• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, August 2, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Merdeka: Rajut Saudara Sambil Pasang Bendera (Kerja Bakti, Disuguhi MBG)

by admin
August 2, 2026
in Kanal
0 0
0
Merdeka: Rajut Saudara Sambil Pasang Bendera (Kerja Bakti, Disuguhi MBG)

AGUSTUSAN: Bu RT Neneng Zuleha bersama warganya menyambut Agustusan pasang umbul-umbul dan bendera

0
SHARES
24
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Merdeka! Kalau ditanya setiap individu versinya pasti berbeda. Kini, kata itu dibuktikan  lewat makna bersaudara dan ikatan kemanusiaan di lingkup terkecil rukun tetangga (RT). Posisi mereka setara saling mendukung dan menghilangkan dominasi lebih, mereka berbaur lewat aksi kerja bakti dibungkus silaturahmi

Kreasi merah putih menghiasi masjid

Minggu (2/8/202) pagi mulai pukul 07.30 Wita, merdeka itu diwujudkan lewat ekspresi dan kemampuan yang skill-nya sama. Alat bantunya, sapu lidi, serokan dan gerobak serta alat potong rumput. Tak ada status, pangkat dan jabatan semua melakukannya dan bisa, kendati profesinya berbeda

Bu RT dan Ny Andi terlihat rajin

Terlihat, dari ketua RT-nya Neneng Zuleha (Ipon) sampai warganya siapapun tanpa melihat latar belakang. Mereka hadir dan berbaur ragam etnis dari Banjar, Jawa, Palembang, Bugis dan lainnya datang ke lapangan untuk bekerja

Hadir, kerja dan silaturahmi

Mereka nyaman dan setara menyapu, memangkas rumput, potong dahan sampai memasang bendera. Dan, merasa bersaudara menjadi pribadi untuk kerja bakti secara bebas apa adanya, bukan ada apanya. Justru, warga tetangga pun bebas pula membantu dia H Samud yang ‘nyeberang’ dari RT 38 ke RT 39 tanpa harus menggunakan paspor. Merdeka toh!

Sambil diskusi, merajut persaudaraan

Bapak-ibu di RT 39 Kelurahan Margomulyo Balikpapan Barat itu, terlepas dari pola pikir penjajah. Dan, mereka berbaur, berdiskusi, bersilaturahmi dan tidak meletakkan manusia pada level berdasarkan  tahta dan kasta seperti zaman Belanda

H Samud pun ikut kerja bakti

Tidak ada superioritas suku satu dan suku lain. Ngobrol antara suku setara sama saudara, sama-sama warga BTN, sama-sama Indonesia.  Ngobrolnya pun bebas (merdeka). Ada kesehatan, keseharian, tentang bangsa, pokoknya enjoy

Edo tambah semangat bekerja

“Makanya kita potong rumput bersama dan bersih-bersih serta pasang bendera,” kata Hendra Winardi, warga etnis Tionghoa yang sudah asimilasi dan jadi Indonesia asli bahkan Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Balikpapan dan tinggal di RT 39 BTN

“Saya sudah merdeka,” kata Hendra

Hanya, saat rehat usai kerja bakti. Kemerdekaan berpikir tetap bebas. Kemandirian berpikir dan berpendapat apa adanya. Mungkin, itu merdeka kebebasan  terhadap reaksi yang terjadi di Indonesia. Korupsi misalnya, warga juga diskusi

Rudi merajut umbul-umbul

“Mengapa korupsi susah dibasmi. Sampai triliunan. Terus, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) kan tidak boleh menggunakan dana pendidikan untuk MBG,” kata Rudi Rahmadi, membuka diskusi di gazebo sambil menikmati kopi

Arif dan silaturahminya Supono-Nursalim

Rudi, berpikir merdeka! Ia ingin diskusikan itu karena ‘kemerdekaan informasi’ soal berbagai kasus sudah terbuka  dan jadi informasi publik. Hanya, ia pun merdeka untuk bekerja memangkas rumput agar lokasinya bersih bersahaja

Ny Siswanto-Nya Narta rangkai umbul-umbul

Merdeka saat itu, juga dilakukan ibu-ibu. Terlihat Bu Nani Siswanto, Ny Narta, Ny Andi, Hj Yatti, mereka masuk dalam tradisi Agustusan warga. Ikut berbaur memasang bendera dan umbul-umbul. Kehebohan ibu-ibu menghiasi kompleks hingga menyiapkan konsumsi memanfaatkan momen itu juga untuk silaturahmi

MBG (Makan Bubur Gratis) Manado

Warga bersama membersihkan lingkungan dan memasang bendera dan umbul-umbul. Sajiannya, kuliner hangat menikmati Makan Bubur Gratis (MBG). Lagian, buburnya Manado yang kata Ny Frida Hardi Sulung sebutannya tinutuan yang kaya sayuran sehat dan hangat di pagi hari

Semangat bekerja dan diskusi

Lagi-lagi Rudi yang memulai! Awalnya panci bubur itu tertutup, tetapi  ia ‘menggoda’ bahwa bubur Manado itu jika ada ikan asin dan sambal pasti punya sensasi gurih dan pedas.

Bambang nikmati MBG Manado

“Silakan dimakan, memang disediakan untuk warga usai gotong-royong,” kata Ny Nani Siswanto yang mengolah bubur Manado dan buat merdeka lidah

Bu RT-nya, selalu mengabsen warga yang hadir untuk tandatangan. Menariknya, ‘Agus CCTV’ mengedarkan list absen itu kesetiap warga. Entah, apakah ini dia lebih ‘merdeka beraksi’ dan jadi pekerjaan baru seusai pensiun ASN.

Semua hadir, semua kerja bakti

Kebersihan lingkungan di RT 39 itu, ditopang lewat sigapnya suami Bu RT, Zulkifli. Ia memang ahli (expert) menggunakan mesin potong rumput gendong. Bukan hanya mengitari lapangan tetapi depan rumah warga pun dipangkasnya.

Agus edarkan list absen

Ada seloroh warga ketika Bu RT mencalonkan diri kembali. “Syarat untuk jadi ketua RT, salahsatunya adalah suami bisa memotong rumput. Nah, terpilih lah dia,” kata H Rahmadi, berkelakar.

Zulkifli dan Rudi beraksi

Tapi, Minggu pagi itu dijadikan wadah ‘kebebasan berdiskusi’ para warga. Mereka usai kerja bakti duduk sambil diskusi. Ada makna toleransi dengan sesama. Karena, warga ingin merangkul satu sama lain terlepas dari perbedaan yang ada

Penulis menilai, inilah makna kemerdekaan yang khas Indonesia, saling toleransi dengan sesama. Usia mereka berbeda tetapi ada  darah mencintai Tanah Air dan ingin Indonesia ini benar-benar merdeka.

Anto dan Rahmadi berdiskusi

Merdeka dari korupsi, merdeka ekonomi, merdeka dari pendidikan yang baik. Dan, mereka saat kerja bakti sadar bahwa ada tanggung jawab sosial.

Wah, belum senyum kok dijepret

Dan, itulah wujud rasa terimakasih mereka dengan pahlawan yang telah berjuang membuat Indonesia merdeka. Tapi, jangan lupa pasang bendera depan rumah masing-masing dari 1-31 Agustus 2026. Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Salam BTN (Bersih, Tenang, Nyaman). (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Daftar Gratis, Ikuti Festival Move Uper 2026. Hadirkan Komedi Nasional SUCI 2016, Ardit Erwandha
Kanal

Daftar Gratis, Ikuti Festival Move Uper 2026. Hadirkan Komedi Nasional SUCI 2016, Ardit Erwandha

August 1, 2026
Yakin, Sedekah Menolak Musibah. Hendra: Dananya Bantu Orang Sakit, Sosial dan Ekonomi
Kanal

Yakin, Sedekah Menolak Musibah. Hendra: Dananya Bantu Orang Sakit, Sosial dan Ekonomi

August 1, 2026
Baznas Balikpapan Bantu Modal 60 UMKM. Bustomi: 37 Anggota PKK dan 23 Pelaku Usaha Umum
Kanal

Baznas Balikpapan Bantu Modal 60 UMKM. Bustomi: 37 Anggota PKK dan 23 Pelaku Usaha Umum

July 31, 2026
Elemen Nusantara Jadi Dekorasi Kantor BPTD Kaltim. Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia
Kanal

Elemen Nusantara Jadi Dekorasi Kantor BPTD Kaltim. Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia

July 30, 2026
Pengurus FKPB Dilantik 8 Agustus di Pemkot. Walikota: Harus Jadi Think-Tank Kota dan Jaga Keamanan
Kanal

Pengurus FKPB Dilantik 8 Agustus di Pemkot. Walikota: Harus Jadi Think-Tank Kota dan Jaga Keamanan

July 28, 2026
Dicari 100 Calon Satpam Dilatih Diksar Baznas Balikpapan. Pendaftaran Ditutup 20 September
Kanal

Dicari 100 Calon Satpam Dilatih Diksar Baznas Balikpapan. Pendaftaran Ditutup 20 September

July 27, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Waduk Manggar Sudah Tak Melimpah, Air Posisi 8,76 Meter. Hujan Belum Tambah Ketinggian Air Signifikan

Waduk Manggar Sudah Tak Melimpah, Air Posisi 8,76 Meter. Hujan Belum Tambah Ketinggian Air Signifikan

October 9, 2019
Universitas Mulia Jadi Kampus Technoprenuer

Universitas Mulia Jadi Kampus Technoprenuer

July 23, 2019
Rahmad: Kecanduan Game tapi Bentengi Anak dengan Agama. Rahmad ‘Ngojek’ dan Minta Jaga Kesehatan

Rahmad: Kecanduan Game tapi Bentengi Anak dengan Agama. Rahmad ‘Ngojek’ dan Minta Jaga Kesehatan

November 26, 2020
Investor BSB Bangun Nusantara Superblock di IKN. Yudhi: Ada Mal dan Hotel, Serap 2.500 Tenaga Kerja

Investor BSB Bangun Nusantara Superblock di IKN. Yudhi: Ada Mal dan Hotel, Serap 2.500 Tenaga Kerja

December 21, 2023
Dirlantas: Tertib Lalin, ETLE Bisa Rekam Wajah Driver. E-Mobile Berjalan, Zero Tolerance di Jln Sudirman

Dirlantas: Tertib Lalin, ETLE Bisa Rekam Wajah Driver. E-Mobile Berjalan, Zero Tolerance di Jln Sudirman

April 6, 2021
Rakor ODOL Batubara Diinisiasi BPTD Kaltim. Renhard: Samakan Persepsi Hasil Rakor Korlantas Polri

Rakor ODOL Batubara Diinisiasi BPTD Kaltim. Renhard: Samakan Persepsi Hasil Rakor Korlantas Polri

June 12, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines