• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Wednesday, June 17, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

SMPN 1 Balikpapan: Cetak Karakter, Prestasi dan Pelajar Happy

by admin
July 17, 2025
in Kanal
0 0
0
SMPN 1 Balikpapan: Cetak Karakter, Prestasi dan Pelajar Happy

KARAKTER: Kepsek SMPN 1 Balikpapan Arintoko percaya bahwa karakter akan membuat anak didiknya sukses dunia dan akhirat. Sehingga jadi program utama sekolah

0
SHARES
79
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Karakter itu bukan sekadar dibentuk. Tetapi, harus berasal dari diri sendiri. Bukan karena lewat motivator, bahkan mengajarkan pun tak ruwet-ruwet. Tetapi, anak-anak bisa sadar bahwa dia harus jadi anak cerdas, anak yang memiliki masa depan cerah dan punya nilai kesantunan di sekolah dan di mana saja sehingga terus diedukasi lewat program.

Arintoko terus mengembangkan SMPN 1

Sekolah membentuk karakter. Itu   wujud program  utama SMPN 1 Balikpapan yang lokasinya di kawasan kota pelajar Gunung Pasir.  Ternyata, tempat ini sudah seperti ‘Kawah Candradimuka’ sebagai simbol transformasi akhlak digembleng menjadi baik dan berkarakter. Lalu, pendidikan karakter jadi brand sekolah yang lulusannya selalu sukses karena relevan dengan etos kerja  dan kemampuan

Leader-nya atau kepala sekolah (kepsek) H Arintoko MPd,  hanya ingin melihat SMPN 1 anak-anaknya harus mendapatkan wawasan berkarakter. Menjauhi hal negatif dengan terus menghasilkan ide positif plus dampaknya serta berpikir kritis dalam takaran demokratis. Kendati, sekolah ini sadar karakter dicetak bukan full di sekolah, peran orangtua, lingkungan, kebiasaan dan lainnya pun mempengaruhi

Upacara wujud pembentukan disiplin anak

Sinergi dan kolaborasi guru, pihak sekolah dan orangtua itu cara jitu mencetak karakter bagi Arintoko. Karena, jika orangtua  punya pengetahuan membentuk karakter, maka anak bisa ikut berkarakter dan sekolah tinggal memoles karakter itu secara sosial, sebab di sekolah mendapatkan pengajaran akademik ditambah nilai sosial yakni interaksinya guru dan anak didik secara masif.

Arintoko cara memimpinnya juga simple.  Menerima sharing dengan pintu ruang  kantor terbuka bagi anak didik dan guru yang memiliki gagasan positif. Tak perlu ada hirarki dan birokrasi. Ia justru memberi penghormatan (privilege) bagi siapapun yang punya ide mengembangkan sekolah lebih baik.

Citra profesionalisme menjadi arah tujuan Arintoko membawa SMPN 1, sehingga semua yang dilakukan di sekolah oleh guru terhadap anak didik  sangat relate dan bisa dipahami orangtua. Sebab, goalnya sukses tadi

Ia sadar, kultur sekolah berkualitas dibangun lewat budaya maju dan disiplin. Dari sisi personality anak didik sampai lingkungan. Masuk sekolah pukul 07.15 Wita. Lebih sedikit dinilai terlambat.

Mendidik tanpa batas: demi sukses si anak

Pagar dikunci dan anak lalu diverifikasi mengapa terlambat oleh guru. Toleransi diberikan jika ban bocor, hujan atau sakit. Tetapi, disinkronisasi ke orangtua agar guru tak dapat informasi sepihak

“Kita ingin mengajarkan anak jujur. Guru juga sangat bijaksana melihat keadaan. Jika alasan mendasar, terlambat tentu ditoleransi. Tetapi, kalau hari-hari terlambat ada catatan dan warning lewat komunikasi dengan orangtua. Ini bagian pembelajaran karakter itu,” jelas Arintoko

LEADERSHIP

Aturan  atau regulasi di sekolah berjalan konsisten dan fleksibel bisa berubah jika perlu dilakukan perubahan. Karena, tujuannya hasil nyata. Kepsek dan dewan guru selalu demokratis menggali terus hal positif  yang orientasinya energi mencetak anak cerdas dan memiliki  karakter baik.

Proses belajar-mengajar SMPN 1 Balikpapan tak melabelisasi diri  meraih predikat sekolah favorit melalui piala yang dikumpulkan saja. Tetapi, bagaimana memoles anak berkarakter dan berintegritas. Kuncinya, dari kepsek, guru-guru dan orangtua jadi teladan yang baik, sehingga otomatis menghasilkan Tiada Hari Tanpa Prestasi  yang menjadi slogan sekolah ini.

Energi dan spirit guru demi anak sukses

Alasannya mendasar, karena anak itu mudah mencontoh, sehingga leader harus diciptakan. Ragam teori kepemimpinan harus direalisasikan kapan saatnya  menjadi pemimpin terinspirasi ‘menari’ lewat karya bersama tim dan tak hanya memberi perintah (dancing leadership)

Terus, kapan kepemimpinan kolektif kolegial  (collegial leadership) yang menekankan pada kolaborasi saat mengambil keputusan. “Dan, kapan kita menggunakan konsep kepemimpinan yang visioner  sesuai visi sekolah (vision leadership) dan penggabungan ketiga  teori kepemimpinan itu dilakukan di SMPN 1 Balikpapan. Semua untuk kepentingan anak didik,” urai Arintoko.

NILAI DAN ANGKA

Arintoko   secara filosofi menegaskan,  bahwa anak didik itu tak bisa dilihat dari nilai dan angka. Sebab itu berbeda dari simbol kuantitasnya. Angka itu seperti kapas yang jumlahnya besar dan banyak

Tetapi, jika nilai  itu seperti batu yang mengandung makna bahwa benda itu tidak terlihat dari wujud fisiknya melainkan dari bagaimana benda dimanfaatkan atau diberi nilai seseorang.

“Batu itu mungkin terlihat biasa tetapi akan berharga  jika diberi fungsi atau makna tertentu. Itulah filosofinya, sehingga banyak penilaian bahwa SMPN 1 itu seperti  mutiara yang selalu berkilau karena prestasi, karakter dan hasil yang baik itu,” kata Arintoko mengambil istilah dari penilaian orangtua dan masyarakat terhadap keberadaan SMPN 1 hingga kini tak pudar

DEMOKRATIS

Prinsip belajar di SMPN 1 gurunya menanamkan tanggung jawab juga memberi apresiasi anak didik dan yang lebih terbuka anak diajak berdiskusi dan bebas untuk mengeksplorasi bakat mereka atau passion. Juga merajut komunikasi verbal dan non-verbal.

“Kalau pembelajaran akademik itu kan fokus pada pengembangan kemampuan kognitif dengan mengembangkan kecerdasan intelektual yang terukur melalui prestasi. Nah, jika karakter itu pengembangan diri yang harus dipadukan dengan akademik tadi,” jelas Arintoko.

Olah pikir it uke anak didik kata Arintoko,  pengembangan program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dilakukan. Ini belajar nyata di lingkungan sosialnya. Kemampuan yang dibangun dalam keseharian dihidupkan dalam diri setiap anak didik melalui satuan pendidikan ataupun ekstrakulikuler.

“Passion mereka kita  lihat. Ternyata cukup berkembang. Ada yang membuat cake ataupun karya lainnya dan itu mereka pasarkan. Intinya menciptakan gaya hidup berkelanjutan yang positif. Saya salut dengan anak-anak itu,” puji Arintoko.

HAPPY

Belajar di SMPN 1 Balikpapan itu goal-nya adalah cerdas dan sukses serta berkarakter. Tetapi, bagaimana membuat proses belajar mengajar  melalui pendekatan dan fokus belajar yang menyenangkan dan positif bagi siswa (happy learning).

Siswa di sekolah merasa nyaman dan bebas dari tekanan sehingga   inginnya datang ke sekolah terus karena termotivasi untuk sukses dan cerdas. Bahkan, sekolah sudah jadi ‘rumah kedua’ bagi mereka  karena merasa happy tadi

Selain itu,  bagaimana SMPN 1 Balikpapan juga menciptakan suasana belajar  yang menggembirakan, kreatif dan melibatkan siswa secara aktif (joyful learning). “Jangan anak-anak masuk sekolah seolah tertekan. Itu harus dihindari. Dewan guru pun harus memahami pengajaran menggunakan dua metode itu,” kata Arintoko.

Bagi Arintoko, nilai tinggi anak didik memang upaya bagi pihak sekolah tetapi  sekolah juga membuka pintu bagi mereka untuk mengasah kecerdasan emosional sehingga mampu membangun jaringan, berkomunikasi dengan baik dan berpikir kritis agar bisa mencapai sukses

“Keberhasilan itu kan tidak harus dengan angka, tetapi tentang bagaimana kita menggunakan kemampuan dan beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang terus berubah,” kata Arintoko

Datang ontime di sekolah wujud karakter

Sehingga, refleksi dari semua itu anak-anak SMPN 1 Balikpapan sangat terbuka menuangkan ide. Sebelumnya lewat assessment mereka menyampaikan presentasi dan gagasan itu diolah dan jadi sharing dengan yang lain. Positif, maka dipergunakan  dengan terus berupaya menciptakan suasana kelas kondusif ditambah metode pembelajaran interaktif, komunikatif baik antara guru, siswa dan orangtua.

Makanya, Arintoko menekankan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 1 mengusung nuansa Ramah yang membantu siswa  baru beradaptasi dengan lingkungan  dan menumbuhkan karakter melalui kegiatan yang menyenangkan. Apalagi SMPN 1 dinobatkan sekolah ramah anak.

“Lewat MPLS Ramah itu kan  membentuk budaya sekolah dikenalkanlah budaya dan nilai-nilai yang berlaku di sekolah dan pengembangan teknologi positif sehingga  perkembangan siswa sangat holistik di masa depan,” jelas Arintoko.

Bukan itu saja kata Arintoko, jiwa nasionalisme dan inklusivitas kehidupan yang merajut rasa kebhinekaan pun dibentuk. Usai ibadah semua agama, jika berkumandang lagu Indonesia Raya harus tegap dan bernyanyi. Itu sisi SMPN 1 Balikpapan menyatu pada dukungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang  menjadi insan Pancasilias.

Menjadi sekolah berbasis teknologi

Bagaimana  dengan era disrupsi di mana digitalisasi begitu cepat? Ternyata SMPN 1 sudah mempersiapkan guru-gurunya untuk mengembangkan konsep digitalisasi sekolah. Ada 4 orang guru yang akan mengikuti pelatihan coding dan juga Artificial Intelligence (AI).

“Tujuannya merancang media pembelajaran interaktif berbasis teknologi  terutama di jenjang pendidikan dasar dan nanti ekosistemnya dibentuk  berbasis platform sebagai program visual yang ramah dalam pembelajaran. Ini wujud digitalisasi sekolah,” kata Arintoko  sambil terus mengedukasi anak didik di SMPN 1 Balikpapan agar menggunakan teknologi dengan BAIK (Bertanggungjawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif). (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Perjuangan KH Muhlasin Merintis Ponpes Al-Izzah (Modal ‘Bis & Alphard’ demi Karakter Umat)
Kanal

Perjuangan KH Muhlasin Merintis Ponpes Al-Izzah (Modal ‘Bis & Alphard’ demi Karakter Umat)

June 14, 2026
Oktober, Porpamnas IX Digelar di Balikpapan. Walikota: Tamu Wajib Dilayani, Budaya dan Kuliner Varian
Kanal

Oktober, Porpamnas IX Digelar di Balikpapan. Walikota: Tamu Wajib Dilayani, Budaya dan Kuliner Varian

June 13, 2026
UU Air Minum-Sanitasi Diperlukan PDAM Se-Indonesia. Teddy: Demi Transformasi, Sudah Masuk Prolegnas
Kanal

UU Air Minum-Sanitasi Diperlukan PDAM Se-Indonesia. Teddy: Demi Transformasi, Sudah Masuk Prolegnas

June 13, 2026
Ramli: Sampai Jumpa di Porpamnas IX Oktober 2026. Launching Wujud Komitmen, Dilanjutkan Tinjau Venue
Kanal

Ramli: Sampai Jumpa di Porpamnas IX Oktober 2026. Launching Wujud Komitmen, Dilanjutkan Tinjau Venue

June 13, 2026
Dirut PTMB ‘Jualan’ Balikpapan Rebut Porpamnas IX. Yudhi: IKN Daya Tarik dan PDAM Kriteria Sehat
Kanal

Dirut PTMB ‘Jualan’ Balikpapan Rebut Porpamnas IX. Yudhi: IKN Daya Tarik dan PDAM Kriteria Sehat

June 13, 2026
Kadin Nilai Porpamnas IX Jadi Penguat MICE dan Ekonomi. Soegianto: Memicu Potensi Pariwisata
Kanal

Kadin Nilai Porpamnas IX Jadi Penguat MICE dan Ekonomi. Soegianto: Memicu Potensi Pariwisata

June 12, 2026
Next Post
BMCI Latih GP-GM Umum 112 Peserta. Budi-Windia Minta Satpam Profesional dan Santun

BMCI Latih GP-GM Umum 112 Peserta. Budi-Windia Minta Satpam Profesional dan Santun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 316 Followers

Recommended

Kapolda Mitigasi Pemilu 2024 dan Keamanan di IKN Nusantara. Imam: Ada Gangguan Kamtibmas, Jangan Ditutup-tutupi

Kapolda Mitigasi Pemilu 2024 dan Keamanan di IKN Nusantara. Imam: Ada Gangguan Kamtibmas, Jangan Ditutup-tutupi

January 27, 2023
Harmoni, RM Bersahaja. Ada Apa Mantan Walikota? (Tulisan Atas Catatan Rizal Effendi)

Harmoni, RM Bersahaja. Ada Apa Mantan Walikota? (Tulisan Atas Catatan Rizal Effendi)

January 23, 2026
Desanilasi, B to B Beli Air Bersih. Dirut: Ada 17 Investor tapi HJA Harus Dijangkau Warga

Desanilasi, B to B Beli Air Bersih. Dirut: Ada 17 Investor tapi HJA Harus Dijangkau Warga

February 5, 2025
Jelang Musda DMI Balikpapan, Arifin Kandidat Kuat, Sugianto Tak Berminat

Jelang Musda DMI Balikpapan, Arifin Kandidat Kuat, Sugianto Tak Berminat

August 4, 2022
Polda Kaltim Launching #POLISICINTAGENERASIMUDA. Dirbinmas: Kamtibmas dan Dorong Anak Muda Sukses

Polda Kaltim Launching #POLISICINTAGENERASIMUDA. Dirbinmas: Kamtibmas dan Dorong Anak Muda Sukses

October 15, 2024
Konsep Pembangunan IKN Diharapkan Miliki Wajah Baru di PPU

Konsep Pembangunan IKN Diharapkan Miliki Wajah Baru di PPU

April 26, 2021
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines