TINTAKALTIM.COM-Organisasi masyarakat (ormas) Laskar Borneo Bersatu (LBB) mengangkat Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Dr (HC) Ir HM Basuki Hadimuljono MSc PhD menjadi dewan kehormatan. Sekaligus, LBB yang ketua umumnya Muhammad Ali Amin ini pun menjalin sinergi dan kolaborasi.

“Kita mendukung pembangunan IKN. Karena, itu aset negara yang harus dijaga. Bahkan, siap bekerjasama dalam segala bidang,” kata M Ali Amin saat audiensi dengan jajaran OIKN Senin (13/10/2025)
M Ali dan rombongan diterima Kepala OIKN Basuki Hadimuljono, Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat M Alimuddin MSc, Staf Khusus Kepala OIKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik Irjen Pol Edgar Diponegoro SIK MH, Bimo Adi Nursanthyato dan Plt Kepala Biro Umum Moh Zamroni

Disebutkan M Ali, audiensi itu dimanfaatkan diskusi dengan Basuki dan deputinya. Semua masukan LBB yang membangun (konstruktif) diterima jajaran pejabat OIKN termasuk didengar langsung Basuki
“Kami menyampaikan, sejauh ini OIKN sudah menerapkan kearifan lokal dalam penyerapan Sumber Daya Manusia (SDM) di bawah kendali deputi Alimuddin. Hanya, harus terus ditingkatkan dan LBB siap mendukung maksimal,” jelas M Ali Amin yang menyampaikan aspirasi dengan karakter khasnya.

Saat menyampaikan aspirasi, M Ali Amin juga didampingi Ketua MPC LBB Balikpapan Sulaiman, Ketua MPC PPU Syamsul Adha, Ketua MPC Paser Heriansyah, Ketua PAC IKN Ryan Husein serta Sekjen LBH LBB Yusuf dan Forum Musisi Penyanyi Borneo (FMBB) diketuai Iday Yustian yang keberadaannya di bawah LBB.
Disebutkan M Ali Amin, LBB memberi apresiasi OIKN atas sambutan hangat jajaran pengurus dan siap berkontribusi dalam pembangunan IKN. “Kita punya lahan, rasanya bisa dimanfaatkan untuk bidang keagamaan atau pengembangan lainnya di IKN,” jelas M Ali Amin

Menurut M Ali Amin, IKN itu berada di Provinsi Kaltim. Tentu, LBB mendukung OIKN untuk membangun IKN. Juga dukungan untuk Pemprov Kaltim dan Pemkab PPU termasuk 10 kota-kabupaten di Kaltim. Karena, itu sebagai wujud cinta Kaltim dan keamanan.
“Kaltim ini sangat kondusif. Jangan ada yang merusak daerah ini dengan cara-cara yang tidak elegan. LBB akan ikut menjaga keamanan OIKN dan Kaltim,” tegas M Ali Amin.
PENONTON
M Ali Amin di berbagai kesempatan dan saat bertemu langsung dengan Kepala OIKN serta deputinya kembali mengingatkan agar orang daerah tidak hanya jadi penonton dalam pembangunan IKN.
“Saya ini masih keluarga Pak Alimuddin (Deputi Bidang Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN) saat ini sudah mengakomodir orang-orang lokal. Itulah mengapa LBB sangat menekankan kearifan lokal. Tentu, kita juga harus mengasah SDM agar memiliki skill,” kata M Ali Amin dibenarkan jajaran pengurus lainnya.
Dalam pertemuan itu, jajaran LBB juga ingin mengetahui apa saja peluang usaha yang bisa dikembangkan pengusaha lokal sehingga ormas ini bisa ikut berpartisipasi.
“Orang-orang LBB sangat memiliki potensi dan skill juga, sehingga OIKN jangan ragu dengan keberadaan SDM LBB,” kata M Ali Amin dibenarkan Ketua LBB PPU Syamsul Adha
TERBUKA
Sementara itu Basuki menegaskan, peluang berusaha di OIKN terbuka lebar bagi masyarakat Kaltim termasuk LBB terutama di sektor konstruksi dan penyediaan barang serta jasa dan kebutuhan fasilitas umum lainnya.
“Kami bekerja ada regulasinya dan diatur Perpres Nomor 79 Tahun 2025 yang mengatur pekerjaan konstruksi dan pembangunan ekosistemnya termasuk dengan yudikatif dan legislatif,” jelas Basuki
Menurut Basuki, IKN dibangun dengan dukungan dana APBN, badan usaha dan investasi swasta sehingga pengusaha lokal bisa memanfaatkan peluang berusaha di IKN dengan konsep dan mekanisme e-catalog agar lebih transparan

“Jadi kalau pengurus LBB punya skill silakan termasuk produk lokal tentu harus dibantu, daripada mengambil dari luar daerah. UMKB binaan LBB pun bisa ikut berusaha di IKN seperti kuliner dan lainnya,” ajak Basuki
Sementara itu Alimuddin menjelaskan, 60 persen pekerja di IKN berasal dari tenaga lokal. Tentu, SDM harus terus ditingkatkan agar menghapi kemajuan zaman dan transpormasi digital.
“Kami memang mencari tenaga lokal yang memiliki kualifikasi di berbagai bidang serta bersertifikat. Baik tenaga keamanan, maupun lainnya. Sebab, IKN akan menjadi ibukota politik pada tahun 2028,” jelas Alimuddin seperti disampaikan M Ali Amin usai audiensi.
Dikatakan Basuki, LBB diyakni memiliki ragam potensi skill. Sehingga, bisa bersama-sama ikut berkontribusi membangun IKN. Apalagi sekarang dikembangkan di kawasan IKN jenis kopi baru bernama Liberika yang beda dengan robusta dan bisa jadi ikon baru IKN. “Ini produk warga Sepaku asli dan akan dikembangkan 2.000 hektare dan baru ada sekitar 17 hektaran.
Sementara Edgar menegaskan, IKN sangat luas sehingga harus dijaga keamanan. Selain Polri-TNI juga harus didukung elemen masyarakat termasuk LBB. Dan, IKN harus terus maju dan bergerak pembangunannya dan dijaga sehingga sama dengan visi LBB.
Di akhir acara itu kata M Ali Amin, LBB saling bertukar ‘cindera hati’ dengan Kepala OIKN Basuki agar silaturahmi dan sinergi tak hanya saat bertemu saja tetapi dapat direalisasikan di masa mendatang.
“Terimakasih OIKN, semoga silaturahmi LBB jadi langkah awal untuk bersama-sama menjaga IKN dan mengembangkan UMKM serta bidang lainnya khususnya mengakomodir kearifan lokal (local wisdom),” pungkas M Ali Amin yang juga Wakil Ketua Kadin Balikpapan di kepempimpinan ketua defenitif Noval Asfhiani ini. (gt)













