TINTAKALTIM.COM-Technical Hand Book (THB) yang merupakan dokumen panduan teknis utama wajib dibahas bersama. Karena, ini harus difinalisasi demi kepastian atlet 10 kota-kabupaten peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Kabupaten Paser 14-27 November 2026 mendatang

“Sesuai undangan, kita akan meeting Chief de Mission (CdM) antara KONI, Dispora dan Panitia Besar (PB) Porprov pada Jumat (9/10/2026). Informasi undangan baru diterima dan akan dilaksanakan di Pendopo Lou Bapekat Jln Jenderal Sudirman Tanah Grogot Kabupaten Paser,” kata Kepala Disparpora Balikpapan Ratih Kusuma di sela peninjauan venue di Kabupaten Paser, Rabu (7/10/2026)
Ratih didampingi Ketua KONI Balikpapan H Gasali mengatakan, dalam CdM itu juga dibahas kaitan Technical Delegate (TD), dewan hakim, tim wasrah dan tim keabsahan. Kemungkinan mereka juga hadir. “Ini undangan langsung dari Ketua Umum PB Porprov VIII Paser dr Fahmi Fadli,” jelas Ratih dibenarkan Gasali

Gasali yang turun ke Kabupaten Paser didampingi Sekretaris Syarifuddin dan Wakil Ketua Andi Welly mengatakan, poin penting THB dibahas di forum CdM karena terkait dengan legalitas dan regulasi pertandingan.

Selain itu, THB juga berisi aturan sah mengenai batas usia atlet, nomor tanding yang disetujui, kuota kontingen serta regulasi teknis spesifik untuk masing-masing cabor
“Kita baru melakukan entri data oleh petugas di KONI Balikpapan. Ini pun juga dipantau Disparpora dipimpin Kepala Dinas Ratih Kusuma. Harapannya, dari 800 lebih data atlet yang masuk masih harus disempurnakan lagi. Semoga sampai 1.000 atlet lebih,” kata Gasali

THB yang final kata Gasali, menjadi acuan bagi daerah untuk mengunci nama-nama atlet dan pelatih resmi yang akan diberangkatkan agar tidak terjadi masalah keabsahan data saat pendaftaran
“KONI punya tanggungjawab moral untuk meloloskan atlet dari sejumlah cabor. Sehingga, THB jadi ukuran untuk kepentingan atlet dari Balikpapan yang akan berlaga,” kata Gasali
TIGA BESAR
Sementara itu Ratih Kusuma juga menyebutkan, THB yang disebutkan KONI Balikpapan juga ditunggu. Sejauh ini ada jadwal rencananya dibahas dalam CdM pada Jumat (9/10/2026) tetapi belum fix karena sejumlah pejabat Kabupaten Paser masih di luar daerah.

“Kita menunggu saja kapan meeting CdM itu dilakukan. Sebab, penting bagi data atlet kita dan kebutuhan fasilitas cabor. Semoga lebih cepat sebab 14 November 2026 semakin dekat saat opening ceremony,” jelas Ratih
Menurut Ratih, dukungan anggaran Pemkot Balikpapan via Disparpora untuk kepentingan atlet Porprov sebesar Rp12 miliar. Memang, KONI dan Dispora berharap lebih besar tetapi karena kondisi fiskal karena adanya pengurangan dana transfer ke daerah (TKD), sehingga hal itu harus diterima dan itu terjadi di 10 kota-kabupaten

“Kita bersyukur dan tetap semangat. Karena, ada lho daerah lain yang masih kesulitan anggaran. Memang semua jika dilihat ukurannya terkait dana. Hanya, kesanggupan Pemkot Balikpapan harus dipergunakan semaksimal mungkin,” kata Ratih
Menurutnya, target kontingen Balikpapan dapat merebut 3 besar. Dan itu harapan yang sangat realistis. Tetapi, namanya suatu daerah tak masalah membuat ekspektasi juara umum di Porprov.

“Disparpora dan KONI Balikpapan akan terus berkoordinasi demi persiapan Porprov VIII di Paser. Seluruh atlet harus bersabar. Semoga semua berjalan lancar. Mohon doa agar kontingen Kota Balikpapan selama mengikuti kejuaraan di Porprov dalam kondisi sehat dan prima,” kata Ratih dibenarkan Gasali.
Dijadwalkan, pembukaan digelar 14 November yang akan diisi dengan pameran UMKM, seremonial defile kontingen kabupaten-kota se-Kaltim serta hiburan rakyat. (gt)













