• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, September 14, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

LDII Nilai Beragama Harus Ada ‘Ukhuwah Insaniyah’. Gelar Diskusi Wawasan Kebangsaan untuk Merawat NKRI

by admin
October 21, 2022
in Kanal
0 0
0
LDII Nilai Beragama Harus Ada ‘Ukhuwah Insaniyah’. Gelar Diskusi Wawasan Kebangsaan untuk Merawat NKRI

UKHUWAH: Herry (kanan) dan Benny dalam beragama ukhuwah menjadi dasar untuk merawat kebangsaan

0
SHARES
182
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Balikpapan menilai, beragama itu luas. Jika dikaitkan dengan kebangsaan, maka lebih mengarah pada  kerukunan yang bisa dirawat dan dipelihara dengan baik.

“Secara implisit beragama itu maknanya luas. Itu seperti ukhuwah insaniyah (persaudaraan sesama manusia), jadi bukan hubungan dengan Allah saja tetapi hubungan manusia itu juga krusial,  meski berbeda agama,” kata Ketua DPD LDII Kota Balikpapan H Herry Fathamsyah menjelaskan kegiatan diskusi yang digelar Minggu (23/10/2022) di Masjid Kompleks Ponpes Bairuha kawasan Gunung Guntur Dalam Kelurahan Gunung Sari Ulu Balikpapan Tengah.

Diskusi Wawasan Kebangsaan itu bertema: Beragama Dalam Bingkai Kebangsaan untuk Merawat dan Menjaga Keutuhan Bangsa yang menghadirkan narasumber Dandim 0905/Balikpapan Kolonel Inf Faizal Rizal SIP, Kasi Inteljen Kajari Balikpapan Ali Mustofa SH, Kepala Kesbangpol Balikpapan Edward Skenda Putra (Edo) dan Kabag Ops Polresta Balikpapan Kompol H Sarbini SH.

Disebutkan Herry, tujuan Islam itu ada bermakna  selamat  yang sejatinya damai. Dapat disimpulkan bahwa agama Islam  tidak  suka hidup bermusuhan dengan siapa saja termasuk agama lain.

“Lalu dipertajam lagi dengan  wawasan kebangsaan dalam agama Islam dapat diimplementasikan dengan ukhuwah wathaniyah atau persaudaraan sebangsa. Ini penting, sehingga LDII Balikpapan menganggap  perlu untuk didiskusikan,” kata Herry.

Ia mengatakan, Wawasan Kebangsaan bagi LDII juga bagian edukasi untuk dijadikan proses belajar bagi orang yang beragama. Sehingga, tidak ‘fanatik buta’. Karena, kemajemukan bangsa dari sisi golongan, etnis maupun agama hendaknya  tetap dijaga guna mengukuhkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ada sekitar 2.000 peserta nanti yang mengikuti diskusi Wawasan Kebangsaan ini, baik dari keluarga besar LDII dan masyarakat umum,” ujar Herry yang menambahkan bahwa pembinaan di LDII lebih fokus pada tabiat luhur yang profesional relegius.

HOAX MENGANCAM

Sementara itu pengurus Yayasan yang mengelola Ponpes Bairuha Benny Laode menegaskan, beragama yang dititikberatkan pada bingkai kebangsaan itu diperlukan di era sekarang. Karena, ancaman bangsa ini sangat dahsyat. Apalagi era digital.

Benny di kantornya kawasan Gn Guntur

“Informasi hoax itu mengancam perpecahan bangsa. Makanya orang beragama itu harus paham makna kebangsaan. Itu yang disebut moderasi beragama,” ujar Benny.

Diuraikannya, moderasi beragama jika dipraktekkan dengan baik, maka toleransi akan baik dan kekerasan tidak akan terjadi. Lalu ujung-ujungnya komitmen kebangsaan meningkat

“Moderasi beragama itu bentuk  ikhtiar kreatif. Sebab, sekarang ini kan seperti ada klaim kebenaran yang mutlak dan subjektivitas dan penolakan yang sifatnya tidak berdasar. Makanya, kuncinya ada di wawasan kebangsaan menuju NKRI,” ujar Benny.

Menurut Benny, agama menjadi roh utama bangsa sehingga para tokoh agama berperan penting untuk menjaga kemajemukan demi NKRI.

Oleh karenanya kata Benny, diskusi Wawasan Kebangsaan yang digelar LDII adalah membangun dan memperbanyak literasi dan ada ruang dialog serta belajar memahami orang lain untuk mencari problem sosial keagamaan dan kebangsaan.

“Intinya beragama itu bukan pada tataran ilmu saja tapi adab. Karena, kalau tak menghargai orang lain itu kan adab diabaikan. Di sini adab menjadi penting ditumbuhkembangkan sebagai sarana merawat dan merajut kebangsaan tadi,” pungkas Benny yang menyebutkan kegiatan dimulai pukul 08.30 Wita. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)
Kanal

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

September 12, 2026
Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat
Kanal

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat

September 10, 2026
BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang  Aliran Airnya
Kanal

BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang Aliran Airnya

September 10, 2026
Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani
Kanal

Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani

September 9, 2026
Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.
Kanal

Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.

September 6, 2026
Ustaz Das’ad Miris, Rayakan Maulid Dibilang Sesat. Disayangkan, Umat Islam Membully UAS & UAH
Kanal

Ustaz Das’ad Miris, Rayakan Maulid Dibilang Sesat. Disayangkan, Umat Islam Membully UAS & UAH

September 5, 2026
Next Post
Gotong-Royong, Cara untuk Tolong-Menolong. Intinya Silaturahmi, Menepis Rasa Individualis

Gotong-Royong, Cara untuk Tolong-Menolong. Intinya Silaturahmi, Menepis Rasa Individualis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Bus Pariwisata Banyak Ditempeli Stiker Catatan. Rampcheck di Lamaru dan Manggar

Bus Pariwisata Banyak Ditempeli Stiker Catatan. Rampcheck di Lamaru dan Manggar

November 10, 2024
Andre: Pelaku Ekraf Harus Diberi Panggung. Sinergi ABCGM untuk Bangkitkan Ekonomi Balikpapan

Andre: Pelaku Ekraf Harus Diberi Panggung. Sinergi ABCGM untuk Bangkitkan Ekonomi Balikpapan

November 21, 2021
Relawan GoPro Sampaikan Ucapan Selamat Prabowo-Gibran. Nelson: Terimakasih GoPro Kaltim, Ayo Jaga Keamanan dan Persaudaraan

Relawan GoPro Sampaikan Ucapan Selamat Prabowo-Gibran. Nelson: Terimakasih GoPro Kaltim, Ayo Jaga Keamanan dan Persaudaraan

February 20, 2024
Balikpapan Ramai dan Kota MICE Harus Diciptakan. Zuwaeni: BGS Diskon 50 Persen Sebulan Tarik Wisatawan

Balikpapan Ramai dan Kota MICE Harus Diciptakan. Zuwaeni: BGS Diskon 50 Persen Sebulan Tarik Wisatawan

November 26, 2021
Agustusan Seru Digelar IWSS Bersatu. Outfit Merah Putih, Demi NKRI Tak Ada Letih

Agustusan Seru Digelar IWSS Bersatu. Outfit Merah Putih, Demi NKRI Tak Ada Letih

August 20, 2026

The death of the headphone jack: Innovation or Unnecessary?

September 30, 2021
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines