• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, June 1, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

LDII Harus Jadi Contoh Nasional Pembinaan Karakter. Pergantian Tahun 2023, Ratusan Santri Full di Masjid Berdoa dan Dapat Motivasi

by admin
January 5, 2024
in Kanal
0 0
0
LDII Harus Jadi Contoh Nasional Pembinaan Karakter. Pergantian Tahun 2023, Ratusan Santri Full di Masjid Berdoa dan Dapat Motivasi

MOTIVASI: Fajar memberikan motivasi kepada ratusan santri LDII di saat pergantian tahun 2023 ke 2024

0
SHARES
857
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Momen pergantian tahun 2023 ke 2024 dimanfaatkan santriwan-santriwati Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Balikpapan melakukan introspeksi. Mereka full di masjid, tak terpengaruh dengan agenda hura-hura di luar.

Santri tersugesti permainan tangan lengket

Tak ada kembang api ataupun kegiatan yang bisa mengganggu nilai aqidah apalagi mengarah pada tindakan mubazir. Sejak bada magrib, Minggu (31/12/2024) mereka sudah memenuhi masjid.

Diawali salat Magrib, dan terus berlanjut hingga diakhiri salat tahajud (qiyamul lail). Semuanya, demi menjaga nilai-nilai luhur karakter yang diajarkan di pesantren yang berdiri di kawasan Gunung Guntur ini.

Herry juga menggelar muhasabah secara outdoor

Sebenarnya, bagi LDII pergantian tahun itu selalu diisi setiap tahunnya dengan kegiatan positif. Mereka menyebutnya sebagai Pengajian Akhir Tahun (PAT) dan itu dilakukan seluruh Indonesia.

“Semua harus ikut kebijakan pusat. Kendati kreativitas daerah boleh saja dilakukan modelnya bagaimana. Asalkan, mereka tidak sampai ikut-ikutan merayakan pergantian tahun yang  acaranya tak bermanfaat dan lebih terkesan tidak sesuai dengan gaya anak santri,” kata Ketua LDII Balikpapan H Herry Fatamsyah SE didampingi Wakil Ketua Laode Beni SH menjelaskan acara muhasabah itu.

Ratusan santri terlihat tertib. Mereka  enjoy dengan acara itu. Lokasinya dibagi dua bagian. Untuk santriwati (akwat) sebelah kiri dan santri lelaki (ikwan) sebelah kanan. Di mana, duduk mereka pun harus dipisah dengan menggunakan hijab (penghalang).

Menariknya, semua santri wajib hadir di acara muhasabah itu. Sehingga, bagi santri wanita yang sedang berhalangan pun hadir. Hanya, space-nya menempati di bagian luar menghadap ke dalam masjid.

Ketua Yayasan Tri Generus LDII Balikpapan H Munawar Cholil membuka acara yang meminta kepada seluruh peserta tidak boleh beranjak dari tempatnya. Karena, rangkaian muhasabah akan diisi dengan motivasi.

“Ini acara yang spesial dari LDII. Seluruh santri akan bisa belajar apa saja yang nanti dari motivator. Dicatat dan diamalkan. Karena, banyak  yang disampaikan narasumber nantinya dan itu cara bagaimana mencapai sukses,” pinta Munawar.

29 karakter yang diajarkan di LDII

Acara yang dikemas edukatif itu, bernama Muhasabah Akhir Tahun 2023 (Success is My Right) bertema Sinergikan Skill dan 29 Karakter Luhur LDII Menuju Indonesia Emas itu, diisi dua motivator yakni Fajar Adianto (trainer dan juga hypnoterapi) dan H Sugito SH MH (wartawan dan moderator lokal dan nasional serta Wakil Ketua Media Online Indonesia Kaltim) berjalan penuh khidmat.

Sugito memuji pembinaan karakter LDII

Di sesi awal, Sugito membeber bagaimana meraih sukses harus diawali dengan bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberi nikmat dan panjang umur dan kesempatan untuk mengukir prestasi amal saleh menjadi pribadi yang lebih baik.

Karena adab, yang berhalangan ada di luar masjid

Sugito merekam, kejadian yang ada di LDII khususnya Ponpes Bairuha. Di mana, mendapat pelayanan sangat santun dari santri. “Mereka menawari saya minum, teh, kopi, panas, setengah panas atau dingin. Aura karakternya muncul dan sangat santun. Seperti pelayanan hotel (hospitality). Ini luar biasa dan sangat menyentuh siapa yang melihatnya,” cerita Sugito disambut senyum ratusan santri.

Daripada hura-hura, mereka introspeksi diri

LDII  kata Sugito, justru harusnya jadi contoh nasional dalam kaitan pembinaan karakter. Karena, memiliki bahan ajar atau dijadikan kurikulum kaitan 29 karakter luhur  yang terbagi 6 bagian seperti Tri Sukses (aklaqul karimah, alim & faqih dan mandiri), thobiat luhur (rukun, kompak, kerjasama yang baik, jujur, amanah dan mujhid muzhid, tali keimanan (bersyukur, mempersungguh, mengagungkan, berdoa) dan lainnya.

Bertahan hingga motivasi pukul 00.00 Wita

“Saya sangat surprise setelah mengetahui bahwa LDII punya penggembelengan karakter. Justru, lebih banyak dari pemerintah (Kementerian Pendidikan) yang hanya 18 karakter. Makanya, harus jadi tolok ukur (benchmark) nasional dan kalau mau reformasi mental ya mencontoh LDII,” urai Sugito

Tak hanya karakter menuju sukses, Sugito juga menjelaskan kalangan anak muda harus menangkap peluang bonus demografi. Di mana, usia produktif lebih banyak dari usia non-produktif.

“Indonesia Emas itu di tahun 2045. Berarti tepat Dirgahayu RI ke-100. Nah, diawali dari tahun 2030 dimulai pasar kerja, sehingga anak muda LDII harus bisa berkompetisi dan berkarya serta sukses menangkap peluang itu,” kata Sugito.

Tekun, santun, beradab itulah santri LDII

Sugito juga menjelaskan, untuk sukses hanya ‘omong kosong’ jika itu tak dibarengi kegigihan pribadi. Ada sumbangsih dari orangtua, seperti doa. “Jadi harus bhakti dengan orangtua. Karena, ridhanya Allah itu tergantung ridhanya orangtua. Ridhollahi fi ridhol walidaini,” kata Sugito mengutip salah satu hadist Rasulullah.

Selain itu, Sugito juga menjelaskan kaitan peluang Ibu Kota Negara (IKN) yang sekarang ini sedang melakukan pembangunan dan akan tuntas di segmen awal pada Desember 2024.

“Ada banyak peluang kerja di IKN, sehingga adik-adik dari LDII harus merebutnya,” ungkap Sugito yang menambahkan, seluruh santri LDII harus memiliki bekal yang diistilahkannya dengan ASN (Attitude, Skill, Network).

ISAK TANGIS

Di sesi berikutnya, motivasi disampaikan Fajar Adianto yang tampil lebih atraktif dan komunikatif. Ia mengajak seluruh santri untuk tetap mempertahankan proses belajar 29 karakter luhur yang diterimanya di LDII

Aksi Fajar lewat edutainment membius santri

Bahkan, Fajar pun  yang juga pengelola Café Balgas serta owner mendoan Gunung Malang ini, mendapat praktek karakter itu justru dari orang-orang LDII. “Saya mengelola Balgas itu cukup lama. Setiap tamu jika selesai makan langsung bayar dan meninggalkan tempat,” ceritanya.

Fajar mengajak santri enjoy tapi fokus

Tapi, berbeda dengan santri LDII. Justru, ada karakter yang dipertontonkan ketika berada di Balgas. Saat itu sedang rapat untuk membahas muhasabah. “Jujur saya terkesima, warga LDII usai makan membersihkan meja dan mengatur kursi-kursi. Masya Allah, baru saya temukan selama bertahun-tahun mengelola Café Balgas. Jempolan dan luar biasa tempaan karakter LDII,” kata Fajar.

Fajar lalu membawa larut peserta muhasabah. Ia mempraktekkan berbagai interaksi dan memainkan peran otak kanan dan kiri dengan menerapkan ‘Terapi VAK’ atau Visual, Auditori dan Kinestetik.

Serius tapi rileks, bahan ajar Fajar

“Manusia itu belajar harus dicoba dengan mendengar, melihat dan melakukan. Sehingga, kalian harus bisa mengikuti semua apa yang saya lakukan,” kata Fajar sambil mempraktekkan lewat spirit dan meneriakkan hello yang dijawab hai seluruh peserta.

Fajar mendorong, seluruh peserta untuk dapat sukses di masa depan. Cara-cara motivasi yang disampaikan lebih menekankan pola edutaintment, sehingga peserta enjoy dan menikmati serta kompak.

Permainan tangan mampu jadi sugesti

Termasuk cara-cara lewat mempengaruhi audien. Seluruh peserta akhirnya ‘terhipnotis’ oleh Fajar di saat harus mempraktekkan jari tangan lengket. Nyaris semua peserta mengikuti praktek itu dan benar-benar tersugesti lengket.

Di bagian akhir, Fajar membuat suasana sedih. Introspeksi itu berjalan lewat upaya ‘meditasi’ dan suara isak tangis terdengar dari santri wanita dan laki-laki. Itu setelah Fajar mengingatkan perjalanan orangtua yang sayang, dan merawat anak-anak. Sehingga, harus dibalas dengan bhakti maksimal.

Santri putra banyak yang menangis

“Jangan sampai sia-siakan kedua orangtuamu. Sebab, mereka adalah kunci sukses. Mereka telah merawat kita semua sejak kecil. Maka, patuh, bhakti dan santunlah dengan orangtua kalian,” ungkap Fajar yang merendahkan suaranya disambut tangisan dari peserta.

Santri putri pun terisak mengingat orangtua

Kejadian itu menarik. Karena, tepat pukul 00.00 Wita tepat pergantian tahun 2023 dan 2024. Ledakan kembang api terdengar membahana. Tetapi, dalam Masjid Luhur di Ponpes Bairuha itu, seluruh santri tak terpengaruh. Justru, mereka semua menguatkan dengan introspeksi daripada harus melakukan pesta kembang api.

Ditempa karakter luhur, mereka berbudi luhur

Kegiatan serupa juga dilakukan santri LDII di pelataran Masjid Al-Ajwah kawasan Kelurahan Batu Ampar. Acara digelar malam dengan tema Pengajian Akhir Tahun. Ratusan santri-santriwati hadir yang dipimpin Ketua LDII Balikpapan H Herry Fatamsyah SE.

Anak-anak muda LDII calon pemimpin masa depan

Mereka sejak sore hingga malam dan melanjutkan qiyamul lail di masjid juga mengisi pergantian tahun 2023 dengan muhasabah dan mempraktekkan dengan pola gimmick yang pertanyaan dan jawaban difokuskan pada ilmu-ilmu keagamaan.

“Alhamdulillah, mereka memanfaatkan pergantian tahun 2023 dengan muhasabah. Belajar agama dan mendalami agama. Inilah implementasi dari 29 karakter luhur yang diajarkan di LDII,” kata Herry Fathamsyah.

Muhasabah di masjid, teguhkan iman

 Menariknya, kegiatan di ruang terbuka itu (outdoor) semuanya didesain oleh anak-anak muda berkarakter LDII yang  dilakukan demi menghindari perayaan pergantian tahun dengan hura-hura dan tidak bermanfaat.

“Kami akan selalu melakukan kegiatan serupa setiap tahun dengan tema-tema yang lebih menekankan pada perubahan sikap serta mengamalkan karakter yang diterapkan di LDII,” ungkap Herry. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Tour IWSSB Nikmati Spot Wisata Taman Langit. Indah: Pikiran Fresh dan Merajut Persaudaraan
Kanal

Tour IWSSB Nikmati Spot Wisata Taman Langit. Indah: Pikiran Fresh dan Merajut Persaudaraan

June 1, 2026
Kadin Berpeluang Tarik Investasi Asing. Jundy: Dukung Pemerintah dan Lapangan Kerja
Kanal

Kadin Berpeluang Tarik Investasi Asing. Jundy: Dukung Pemerintah dan Lapangan Kerja

June 1, 2026
Gotong-Royong, Ada MBG untuk Warga. Diskusi ‘Juleha’ dan Kolesterol Mengemuka
Kanal

Gotong-Royong, Ada MBG untuk Warga. Diskusi ‘Juleha’ dan Kolesterol Mengemuka

May 31, 2026
Noval Dibantu 25 Wakil Ketua Bidang. 8 Juni Dilantik, Kadin Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Kanal

Noval Dibantu 25 Wakil Ketua Bidang. 8 Juni Dilantik, Kadin Jadi Mitra Strategis Pemerintah

May 30, 2026
Jerih Payah, Jadi Sedekah Amal Jariyah. Ada Sarapan Pagi, Silaturahmi dan Tambah Amunisi
Kanal

Jerih Payah, Jadi Sedekah Amal Jariyah. Ada Sarapan Pagi, Silaturahmi dan Tambah Amunisi

May 30, 2026
IWSSB Tour Jateng-Jogjakarta, Bromo Sampai Taman Langit. Peserta Bawa Baju Bodo dan Naik Kapal Laut
Kanal

IWSSB Tour Jateng-Jogjakarta, Bromo Sampai Taman Langit. Peserta Bawa Baju Bodo dan Naik Kapal Laut

May 29, 2026
Next Post
Istri Doakan Muiz Thohir Jadi Imam yang Baik dan Amanah. Momen Ultah, Pegawai BPTD Beri Ragam Apresiasi

Istri Doakan Muiz Thohir Jadi Imam yang Baik dan Amanah. Momen Ultah, Pegawai BPTD Beri Ragam Apresiasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 316 Followers

Recommended

HUT ke-129, Hiburan Rakyat dan Artis Ditiadakan. Walikota Minta Maaf, Upacara di Halaman Pemkot

HUT ke-129, Hiburan Rakyat dan Artis Ditiadakan. Walikota Minta Maaf, Upacara di Halaman Pemkot

December 16, 2025
Yuni Salakilo: Program Double Track Siapkan SDM Songsong IKN. UMKM Harus Gesit  Menangkap Peluang Lewat Platform Digital

Yuni Salakilo: Program Double Track Siapkan SDM Songsong IKN. UMKM Harus Gesit Menangkap Peluang Lewat Platform Digital

February 12, 2023
Cerita Kebaikan Saja yang Meninggal, Jangan Ghibah. Silaturahmi Keluarga Hj Halimah Diisi Tausyiah

Cerita Kebaikan Saja yang Meninggal, Jangan Ghibah. Silaturahmi Keluarga Hj Halimah Diisi Tausyiah

May 29, 2025
Makanan Khas PPU Harus Lebih Dikenal ‘Orang Luar’

Makanan Khas PPU Harus Lebih Dikenal ‘Orang Luar’

September 26, 2020
MCB, Komunitas MUA Terbentuk di Balikpapan. Tak Hanya Merias tapi Juga Peduli Kegiatan Sosial

MCB, Komunitas MUA Terbentuk di Balikpapan. Tak Hanya Merias tapi Juga Peduli Kegiatan Sosial

February 5, 2020
PDAM Balikpapan Berstatus Perumda, Direksi Genjot Layanan 3K. Mantan Dewas Luruskan Ada yang Ingin Perseroda

PDAM Balikpapan Berstatus Perumda, Direksi Genjot Layanan 3K. Mantan Dewas Luruskan Ada yang Ingin Perseroda

December 1, 2020
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines