• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Saturday, June 27, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Mengaji yang Happy, Anak-anak Patut Dipuji. TPA-TQA Asy-Syifa, Menempa Anak Sampai Bisa

by admin
February 9, 2022
in Kanal
0 0
0
Mengaji yang Happy, Anak-anak Patut Dipuji. TPA-TQA Asy-Syifa, Menempa Anak Sampai Bisa

MASA DEPAN: Suhud bersama anak didiknya menempa ilmu mengaji sampai bisa demi masa depan anak

0
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Sore usai salat Ashar, suara gaduh anak-anak memenuhi Pendopo Masjid Asyi-Syifa. Mereka berbaur, tetapi tertib menempati mejanya masing-masing. Terlihat wajah mereka ceria, ketika lantunan ayat Alquran keluar dari bibir yang disuarakan dengan sangat happy.

Terlihat, sang guru begitu sabar karena sedang menjalankan amalan ibadah paling istimewa membaca Alquran.  Ada cara bagaimana mengamalkan setiap huruf dalam Alquran yang diawali dari Iqra 1 sampai 6.

Ada suara syahdu nan serempak terdengar disuarakan bersama-sama dengan fashih oleh anak-anak yang disebut ‘Pelajar Iqra TPA Tahfidz Quran Asy-Syifa’.

Wajah-wajah ceria anak-anak yang belajar mengaji di TPA-TQA Asy-Syifa. Mereka bersemangat, senang ketika harus mengikuti metode mengaji pola Iqra yang diajarkan pendidik

Lafadz doa yang diajarkan Rasulullah ramai-ramai disuarakan: Rodhitu billahi rabba, wabil-islami dina, wabi Muhammadin shallallahu alaihi wa sallama nabiyyan wa rasula. Sepenggal doa ini artinya mengesakan Allah karena anak-anak itu rela Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama mereka dan Nabi Muhammad sebagai Rasulnya. “Tujuan kami satu. Mendapatkan anak yang mahir membaca, menghafal dan mengkaji nantinya Alquran. Sehingga diperlukan motivasi yang kuat dari guru dan dukungan orangtua,” kata  Ustaz H M Suhud, pengajar metode mengaji Iqra TPA Masjid Asyi-Syifa kawasan Kompleks BTN Gunung IV, Kelurahan Margomulyo Balikpapan Barat.

Suhud terlihat begitu aktif. Pola mengajarnya tak memaksa anak. Dilihatnya minat untuk belajar mengaji anak-anak agar hadir dari kesadaran sendiri.  Dirinya hanya memberi stimulus agar anak-anak tertarik untuk senang mengaji. Anak-anak pun rajin dan patut dipuji.

Sejak kecil ditempa mengaji agar saat dewasa menjadi anak berbhakti

Metode Suhud terkadang juga melakukan komunikasi dua arah dengan anak-anak, targetnya anak-anak cinta Alquran yang pada akhirnya menjadi anak soleh dan solehah kebanggan orangtua.

Dari papan tulis yang tersedia (whiteboard), Suhud kadang menulis huruf hijaiyah, Iqra versi cetak dan anak-anak diminta menyimak.  “Point pentingnya mengajar itu perlu situasi menyenangkan. Sehingga anak-anak tak bosan,” ceritanya.

CARA MUDAH

Karena kelompok anak-anak ada yang belajar metode Iqra 1,2 sampai 6, Suhud pun  memulai belajar dari yang mudah untuk memotivasi  anak agar ingin melakukan lagi.  Tujuannya, agar anak-anak mood untuk belajar. Sepertinya, Suhud yang memiliki skill sebagai pendidik ini, pandai  melakukan cara-cara kreatif untuk mengelola mood anak-anak. “Kuncinya, mereka mau membaca dan paham. Walau sedikit yang penting mereka senang hatinya,” ujar Suhud.

Ustaz H Suhud SPd I MM, insiator pendiri TPA-TQA Asy-Syifa

Hanya Suhud terus berpesan kepada orangtua. Untuk memberikan semangat anak-anak untuk terus mengaji. Sebab, mengaji adalah pendidikan agama  yang tak kalah penting untuk dunia dan akhirat.  “Panutannya kalau di TPA guru, tetapi di rumah perlu terus orangtua jadi contoh. Sebab, ini bagian bekal masa depan anak,” tambah Suhud.

Suhud membuat resep atau tips khusus  agar anak-anak TPA itu terus mengaji.  Kalau lagi malas mengaji, orangtua bisa bertanya mengapa malas. Komunikasi dengan anak justru bisa dicarikan solusi. “Mengaji penting. Jika perlu dibuat saja jadwal, kapan mengaji, kapan bermain. Karena ini semua bekal masa depan. Harta juga perlu, jabatan pun demikian tetapi ibadah mengaji untuk akhirat sangat penting,” ujarnya.

TIDAK MAMPU

Dalam mengaji di TPA Asyifa  kata Suhud, ada kelas TPA/TQA, tahfidz quran serta bimbingan belajar (bimbel)  matematika.  Pola bimbingannya  sangat menyenangkan  serta mudah.  Hanya, Suhud juga menyampaikan kepada wali santri yang tidak mampu  bayar infaq SPP, bisa melapor ke dirinya.  “Nanti akan dibantu dengan pengurus Masjid Asy-Syifa yang mampu atau akan dibebaskan tidak membayar. Intinya tetap ikut belajar di TPA. Jangan sampai tidak mampu lalu berhenti. Hanya syarat-syarat tak mampu juga tetap jadi pertimbangan,” kata Suhud.

Selain mengaji, sang guru juga memberi apresiasi

Menurut Suhud, memang ada TPA dan TQA. Nah, untuk TQA  adalah jenjang pendidikan dan pengajaran Alquran setingkat SMP. TQA sendiri standar dari kementerian agama yang disebut  Ta’limul Quran Lil Aulad. Sebenarnya jika diterjamahkan harfiahnya juga pendidikan Alquran untuk anak-anak.

Di TPA/TQA ASy-Syifa katanya, selain dirinya sebagai pengajar dibantu pula  oleh Ayu Khairiyah.  “Ada 38 anak-anak yang belajar mengaji di TPA Asyi-Syifa. Dan  uang infaqnya tak mahal kok, hanya Rp50 ribu. Kendati  saldo kita minus, tetapi  TPA dan mengajar anak-anak tak boleh berhenti,” ujar Suhud sambil menambahkan belajar ngajinya dari Senin-Jumat saja.

Mengajar ngaji adalah orientasi akhirat dan Insya Allah semua ada jalan jika menolong agama Allah. Suhud  juga menambahkan, jika ada orangtua yang ingin berkomunikasi dapat menghubungi di hotline nomor:  081351554350. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Sedekah Berseri & Jimat, Warga Pakai QRIS. ‘Tim Jemput Sedekah’ Dapat Telur dan Lunch
Kanal

Sedekah Berseri & Jimat, Warga Pakai QRIS. ‘Tim Jemput Sedekah’ Dapat Telur dan Lunch

June 27, 2026
“Mungkin Saya Bisa Kontrol Ketenangan”. Sesi Latihan Menembak, Skor Kapolda 95
Kanal

“Mungkin Saya Bisa Kontrol Ketenangan”. Sesi Latihan Menembak, Skor Kapolda 95

June 27, 2026
Proyeksi Patriotik, Sebut Indonesia Juara. Kapolda: Final Ideal World Cup Argentina vs Portugal
Kanal

Proyeksi Patriotik, Sebut Indonesia Juara. Kapolda: Final Ideal World Cup Argentina vs Portugal

June 26, 2026
Welcome Dinner HUT Ke-80 SPS Digelar di IKN. SPS Kaltim Audiensi dengan Kepala OIKN
Kanal

Welcome Dinner HUT Ke-80 SPS Digelar di IKN. SPS Kaltim Audiensi dengan Kepala OIKN

June 25, 2026
Handy Minta Dibebaskan, Sengketanya Wanprestasi. Pledoi Disebut Tak Ada Unsur Pidana
Kanal

Handy Minta Dibebaskan, Sengketanya Wanprestasi. Pledoi Disebut Tak Ada Unsur Pidana

June 22, 2026
Himbara Ajak PO Transaksi Non-Tunai. Yakinkan Settlement, TOB hingga Keamanan QRIS
Kanal

Himbara Ajak PO Transaksi Non-Tunai. Yakinkan Settlement, TOB hingga Keamanan QRIS

June 22, 2026
Next Post
Wedding, Ultah, Meeting Bisa Digelar di Pantai Cemara. BPPDB Sebut Jadi Destinasi, Dipromosikan dan Harus Bersih

Wedding, Ultah, Meeting Bisa Digelar di Pantai Cemara. BPPDB Sebut Jadi Destinasi, Dipromosikan dan Harus Bersih

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 316 Followers

Recommended

Menaker Beri Penghargaan K3 Perumda Tirta Manuntung. Nunu: Ini Komitmen Perusahaan Menjaga SMK3

Menaker Beri Penghargaan K3 Perumda Tirta Manuntung. Nunu: Ini Komitmen Perusahaan Menjaga SMK3

May 26, 2022
Dana Hasil Pajak Juga Danai Pokir. Yusuf Mustafa: Bayar Pajak, Warga Beri Kontribusi Pembangunan

Dana Hasil Pajak Juga Danai Pokir. Yusuf Mustafa: Bayar Pajak, Warga Beri Kontribusi Pembangunan

October 18, 2021
Indahnya Berbagi Warga BTN Lewat ‘Tabungan Kurban’. Alat Perebah, Sapi Tak Stress, Ibu-Ibu Sigap dan Tertib Packaging

Indahnya Berbagi Warga BTN Lewat ‘Tabungan Kurban’. Alat Perebah, Sapi Tak Stress, Ibu-Ibu Sigap dan Tertib Packaging

July 10, 2022
Jadi Ketua FKPB, Paguyuban Diajak Berjuang ke Kemenbud. Abriantinus: Era Digital, Perlu Pelestarian Budaya

Jadi Ketua FKPB, Paguyuban Diajak Berjuang ke Kemenbud. Abriantinus: Era Digital, Perlu Pelestarian Budaya

June 8, 2026
Abdulloh Bagi Makanan dan Masker di 3 Masjid dan Penyapu Jalan. Doakan Orangtua, Juga Covid-19 Berakhir

Abdulloh Bagi Makanan dan Masker di 3 Masjid dan Penyapu Jalan. Doakan Orangtua, Juga Covid-19 Berakhir

September 15, 2020
Arsyad Cannu, Tokoh Pemuda Balikpapan Tetap Ketum Mabes LMP. Putusan Banding PTUN Jakarta Berhasil Dimenangkan

Arsyad Cannu, Tokoh Pemuda Balikpapan Tetap Ketum Mabes LMP. Putusan Banding PTUN Jakarta Berhasil Dimenangkan

November 5, 2021
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines