TINTAKALTIM.COM-Hadir di undangan resepsi pernikahan, itu sering. Tetapi, mendapatkan souvenir unik berupa ragam sayuran tentu jarang. Biasanya, tamu pulang dapat gelas, kipas atau gantungan kunci dan mini sendok-garfu sebagai souvenir
Tapi, siang itu sekitar pukul 13.00 Wita, tepat pada Minggu (5/7/2026) suasananya berbeda. Momen pernikahan Abdan Rofa’at Al Qadrie SH dan Syharifah Siti Nurhaliza Alaydrus (Ayib-Halizah), di Gedung Aula Kodim 0905 Jln Jenderal Sudirman Balikpapan diwarnai dengan pembagian souvenir cantik, berkesan dan bermanfaat yakni sayur-sayuran

Ayib, putra pasangan Agusiun Abdullah Al Qadri (Habib Agus) dan Herlina SPd dan Halizah putri dari Syarif Zulkarnain Alaydrus dan Nurhayani (alm) melangsungkan resepsi perkawinan (walimatul ursy) sederhana tapi meriah. Kedua pasangan menikah pada 7 Juni 2026 di Kalbar dan resepsinya di Aula Kodim itu
Pasangan pengantin yang berbahagia itu, memilih sayur-mayur sebagai souvenir. “Wah ini souvenir anti-mainstream atau di luar kebiasaan,” kata Hendra Winardi, Bendahara Masjid Asy-Syifa Kompleks BTN Gn IV

Habib Agus kata Hendra, mengundang jamaah masjid di acara itu. Dan, Ketua Masjid Asy-Syifa Nur Ali dan Sekretaris Ali Umbri serta mantan ketua H Rahmadi dan media ini hadir di acara tersebut.
Habib Agus dikenal jamaah Asy-Syifa, karena ia juga mendapat jadwal khatib salat Jumat di masjid yang teletak di Kompleks BTN Kelurahan Margomulyo
Ketika berada di lokasi acara, awalnya undangan tak mengetahui souvenir tersebut. Karena, ketika masuk di gate, mencatat nama dan diberi kartu souvenir.
“Nanti souvenir diambil saat akan pulang keluar di pintu bagian belakang,” kata ‘pagar ayu’ di bagian depan sambil menyerahkan kupon souvenir.

Suasana keakraban dan silaturahmi terjadi. Undangan saling memberi ucapan selamat. Setelah itu menikmati santapan ragam menu yang disiapkan kedua mempelai
Antusiasme undangan dan keberadaan sayur segar yang terletak di pintu keluar gedung itu, mengundang rasa kegembiraan tersendiri
“Saya kaget saja, biasanya kan di meja. Eh harus keluar ruang dan langsung tukar kartu souvenir dengan sayur. Tentu, unik dan berbeda. Lagian, boleh milih,” kata H Rahmadi
Rombongan Masjid Asyifa seperti Nur Ali dan Ali Umbri pun mendapatkan souvenir cantik. Ada sayur asam, bening, capcay dan lainnya.
Menurut Habib Agus, souvenir sayur-mayur itu keinginan dari kedua pasangan pengantin. Tujuannya, agar tidak mubazir. Karena, sayuran bahan konsumsi yang pasti dimasak dan dihabiskan oleh para tamu, terutama ibu-ibu
“Ini kedua pengantin ingin membuat acara yang di luar kebiasaan. Kan biasanya tamu itu bosan dengan cinderamata biasa seperti gantungan kunci. Kalau sayur kan pengalaman yang berkesan dan berbeda,” kata Habib Agus
Apalagi katanya, momen tersebut tamu bebas memilih sayuran. Kesannya menarik dan memberi kesan murah, meriah tapi tidak murahan.
Semoga jadi keluarga sakinah, mawaddah, marahmah (samawa). Barakallahu lakuma wa baraka alaikuma untuk Ayib-Haliza. (gt)












