TINTAKALTIM.COM-Banjir yang melanda Kota Jakarta dan Bekasi, Jawa Barat membuat Markas Besar Laskar Merah Putih (LMP) melakukan aksi sosial dengan membantu dan berbagi kepada korban banjir. Aktivitasnya dilakukan selama 3 hari sejak 31 Desember 2019 hingga 4 Januari 2020.
Aksi ini digelar sebagai wujud rasa kemanusiaan antar sesama yang sedang dilanda musibah. “Sejak banjir pada 31 Desember 2019, kami sudah bergerak. Dilanjutkan 1 Januari 2020 tim rescue telah turun ke lapangan memberi bantuan,” kata Ketua Umum Laskar Merah Putih HM Arsyad Canu kepada Tintakaltim.Com saat dikonfirmasi kaitan aksi sosial LMP tersebut.
Dikatakan Arsyad, di wilayah Jakarta, tim bergerak untuk menyerahkan bantuan di wilayah Condet Jakarta Timur. Selanjutnya ke wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Kegiatan itu tidak berhenti, pada 2 Januari 2020 tim memberikan bantuan langsung ke Kota Bekasi dan Jakarta Barat yang dikawal Sekjen A Derek Anderson serta unsur dewan pendiri, Ny Dahlia. “Banjir yang melanda itu menggerakkan kita untuk ikut serta berbagi. Lewat jajaran badan pengurus bersatu-padu menghimpun dana untuk dibelikan bahan makanan dan diserahkan kepada korban banjir,” kata Arsyad Canu.
Menurut Arsyad, banjir Jakarta yang menimpa warga menjadi keprihatinan jajaran LMP. Ini akibat hujan yang turun deras dengan volume cukup tinggi, sehingga banyak rumah tergenang dan warga harus dievakuasi. “Kita juga membuka posko peduli bencana yang bergerak secara mobile. Ada juga yang standby dan berbaur dengan posko lainnya. Intinya selain bantuan, kami juga menurunkan personel rescue,” ujar Arsyad.

Hanya kata Arsyad, bantuan yang diberikan lebih banyak kebutuhan makanan seperti beras dan sembilan bahan pokok (sembako) lainnya. Sebab, makanan dirasa sangat urgent sebab warga yang rumahnya terendam terpaksa meninggalkan rumah untuk sementara waktu dan tinggal di pengungsian. “Mereka tentu menjalani hidupnya penuh keterbatasan. Dan mereka perlu makan. Itulah LPM peduli dan mengulurkan tangan untuk membantu banjir Jakarta dan Bekasi,” ujar Arsyad Canu.
Disebutkan Arsyad, pada Sabtu (4/1/2020) bantuan diserahkan untuk warga di wilayah sumur bor, Kalideres, Cengkareng, Jakarta Barat. “Kami menyerahkan secara simbolis. Dan dilanjutkan oleh jajaran pengurus lainnya,” ungkap Arsyad.
KESEHATAN

Di sisi lain, Arsyad Canu juga mengingatkan pemerintah daerah untuk juga memperhatikan kesehatan para korban banjir. Sebab, hal itu sengat rentan. Khususnya petugas kesehatan harus sigap. “Memang makanan prioritas, sebab barang-barang warga ada yang hanyut. Termasuk sejumlah jenis bahan mentah lainnya. Inilah LMP bergerak cepat membantu korban banjir,” ungkapnya.
Arsyad juga meminta kepada warga untuk bersabar. Jajaran pengurus LMP selalu berdoa agar korban musibah banjir Jakarta dan Bekasi diberi kesehatan. “Selain memberikan bantuan, kami juga mendoakan agar musibah banjir ini segera berakhir,” pungkas Arsyad Canu. (git)













