TINTAKALTIM.COM-Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Centre (BIC) tahun ini mencatat rekor atas jumlah hewan kurban yang disembelih. Ada 23 hewan kurban baik yang kelompok maupun bantuan dari instansi BUMD dan BUMN, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk walikota dan wawali dijadwalkan disembelih Kamis (28/5/2026)
“Alhamdulillah, Idul Adha tahun ini kita sembelih 23 ekor yang targetnya 20 ekor. Terimakasih kepada seluruh pengkurban (shohibul qurban) yang telah berkurban lewat panitia Idul qurban Masjid BIC,” kata Ketua Panitia Idul Qurban Masjid BIC H Syukri menjelaskan dalam rapat finalisasi panitia di ruang VIP masjid, Senin (25/5/2026)

Rapat yang dipimpin Ketua Harian Badan Pengelola Masjid BIC H Andi Yusri dan dibuka sekretaris Bambang Saputra itu, dihadiri seluruh panitia dan sejumlah pengurus membahas prosesi penyembelihan dan kegiatan salat Idul Adha.
Dijelaskan Syukri, panitia sudah melakukan rapat dengan tim teknis. Proses penyembelihan nanti masuk area yang steril dan higenis. Dan, posisi shohibul qurban menempati tenda khusus

“Panitia nanti gunakan rompi. Sehingga, yang bukan panitia tak dibenarkan berada di area penyembelihan. Sebab, jangan sampai mengganggu konsentrasi penjagal,” kata H Syukri
Prinsipnya kata Syukri, panitia memberi keutamaan (privilege) kepada seluruh shohibul qurban. Termasuk, pembagian kaki dan kepala serta ekor memprioritaskan shohibul. Kecuali, shohibul tak mau dan menyerahkan kepada lainnya.

“Kita menggelar penyembelihan ini karena adanya shohibul qurban, sehingga panitia memberikan keutamaan dalam distribusinya. Masing-masing shohibul mendapat 1/3 bagian sesuai syariat,” jelas Syukri
Nanti, panitia juga menyiapkan semacam kotak dari plastik (food container) yang dagingnya bisa tahan lama dan masuk freezer. Setiap kelompok sapi kurban dan nama orang-orangnya pun sudah disiapkan.

Penyembelihan hewan kurban di Islamic Centre kata Syukri, juga dibantu panitia dari jajaran sekretariat pimpinan H Achmad Idris dan nanti didukung juga penjagal H Achmad Kamaluddin (Kamal) yang dikenal dengan sebutan ‘algojo sapi’ ini.
“Kita cetak 2.000 kupon. Insya Allah, ring 1 di lingkup RT dekat masjid mendapatkannya khususnya yang masuk mustahik. Termasuk daging untuk shohibul qurban pun siap,” jelas Syukri
Menurutnya, areal penyembelihan yang dimiliki Masjid BIC sangat memenuhi syarat. Dari pantauan media ini, lantainya cor beton dilapisi keramik yang unpolished (permukaan yang tidak licin). Dan proses pemotongan daging pun lebih cepat karena ada gergaji mesin semacam chainsaw

“Jadwal pengambil daging sudah ada tertera di kupon. Sehingga, semua sudah dipersiapkan maksimal. Bagi umat Islam yang ingin menyaksikan proses penyembelihan dipersilkan. Tetapi, sekali lagi tak masuk areal penyembelihan. Yah itu semacam daerah penyangga (buffer zone) khusus penyembelihan,” pinta H Syukri yang menyebutkan proses penyembelihan dimulai pukul 07.00 Wita.
Kurban yang disembelih di Masjid BIC itu, berdasarkan data kontribusi dari Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud SE ME, Wawali Dr H Bagus Susetyo dan keluarga, Ketua DPRD Balikpapan H Alwi Alqadrie, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kaltimra, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Hotel Platinum Balikpapan (Charles), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Irfan Taufiq), Tol Seksi 1B, FKDB dan BPKAD Balikpapan serta kelompok sapi yang dihimpun per ekor patungan 7 shohibul qurban. (gt)












