• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Saturday, September 12, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

by admin
September 12, 2026
in Kanal
0 0
0
Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

PELAYAN UMAT: MUI Balikpapan akan memilih figur ketua lewat musda? Tentu sebagai pelayan umat tak perlu ada rivalitas dan musyawarah mufakat jadi penentu, tetapi semua tergantung floor musda

0
SHARES
36
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Catatan: Sugito *)

TINTAKALTIM.COM-Organisasi ini inklusif dan independen. Karena, bisa disebut ‘penjaga gawang akhlak’ umat yakni Majelis Ulama Indonesia (MUI) Balikpapan. Sebelumnya, penentuan memilih figur ketua dilakukan dengan pemungutan suara (voting) dan terpilih H Habib Muhdar Abu Bakar Alqadri (alm) dengan masa bakti kepengurusan 5 tahun

Alm Habib Muhdar saat itu terpilih lewat musyawarah daerah (musda) dan berlangsung voting. Bahkan, suara pun ketat yang mengungguli calon incumbent KH M Kasim Pallanju (alm)

Walikota saat hadir pada pelantikan MUI

Dua figur itu sudah wafat dan telah meninggalkan jejak yang tentu saja nuansanya merajut persaudaraan (ukhuwah) dan mampu sinergi dengan pemerintah. Kini, MUI Balikpapan  dijabat pelaksana tugas (Plt) H Abdul Rosyid Bustomi Spd MPd didukung sejumlah pengurus dan komisi-komisi.

Kepengurusan MUI Balikpapan berakhir pada 30 November 2026 mendatang. Sehingga, harus memilih figur siapa yang tepat memimpin 5 tahun ke depan. Dan, berdasarkan informasi Tintakaltim.Com, pengurus telah  membentuk panitia pelaksana atau Organizing Committee (OC) dan panitia pengarah  atau Sterring Committee (SC) untuk menggelar musda

H Abdul Rosyid Bustomi

Selayaknya, jika musda organisasi ada dua metode memilih ketua yakni aklamasi dan voting. Terkadang, ada historis organisasi, tetapi MUI itu organisasi keagamaan, tentu akan sangat berbeda dengan organisasi politik.

Aklamasi adalah cermin positif dan jadi ‘wajah MUI’. Pastinya, menghindari rivalitas mencerminkan prinsip musyawarah mufakat yang jadi pilar utama dalam tradisi organisasi keagamaan

MUI itu menurut pandangan penulis, dimensinya jika musda yang tepat adalah aklamasi. Ditunjuk tim formatur untuk memilih karena orientasinya ukhuwah yang tidak ada rivalitas dan kubu-kubuan

Sebab, jika Musda MUI sampai voting, maka sangat berisiko menciptakan rivalitas tajam dan polarisasi di tingkat akar rumput. Karena, MUI itu harus mengakomodir semua unsur  organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan lainnya

“Kita lihat nanti  keputusan floor musda. Tentu, kita serahkan kepada mereka yang memiliki suara. Aklamasi sangat baik, tetapi voting itu jalan terakhir,” kata Plt Ketua MUI Balikpapan H Abdul Rosyid Bustomi yang kerap disapa Bustomi kepada media ini usai rapat pembentukan panitia, Jumat (11/9/2026) di Sekretaris MUI Balikpapan

Figur kuat, calon ketua MUI Balikpapan

Dari catatan media ini, ada figur ketua yang memang disiapkan untuk memimpin MUI Balikpapan. Dia adalah Imam Besar Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Centre (BIC) HM Jailani Mawardi yang juga pimpinan Ponpes Syekh Muhammad Arsyad Albanjari. Tugas Jailani memang berat, harus urusin pesantren dan juga bertanggungjawab di Masjid BIC

Bahkan, belum secara terbuka menyatakan kesanggupannya. Wajar, karena MUI memiliki tanggung jawab moral, sosial dan keagamaan sangat besar. Sehingga, bisa jadi Jailani Mawardi perlu mempertimbangkan keputusan itu

Atau panitia musda, perlu untuk melakukan tabayun atas informasi  tersebut, sehingga musda nanti lebih mudah dalam pelaksanannya. Sebab, jika pasti  maju maka fix dan bulat figur MUI itu.

Hanya, kabar tersebut seolah terjawab dari Bustomi. “Saya pernah berdiskusi, apakah bersedia jadi ketua MUI dan memang ada sinyal dari umara. Ustaz bersedia tetapi harus didampingi dan dibantu lainnya,” kata Bustomi singkat

Musleh Umar (tiga dari kanan)

MUI Balikpapan, tak sulit mencari figur. Apalagi ada sosok sekretarisnya H Musleh Umar yang sekarang menjadi Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang NU Balikpapan. Lagian, AD/ART NU tidak secara tegas melarang untuk rangkap jabatan sehingga secara normatif rasanya boleh. Termasuk Plt Ketua MUI Bustomi. Kendati ia ketua Baznas, secara regulasi pun tak dilarang merangkap jabatan sepanjang mampu memenuhi kewajiban masing-masing lembaga

Karena menurut catatatan penulis, aturan Baznas Nomor 1 Tahun 2019 dan Regulasi Kemenag, yang tidak boleh dirangkap itu pengurus parpol, ASN atau BUMD. Sebab, MUI itu ormas keagamaan

Jika bicara figur Musleh tugasnya juga ‘menumpuk’ karena sudah ngurusi NU yang umatnya seabrek. Apalagi NU di tangan Musleh melaju dengan program-program kemaslahatan umat tapi tak salah jika dirinya pun jadi kandidat

H Mustaqim (kiri) bersama Habib Mahdar (alm)

Ada lagi H Mustaqim Lc MM, ia sekarang pengelola Sekolah Peradaban Islam Terpadu (SDIT)  Bani Mas’ud yang juga pendakwah. Secara kapasitas digital, ia memiliki jaringan yang kuat karena sang anak bekerja di Google.

Ada juga tokoh Muhammadiyah dan NU seperti Muhammad Hendro, H Achmad Rosyidi, Habib Hamzah, H Saidullah, KH Muhlasin dan lainnya

Hanya, jika Jailani Mawardi bersedia, maka musda itu tak perlu lama-lama. Ketuk palu dan tetapkan aklamasi lalu tinggal formatur memilih pengurus yang terdiri dari komisi-komisi di MUI tentunya yang kredibel

MUI itu kumpulan para ulama. Harus sinergi dengan umara (pemerintah) untuk  melakukan hal-hal terkait kemaslahatan umat Islam seperti mengeluarkan fatwa dalam kehalalan, penentuan kebenaran aliran, edukasi atau pembimbing umat Islam, menjaga kader-kader yang lebih baik, solusi masalah sampai perumus konsep pendidikan

Kegiatan MUI era alm Habib Mahdar

Apalagi, sang walikotanya Dr H Rahmad Mas’ud SE ME sangat care dengan kegiatan keagamaan Islam. Berbagai dakwah dan peringatan hari besar keagamaan selalu di-support-nya. MUI, harusnya memiliki ‘kemudahan’ dalam bersinergi  termasuk melakukan tranformasi dakwah

Bahkan, saat pelantikan pengurus MUI kepengurusan sekarang oleh Ketua Umum MUI Pusat kala itu KH Miftachul Akhyar pada medio tahun 2021, ada pesan agar MUI Balikpapan dapat melakukan transformasi dakwah sejalan dengan perkembangan informasi dan teknologi

DIGITALISASI

MUI perlu memperkuat program digitalisasi dan meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah agar tetap relevan di era modern. Sebab, demi pelayanan umat dan memastikan  kebijakan keagamaan sejalan dengan pembangunan

Mengapa MUI perlu digitalisasi? Itu bukan pilihan tapi sudah kebutuhan mendesak. Misalnya, membuat aplikasi konsultasi syariah dan fatwa termasuk membuat aplikasi resmi penasihat keagamaan dengan basis Artificial Intelligence (AI) –kecerdasan buatan—yang bisa menghubungkan dengan ulama untuk menjawab pertanyaan harian umat secara cepat

Literasi keuangan syariah digital kerjasama dengan Bank Indonesia (BI), mengembangkan platform edukasi digital untuk mendorong adopsi produk bank syariah dan mengelola zakat dan wakaf secara syariah, semua bisa dilakukan digital

Tentu yang cepat, perlu dirajut kolaborasi dengan pemerintah (Kominfo). Karena, di sana ada tugas MUI misalnya kampanye bersama melawan judi online, pengurangan timbangan di pasar-pasar dan penyebaran berita hoaks.  Termasuk bidang kesehatan seperti stunting dan lainnya

Ustaz Muhlasin dan Miftachul Ahyar

Memang problem mendasarnya, tidak semua pengurus MUI melek teknologi. Ini sepele, harus dibuat pelatihan intensif dengan membuat framework kolaborasi MUI-pemerintah untuk sektor tertentu yang domainnya Kominfo tadi

MUI perlu konten kreatif dan media sosial (medsos) dengan optimalisasi podcast resmi dan video pendek untuk menangkal hoaks terlebih penyebaran paham radikal dan disinformasi informasi keagamaan termasuk program dakwah digital

Sebab, dakwah tak diukur dari berapa banyak jamaah atau audiens, tapi penilaiannya bergeser jadi jumlah penonton, likes dan share. Ruang dakwah bertransformasi jadi ruang pertarungan algoritma sehingga memudahkan MUI bisa bicara substansi bukan sensasi

Mengapa MUI perlu membuat program dakwah digital? Agar mendapatkan mitra dialog dan menyelesaikan persoalan sosial yang berbeda-beda di kalangan umat. Apalagi, MUI punya sekretariat yang representatif

Ustaz Rosyidi dan Irwan Budiana

Selain itu, pengurus MUI periode sekarang terdiri dari pendakwah yang jam terbangnya  tak diragukan dan sudah bertranformasi digital seperti Ahmad Rosyidi SPdi MPd, Irwan Budiana SKom MPd, KH Muhlasin, KH Musleh Umar, H Jailani, Drs  H Sugianto, Drs Muhammad Hendro, H Butomi, Dr Abdurrohim MSi dan lainnya

Tetapi, dakwah itu bukan sekadar mengejar viralitas atau menyampaikan dalil saja tapi MUI bisa menghadirkan ruang dialog dan bersama-sama mencari solusi atas persoalan umat Islam di Kota Balikpapan dari berbagai bidang

Untuk itu, kepengurusan MUI ke depan harus memiliki tenaga expert (ahli) bidang digital dan ini mendesak. Sebab, akan memudahkan pengurus untuk bekerja memberikan pelayanan keagamaan sebab yang konvensional sudah tak cukup menjawab tantangan zaman.

Mendukung ke arah itu, satu komisinya diubah tak hanya komunikasi informasi tetapi ditambah jadi ‘Komisi Informasi, Komunikasi dan Digitalisasi (Infokomdigi) dan dibantu komisi lainnya

Pengurus MUI, siap menggelar Musda

Tentu, lebih efisien, transparan dan mudah menjangkau umat. Sebab, digitalisasi bukan mengubah esensi ibadah di MUI? Tapi, mengelola administrasi dan bisa lebih mudah berinteraksi dengan umat

Demi akselerasi program MUI Balikpapan, menurut hemat penulis, MUI harus diberi dana hibah lebih besar. Mengingat, luasnya cakupan program pembinaan, dakwah dan pemberdayaan umat serta mengarah dan berubah membuat program transformasi informasi digital tadi

Selamat bermusda yang rencananya digelar tepat 14 November 2026 mendatang di rumah jabatan (rujab) Walikota Balikpapan. Tampaknya, tema musda itu relevan dengan era sekarang yakni Memperkuat Peran Ulama, Mengawal Transformasi Balikpapan Menuju Kota Penyangga IKN yang Relegius, Rukun dan Berkeadaban.

Harapan umat Islam tertumpu pada MUI yang jadi pelayan umat, ulama, cendkiawan muslim bahkan jadi ‘kompas’ moral umat yang harus jujur, kompeten dan peka atas realitas sosial.

Semoga, MUI Balikpapan mampu betransformasi dalam dakwah. Tetapi, MUI dan pemerintah harus terus membangun relasi dan saling mengingatkan dalam kritik konstruktif dengan nafas jika harus ada nasihat berpijak  pada semangat: Siapapun yang memiliki nasihat kepada penguasa, janganlah menyampaikannya di tengah keramaian dan mengarah pada personal.

Bismillah! Tentu umat ingin melihat MUI termasuk di Kota Balikpapan menjunjung tinggi  kaidah Al Islamu ya’lu wala yu’la (Islam itu tinggi dan tidak ada yang menggungulinya).**

*) Ketua Bidang Advokasi & Regulasi Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim dan Wartawan tinggal di Balikpapan

SendShareTweet

Related Posts

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat
Kanal

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat

September 10, 2026
BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang  Aliran Airnya
Kanal

BWS Instruksikan PTMB Kurangi Pengambilan Air Baku. Dirtek: 38 Ribu Pelanggan Berkurang Aliran Airnya

September 10, 2026
Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani
Kanal

Tiga Pilar Graha Indah, Ciptakan Solusi Indah. Urusan Tanah, KDRT sampai ‘Stop Karhutla’ Ditangani

September 9, 2026
Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.
Kanal

Baharkam Polri Supervisi BUJP Milik BMCI di Balikpapan.

September 6, 2026
Ustaz Das’ad Miris, Rayakan Maulid Dibilang Sesat. Disayangkan, Umat Islam Membully UAS & UAH
Kanal

Ustaz Das’ad Miris, Rayakan Maulid Dibilang Sesat. Disayangkan, Umat Islam Membully UAS & UAH

September 5, 2026
Warga Sinjai Pejuang, di Kaltim Harus Bermanfaat (122 Pengurusnya, 2 Gubernur Hadir dan KTA Digital)
Kanal

Warga Sinjai Pejuang, di Kaltim Harus Bermanfaat (122 Pengurusnya, 2 Gubernur Hadir dan KTA Digital)

September 3, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Hoax, Tarif Transaksi BRI Rp150 Ribu per Bulan. Ismet: Waspada Nasabah Balikpapan, Ada 4 Modus Penipuan Terjadi

Hoax, Tarif Transaksi BRI Rp150 Ribu per Bulan. Ismet: Waspada Nasabah Balikpapan, Ada 4 Modus Penipuan Terjadi

September 1, 2022
Umkris Pemkot Balikpapan Gelar Natal. Elyzabeth: Jadikan Toleransi dan Kota Lebih Baik

Umkris Pemkot Balikpapan Gelar Natal. Elyzabeth: Jadikan Toleransi dan Kota Lebih Baik

January 15, 2025
Sedekah Jumat, Nunu Bagi Makanan dan Masker. Dukung Program Pemkot, Dibagi ke Penyapu Jalan dan Ojek Online

Sedekah Jumat, Nunu Bagi Makanan dan Masker. Dukung Program Pemkot, Dibagi ke Penyapu Jalan dan Ojek Online

September 12, 2020
Rahmad Ingin Terapkan Kepemimpinan Tanpa Dendam. Rangkul Semua Pihak, Santun dan Gotong-Royong Bangun Kota

Rahmad Ingin Terapkan Kepemimpinan Tanpa Dendam. Rangkul Semua Pihak, Santun dan Gotong-Royong Bangun Kota

December 6, 2020
PHRI Beri Diskon 12,8 Persen di Event BGS 2025. Soegianto: Hotel dan Restoran Silakan Berinovasi

PHRI Beri Diskon 12,8 Persen di Event BGS 2025. Soegianto: Hotel dan Restoran Silakan Berinovasi

January 30, 2025
Orang Kafir Kagum dengan Akhlak Rasulullah. Habib: Maulid Arbain, Muliakan dan Cinta Rasulullah

Orang Kafir Kagum dengan Akhlak Rasulullah. Habib: Maulid Arbain, Muliakan dan Cinta Rasulullah

September 19, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines