• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Friday, June 26, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Gara-gara Taste Durian, Nyasar tapi Jadi ‘Amazing’

by admin
January 8, 2025
in Kanal
0 0
0
Gara-gara Taste Durian, Nyasar tapi Jadi ‘Amazing’

DURIAN: Yudi dan Aan pastikan durian rasanya meyakinkan. Dan rombongan saat di pelataran Terminal Wisata Pasar Buah Durian Pasrepan Pasuruan

0
SHARES
71
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Durian! Ungkapan itu tersebar di antara rombongan yang hadir di Pasuruan untuk ikut acara ngunduh mantu putri sulung Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud, Cindara-Abdu. Kontan, lokasinya dicari. Sebelumnya, ‘promosi’ rasa itu muncul dari Andi Welly, anggota rombongan. Begitu gencar meyakinkan kaitan segi rasa dan tekstur. Sehingga, semua percaya.

Durian juga dijual di atas mobil

“Kita hari ini harus berangkat mencari durian. Tempatnya Terminal Wisata Pasrepan. Wow di sana surga durian,” ajak Andi Welly. Entah, dirinya darimana mendapatkan info itu. Tetapi, sejumlah rombongan meyakini bahwa Andi mendapatkannya dari platform digital Tiktok.

Bergerak dari kawasan Taman Dayu Golf Club & Resrot tempat menginap, mobil hiace yang dikemudikan Edy meluncur. Tujuannya, Dusun Desa Pasrepan Kabupaten Pasuruan pada Sabtu (6/12) sebelum hadir di acara ngunduh mantu yang dimulai pukul 15.00 WIB. Sekalian, killing time dan healing-healing. Apalagi, tiket pulang ke Balikpapan masih full booked.

Dimas, penjual durian di Pasuruan

Dusun ini jadi tempat wisata. Selalu dikunjungi masyarakat saat weekend. Tentu, tujuannya menikmati durian. Jalannya mulus tetapi karena gunakan Mbah Google Maps, jalannya jadi melambung, padahal jika lewat exit tol lebih dekat. Apalagi, driver asal Pacitan itu belum pernah juga berkunjung ke situ.

Memilih durian agar rasanya amazing

Awalnya, rasa durian itu sudah ada di ubun-ubun. Ingin segera menikmati. Semua yang ada di dalam mobil, meyakini sampai cepat, lalu mendapatkan kenikmatan durian. “30 menit lagi sampai. Kita ikuti google maps saja,” ujar Andi Welly.

Tetapi, sudah lewat 30 menit, suara google maps itu memerintahkan bahwa masih 2 kilometer lagi sampai ke tujuan. Dalam rombongan itu ada Dirut Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PDAM) Dr Yudi Saharuddin. Turut juga Ustaz Mustaqim, Syarifuddin,  Rosman Abdullah, Junaidi Latif, Aan (ADC) walikota dan Michael.

Yudi yang borong durian Pasuruan itu

Semua gelisah, nyaris putus asa dan meminta driver memutarkan haluan kembali saja. Kendaraan dipacu kencang, masuk ke pelosok desa. Setiap sepeda motor yang membawa durian, dipersepsikan bahwa tempat itu dekat.

“Itu sudah ada warga bawa durian. Dekat sudah,” lagi-lagi Andy Welly meyakinkan. Nyatanya, tidak sampai lokasi juga. Berkali-kali turun menanyakan kepada warga, di mana lokasi pasar buah itu. Warga ditemui, jawabannya:

“Jalannya lurus saja terus, nganan. Nah nanti ketemu pasar,” ujar Andi menirukan jawaban warga agar tak berkecamuk emosi rombongan.

Menikmati durian dengan rasa berbeda

Tetapi, mobil yang dikemudikan Edy tak mendapatkan lokasi itu. Semua masih percaya Andi dan Gogle Maps. Karena, semuanya tak pernah ke pasar itu. Ini traveler nekat. Sebab, maps itu banyak nunjukin alternatif jalur, sehingga nyasar.

Drama saling menyalahkan pun mulai. Karena, mobil sudah tersesat hampir 1,5 jam dan muter-muter tak sampai pasar durian yang disebut-sebut rasa dan  teksturnya enak.

Semua berpikir, bahwa pepatah para pemakai Google Maps adalah ‘Malu bertanya jalan-jalan’ tapi ini sudah tanya tetap sesat alias nyasar. Maklum, tak ada local guide atau petunjuk orang lokal yang ikut dalam rombongan.

Aan memilih durian yang isinya besar

Sabar! Itu yang dilakukan penumpang hiace. Kalau saja, rombongan itu menghadiri undangan resepsi perkawinan, mungkin sampai di acara sudah bubar. Karena, 1 sampai 2 jam tidak keluar dari jalur alternatif menuju pasar. Jalanan besar jadi kecil, jalanan kecil juga bertanah.

Andi Welly bertanggungjawab. Ia turun bertanya ke warga setempat lagi. “Kalau ini nggak benar lagi, kita tinggal saja di perkampungan si Andi Welly,” teriak Yudi Saharuddin yang juga bingung belum juga tiba di tempat tujuan.

Tetapi, namanya Andi, banyak alibi! Ia lalu menyebut  dengan ungkapan kiasan. “Eh kalau mau menggapai pelangi, maka harus bersusah-payah dulu”.

Yudi, Michael dan Rosman di pasar durian

Sama ini katanya, dengan mendapatkan taste durian yang wow “Pasti nanti setelah makan ungkapan anda semua akan mengucapkan amazing, oh amazing,” kelakar Andi Wely disambut tawa rombongan yang mampu mereduksi darah untuk tak marah.

Sayangnya, di rombongan tak ikut H Achmad Kamaluddin alias Kamal. Kalau ada, mungkin suasana agak cair. Sebab, dialah yang bisa membuat suasana gaduh ibarat kicauan burung cucakrawa.

Yudi abadikan penikmat durian

Di lokasi pasar buah Pasrepan, suasananya tak seperti pasar tradisional pada umumnya. Di ujung halaman pasar buah ini hanya ditandai gapura. Bentuknya sederhana, di atas gapura ada tulisan Pasar Buah Pasrepan. Tetapi, penulis mulai menggetar. Karena, ‘kampung tengah’ keroncongan. Inisiatif sampai pasar itu makan pecel.

“Aneh ini, ke pasar durian tetapi makannya pecel,” kelakar Ustaz Mustaqim sambil tertawa.

Akhirnya, semua menikmati durian. Tawar-menawar harga durian terjadi. Aan menjadi bodyguard yang menawar agar harga bisa lebih rendah. Dimas, sang pemilik durian pun luluh lewat negosiasi harga yang dilakukan Aan.

Mustaqim, netralkan durian lewat kopi pahit

Pahlawannya, Yudi Saharuddin. Ia  semua yang merogoh kocek untuk membayar durian dan dinikmati di lokasi Terminal Pasar Wisata Durian Pasrepan itu.

“Bungkus bawa pulang  untuk Pak Walikota dan Pak Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud,” kata Yudi. Dan, benar itulah yang disampaikan ke Aan dari walikota. “Bawa duriannya. Tapi, ini beli di mana kok nggak sampai-sampai,” tanya walikota.

Itulah cerita perjalanan di pasar buah durian  Pasuruan. Semuanya, diakhiri dengan ungkapan AMAZING, meski harus nyasar. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Welcome Dinner HUT Ke-80 SPS Digelar di IKN. SPS Kaltim Audiensi dengan Kepala OIKN
Kanal

Welcome Dinner HUT Ke-80 SPS Digelar di IKN. SPS Kaltim Audiensi dengan Kepala OIKN

June 25, 2026
Handy Minta Dibebaskan, Sengketanya Wanprestasi. Pledoi Disebut Tak Ada Unsur Pidana
Kanal

Handy Minta Dibebaskan, Sengketanya Wanprestasi. Pledoi Disebut Tak Ada Unsur Pidana

June 22, 2026
Himbara Ajak PO Transaksi Non-Tunai. Yakinkan Settlement, TOB hingga Keamanan QRIS
Kanal

Himbara Ajak PO Transaksi Non-Tunai. Yakinkan Settlement, TOB hingga Keamanan QRIS

June 22, 2026
Sengketa Medis Bayangi Paramedis. Dibahas di Webinar, Hadirkan 4 Narasumber
Kanal

Sengketa Medis Bayangi Paramedis. Dibahas di Webinar, Hadirkan 4 Narasumber

June 19, 2026
BPTD Kaltim Sosialisasi Cashless untuk Seluruh PO. Renhard: Transparan dan Ukur Load Factor
Kanal

BPTD Kaltim Sosialisasi Cashless untuk Seluruh PO. Renhard: Transparan dan Ukur Load Factor

June 19, 2026
BI Dorong Transaksi Bus di Kaltim Pakai QRIS. Wahyu: Fitur Lengkap, Bangun Ekosistem Cashless
Kanal

BI Dorong Transaksi Bus di Kaltim Pakai QRIS. Wahyu: Fitur Lengkap, Bangun Ekosistem Cashless

June 18, 2026
Next Post
halocoko Hadir di Balikpapan, Es Krim Lezat. 850 Freezers Disiapkan, Ayo Buruan Nikmati

halocoko Hadir di Balikpapan, Es Krim Lezat. 850 Freezers Disiapkan, Ayo Buruan Nikmati

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 316 Followers

Recommended

Gotong-Royong Obat Lawan Corona sampai Sirna. Rahmad Puji Gerakan Donasi, Relawan Turun Tiap Hari Semprot Disinfektan

Gotong-Royong Obat Lawan Corona sampai Sirna. Rahmad Puji Gerakan Donasi, Relawan Turun Tiap Hari Semprot Disinfektan

April 9, 2020
SMPN 1 Balikpapan: Cetak Karakter, Prestasi dan Pelajar Happy

SMPN 1 Balikpapan: Cetak Karakter, Prestasi dan Pelajar Happy

July 17, 2025
Timsel Nilai 16 Pendaftar Masuk TMS. Neny: Ada yang Kirim Foto Close Up Tanpa Data

Timsel Nilai 16 Pendaftar Masuk TMS. Neny: Ada yang Kirim Foto Close Up Tanpa Data

January 6, 2026
Walikota Gratiskan Pemasangan MBR PDAM. Rahmad: Jangan Beratkan Rakyat, Ini Program Hibah

Walikota Gratiskan Pemasangan MBR PDAM. Rahmad: Jangan Beratkan Rakyat, Ini Program Hibah

June 11, 2021
Suryo Jadi Pembicara Nasional soal Medsos. Kinerja PDAM Perumda Tirta Manuntung Jadi Contoh

Suryo Jadi Pembicara Nasional soal Medsos. Kinerja PDAM Perumda Tirta Manuntung Jadi Contoh

January 29, 2021
RM Jamaah Subuh di Masjid Namirah. Dapat Cerita Dukun Masuk Islam dan Sarapan Nasi Kuning

RM Jamaah Subuh di Masjid Namirah. Dapat Cerita Dukun Masuk Islam dan Sarapan Nasi Kuning

November 2, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines