TINTAKALTIM.COM-PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) kini sangat peduli dan terus menunjukkan komitmennya memajukan dan melakukan pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia termasuk di Provinsi Kaltim. Ini diwujudkan lewat aktivitas sektor ritel dengan menggelar Festival SRC Indonesia 2019. Di Balikpapan pada 17 November 2019 yang dilaksanakan di Lapangan Parkir Ewalk.
Selain Balikpapan, acara serupa juga dilaksanakan di 12 kota besar lainnya Indonesia. Tentu, festival ini lebih menitikberatkan pada dukungan agar UKM dapat berkembang bersama melalui peningkatan kapasitas usaha lewat program BERKAH (Berbelanja Dekat Rumah). “Ini langkah Sampoerna mengajak masyarakat mendukung UKM lokal dengan berbelanja di toko kelontong dekat tempat tinggal mereka,” kata Manager Regional Territory PT HM Sampoerna Tbk (Samporna) Youdi Mangundap menjelaskan target acara Festival SRC Indonesia 2019.
Menurut Yoedi, ini inisiatif dari paguyuban SRC, sehinga dirinya sangat memberi apresiasi tinggi yang sasarannya untuk mendorong agar UKM berkembang dan besar. “Tentu ini sejalan dengan program Sampoerna yang sudah selama 10 tahun membina UKM untuk membuka peluang berkreasi serta bersaing secara mandiri,” ujar Youdi.

Disebutkannya, Pemkot Balikpapan melalui Dinas Koperasi UKM dan Industri mendukung penuh event festival ini dengan mengikutsertakan UKM binaannya. Tentu ini langkah kolaborasi dan sinergi memajukan UKM termasuk lewat pelatihan kewirausahaan. “Kita juga mendorong UKM lewat program Pojok Lokal,” jelas Youdi.
Pojok Lokal adalah salah satu bentuk nyata dukungan SRC terhadap UKM lokal. Karena seluruh anggota SRC menerapkan pendekatan usaha demi mendorong ekonomi masyarakat dengan mempromosikan produk UKM lokal di daerah setempat melalui Pojok Lokal.
Selain Pojok Lokal, festival rakyat ini diisi dengan serangkaian kegiatan positif seperti jalan santai, uji coba aplikasi SRC di Pojok AYO SRC dan perkenalan Pojok Bayar sebagai sarana membayar tagihan. Penyelenggara acara yang merupakan pelaku UKM adalah Ketua Paguyuban SRC Kota Balikpapan, Sri Widodo. ”Kami sangat antusias dalam menyelenggarakan acara ini dan mengajak masyarakat untuk berbelanja di toko kelontong sebagai satu upaya mendongkrak perekonomian kerakyatan dari sudut pandang pelestarian tradisi dan budaya,” ajaknya.
Disebutkannya, toko kelontong merupakan peninggalan budaya perdagangan tradisional Indonesia yang sarat akan nilai-nilai budaya yang merepresentasikan kekuatan sosial dan ekonomi Indonesia sejak dulu. “Sehingga belanja dekat rumah mendukung pemberdayaan ekonomi UKM,” ujarnya.
Mengusung semboyan “Dekat, Hemat, Bersahabat”, SRC terus mengembangkan diri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dengan memberikan kenyamanan dalam berbelanja dan harga yang kompetitif.
Hingga saat ini, 426 toko kelontong di berbagai wilayah Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Paser yang tergabung dalam Paguyuban SRC Balikpapan berpartisipasi dalam kegiatan Festival SRC Indonesia ini, bersama sejumlah UKM lainnya.

“SRC telah menjadi bagian penting dari masyarakat Kota Balikpapan. Melalui acara Festival SRC Indonesia 2019, kami berharap agar SRC (toko kelontong masa kini) maupun UKM lokal khususnya di Kota Balikpapan semakin dikenal oleh masyarakat. Ke depannya, Sampoerna ingin merangkul lebih banyak lagi pemangku kepentingan agar cakupan manfaat dari program pemberdayaan yang kami inisiasi bisa merata di seluruh Indonesia,” jelas Youdi.
APA ITU SRC
Sampoerna Retail Community (SRC) yang spanduknya sering ditemukan di sejumlah pertokoan di Balikpapan dan di daerah Kaltim lainnya, merupakan program pemberdayaan UKM yang kini telah menjangkau lebih dari 110.000 mitra retail tradisional yang tersebar di 408 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia.
Program ini sebagai bentuk penghargaan dan wadah untuk meningkatkan semangat daya saing serta keunggulan kompetitif bagi pelaku UKM dan peritel tradisional. Untuk informasi lebih lanjut, bisa dibuka atau mengunjungi website: www.src.id .
TENTANG SAMPORNA
PT HM Samporna Tbk (Sampoerna) didirikan pada tahun 1913, Sampoerna – yang merupakan afiliasi PT Philip Morris Indonesia dan bagian dari Philip Morris International Inc. – adalah perusahaan tembakau terkemuka di Indonesia, dengan kegiatan utama berfokus pada produksi dan penjualan rokok kretek. Perusahaan memproduksi sejumlah merek rokok kretek yang terkenal seperti Sampoerna A, Raja Kretek legendaris Dji Sam Soe, Sampoerna U, dan Sampoerna Kretek. Perusahaan juga mendistribusikan merek rokok Marlboro di seluruh Indonesia, melalui perjanjian distribusi jangka panjang dengan PT Philip Morris Indonesia.
Sampoerna mengoperasikan tujuh pabrik di pulau Jawa dan bekerja sama dengan 38 Mitra Produksi Sigaret, dengan total tenaga kerja – langsung maupun tidak langsung – sekitar 67.400 karyawan, yang sebagian besar bekerja di lini produksi Sigaret Kretek Tangan. Sampoerna mendistribusikan produknya melalui 106 kantor area penjualan dan distribusi di seluruh Indonesia. Sampoerna merupakan salah satu emiten berkapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia. Saham Sampoerna diperdagangkan dengan kode saham “HMSP.” Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi: www.sampoerna.com. (ril/git)













