Pertamina Lemah Pengawasan. Syafruddin: HET Tinggi, Copot Saja GM-nya

by admin
January 26, 2025
in Kanal
0 0
0
DPR-RI Nilai Pertamina Lemah Pengawasan. Syafruddin: HET Tinggi, Copot Saja GM-nya

GERAM: Anggota Komisi XII DPR-RI asal Kaltim Syafruddin geram karena elpiji subsidi 3 kg selalu dijual di atas HET dan selalu berulang

0
SHARES
127
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dinilai anggota DPR-RI Komisi XII daerah pemilihan (dapil)  Kaltim Syafruddin ada kesan pembiaran kaitan melonjaknya Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji atau gas 3 kilogram di Kaltim. Bahkan, pola pengawasan yang dilakukan di lapangan lemah.

“Pola pengawasannya perlu diubah. Jika ada ancaman ingin mencabut izin agen atau pangkalan yang terbukti, beberkan saja ke publik. Sebab, kejadian ini berulang yang seolah tidak disikapi secara serius,” kata  Syafruddin, anggota Komisi XII DPR-RI ini menyikapi masih sulitnya masyarakat di Kaltim khususnya Balikpapan mendapatkan elpiji  melon alias 3 kg

Syafruddin, legislator Senayan asal Kaltim

Fenomana sulitnya elpiji 3 kg di Kaltim khususnya Balikpapan sejauh ini sudah terjadi lama. Kalaupun persediaannya ada,  harganya pun ‘selangit’ dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan dan di Balikpapan berkisar Rp19-20 ribu tetapi melonjak jadi Rp60 ribu.

Syafruddin yang politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan duduk di komisi XII bidang Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), lingkungan dan investasi ini sudah lama mencermati kejadian berulang di Kaltim. Justru, jika bicara kuota sebenarnya bisa diatasi dengan bersama-sama.

Syafruddin berharap ada solusi

Kuncinya kata Syafruddin, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melakukan pemetaan. Bersama Hiswana Migas  dan multi-stakeholders lainnya duduk bersama. Sebab,  operasi pasar (OP) yang dilakukan selama ini pun tidak efektif.

“Kalau kuota disebut kurang karena supply dan demand atau distribusi dan permintaan tinggi, ayo sama-sama berjuang. Saya  bisa koordinasi di kementerian. Tetapi, mengapa hal ini selalu berulang,” ujar Syafruddin.

Menurutnya, inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pihak Pertamina Patra Niaga sangat diapresiasi. Hanya, pengawasannya bukan hanya itu. HET tak boleh sampai tinggi  dan jika benar-benar ada agen dan pangkalan melanggar diberi sanksi saja.

Syafruddin mengaku prihatin atas kejadian berulang semacam ini. Meskipun Pertamina Patra Niaga Kalimantan punya komitmen untuk mengawasi distribusi elpiji 3 kg di Balikpapan bahkan Kaltim secara ketat, tetapi kejadian terus terjadi.

“Saya akan memanggil General Manager (GM) Pertamina Patra Niaga.  Jika perlu saya laporkan ke Pertamina Pusat dan BPH Migas wilayah Kalimantan. Hal ini tak bisa dibiarkan. Apalagi menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2025 mendatang,” kata Syafruddin dengan nada kesal.

DPR-RI komisi XII kata Syafruddin punya komitmen untuk menyelesaikan masalah ini. Jika diduga terbukti pihak Pertamina Patra Niaga Kalimantan lalai dan tak mampu melakukan pengawasan perilaku agen dan pangkalan yang diduga melanggar, maka perlu diminta pertanggungjawabannya.

Karena katanya, jika tak salah  dalam ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas di Pasal 53 huruf C ada sanksi pidana penjara maksimal selama 3 tahun dan sanksi administrasi berupa pencabutan  izin badan usaha jika ada yang melanggar HET.

Daerah lain HET sama, Kaltim selangit?

“Kalau terus berulang, sebaiknya copot atau diganti saja General Manager (GM)-nya. Sebab, pengawasan itu harus lahir dari komitmen pimpinan,” katanya.

Sementara itu Ketua Hiswana Migas Nusantara Christofel EG sejauh ini menilai memang operasi pasar dinilainya tak efektif. Diperlukan kerja besar sinergi dan kolaborasi seluruh stakhelders untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Bukan hanya Pertamina tetapi multi-stakeholders lain juga harus bersama-sama melakukan pengawasan. Karena, HET itu pun tanggung jawab bersama. Dan semua ini karena masalah kuota,” kata Christofel.

ANEH

Sementara itu  menurut Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan  LPG subsidi 3 kilogram dalam rantai distribusinya tetap aman. Itu disampaikan Pejabat sementara (Pjs) Area Manager Communication & CSR Kalimantan Risky Diba Avrita pada rilisnya Sabtu (25/1)

Justru Risky mengimbau masyarakat membeli elpiji  subsidi melalui pangkalan resmi Pertamina guna mendapatkan harga sesuai dengan HET dan menghindari risiko kelangkaan.

Ia menyebut, pengecer bukan bagian dari jalur distribusi resmi Pertamina, sehingga masyarakat disarankan membeli di pangkalan resmi.

“Kami akan memberikan sanksi tegas kepada agen dan pangkalan yang terbukti melanggar aturan,” kata Rizky.

Hingga 24 Januari 2025, distribusi elpiji 3 kg di Kaltim telah mencapai realisasi 1.307,04 metrik ton (MT) dengan rata-rata penyaluran harian sebesar  65 MT.

“Pertamina mengingatkan masyarakat untuk menggunakan elpiji sesuai peruntukannya. LPG subsidi 3 kilogram hanya untuk masyarakat kurang mampu atau miskin,” pinta Risky.

Jika masyarakat mampu katanya, atau pelaku usaha non-mikro diimbau menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas 5,5 kg atau 12 kg.

Keterangan Pertamina Regional Kalimantan ini kata Syafruddin dinilai aneh. Kalau disebut aman maka tak terjadi lonjakan harga. Sebab, itu hukum pasar.  Kalaupun ada operasi pasar (OP), itu sifatnya sementara.

“Ada dugaan dan indikasi tidak benar jika melihat situasi begini. Ini harus dibahas tuntas. Intinya HET tinggi itu sangat menyusahkan masyarakat khususnya di Kaltim. Mengapa daerah lain bisa menjual elpiji sesuai HET dan mudah mendapatkannya,”  tanya Syafruddin. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Fans Prancis Kecewa, Spanyol Melaju ke Final. Nobar Argentina vs Inggris Masih Siapkan Kopi dan Snack
Kanal

Fans Prancis Kecewa, Spanyol Melaju ke Final. Nobar Argentina vs Inggris Masih Siapkan Kopi dan Snack

July 15, 2026
Nobar Spanyol vs Prancis Digelar di Terminal BA. Ada Kopi dan Snack, Renhard Sebut Wujud Kebersamaan
Kanal

Nobar Spanyol vs Prancis Digelar di Terminal BA. Ada Kopi dan Snack, Renhard Sebut Wujud Kebersamaan

July 14, 2026
Souvenir Sayur saat Resepsi, Murah dan Berkesan. Habib Agus: Bisa Langsung Diolah dan Efesien
Kanal

Souvenir Sayur saat Resepsi, Murah dan Berkesan. Habib Agus: Bisa Langsung Diolah dan Efesien

July 12, 2026
Cacian di Ruang Publik dan ‘Grand Corupption’
Kanal

Cacian di Ruang Publik dan ‘Grand Corupption’

July 13, 2026
Nobar Piala Dunia, Tetap Hormat saat Dikumandangkan Indonesia Raya
Kanal

Nobar Piala Dunia, Tetap Hormat saat Dikumandangkan Indonesia Raya

July 7, 2026
ASDP Selesaikan Insiden KMP Poncan dengan Damai. Layanan di Kariangau-PPU Tetap Normal
Kanal

ASDP Selesaikan Insiden KMP Poncan dengan Damai. Layanan di Kariangau-PPU Tetap Normal

July 6, 2026
Next Post
Komisi II DPRD Segera Panggil GM Pertamina. Adi:  Jelang Ramadan, HET Harus Disikapi

Komisi II DPRD Segera Panggil GM Pertamina. Adi: Jelang Ramadan, HET Harus Disikapi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Doakan Cindara Samawa, Walikota-Istri Jadi ‘Bintang’. Pergantian Tahun, Walikota Sedekah ke Warga

Doakan Cindara Samawa, Walikota-Istri Jadi ‘Bintang’. Pergantian Tahun, Walikota Sedekah ke Warga

January 2, 2026
Aguslimin Punya ‘Panglima Perang’ untuk Menang. Poskonya Mandiri demi Sukseskan Rahmad-Thohari

Aguslimin Punya ‘Panglima Perang’ untuk Menang. Poskonya Mandiri demi Sukseskan Rahmad-Thohari

October 4, 2020
DPRD Segera Evaluasi Kenaikan Tarif Parkir Mal

DPRD Segera Evaluasi Kenaikan Tarif Parkir Mal

July 29, 2019
Iva, Dosen, Pemilik Hotel dan Salon Kecantikan Caleg Golkar. Skillnya Magister Hukum, Ingin Perjuangkan Advokasi Perempuan

Iva, Dosen, Pemilik Hotel dan Salon Kecantikan Caleg Golkar. Skillnya Magister Hukum, Ingin Perjuangkan Advokasi Perempuan

May 18, 2023
Ramadan 2025, PTMB Pastikan Distribusi Air Lancar. Dirut:  Fokus Rehabilitasi dan Optimalisasi

Ramadan 2025, PTMB Pastikan Distribusi Air Lancar. Dirut: Fokus Rehabilitasi dan Optimalisasi

February 5, 2025
Gasali, ‘King Maker’ Suara Golkar dari Timur. Lolos ke DPRD, Pecahkan Rekor Tahun 2019

Gasali, ‘King Maker’ Suara Golkar dari Timur. Lolos ke DPRD, Pecahkan Rekor Tahun 2019

March 3, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines