• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Wednesday, June 24, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Obituari H Imdaad Hamid SE: Mutasi, Strategi Media dan Leader yang Demokratis

by admin
August 4, 2022
in Kanal
0 0
0
Obituari H Imdaad Hamid SE:  Mutasi, Strategi Media dan Leader yang Demokratis

BEZUK: Penulis (kanan) bersama Walikota Rahmad Mas'ud dan Direktur Umum PDAM Nour Hidayah saat membezuk almarhum Imdaad

0
SHARES
932
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Catatan: H Sugito SH)*

TINTAKALTIM.COM-Pukul 03.30 Wita, WhatsApp saya menerima berita duka. Dari sahabat saya Direktur Umum Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PDAM) Hj Nour Hidayah atau Nunu. Singkat tapi sedih: “Bapak tinggal kenangan”. Saya terkejut karena sosok yang dikenal luas sebagai orang baik itu yakni H Imdaad Hamid SE mantan walikota 2001-2011 meninggal dunia. Informasi ini tentu sangat menjadi obituari (berita duka) viral di Kaltim.

Saya buka HP pukul 04.00 Wita, persiapan menjelang salat Subuh. Innalilahi wa inna illaihi rajiun. Jawabku singkat. Tentu,  saya pun ikut berduka. Karena, almarhum seperti bapak dan guru saya. Nunu sendiri mantu dari Imdaad Hamid. Ia merasa kehilangan  sehingga terisak saat memberi kabar duka.

Walikota Rahmad saat memikul jenazah

Almarhum leader yang sangat humble (ramah). Dedikasinya tinggi dalam memajukan Kota Balikpapan. Tentu, banyak yang merasa kehilangan sebab sosok Imdaad tak pernah lekang dimakan waktu karena visinya mengusung ‘Madinatul Iman’ dan sangat demokratis.

Imdaad telah tiada. Namun pemikirannya masih akan tetap dicatat oleh sejarah. Pemikiran membangun kota akan jadi karya dan akan terus abadi.

Gubernur memimpin pembacaan Yasin

Dalam meletakkan dasar pembangunan, Imdad Hamid sangat progresif itu diaktualisasikan lewat gagasan dan kerja nyata. Ia tipe orang ‘pendengar’ segala saran, kritik yang konstruktif dijadikan ‘vitamin’ untuk membangun Balikpapan.

Imdaad pernah punya ide bahwa persoalan kota tak selalu dijawab dengan solusi konvensional alias solusi klasik yang tak layak dalam konteks kekinian. Apalagi era sekarang sudah era digital.

Walikota H Rahmad Mas’ud SE ME ikut merasa kehilangan Imdaad. Ia menyampaikan ucapan duka lewat akun instagram pribadinya. “Kami sekeluarga, Pemerintah Kota Balikpapan hari ini berduka atas berpulangnya ayahanda ke Rahmatullah H Imdaad Hamid SE bin Kadir Hamid Walikota Balikpapan periode 2001-2011. Semoga mendapatkan tempat yang paling mulia disisi-Nya, diampuni segala kesalahan dan dosa-dosanya serta diterima semua amal ibadahnya oleh Allah SWT,” tulis Rahmad yang memasang foto dirinya mencium tangan pendahulunya itu.

Foto Rahmad mencium tangan Imdaad itu saat bersilaturahmi dan membezuk di kediaman Imdaad apartement kawasan Jl Gatot Subroto Jakarta. Bahkan, Rahmad pun ‘belajar’ mengelola kota dari Imdaad. Dan pesan Imdaad kaitan visi Madinatul Iman pun tak diubah oleh Rahmad Mas’ud.

Mantan Wawali Heru Bambang dan mantan mantu Imdaad Farhat Brachma yang juga Staf Ahli Wapres Bidang Ekonomi dan Radikalisasi ikut melakukan takjiah di kediaman almarhum Imdaad

Imdaad lahir di Tenggarong, 5 Juli 1944 yang beristrikan Hj Aji Sy F Azimah Hanaum (alm) dan memiliki anak H Muhammad Dimyathie Riza SE, Hj Mirza Imada Zulfhieqar, Nurfhareza Muthia Felayathie, Qamara Fathasya Nazila.

Selama kepemimpinan jadi Walikota, banyak penghargaan yang diperolehnya seperti Zakat Award Bidang Kelembagaan Terbaik dari Departemen Agama (2009), Raskin award dari Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (2009) Trophy Manggala Karya Bakti Husada Penganugerahan Ekonomi Award dari Menteri Percepatan.

Banyak prestasi yang tak dapat dicatat semua. Intinya ia pun  yang berhasil melakukan pemulihan kelestarian kawasan DAS Manggar sebagai daerah tangkapan air Waduk Manggar yang airnya sampai saat ini dikonsumsi masyarakat dan diolah PDAM.

Karir Imdaad yang pernah menyelesaikan S1 di Unmul Samarinda ini, selain walikota 2 periode juga Asisten IV Provinsi Kaltim, Sekda Balikpapan, Karo Humas Provinsi, Kabid Penelitian dan staf Bappeda.

Imdaad meneruskan perjuangan walikota terdahulu yakni Syarifuddin Yoes (alm) dan Tjutjup Suparna (alm) serta dilanjutkan H Rizal Effendi SE selama 2 periode dan sekarang Rahmad Mas’ud.

Imdaad punya pengalaman dengan penulis. Ia pernah mengajak untuk membahas mutasi pegawai. Ini hal yang sebenarnya jadi domain walikota.

Penulis (kiri) bersama Ajid Kurniawan (Kaltim Post), Farhat Brachma dan Muhidin Abdul Muis saat melakukan takjiah di kediaman almarhum di kawasan Jln Wiluyopuspoyudo

“Saya hanya minta pandangan dari jurnalis dan orang luar anggaplah jadi second opinion. Agar ketika menetapkan seseorang dapat the right man on the right place (orang yang tepat pada tempatnya),” ujarnya.

Imdaad punya nama-nama pejabat yang akan dimutasi. Disodorkan ada 3 nama: “Tolong Anda sebutkan siapa di antara ketiga nama ini yang layak”. Jawaban saya: “Tidak enak pak, nanti subjektif. Sebab, ini ranah badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (baperjakat) dan user (walikota)”.

Imdad menjawab: “Saya percaya Anda sebab jurnalis ada sisi objektivitasnya. Apalagi kritik-kritik dan tulisan Anda tajam,” jawab Imdaad singkat. Tetapi, saya hanya memberikan gambaran nama-nama itu tentu dari sisi kualifikasi, skill dan profesionalisme serta tidak pada sisi politis. Bahasan mutasi itu bersama walikota, diadakan di rumah jabatan.

Dari gambaran pejabat yang dimutasi itu, biasanya akan turun prediksi di Kaltim Post. Sering sekali pejabat di Pemkot Balikpapan menyebut ‘SK Mutasi Kaltim Post’ mendekati kebenaran 90 persen. Bagaimana tidak, wong sebelumnya saya dan Walikota ikut membahas.

STRATEGI MEDIA

Imdaad yang mantan Karo Humas punya strategi media dalam membangun kota. Ia sadar, keberadaan media massa baik cetak dan elektronik mendukung pembangunan di suatu daerah. Lewat komunikasi media, Imdaad ingin ada feedback membangun kota.

Imdaad ingin menggunakan lewat media sisi kontrol sosial dan paradigma partisipatif. Masyarakat ingin mengoreksi kebijakan yang perlu dikritik. Ia tak ingin kebijakan bersifat top down (dari atas saja), sebab kurang memberikan ruang masyarakat bersuara.

“Kita perlu setting untuk memfokuskan masyarakat pada pembangunan. Strategi media paling tepat tetapi yang menganut azas keseimbangan, faktual dan tidak fitnah,” pinta  Imdaad saat diskusi di ruang kerjanya pada suatu kesempatan.

Imdaad yang mumpuni di bidang kehumasan ini, sangat menghargai media. Ia ingin terjadinya komunikasi multi-channel. Sebab dari situlah solusi pembangunan didapatkan.

Justru, ketika ada ‘berita miring’ ia santai bahkan meminta agar elemen masyarakat ikut bersuara. “Nanti saya semua yang jawab dan menyelesaikan. Itulah pentingnya media jadi mitra pemerintah,” katanya pada suatu ketika di mana media ‘membobardir’ dengan kritik pedas.

Ungkapan Imdaad kepada wartawan jika ada kritik dari media, ia sebut sebagai strategi media membangun kota. “Kalau ada yang positif tolong diberitakan juga dan katakan positif sehingga tak hanya jelek-jelek saja. Kan wartawan itu senangnya bad news is good news (berita yang jelek adalah berita yang bagus). Harus berimbang dengan good news is good news (berita bagus ya berita memang bagus). Supaya objektif,” ingat Imdaad yang disebut sangat ‘jago bidang kehumasan’ ini.

Media mengenal sosok Imdaad sebagai pemimpin dan manajer publik. Ia mampu mengerem emosi. Ia gunakan kecerdasan emosional untuk mengidentifikasi persoalan kota.

Gaya kepemimpinannya demokratis karena dapat menerima dan menghargai segala masukan dan kritikan. Ia mampu membawa arus musyawarah kemudian menghasilkan hasil mufakat masyarakat.

Imdaad dikenal sosok visioner dalam memimpin bawahannya untuk mewujudkan  tujuan organisasi sesuai visi yang diembannya, sehingga visinya sebagai agen perubahan (agent of change).

Yang menarik dan selalu jadi cerita dan direkam media adalah, Imdaad punya gaya kepemimpinan transformasional yakni kepemimpinan yang memberikan  perubahan dengan cara memotivasi bawahannya untuk menciptakan inovasi melalui pengembangan ide dan kreativitas.

Almarhum Imdaad juga dikenal sosok yang low profile. Suatu ketika, media ini tugas jurnalistik ke Jakarta. Bertemu Imdaad dan karena hotel full, ia mempersilakan untuk menggunakan kamarnya.

“Ini kunci kamar saya, silakan Anda gunakan. Nanti saya cari kamar dan hotel lainnya,” kata Imdaad dengan ikhlas menyerahkan kunci itu dan menunggu di lobby.

Itulah jejak Imdaad memimpin kota. Ia memang telah tiada tetapi sosok kesuksesan Kota Balikpapan juga karya ‘tangan dinginnya’ dan patut kita apresiasi dan dapat dijadikan contoh teladan dalam memimpin kota.

Semoga kita semua bisa mengambil tauladan pada kebaikan yang telah almarhum lakukan selama hidupnya. Kita simpan saja jika ada kesalahan dan mari dimaafkan. Dan jadikan perpisahan dan air mata atas kepergian almarhum menjadi kenangan di hati. Innalillahi wa inna illaihi rajiun. Selamat Jalan Bapak Pembangunan Imdaad Hamid. Husnul Khatimah.**

*) Wk Media Online Indonesia (MOI) Kaltim, Wartawan Senior dan Direktur Tintakaltim.Com

SendShareTweet

Related Posts

Handy Minta Dibebaskan, Sengketanya Wanprestasi. Pledoi Disebut Tak Ada Unsur Pidana
Kanal

Handy Minta Dibebaskan, Sengketanya Wanprestasi. Pledoi Disebut Tak Ada Unsur Pidana

June 22, 2026
Himbara Ajak PO Transaksi Non-Tunai. Yakinkan Settlement, TOB hingga Keamanan QRIS
Kanal

Himbara Ajak PO Transaksi Non-Tunai. Yakinkan Settlement, TOB hingga Keamanan QRIS

June 22, 2026
Sengketa Medis Bayangi Paramedis. Dibahas di Webinar, Hadirkan 4 Narasumber
Kanal

Sengketa Medis Bayangi Paramedis. Dibahas di Webinar, Hadirkan 4 Narasumber

June 19, 2026
BPTD Kaltim Sosialisasi Cashless untuk Seluruh PO. Renhard: Transparan dan Ukur Load Factor
Kanal

BPTD Kaltim Sosialisasi Cashless untuk Seluruh PO. Renhard: Transparan dan Ukur Load Factor

June 19, 2026
BI Dorong Transaksi Bus di Kaltim Pakai QRIS. Wahyu: Fitur Lengkap, Bangun Ekosistem Cashless
Kanal

BI Dorong Transaksi Bus di Kaltim Pakai QRIS. Wahyu: Fitur Lengkap, Bangun Ekosistem Cashless

June 18, 2026
Perjuangan KH Muhlasin Merintis Ponpes Al-Izzah (Modal ‘Bis & Alphard’ demi Karakter Umat)
Kanal

Perjuangan KH Muhlasin Merintis Ponpes Al-Izzah (Modal ‘Bis & Alphard’ demi Karakter Umat)

June 14, 2026
Next Post
Jelang Musda DMI Balikpapan, Arifin Kandidat Kuat, Sugianto Tak Berminat

Jelang Musda DMI Balikpapan, Arifin Kandidat Kuat, Sugianto Tak Berminat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 316 Followers

Recommended

RM Kembangkan UMRT dari Zakat untuk Umat. Ratusan Pengurus RT Hadiri Launching Beras RMC

RM Kembangkan UMRT dari Zakat untuk Umat. Ratusan Pengurus RT Hadiri Launching Beras RMC

December 16, 2019
Renhard Minta Posko Nataru Outdoor dan Melayani. Carlos: Kariangau Bangun Posko Terpadu

Renhard Minta Posko Nataru Outdoor dan Melayani. Carlos: Kariangau Bangun Posko Terpadu

December 13, 2024
CUP, BUJP Sediakan Tenaga Profesional. Suharto: Misi Sosial Ada, Kualitas Lewat BNSP

CUP, BUJP Sediakan Tenaga Profesional. Suharto: Misi Sosial Ada, Kualitas Lewat BNSP

February 3, 2025
Semua Senang, Semua Menang! Jalan Sehat Lintasi ‘Maung Siliwangi’, Doa dan Makan Bersama

Semua Senang, Semua Menang! Jalan Sehat Lintasi ‘Maung Siliwangi’, Doa dan Makan Bersama

August 25, 2024
World Bank-PTMB Jajaki Kerjasama Air Bersih. Abdul Ramli: Program PTMB Jadi Data Kajian

World Bank-PTMB Jajaki Kerjasama Air Bersih. Abdul Ramli: Program PTMB Jadi Data Kajian

June 15, 2025
Folbak Peduli Dampak Covid-19. Olahraga di Rumah tapi Bantu Masker, APD dan Vitamin

Folbak Peduli Dampak Covid-19. Olahraga di Rumah tapi Bantu Masker, APD dan Vitamin

April 15, 2020
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines