TINTAKALTIM.COM-Lagunya kontekstual! Sebenarnya dinyanyikan sambil melepas tahun 2024 menuju tahun 2025 di malam tahun baru. Mereka terdiri dari emak-emak Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tampil di atas stage yang didaulat bernyanyi Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME

Rasa tak pede muncul. Tetapi, daya paksa walikota meminta bernyanyi. “Ini hiburan saja. Harus bernyanyi. Bu Rita dan Bu Tirta Dewi ayo nyanyi,” ajak walikota. Kedua ibu ini adalah pejabat di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Disdukcapil.
Electon dan acoustic mengiringi. Ambil nada dilakukan. Rita memimpin vocalis. Lagunya berjudul Cantik dari group band Kahitna asal Bandung. Lagu group ini memang dianggap lagu realitistis mudah dipahami. Di situ ada juga Silvia Rahmadina (inspektorat), dra Alwiati (DKK) dan dr Andi Sri Juliarty (asisten III).

Emak-emak itu tampil beda. Mereka kompak di panggung. Maklum, karena ibu-ibu legend, melantunkan tembang yang pernah hits di tahun 90-an. Meski tak se-Kahitna banget, tetapi ibu-ibu ini meresapi. Mereka seolah ‘berisik’ hatinya menyanyikan syair demi syair yang mengaduk perasaan saat menyanyikan lagu bergenre pop itu.
Mereka menyayikan lepas. Tersirat curahan hati dan rasa, entah bahagia atau luka sebenarnya ibu-ibu itu. Diksi syair dari ibu-ibu ini manis yang efeknya seolah romantis jadi dianggap enak saja pendengarnya.

Cantik, Ingin Rasa Hati Berbisik, untuk melepas keresahan dirimu. Ibu-ibu terlihat menikmati. Ada romantisme yang disuarakan. Karena, mereka ibu-ibu pejabat yang mengemban tugas pelayanan untuk warga Balikpapan, sehingga batinnya tetap tertuju pada Kota Balikpapan.
Itu disuarakan bareng. Di bagian akhir lagu, mereka bernyanyi dengan syair Tiada lagi yang ganggu kita, ini kesungguhan. Nah, bagian akhir kata ‘kamu’ diganti dengan Balikpapan. Sungguh aku sayang Balikpapan. Wah keren, mereka memang cinta kota Balikpapan yang cantik

Sementara lagu pertama, ibu-ibu ini melantunkan lagu Bintang Kehidupan yang dipopulerkan alm Nike Ardilla. “Malam-malam aku sendiri tanpa cintamu lagi”.
Sepertinya ibu-ibu itu tak sadar kalau malam itu mereka tak sendiri. Banyak tamu yang diundang walikota dan istri ada di lokasi acara. Tapi, Rita begitu semangat. Mungkin, ia yakin bintang kan bersinar menerpa hidup dan bahagia akan datang di tahun 2025. Asyik!.
DOR-DOR
Di bagian lain, terlihat kemesraan walikota dan istri yang bernyanyi. Awalnya, walikota sendiri tetapi memanggil sang istri tercinta Hj Nurlena mendampingi. Karena lagunya lampau berjudul Mutiara Hidupku dari Rhoma Irama.

Hanya, penyanyi dangdut ‘dua lengket’ pun meminta walikota-istri bernyanyi lagu yang lagi viral. “Lagunya baru pak wali. Waktu Ku Kecil ada tembak dor dor dor,” kata vokalis wanita itu.
Musik pun bergema. Nyaris semua undangan berjoget. Apalagi, walikota memberi saweran uang pecahan Rp50 ribuan dan Rp100 ribuan. Wah dari anak-anak sampai personel Satpol PP pupn berjoget.

Waktu ku kecil, Aku gak tau yang mungil-mungil. Kusentil sentil kukira pentil gak taunya pensil. Waktu ku tolol aku gak tau yang nongol-nongol kusenggol senggol kukira botol tak taunya pestol.
Tembak tembak dor dor dor tembak tembak. Dor dor dor. Lagu itu dilantunkan Susilawati alias Bunda Dor Dor asal Lampung. Ibu ini memang biasa nyanyi dan membentuk komunitas Rempong Mom’s yang akhirnya banjir endorse.

Terlihat H Heru Bambang pun berjoget. Sebelumnya ia pun bernyanyi lagu Ebit G Ade. Bu Mas’at Ali pun ikut bernyanyi lagu dari Victor Hutabarat, Patwa Pujangga. Ditambah, Kabag Pemerintahan Rudi Siswanto yang melantunkan lagu Sammy Simorangkir.
Suasana malam itu hingga dinihari melebur rasa persaudaraan. Walikota-istri pun berbaur bersama warga dan mendapatkan ucapan Tahun Baru 2025.
“Selamat Tahun Baru 2025 ya. Sehat selalu dan ayo membangun Balikpapan,” ajar walikota saat mendapat ucapan tahun baru itu. (gt)













