• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Thursday, November 5, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Lahan UPPKB Jangan Disiapkan Sebelum Ada FS. Wisnu: ODOL, BPTD Kaltim Regulatif Lakukan Normalisasi

by admin
March 9, 2024
in Kanal
0 0
0
Lahan UPPKB Jangan Disiapkan Sebelum Ada FS. Wisnu: ODOL, BPTD Kaltim Regulatif Lakukan Normalisasi

RAKORNIS: Wisnu (kanan) bersama Bagus dan Dailamianus (Dai) di acara Rakornis Bidang Hubungan Darat

0
SHARES
142
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Kasi Sarana dan Angkutan Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim, Wisnu Herlambang AMD LLAJ SAP MM menegaskan, seluruh dinas perhubungan (dishub) kota-kabupaten se-Kaltim  jangan sampai menetapkan atau membebaskan lahan dulu sebelum dilakukan kajian studi kelayanan atau feasible study (FS), khususnya untuk rencana pembangunan Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau Jembatan Timbang (JT)

Secara sarana, tak mudah bangun UPPKB

“Jadi kita sangat mengakomodir kepentingan seluruh dishub. Hanya, usulan UPPKB itu secara sarana tidak mudah. Kajiannya panjang, bukan hanya lahan saja,” kata Wisnu di hadapan peserta rapat koordinasi teknis (Rakornis) Bidang Perhubungan Darat yang digelar BPTD Kaltim di Ballroom Hotel Platinum, Selasa (05/03/2024).

Wisnu (kiri) menjawab pertanyaan peserta rakornis

Wisnu menegaskan itu, karena terungkap dalam forum ada dishub yang sudah menyiapkan lahan dan meminta agar  didukung sarana UPPKB-nya dari BPTD Kaltim. Sebab, itu penting untuk upaya mendukung penegakan hukum khususnya pelanggaran over dimension over loading (ODOL).

Panitia rakornis sukseskan acara

“Urutannya harus mengikuti ketentuan Direktorat Jenderal Perehubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kemenhub. Yang dikhawatirkan, jika lahan sudah dibebaskan, ternyata tidak sesuai dengan kajian pusat. Ini kan  nanti sia-sia dan merugi,” kata Wisnu.

KAROSERI

Wisnu juga menjelaskan dan menjawab sejumlah pertanyaan peserta dari dishub dan bappeda se-Kaltim, khususnya kaitan kendaraan bermotor hasil rancang bangun  dan rekayasa dari perusahaan-perusahaan karoseri.

Dishub Kaltim pun ikut diskusi di rakornis

“Itu harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Sebab, karoseri memegang peran penting dalam angkutan barang dan penumpang. Tetapi, dalam konteks pelanggaran ODOL misalnya, BPTD Kaltim sudah sangat regulatif dan melakukan normalisasi sekitar 176 truk di Kaltim,” ungkap Wisnu

Diakui Wisnu, jika itu kendaraan baru maka akan ada surat uji dan Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT) yang jika diurus, waktu penyelesaiannya singkat. Dan, normalisasi truk-truk yang melanggar ketentuan sudah secara masif dilakukan BPTD Kaltim

Diskusi seksi sarana BPTD Kaltim

“Kalau yang sering melanggar ODOL itu biasanya tanpa surat-surat dan kendaraannya yang tahunnya lama, bukan kendaraan keluaran baru. Jika baru pasti punya izin,”  urai Wisnu.

Hanya kata Wisnu, pelanggaran ODOL terjadi biasanya pemilik kendaraan melakukan modifikasi dimensi berupa pemendekan atau pemanjangan landasan  seperti chassis dengan mengubah jarak sumbu dan konstruksi kendaraan.

Wisnu (kanan), Bagus dan Dai saat pembukaan

“Kalau hanya sekadar modifikasi dimensi kendaraan diperbolehkan, asalkan melakukan uji tipe setelah sesuai peraturan. Di lapangan, yang melanggar itu kita temukan biasanya kendaraan yang tahunnya lama,” ungkap Wisnu

Wisnu juga menyebutkan, pemilik kendaraan (transporter), biasanya secara bebas memilih karoseri dan lebih banyak pilihannya karoseri di luar Kaltim. Jika itu dimensi spesifikasi pabrik  pasti benar, kalau ada keinginan mengubah di karoseri itu yang tidak benar.

Suasana diskusi kelompok di rakornis

“Upaya Kemenhub khususnya BPTD Kaltim untuk menindak truk ODOL  diakui banyak kendala, bisa dari pengusaha truk atau transporter, tetapi juga dari kalangan industri.  Dan suksesnya  penegakan hukum pelanggaran ODOL harus  melalui kesepakatan dengan  multisektor seperti Kemenhub, Polri dan lainnya,” ujar Wisnu.

Bahkan menurut Wisnu, untuk kendaraan yang mengangkut jenis barang khusus seperti sawit ataupun batubara, harus memiliki sejumlah persyaratan dan itu perizinannya diurus ke Ditjen Hubdat Kemenhub bukan BPTD Kaltim.

Foto bareng peserta Rakornis di Platinum

“Sistemnya online bisa menggunakan aplikasi  Sistem Perizinan Online Angkutan Darat dan Multimoda (SPIONAM) dan  ini layanan untuk memberikan kemudahan operator dalam mengajukan perizinan di bidang angkutan dan multimoda,” jelas Wisnu.

Berkaitan pertanyaan, terjadi konvoi truk-truk besar sehingga mengganggu aktivitas kendaraan lainnya seperti ambulance yang membawa orang sakit jadi ‘terhalang’ dan lambat di jalan, menurut Wisnu ke depan akan dikumpulkan seluruh transporter bersama dishub kota-kabupaten agar membuat jarak sehingga tidak sampai menghalangi kendaraan  emergency lainnya yang melintas.

Muiz saat isoma bersama undangan

“Jika perlu bisa dibuatkan surat edaran (SE) bupati atau walikota untuk setiap truk yang konvoi agar ada jarak dan tidak mengganggu kendaraan lain yang melintas. Sebab, jika harus menunggu antrean akan lama,” ujar Wisnu.

Berkaitan dengan pertanyaan angkutan sewa khusus (ASK) atau online, menurut Wisnu itu kebijakan  yang juga diatur oleh Kemenhub. Daerah mengikuti regulasi yang sudah ada.

“Itu ketentuan pusat dan yang ikut bertanggungjawab adalah aplikator, karena layanannya berbasis teknologi informasi,” ujar Wisnu yang juga masuk dalam kelompok diskusi kaitan usulan dishub-bappeda se-Kaltim untuk pagu anggaran 2025 di acara rakornis bidang transportasi darat itu. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Tim Back Up KONI Bantu Atlet dan Sinergi Disparpora. Gasali: Kita Bersyukur, Jaga Superteam
Kanal

Tim Back Up KONI Bantu Atlet dan Sinergi Disparpora. Gasali: Kita Bersyukur, Jaga Superteam

November 4, 2026
Operasional MUI Setahun Rp120 Juta. Kepengurusan 5 Tahun, Dapat Dana Hibah Rp1,2 Miliar
Kanal

Operasional MUI Setahun Rp120 Juta. Kepengurusan 5 Tahun, Dapat Dana Hibah Rp1,2 Miliar

November 1, 2026
KH Jailani, Terpilih Aklamasi Ketua MUI Balikpapan. Pesan Musda, Dana Hibah Harus Dikelola Transparan
Kanal

KH Jailani, Terpilih Aklamasi Ketua MUI Balikpapan. Pesan Musda, Dana Hibah Harus Dikelola Transparan

November 1, 2026
MUI Provinsi Ingatkan Keterwakilan LDII di MUI Balikpapan. Ustaz Dani: Mungkin Belum Ngopi Saja
Kanal

MUI Provinsi Ingatkan Keterwakilan LDII di MUI Balikpapan. Ustaz Dani: Mungkin Belum Ngopi Saja

November 1, 2026
Imigrasi Awasi TKA di Enam Perusahaan Paser. Operasi Gabungan Minta Proaktif Lapor Orang Asing
Kanal

Imigrasi Awasi TKA di Enam Perusahaan Paser. Operasi Gabungan Minta Proaktif Lapor Orang Asing

October 30, 2026
Advokasi Masyarakat Paser dari Jerat TPPO dan PMI-NP. Imigrasi Kukuhkan Desa Binaan dan PIMPASA
Kanal

Advokasi Masyarakat Paser dari Jerat TPPO dan PMI-NP. Imigrasi Kukuhkan Desa Binaan dan PIMPASA

October 30, 2026
Next Post
BPTD Kaltim Tampung Usulan Dishub-Bappeda se-Kaltim. Dibahas dalam Rakornis, Muiz Sebut Desember 2025 Sudah Terbit DIPA

BPTD Kaltim Tampung Usulan Dishub-Bappeda se-Kaltim. Dibahas dalam Rakornis, Muiz Sebut Desember 2025 Sudah Terbit DIPA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Prof Masjaya: Orang Mandar Harus Sukses dan Bermanfaat. Rahmad Mas’ud Terpilih Aklamasi, Madinatul Iman dan Malaqbi Punya Persamaan

Prof Masjaya: Orang Mandar Harus Sukses dan Bermanfaat. Rahmad Mas’ud Terpilih Aklamasi, Madinatul Iman dan Malaqbi Punya Persamaan

November 30, 2021
Macan Community, Silaturahmi Bangun Sinergi Wanita Positif. Hj Nurlena: Ayo Dukung Program Pemerintah untuk Perempuan

Macan Community, Silaturahmi Bangun Sinergi Wanita Positif. Hj Nurlena: Ayo Dukung Program Pemerintah untuk Perempuan

September 27, 2022
Semoga Amanah dan Berkah untuk Balikpapan. Rahmad-Bagus: Ayo Bersama Membangun Kota

Semoga Amanah dan Berkah untuk Balikpapan. Rahmad-Bagus: Ayo Bersama Membangun Kota

February 23, 2025
Ditandai Salat Jamaah Ashar, Tim Golkar Berdoa Raih Suara Besar. KPU Nyatakan Dokumen 45 Bacaleg Lengkap

Ditandai Salat Jamaah Ashar, Tim Golkar Berdoa Raih Suara Besar. KPU Nyatakan Dokumen 45 Bacaleg Lengkap

May 15, 2023
Wajah Ramadan 2026 di BIC (Empati OPD, Edukatif, Digital Native dan Iktikaf)

Wajah Ramadan 2026 di BIC (Empati OPD, Edukatif, Digital Native dan Iktikaf)

March 12, 2026
Gulai Kepala Ikan Cak Tris, Favorit dan Langganan Pejabat. Bisa Take Away, Ada Sop Buntut dan Ayam Lodho

Gulai Kepala Ikan Cak Tris, Favorit dan Langganan Pejabat. Bisa Take Away, Ada Sop Buntut dan Ayam Lodho

May 25, 2024
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines