• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, August 3, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

BBM Naik, Operator Feri Kariangau-PPU Terancam Kolaps. Gapasdap-INFA Ajukan Kenaikan Tarif 32 Persen

by admin
September 8, 2022
in Kanal
0 0
0
BBM Naik, Operator Feri Kariangau-PPU Terancam Kolaps. Gapasdap-INFA Ajukan Kenaikan Tarif 32 Persen

EFEK DOMINO: Kenaikan BBM membuat operator feri harus menganaliisa tarif baru untuk pemenuhan biaya operasional

0
SHARES
643
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-BBM naik, khususnya solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter membuat operator feri yang melintas di Pelabuhan Kariangau-Penajam Paser Utara (PPU) dan sebaliknya ‘goyang’ bahkan terancam kolaps. Karena, aktivitas usahanya terdampak sehingga mengusulkan kenaikan tarif.

Usulan kenaikan itu dilakukan Forum Komunikasi Gapasdap (Gabungan Pengusaha nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan)-INFA (Indonesian National Ferry Owner), asosiasi operator pelayaran lintas Kariangau-Penajam. Besaran usulan kenaikan 32 persen dari tarif sebelumnya.

Ketua Gapasdap Lintas Kariangau-PPU Dody didampingi Sekretaris INFA Balikpapan Nasution dan Rachmad dari ASPD Balikpapan saat menyerahkan usulan kenaikan tarif feri

Surat tertanggal 5 September 2022 yang diterima media ini, ditujukan ke Gubernur Kaltim DR Isran Noor dan Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Yudha Pranoto di Samarinda ditandatangani Ketua Gapasdap Balikpapan (Lintas Kariangau-Penajam) Dody Haersah dan Ketua INFA Balikpapan Mooh Islamuddin. Surat itu ditembuskan ke sejumlah pihak yakni BPTD Wilayah XVII Kaltim-Kaltara, DPP Gapasdap di Jakarta, DPP INFA di Jakarta, GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Balikpapan,  anggota DPC Gapasdap Balikpapan dan anggota DPC INFA Kaltim.

Surat itu langsung diantar oleh Dody dan Sekjen INFA Balikpapan Syamwardi Nasution yang juga pimpinan PT Pasca Dana Sundari didampingi wakil ASDP Rachmat dan diterima Kadishub Kaltim Yudha Pranoto di Samarinda.

Pertemuan operator selalu membahas tarif

Usulan kenaikan itu kata Dody, merujuk pada pasal 11 ayat (1) Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 66 Tahun 2019 tentang mekanisme penetapan dan formula perhitungan tarif  angkutan penyeberangan,  berbunyi: Dalam hal terjadi kenaikan bahan bakar minyak (BBM), tarif angkutan penyeberangan dapat dilakukan penyesuaian sebelum harga pokok produksi (HPP) mencapai 100 persen.

“Selain itu seluruh operator feri Kariangau-Penajam tentu saja sangat merasakan kenaikan BBM yang berpengaruh pada usaha penyeberangan. Inilah yang jadi pertimbangan kenaikan tarif feri,” ujar Dody.

Dikatakan Dody, seluruh operator sejauh ini menggunakan bio solar. Kebijakan pemerintah menaikkan BBM dampaknya pada peningkatan biaya operasional seluruh kapal angkutan penyeberangan secara kuantitas dan kualitas.

“Tentu harga plat, sparepart juga Upah Minium Kota (UMK), biaya galangan, peralatan keselamatan pun naik. Sementara margin revenue kita sangat kecil. Kalau tidak naik  kita akan kolaps semua. Apalagi lintasan penyeberangan kita berbeda dengan daerah lain yang ramai,” jelas Dody.

Dijelaskan Dody, bicara efek kenaikan harga BBM ke sektor transportasi penyeberangan sangat besar. Bahkan, bisa jadi ada yang berhenti tak operasi ferinya. “Ini yang kita sebut efek domino. Tak ada alasan tarif feri hanya menggunakan tarif lama. Harus naik juga. Jujur jika tidak, bisa langsung berhenti operasi,” urai Dody.

Apapun alasannya kata Dody, krisis multidimensi akan terjadi. Barang-barang naik, masyarakat mau tidak mau akan tetap membeli karena sudah menjadi kebutuhan. Termasuk juga kebutuhan penyeberangan tak bisa ditunda biayanya.

“Biaya utama kita bio solar. Ini kan sudah naik 3 September 2022. Kita tak bisa bertahan, makanya Gubernur dan tim harus segera melakukan kajian kenaikan tarif demi operator penyeberangan Kariangau-PPU,” tambah Dody.

Darimana angka 32 persen usulan kenaikan, menurut Dody itu baru usulan, tentu skema kenaikan tarif nanti akan dibahas bersama. “Solar subsidi naik, dan persentasenya pun akan mendongkrak kebutuhan lainnya termasuk operasional feri. Tentu kita akan rumuskan bersama. Angka 32 persen itu baru usulan yang ekspektasinya melihat dari kenaikan BBM,” ujar Dody berkali-kali.

Apakah harur profit, menurut Dody tentu saja pengusaha feri harus untung, hanya keuntungan yang wajar. Sebab itu untuk biaya gaji (fix cost) dan variable cost lainnya. Yang sandarannya juga dari pendapatan yang dikalkulasi dengan tariff.

DIBAHAS BERSAMA

Sementara itu Nasution juga menyatakan, INFA mendorong kenaikan tarif baru pasca kenaikan BBM sebab orientasinya selain margin revenue berubah juga agar operasional berjalan dengan baik.

Diskusi tarif yang dipandu Yanuar dan Dody

“Bisnis transportasi laut itu jika cashflow terganggu maka semuanya akan mengalami masalah. Justru akan berhenti operasi,” ujar Nasution.

Ia menyebutkan, pertemuan dengan Kadishub Kaltim ada semacam greenlight (lampu hijau) untuk pola bahasan yang diusulkan Gapasdap-INFA. Justru, Kadishub sangat merespons positif. “Kita terimakasih kepada Kadishub Kaltim karena segera membentuk tim dan akan melakukan pembahasan,” ujar Nasution yang menambahkan, INFA  sangat siap juga memberikan argumentasi dalam pembahasan usulan kenaikan tarif itu.

DPP GASPADAP

Sementara itu, DPP Gapasdap lewat suratnya tertanggal 5 September 2022 yang ditandatangani Ketua Umum Khoiri Soetomo dan Sekjen  Aminuddin Rifai mengeluarkan surat pernyataan sikap kaitan kenaikan BBM baik solar subsidi sekitar 32 persen dan harga pertalite subsidi naik 31,7 persen.

Surat itu meminta kepada pemerintah segera memberikan keputusan dan penetapan penyesuaian tarif angkutan penyeberangan antarprovinsi, tarif angkutan penyeberangan antarkota dalam provinsi, tarif angkutan penyeberangan antar lintasan di kabupaten-kota serta tarif angkutan sungai dan angkutan danau.

“Dalam surat itu juga pernyataan sikapnya meminta kepada pemerintah yakni Kementerian Perhubungan RI untuk menetapkan pemberlakuan tarif yang telah disesuaikan dengan adanya kenaikan harga BBM,” ujar Dody.

Nasution (kiri) dan kawan-kawan operator

Bukan hanya kaitan kenaikan tarif menurut Dody, DPP Gapasdap juga meminta pemerintah tegas dan mengambil langkah untuk mengawasi BBM subsidi sesuai ketentuan, karena selama ini setiap menjelang akhir tahun distribusi BBM subsidi selalu mengalami kelangkaan.

MUTLTI STAKEHOLDERS

Mantan Ketua INFA Balikpapan Yanuar pun menyebutkan, usulan kenaikan tarif itu wajar. Hanya, diserahkan seluruhnya kepada Pemprov Kaltim dan seluruh stakeholders sehingga didapatkan formula yang tepat.

“Harus ada usulan yang memiliki opsi persentase kenaikan. Sehingga, nanti akan dilihat batas atas dan bawah. Misalnya 32, 30 atau 25 persen. Ini hanya opsi dan nanti dibedah dan dianalisa sesuai dengan konteks mitigasi financialnya,” ujar Yanuar lewat satu diskusi transportasi laut khususnya feri di Balikpapan.

Menurut Yanuar, pasca kenaikan BBM memang terjadi efek domino terhadap kebutuhan primer di masyarakat. Khususnya juga harus dipikirkan oleh pemerintah bagaimana mengendalikan inflasi. Karena, itu INFA juga jauh-jauh hari sudah mengusulkan rencana kenaikan tarif.

“Rasionalitas di dalam memikirkan biaya transportasi laut khususnya feri penyeberangan Kariangau-PPU juga kita lakukan. Ini baru usulan, tentu Dishub Kaltim dapat segera mengundang INFA-Gapasdap untuk membahasnya. Kuncinya dijaga kondusivitas kotanya dan bisnis feri tidak sampai mengalami kolaps dan tetap melibatkan multi stakeholders,” pungkas Yanuar yang juga pimpinan ASDP Pontianak ini. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Muncul Tagihan, KONI Balikpapan Nunggak ke Jatra. Pengurus Bingung, Okta Siap Bertanggungjawab
Kanal

Muncul Tagihan, KONI Balikpapan Nunggak ke Jatra. Pengurus Bingung, Okta Siap Bertanggungjawab

August 3, 2026
Merdeka: Rajut Saudara Sambil Pasang Bendera (Kerja Bakti, Disuguhi MBG)
Kanal

Merdeka: Rajut Saudara Sambil Pasang Bendera (Kerja Bakti, Disuguhi MBG)

August 2, 2026
Daftar Gratis, Ikuti Festival Move Uper 2026. Hadirkan Komedi Nasional SUCI 2016, Ardit Erwandha
Kanal

Daftar Gratis, Ikuti Festival Move Uper 2026. Hadirkan Komedi Nasional SUCI 2016, Ardit Erwandha

August 1, 2026
Yakin, Sedekah Menolak Musibah. Hendra: Dananya Bantu Orang Sakit, Sosial dan Ekonomi
Kanal

Yakin, Sedekah Menolak Musibah. Hendra: Dananya Bantu Orang Sakit, Sosial dan Ekonomi

August 1, 2026
Baznas Balikpapan Bantu Modal 60 UMKM. Bustomi: 37 Anggota PKK dan 23 Pelaku Usaha Umum
Kanal

Baznas Balikpapan Bantu Modal 60 UMKM. Bustomi: 37 Anggota PKK dan 23 Pelaku Usaha Umum

July 31, 2026
Elemen Nusantara Jadi Dekorasi Kantor BPTD Kaltim. Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia
Kanal

Elemen Nusantara Jadi Dekorasi Kantor BPTD Kaltim. Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia

July 30, 2026
Next Post
Majelis Taklim Wanita Madinatul Iman Gelar Pengajian Perdana di BIC. Pengurus Diimbau Terus Rajut Silaturahmi dan Buat Program

Majelis Taklim Wanita Madinatul Iman Gelar Pengajian Perdana di BIC. Pengurus Diimbau Terus Rajut Silaturahmi dan Buat Program

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Rahmad: Kalau Tetap 11 Kursi, Ada yang Salah. Ketua Bappilu: Raih Kursi Ketiga tapi Pembagiannya 5

Rahmad: Kalau Tetap 11 Kursi, Ada yang Salah. Ketua Bappilu: Raih Kursi Ketiga tapi Pembagiannya 5

February 16, 2024
Pipa Usang dan Keropos Jadi Sering Mati Air. Plt Dirut: PDAM Lakukan Revitalisasi Pipa untuk Penurunan NRW

Pipa Usang dan Keropos Jadi Sering Mati Air. Plt Dirut: PDAM Lakukan Revitalisasi Pipa untuk Penurunan NRW

December 2, 2023
GM Pelindo: Surat Walikota soal ODOL Kebijakan Tepat. KKT Ketatkan Pengawasan, JT Daerah Asal Harus Menyiapkan

GM Pelindo: Surat Walikota soal ODOL Kebijakan Tepat. KKT Ketatkan Pengawasan, JT Daerah Asal Harus Menyiapkan

July 7, 2023
P4S Dorong Pedagang Sejahtera dan Nyaman. H Rusli: PKL Ditata, Dirangkul dan Dilakukan Pembinaan

P4S Dorong Pedagang Sejahtera dan Nyaman. H Rusli: PKL Ditata, Dirangkul dan Dilakukan Pembinaan

August 17, 2021
Ayo Hadir, Jalan Sehat Puncak PKJ 2024 di Agatis. Ary Goliath Meriahkan Acara, Semua Jadi ‘Pahlawan Keselamatan’

Ayo Hadir, Jalan Sehat Puncak PKJ 2024 di Agatis. Ary Goliath Meriahkan Acara, Semua Jadi ‘Pahlawan Keselamatan’

September 24, 2024
Membantu Warga Balikpapan Lewat Sedekah Seribu Sehari (S3). Hj Dasmira: Kami Gugah Warga Jadi Donatur

Membantu Warga Balikpapan Lewat Sedekah Seribu Sehari (S3). Hj Dasmira: Kami Gugah Warga Jadi Donatur

December 1, 2019
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines