• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Thursday, April 30, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

‘VAR-ah’, Kecewa, Gol Indonesia Dianulir Wasit. Kepala BPTD Kaltim-Istri dan Kasi Nobar di Terminal Batu Ampar

by admin
April 30, 2024
in Kanal
0 0
0
‘VAR-ah’, Kecewa, Gol Indonesia Dianulir Wasit. Kepala BPTD Kaltim-Istri dan Kasi Nobar di Terminal Batu Ampar

SERIUS: Kepala BPTD Kaltim Muiz Thohir dan istri serta Wisnu serius menyaksikan laga Indonesia-Uzbekistan sambil ngemil

0
SHARES
78
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Hingga turun minum, kedudukan imbang 0-0 Indonesia atas Uzbekistan. Suasana penonton harap-harap cemas. Tetapi, situasi itu berubah jadi gemuruh dan penuh sorak-sorai. Gol terjadi di menit ke-61 lewat tendangan Muhammad Ferarri.

Kesal, ngomel dan sumpah-serapah terjadi karena gol itu dianulir VAR. Sontak, cacian penonton diarahkan ke wasit dan menjadi plesetan ‘VAR-ah’ dari kata Parah.

Nobar di Terminal BA, diikuti warga sekitar

Itulah pemandangan yang terjadi saat nonton bareng (nobar) yang digelar Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim di Terminal Tipe A Batu Ampar (BA) pada babak semifinal Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Qatar, Senin (29/4).

Wasit menganulir gol ke gawang Uzbekistan, sehingga kemenangan Indonesia 1-0 dibatalkan VAR. Perdebatan terjadi pada penonton nobar. Karena,  dinilai gol itu tak offside. Sebab, hasil VAR ditetapkan wasit menilai striker Indonesia Ramadhan Sananta offside

Tragedi VAR benar-benar dialami Indonesia. Seolah wasit ‘berat sebelah ke Uzbekistan’. VAR awalnya membatalkan tendangan bebas akibat pelanggaran bek Uzbekistan pada Witan Sulaeman di menit 25. Tendangan bebas siap dilakukan namun wasit mengecek VAR karena ada potensi penalti. Tapi semua dibatalkan.

Penonton saksikan nobar di Terminal BA

“Nggak offside itu, kok dilihat dari kaki pemain Indonesia. Masih ada pemain Uzbekistan yang menjulur,” komentar Kepala Seksi Bagian Tata Usaha (TU) BPTD Kaltim Sudarmaji yang kesal atas kepemimpinan wasit asal China itu.

Tetapi, wasit  sepertinya fokus pada kaki Ramadhan Sananta sehingga keputusan akhir menganulir gol Muhammad Ferarri. Penonton lemas, semangat mengendur termasuk juga anulir gol itu mempengaruhi psikologis  pemain skuat Garuda Muda.

Sudarmaji, Tommy, Muiz serta istri

Nobar di terminal itu meriah dihadiri Kepala BPTD Kaltim Dr Muiz Thohir ST MT dan istri serta anaknya Muntaz yang menyaksikan hingga tuntas. Termasuk Kepala Seksi Sarana Angkutan, Sungai, Danau dan Penyeberangan Wisnu Herlambang, Pengawas Terminal Batu Ampar Sulis Setyawan dan warga yang memenuhi kursi di bagian waiting room penumpang.

Muiz dan Wisnu lagi asyik nobar

Wajah kesal Muiz Thohir, istri dan stafnya terlihat jelas. Apalagi dalam tayangan nobar itu pelatih Indonesia Shin Tae Yong kecewa dan juga kesal dengan wasit. Penonton hilang konsentrasi karena keputusan wasit itu membuat Indonesia gagal menembus partai puncak.

Kekesalan itu ditumpahkan penonton. Apalagi, saat nobar itu ada suguhan keripik balado, martabak super dan camilan lainnya. Tommy, Helmi Fadillah, Hadi, Rachmat, Taufiq dan lainnya  mengarahkan kesalnya dengan ‘mengunyah keripik’ dan menikmati kopi. Termasuk Wisnu dan Sudarmaji lalu-lalang seolah tak percaya gol itu batal. Bahkan, Helmi menawari kopi yang dibelinya dari salahsatu café di Balikpapan kepada media ini.

“Kopi dulu pak, biar tenang pikiran. Karena, wasitnya pro Uzbekistan ini,” ucap Helmi kepada media ini.

Sudarmaji dan Sulis nobar dari jauh

Gol yang dianulir VAR itu, awalnya saat kemelut di depan gawang, Sudarmaji enggan menonton. Ia membalikkan badannya, yakin gol itu terjadi dan benar. Hanya, kekecewaan menyelimuti dirinya karena gol dianulir.

Muiz dan istri tenang di kursi depan. Hanya, ia tak bisa menyembunyikan kekesalannya pula terlihat dari paras wajahnya. Ditambah, penonton di bagian belakang yang terus ngoceh dan kecewa.

“Gila wasitnya. Kalau main di Balikpapan aku santet ini wasit. Edan piye gol kok dibatalkan. Payah,” ujar bapak setengah baya yang ngomel terus saat nobar duduk samping media ini. Belum diketahui, apakah ia ngepur lawannya untuk taruhan dan membela Indonesia.

Hadi (baju merah) dan rekan-rekannya

VAR atau Video Assistant Referee atau sistem wasit dibantu peralatan teknologi itu, benar-benar merugikan Indonesia. Kendati dari segi permainan, Uzbekistan tampil lebih dominan. Di babak pertama saja menguasai 62 persen ball possession, Indonesia hanya 38 persen.

Apalagi setelah Uzbekistan cetak gol sehingga Indonesia tertinggal 1-0. Ditambah gol bunuh diri dari Pratama Arhan di menit ke-86 menjadi 2-0 untuk Uzbekistan. Gawang Indonesia terus mendapat ancaman. Jika tak membentur mistar gawang, Indonesia bisa bobol sampai 4 gol.

Kekecewaan tak dapat dibendung penonton Indonesia. Banyak kelakar yang dilontarkan. “Beb rumah wasit itu di mana. Coba tanyakan,” ujar Adi Kacong, penonton yang kesal atas kepemimpinan wasit sambil tersenyum.

Hanya sejumlah analisa termasuk Muiz Thohir dan stafnya Tommy dan Hadi  masih optimistis timnas Indonesia lolos ke Olimpiade Paris 2024 masih terbuka. Ada duel perebutan tempat ketiga, bila menang duel   antara pemenang Irak vs Jepang, Indonesia berpeluang.

Jika menang, Indonesia akan mendapat tiket otomatis ke Paris. Karena, tiket olimpiade ini untuk juara, runner up dan peringkat ketiga. Jika Indonesia kalah perebutan ketiga, kesempatannya tinggal menggalahkan Guinea di playoff interkontinetal  Piala Afrika.

“Jadi peluangnya masih terbuka lebar. Kita berharap bisa menang nanti, sehingga tiket ke olimpiade diraih timnas Indonesia,” jelas Hadi dan Tommy.

Fokus saksikan permainan Indonesia

Menurut Hadi, asa untuk tembus itu ada, tetapi harus mengikuti regulasi agar bisa lolos Olimpiade 2024 di Paris pada 26 Juli – 11 Agustus 2024 mendatang.

Itu tadi kata Hadi, Timnas U23 Indonesia dapat menjalani pertandingan play-off antar konfederasi merebut tiket tersisa. “Tetapi kalau laga play-off kalah, maka pupus sudah harapan untuk bertarung di Olimpiade 2024,” ujar Hadi.

Komentar minor juga dilontarkan Amiraldi. Ia menyayangkan keputusan anulir gol lewat VAR. Juga,  penampilan kesebelasan Indonesia yang tidak on-fire seperti berhadapan dengan Yordania dan Korsel.

“Karena yang dihadapi ranking FIFA-nya lebih tinggi. Indonesia kan berada di ranking 134. Naik dari ranking 142. Tetapi, Uzbekistan di ranking ke-64. Jauh memang, sehingga skill individu terlihat. Apalagi pemain Uzbekistan tinggi-tinggi,” urai Amiraldi.

Termasuk Wisnu Herlambang, ia melihat di babak kedua permainan Indonesia seolah bukan Indonesia saat main sebelumnya. “Waduh, kok kocar-kacir. Faktor anulir gol oleh VAR ini,” ujar Wisnu yang juga menikmati hingga akhir pertandingan.

Nobar di Terminal Batu Ampar itu berlangsung sukses. Semua karena digawangi Sulis Setyawan. Di bubaran nobar, terlihat pegawai BPTD Kaltim seperti Ilham, Helmi, Taufiq, Syaban dan lainnya mengemasi seluruh peralatan  dari in-focus, big screen dan lainnya ke ruang rapat terminal. Lalu, ada yang berucap: Anda Belum Beruntung. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Musik Sunda, Beri Semangat Gotong-Royong. ‘Pamit’ Broery Marantika Mengaduk Emosi Hati
Kanal

Musik Sunda, Beri Semangat Gotong-Royong. ‘Pamit’ Broery Marantika Mengaduk Emosi Hati

April 26, 2026
Warga Sepakat ‘Jagal’ dan Menjaga ‘Kang Ramli’. Lurah Pantau Kerja Bakti, Ingatkan Musim Kemarau
Kanal

Warga Sepakat ‘Jagal’ dan Menjaga ‘Kang Ramli’. Lurah Pantau Kerja Bakti, Ingatkan Musim Kemarau

April 26, 2026
Walikota Gabung Bikers, Salat Subuh di Asrama Haji. Bikers Subuhan Borneo Gelar Silatda dan Halalbihalal
Kanal

Walikota Gabung Bikers, Salat Subuh di Asrama Haji. Bikers Subuhan Borneo Gelar Silatda dan Halalbihalal

April 12, 2026
‘Palu Godam’ Prabowo di Hutan Kaltim
Kanal

‘Palu Godam’ Prabowo di Hutan Kaltim

April 10, 2026
Sharing Session Kadin Tiap Bulan Jalur Solutif. Bambang: TPID Penting, Semua Bidang Bergerak
Kanal

Sharing Session Kadin Tiap Bulan Jalur Solutif. Bambang: TPID Penting, Semua Bidang Bergerak

April 8, 2026
Terpilih Aklamasi, Noval Punya 4 Misi. Pengusaha Luar Masuk Balikpapan Wajib Gandeng Kadin
Kanal

Terpilih Aklamasi, Noval Punya 4 Misi. Pengusaha Luar Masuk Balikpapan Wajib Gandeng Kadin

April 8, 2026
Next Post
Ribuan Kader Partai Golkar Family Gathering di Pantai Manggar. Walikota Hadir, Ada Lomba Yel-yel dan Tarik Tambang

Ribuan Kader Partai Golkar Family Gathering di Pantai Manggar. Walikota Hadir, Ada Lomba Yel-yel dan Tarik Tambang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Aset BMN UPPKB Kabupaten Paser Dimaksimalkan. Sudarmaji Minta JTO Berfungsi, APJ Juga Dicek

Aset BMN UPPKB Kabupaten Paser Dimaksimalkan. Sudarmaji Minta JTO Berfungsi, APJ Juga Dicek

April 29, 2024
Hiswana Migas: Agen yang Melanggar Patut Ditindak. Pertamina Diminta Masif Lakukan Edukasi Gas Melon Tepat Sasaran

Hiswana Migas: Agen yang Melanggar Patut Ditindak. Pertamina Diminta Masif Lakukan Edukasi Gas Melon Tepat Sasaran

July 18, 2023
BBM Naik, Operator Feri Kariangau-PPU Terancam Kolaps. Gapasdap-INFA Ajukan Kenaikan Tarif 32 Persen

BBM Naik, Operator Feri Kariangau-PPU Terancam Kolaps. Gapasdap-INFA Ajukan Kenaikan Tarif 32 Persen

September 8, 2022
Alwi Jaring Aspirasi, Warga Margomulyo Menanti. Infrastruktur, Fardhu Kifayah sampai Air PDAM Mati

Alwi Jaring Aspirasi, Warga Margomulyo Menanti. Infrastruktur, Fardhu Kifayah sampai Air PDAM Mati

June 23, 2022
Tokoh Pemuda dan OKP Nilai Haris Tak Mendidik. M Ali: AH Itu Tokoh, Tak Layak Disebut ‘Odong-Odong’

Tokoh Pemuda dan OKP Nilai Haris Tak Mendidik. M Ali: AH Itu Tokoh, Tak Layak Disebut ‘Odong-Odong’

July 29, 2022
Berpikir Perang Nuklir sampai Bergabung di Bubur Bandung. Kaki BTN Jalan Kaki Silaturahmi, Tembus Jarak 9 Kilometer

Berpikir Perang Nuklir sampai Bergabung di Bubur Bandung. Kaki BTN Jalan Kaki Silaturahmi, Tembus Jarak 9 Kilometer

May 8, 2022
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines