Kelurahan Sumber Rejo Masuk 3 Besar. Presentasi Tingkat Kaltim untuk Tingkat Nasional

SUPERTEAM: Tim Kelurahan Sumber Rejo yang dipimpin Camat Balikpapan Tengah Edu Gunawan, presentator Lurah Umar Hadi, Ketua LPM Ahmad Mallolongan dan tim optimistis juara

SHARE INFO INI KE TEMAN

TINTAKALTIM.COM-Patut diacungin jempol. Itulah Kelurahan Sumber Rejo. Karena, dipilih mewakili Kota Balikpapan untuk ikut kompetisi lomba  desa atau kampung  serta kelurahan (lomdeskel) tingkat Provinsi Kaltim. Presentasi lomba digelar di  Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Samarinda, 15-16 Juni 2021.

Dalam ajang presentasi itu, Kelurahan Sumber Rejo  masuk sebagai tiga besar. Dan saat presentasi lomba dilakukan Lurah Umar Hadi lebih banyak disampaikan kaitan keberhasilan kelurahan baik dalam konteks pemberdayaan masyarakat, keamanan, pola pelayanan digital serta sinergitas seluruh stakeholders dalam membangun kelurahan.

“Alhamdulillah, semoga presentasi kita dinilai dengan fair. Karena,  yang kami sampaikan merupakan kerja-kerja perangkat kelurahan yang telah mengukir presetasi dalam bidang pembangunan,” kata Lurah Sumber Rejo Umar Hadi saat dikonfirmasi Tintakaltim.Com dalam kaitan lomba itu.

Hadir mendampingi kegiatan presentasi lomba kelurahan itu Camat Balikpapan Tengah Edy Gunawan, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sumber Rejo Drs Ahmad Mallolongan, PKK tingkat Balikpapan Tengah, PKK Kelurahan, Kabag Pemerintahan Sayid Muchdar,  Ketua LPM Kota Balikpapan H Damanhuri.

Dalam presentasi itu, Kelurahan Sumber Rejo berkompetisi dengan 2 kelurahan lain di Kaltim yakni Kelurahan Guntung Bontang Utara serta Kelurahan Dadi Mulya Samarinda Ulu.

“Saya mendapat support dari Pak Ahmad Mallolongan, Pak Damanhuri serta Camat, kabag pemerintahan dan PKK. Sehingga, merasa optimistis bisa juara dan mewakili Kaltim ke Jakarta. Karena, Sumber Rejo juga pernah meraih  peringkat 6 juara nasional untuk  lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),”  kata Lurah Umar Hadi.

INOVASI DAN E-GOVERNMENT

Sementara itu, Ketua LPM Ahmad Mallolongan saat dikonfirmasi media ini menyebutkan, presentasi yang disampaikan Lurah Sumber Rejo Umar Hadi sangat menarik dan diyakini bisa meraih skor tertinggi.

Sebab, yang disampaikan secara keseluruhan ada 39 slide lewat  aplikasi power point yang di dalamnya sengat detail   berisi kaitan inovasi, e-government, wisata edukasi Kang Bejo, unggulan dan potensi kelurahan, pelestarian adat dan budaya, kamtibmas,  musrenmbang, forum anak dan karang taruna, kegiatan LPM, tim penggerak PKK serta sarana dan prasarana kelurahan.

“LPM  melihat, Kelurahan Sumber Rejo sangat siap tampil di presentasi itu. Sehingga, membuat kelurahan dari daerah lain seperti Bontang dan Samarinda agak nervous. Jika penilaiannya fair, maka yang lolos ke Jakarta, Insya Allah Kelurahan Sumber Rejo,” kata Ahmad Mallolongan.

Lawan yang dihadapi Samarinda dan Bontang tapi tim Kelurahan Sumber Rejo Balikpapan Tengah siap menjadi juara dan mewakili Kaltim di tingkat nasional

Dari informasi Ahmad Mallolongan, pemenang presentasi akan mewakili ke Jakarta dalam kegiatan temu karya nasional yang kegiatannya dirangkai dengan Pekan Inovasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Pindeskel). “Mohon doanya untuk seluruh warga Kota Balikpapan dan Kelurahan  Sumber Rejo khususnya. Karena, ini membawa nama daerah  Balikpapan. Semoga semuanya berjalan lancar,”  kata Ahmad Mallolongan sambil menunggu hasil pengumuman presentasi lomba dalam waktu dekat.

Dalam kegiatan itu, selain tingkat kelurahan untuk presentasi juga dilakukan tingkat desa dan yang terpilih adalah Desa Sumber Agung (Berau), Desa Segandeng (Paser) dan Desa Bukit Raya Sepaku (Penajam Paser Utara).

Dari informasi media ini, acara presentasi dibuka Plh Sekda Samarinda yakni Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan drg  Nina Endang Rahayu. Ia memberi apresiasi atas kegiatan lomba dan semoga terpilih yang mewakili Kaltim ke tingkat nasional benar-benar yang memang sudah berdasarkan penilaian dewan juri secara fair.  

“Karena, pemenang dalam lomba presentasi ini nanti juga jadi tolok ukur (benchmark) tingkat Kaltim. Sebab akan berkompetisi di tingkat nasional,” pungkasnya. (gt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *