• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Friday, October 30, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Jadikan Kampungmu ‘BTN’ (Bersih, Tenang dan Nyaman)

by admin
September 22, 2022
in Kanal
0 0
0
Jadikan Kampungmu ‘BTN’ (Bersih, Tenang dan Nyaman)

KOMPLEKS BTN: Inilah jalur utama Kompleks BTN yang Bersih, Tenang dan Nyaman

0
SHARES
526
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM.Ini filosofi tapi bisa juga slogan. Muncul dari kampung saya. Akronimnya BTN (Bersih, Tenang dan Nyaman). Ya kebetulan BTN suatu kompleks perumahan. Masuk wilayah Kelurahan Margomulyo Kecamatan Balikpapan Barat Provinsi Kaltim terdiri dari 2 rukun tetangga (RT) yakni 38 dan 39.

Akronim atau singkatan BTN bisa jadi ‘dipaksakan’ tetapi ruh dari arti kata itu sengaja dijadikan spirit untuk menjaga kelangsungan hidup manusia yang tinggal di kompleks itu.

Bersihnya lingkungan BTN

Sederhana! Bersih misalnya. Manusia dan alam itu senangnya akan kebersihan.  Kata bersih sangat universal (umum) tak terkecuali. Orang pintar atau intelek senang bersih, orang kaya dan tidak pun senang bersih. Bahkan, dalam agama apapun itu jadi syarat mutlak.

Hijau membuat sejuk

Sebagai muslim, di agama saya ada dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Dalam hadistnya berbunyi: annadhofathu minal iman (kebersihan sebagian dari iman). Kata bersih, di dunia jadi bahasa dan aktivitas.

Fasilitas ibadah jadi fasum

Di Kompleks BTN, bersih juga jadi keinginan semua warga. Ada jadwal kerja bakti untuk membersihkan lingkungan. Dulu RT-nya Samuel Kalalo juga senang bersih-bersih, karena tak ingin depan rumahnya ada pohon ketapang yang ‘menghasilkan’ guguran dahan dan terlihat kotor, maka ditebang.

Ipon (baju merah) berbaur saat bersih-bersih

Terus berlanjut di kepemimpinan ketua RT sekarang Neneng Julaiha (Ipon). Walau perempuan tetapi spiritnya memuncak. Saya menyebutnya ‘wonder women’ atau perempuan yang mau kerja keras. Tak banyak, dari 1.752 ketua RT se-Balikpapan, bisa dihitung dengan jari yang ketuanya perempuan.

Wujud kompaknya warga

Peduli bersih, Ipon sering mengajak warga kerja bakti massal. Bersih-bersih lingkungan. Walaupun yang ikut tidak banyak, tetapi aktivitas ini tetap digelar. Juga Ketua RT tetangga 38, Sihombing pun juga menjadwalkan untuk warganya kerja bakti. Kedua RT ini ingin bersih lingkungannya.

Lingkungan BTN bersih dan asri. Itu hasil kerja kolektif warga yang menjaga kelestarian lingkungan sekitar. Siappun jadi ketua RT, bersih ini jadi landasan dasar (fundamen basic). Ibaratnya, pola ngurus kompleks perumahan itu setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya.

Ibu-ibu pun berbaur saat kerja bakti

Bahkan, suami ketua RT Ipon, Pak Zul seolah jadi relawan. Ia setiap kerja bakti selalu menggunakan mesin potong rumput berbaur bersama warga. Potong rumput di lapangan hingga depan rumah warga. Sikap ‘celoteh’ ngajak warga kerja bakti diperlukan demi menjaga persaudaraan. Kuncinya, tidak boleh bawa perasaan (baper) kalau mau rukun dan lingkungannya bersih.

H Sukamto (kiri) usai jalan sehat nyanyi

Korelasi bersih juga pada kesehatan. Warganya pun senang hidup sehat. Ada komunitas bapak-bapak bernama ‘Kaki BTN’ atau komunitas pejalan kaki BTN. Jalan setiap Minggu pagi, mereka ‘membranding’ komunitas ini dengan tagline horsa-horsa pimpinan H Sukamto, senior di kompleks mantan pegawai Pertamina.

Komunitas Kaki BTN

Sifatnya jalan saja, keliling ke kawasan lain. Terpendek 5 km dan terjauh sampai 9 km. Hanya, usai bakar kalori harus diisi lagi, sebab komunitasnya mampir makan yang katanya sarapan tapi ada yang tambah.

Finish di BTN, bapak-bapak itu happy lewat olah vocal atau karokean. Semua melepas penat dengan suara khasnya dan lagu pilihan dari dangdut, daerah sampai asing.

Remaja dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Pola sehat lainnya, gerakan di warga pun digencarkan. Ada pembinaan remaja RT 39 kaitan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) juga penyuluhan terpadu kesehatan memanfaatkan Pos Yandu.

Fasilitas umum (fasum) di Kompleks BTN ini pun mampu membuat keseimbangan antara perumahan, warga dan tempat santai. Lapangan voli representarif bisa dimanfaatkan tempat parkir atau ragam kegiatan.

TENANG

Kedua, T atau Tenang. Kompleks ini bagi warga dinilai tenang. Alasannya, tak ada hiruk-pikuk kendaraan dan penatnya aktivitas yang tinggi, sehingga suasananya penuh ketenangan. Sebab, tak berada tepat di tepi jalan besar.

Jalannya lebar, lingkungannya tenang

Kompleksnya dari pintu depan bisa muter-muter di sejumlah rumah warga yang jalannya pun dapat dilewati roda dua dan empat. Lebarnya nyaris 3,5 meter. Sehingga, tak akan bertemu jalan buntu jika masuk kompleks. Hanya, keluar-masuk satu jalur tadi.

Wujud peduli lewat kerja bakti

Suara-suara bebunyian bisa membuat lingkungan makin syahdu.  Ada burung di dahan maupun peliharaan. Kadang  penjual salome,  sayur, bakso, sate maupun anak-anak warga yang berkumpul untuk bermain, punya khas suara tersendiri. Kalapun ada suara kendaraan, itu biasa ojek atau taksi online juga warga pulang kerja warga dan anak-anak melintas.

Kebersamaan Ketua RT dan warganya

Bahkan, karena tenangnya keluarga senang di rumah. Bercengkrama bersama, nonton TV, utak-atik smartphone bahkan ada warganya berprofesi jadi MC alias momong cucu. Tak jarang juga ‘ternak teri’ (anter anak dan istri), sebab membangun ketenangan di rumah tangga.

Jalurnya lancar, suasananya nyaman

Masuk kompleks BTN, view-nya beda. Setiap rumah ada lintasan kendaraan roda empat dan dua. Jalannya rata dan rumah pun mengikuti kondisi jalan. Sehingga, terlihat rapi dan  indah. Jenis rumahnya beragam, dari ratusan juta hingga miliaran. Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) pun sudah tinggi.

“Berapa rumah di lokasi BTN itu ya. Enak betul lingkungannya tenang. Cocok untuk ‘rumah masa depan’,” tanya sahabat saya Edy Banjar yang baru sekali masuk kompleks tetapi berkesan.

Rumah ibadah jadi pemersatu

Lingkungan BTN bisa disebut lingkungan tenang. Warganya multietnis, Jawa, Banjar, Bugis, Manado, Madura dan lainnya. Mereka ada yang menetap di rumah-rumah tetapi juga berinteraksi antarpenghuni atau tetangga. 

Sosialisai dilakukan mudah. Lewat ibadah salat berjamaah di masjid, gotong-royong dan melebur di komunitas sehat. Strata sosial tak masalah sebab ada pekerja, pengusaha, pensiunan berbaur bersama.

BTN bukan lingkungan elit tapi pola pergaulan bisa diciptakan menjadi elit. Santai, nongkrong bersama tetangga atau ada acara-acara tertentu yang dihadiri oleh orang-orang berbagai strata. Bahkan, kawasannya terjaga dan jauh dari potensi tindak kriminal.

Muter mana saja bisa tembus

Pasokan air bersih pun 24 jam. Juga bersih dari sampah. Karena tak ada tempat pembuangan sementara (TPS) sampah, sehingga sampah tak berserakan atau menumpuk. Ditambah, saluran air saat hujan lancar dan bisa menampung jumlah air kapasitas besar dan tidak banjir.

Saat masuk dari Kantor Kelurahan Margomulyo hanya satu jalan. Bisa disebut one gate system atau sistem satu jalur ke kompleks perumahan yang tiap malam ada petugas ronda.

Suasana hijau membuat indah

Tetangganya pun rukun. Mereka merupakan mahluk sosial yang hidup berdampingan. “Kuncinya saling menghormati dan membantu tetangga hingga merawat kerukunan dan lingkungan bersama,” kata Ipon, BU RT membagi resep bertetangga itu.

Ada manifestasi bersama harus diciptakan. Yakni terdapat aturan dan norma yang harus dilakukan dan dipatuhi seperti tak menimbulkan keributan yang mengganggu tetangga. “Saling menghormati tetangga itu kan jadi ciri kehidupan tenteram, tenang dan damai,” seloroh Ipon.

NYAMAN

Kompleks BTN disebut nyaman. Sebab tak masuk kawasan kota yang sudah dipenuhi polusi yang menggangu kesehatan. Kecuali polisi dari Babinkamtibmas yang sering melakukan pengamanan lewat kontrol lingkungan, itu pun membuat nyaman.

Pepohonan rindang mengitari kompleks dan membuat sirkulasi udara lancar serta bersih. Karena, pohon itu menghasilkan oksigen dan mampu menyerap karbondioksida. Sejuk dan nyaman itulah capaian akhir.

Lokasinya seperti ruang terbuka hijau (RTH), dapat menambah nilai estetika pada kawasan Kompleks BTN. Jadi, yang ingin memiliki hunian dengan kriteria itu, bisa melirik kompleks BTN.

Di kompleks ini, warga bernama dr Ahyar pun membangun perumahan konsep dan style Amerika. Harganya miliaran, rumah itu milik anaknya yang kerja di Abu Dhabi (Unit Emirat Arab).  “Anak saya ingin dekat orangtuanya. Karena, BTN kompleks yang nyaman dan tenang,” kata dr Ahyar yang rumah anaknya dibangun di tepi jalan bercorak serba putih.

Penulis pun ikut gotong-royong

Kompleks BTN bukan kompleks ‘kaleng-kaleng’. Disebut BTN dulunya karena investasinya pengembang dibiayai Bank Tabungan Negara (BTN) yang inisiasi kompleksnya dibangun pengusaha migas atau tepatnya  Offshore Supply Base, H Hardi. Cikal-bakal itulah menjadikan kompleks ini menjadi besar.

Justru, ada warga berjuluk ‘sultan’ sebab nyaris memiliki hampir 5 rumah di Kompleks BTN tersebut yang tujuannya investasi masa depan.

Itulah Kompleks BTN. Ketika membangun atau membeli rumah, tentu tak hanya terdiri dari fisik bangunan yang bagus saja melainkan dihuni bersama orang-orang tercinta dengan suasana nyaman dan tenteram dan pada akhirnya terciptalah suasana baiti jannati (rumahku adalah surgaku).

Pesan moralnya: Selain lingkungan Kompleks BTN itu Bersih, Tenang dan Nyaman, juga harus tercipta akhlak yang menurut penulis sesuai keyakinannya adalah qarib atau ramah ketika diajak bicara, menyenangkan orang, mudah bergaul, supel dan tidak iri serta dengki. Ayo jadikan ‘Kampungmu BTN’. (git)

SendShareTweet

Related Posts

Advokasi Masyarakat Paser dari Jerat TPPO dan PMI-NP. Imigrasi Kukuhkan Desa Binaan dan PIMPASA
Kanal

Advokasi Masyarakat Paser dari Jerat TPPO dan PMI-NP. Imigrasi Kukuhkan Desa Binaan dan PIMPASA

October 30, 2026
Rakor TIMPORA Sinergi Pengawasan Lintas-Instansi. Kakanim: Kolaborasi di Paser, Deteksi Dini Pelanggaran
Kanal

Rakor TIMPORA Sinergi Pengawasan Lintas-Instansi. Kakanim: Kolaborasi di Paser, Deteksi Dini Pelanggaran

October 30, 2026
Harkamtibmas, Polisi bersama Masyarakat. Dirbinmas: Quick Wins Kapolri, Sambang Warga Digencarkan
Kanal

Harkamtibmas, Polisi bersama Masyarakat. Dirbinmas: Quick Wins Kapolri, Sambang Warga Digencarkan

October 30, 2026
MUI Harus Isi Ruang Digital. Jelang Musda, Kaderisasi Ulama Dinilai Penting
Kanal

MUI Harus Isi Ruang Digital. Jelang Musda, Kaderisasi Ulama Dinilai Penting

October 29, 2026
10 November, Walikota Lepas ‘Pahlawan Olahraga’. Berlaga di Porprov,  Uang Saku Atlet Dibagi H-1
Kanal

10 November, Walikota Lepas ‘Pahlawan Olahraga’. Berlaga di Porprov, Uang Saku Atlet Dibagi H-1

October 29, 2026
Walikota Minta Atlet Porprov Paser ‘Dimanusiakan’. Gasali: Pengurus Jadi LO, Harus Kerja Maksimal
Kanal

Walikota Minta Atlet Porprov Paser ‘Dimanusiakan’. Gasali: Pengurus Jadi LO, Harus Kerja Maksimal

October 29, 2026
Next Post
Untungnya 100 % untuk RT, RMC Luncurkan Kios Modern. Walikota: Ini Dana ZIS Keluarga dan Perusahaan

Untungnya 100 % untuk RT, RMC Luncurkan Kios Modern. Walikota: Ini Dana ZIS Keluarga dan Perusahaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Pelanggan PLN Bisnis Kecil dan Industri Kecil Gratis 6 Bulan. Sigit: Token Langsung Digenerate, di Kaltim-Kaltara Ada 1.682 Pelanggan

Pelanggan PLN Bisnis Kecil dan Industri Kecil Gratis 6 Bulan. Sigit: Token Langsung Digenerate, di Kaltim-Kaltara Ada 1.682 Pelanggan

May 2, 2020
RT 38 dan 39 Margomulyo Diminta Jadi Pilot Project. Istri Walikota Ingin Destinasi, Dukung Program Aku Hatinya PKK, PHBS dan LBS

RT 38 dan 39 Margomulyo Diminta Jadi Pilot Project. Istri Walikota Ingin Destinasi, Dukung Program Aku Hatinya PKK, PHBS dan LBS

December 22, 2022
Paper 13 Dosen Universitas Mulia Lolos di Jurnal Internaisonal. Subur Anugerah Terbaik di SEMINASTIKA.

Paper 13 Dosen Universitas Mulia Lolos di Jurnal Internaisonal. Subur Anugerah Terbaik di SEMINASTIKA.

October 19, 2019
Ratusan Takjil HWK untuk Warga. Wujud Peduli dan Meraih Berkah Ramadan

Ratusan Takjil HWK untuk Warga. Wujud Peduli dan Meraih Berkah Ramadan

April 11, 2023
Pegawai Bapas Balikpapan Dilatih Superteam dan Self Healing. Husni: Saat Kerja, Kelola Mental dengan Baik

Pegawai Bapas Balikpapan Dilatih Superteam dan Self Healing. Husni: Saat Kerja, Kelola Mental dengan Baik

September 19, 2023
Sambut Ramadan, 2 RT Margomulyo ‘Berdandan’. Bersihkan Lingkungan dan Masjid, Apitu Berbagi, Juga Disiapkan Serabi

Sambut Ramadan, 2 RT Margomulyo ‘Berdandan’. Bersihkan Lingkungan dan Masjid, Apitu Berbagi, Juga Disiapkan Serabi

April 11, 2021
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines