TINTAKALTIM.COM-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan sangat memuliakan penghafal Alquran (hafidz/hafidzah) melalui program pemberian insentif Ramadan. Program ini wujud apresiasi mereka yang disebut ‘penjaga Alquran’ dan memotivasi generasi muda untuk cinta Quran
Ketua Baznas Kota Balikpapan H Abdul Rosyid Bustomi SPdi mengatakan, insentif diberikan kepada penghafal Alquran 5 juz, 10 juz, 20 juz dan 30 juz. Dan, sebelumnya ada semacam test yang dilakukan untuk melihat sejauh mana mereka benar-benar menghafal Quran sesuai jumlah juz yang dilakukannya

“Tidak mudah menghafal Quran itu. Mereka berjuang demi menjaga kesucian Alquran. Selain dapat apresiasi dari Allah, Baznas pun harus menghargai jerih payah mereka,” kata Bustomi didampingi Komisioner Baznas H Djailani
Penghafal Quran kata Bustomi, terus berusaha keras mengulang-ulang ayat untuk bacaannya dan kesabarannya. Dan, setiap ayat yang dihafal merupakan kebaikan.

“Insentif itu untuk memberi spirit mereka. Apalagi, Alquran jadi pedoman hidup manusia,” kata Bustomi di sela-sela penyerahan insentif di Kantor Baznas Balikpapan, Rabu (18/3/2026)
Sejak pagi, wajah-wajah bercahaya karena hiasan bacaan Alquran itu memenuhi halaman Kantor Baznas. Bustomi dan komisioner lainnya terus memantau. Mereka tak hanya duduk, tetapi terus melakukan hafalan dengan quran-quran kecil di tangannya
“Menghafal Alquran itu perjalanan spiritual. Apalagi mereka terdiri dari anak-anak muda. Ritme dan irama bacaannya juga luar biasa. Makhrijul huruf-nya baik dan tartil. Mereka sangat menikmati. Baznas terpanggil untuk menghargai ‘pejuang Alquran itu,” jelas Bustomi
Baznas memberi insentif kata Bustomi, karena ketekunan dan konsistensi dengan memastikan tajwid dan makhraj yang tepat.

“Yang Baznas apresiasi juga langkah mereka melakukan muraja’ah untuk mengulang hafalan yang sudah dipelajari. Karena, pengulangan itu diperlukan bagi penghafal,” kata Bustomi yang juga qori ini.
Jumlah penghafal quran yang diberi insentif kata Bustomi, totalnya 270 orang. Dan, program ini bergulir dengan menggunakan dana Baznas Balikpapan.
“Penghafal quran itu bagian dari asnaf penerima zakat sebenarnya. Karena, mereka semua adalah fisabilillah atau berjuang di jalan Allah untuk mensucikan Alquran,” kata Bustomi yang menambahkan programnya akan berlanjut.(gt)













