• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Saturday, August 1, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Aset Kariangau Masih Opsi Hibah atau Dikelola Pihak Lain. Renhard: Kesmanpel Kewenangan Ditjen Hubdat Kemenhub

by admin
October 30, 2024
in Kanal
0 0
0
Aset Kariangau Masih Opsi Hibah atau Dikelola Pihak Lain. Renhard: Kesmanpel Kewenangan Ditjen Hubdat Kemenhub

ASET: Kepala BPTD Kaltim dan Plt Kadishub Kaltim serta undangan lainnya membahas kaitan aset Pelabuhan Kariangau yang masih perlu diskusi dan bahasan lanjutan kembali

0
SHARES
139
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Keberadaan aset Pelabuhan Penyeberangan Kariangau Balikpapan yang ada rencana dikembangkan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim Ditjen Hubdat Kemenhub masih terkendala kepastiannya.

Renhard memimpin rapat bahasan aset

Karena, aset itu masih muncul opsi apakah hibah penuh atau ada pihak lain yang mengelola sebab asetnya masih belum dimiliki sepenuhnya Ditjen Hubdat Kemenhub via BPTD Kaltim.

Diupayakan ada titik temu

Rekomendasi sementara itu muncul saat digelarnya rapat pembahasan barang milik negara (BMN) yang ada di Pelabuhan Kariangau melibatkan Dishub Provinsi, Dishub Kota Balikpapan, Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kaltim di ruang rapat  lantai II BPTD Kaltim, Selasa (29/10)

Rapat yang diinisiasi BPTD Kaltim itu dipimpin kepalanya Renhard Ronald dihadiri Plt Kadishub Kaltim Ir Hj Lisa Hasliana MSi, Kepala Seksi Prasarana Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan BPTD Kaltim Agung Wibowo SH, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Elba Iskandar S Sos MSi, Marlina Hendriaty (BPKAD Kaltim), Freddy W (Dishub Balikpapan) dan undangan lainnya.

Rapat diinisiasi BPTD untuk cari solusi

Dikatakan Renhard, rapat itu sebagai tindaklanjut surat Irjen Kemenhub tentang penyampaian hasil audit Irjen terkait penatausahaan hibah antara Kemenhub dengan pemerintah daerah. Dan, BPTD Kaltim punya keinginan jika hibah itu selesai, maka Ditjen Hubdat Kemenhub dapat melakukan upaya pengembangan.

“Kami ingin mengembangkan Pelabuhan Kariangau yang representatif dan menuju pelayanan maksimal tentu saat ini tidak mungkin. Sebab, aset belum milik kita dan masih milik pihak lain khususnya tanah dan bangunan,” kata Renhard.

Basic desain yang dibuat BPTD sejak 2018

Sebenarnya kata Renhard, sejak tahun 2018 BPTD Kaltim sudah membuat basic desain yang masuk dalam analisa Highest & Best Use (HBU) atau penggunaan aset secara optimal termasuk lahan dan bangunan yang diarahkan 19  pekerjaan untuk pengembangan.

Ke depan, secara legenda desain akan ada bahari galeri, bahari rest area, masjid, menara pandang, bahari hotel, ruang utilitas, parkir kendaraan penyeberangan golongan bus/truk (area Penajam)

Diskusi aset Dishub Kaltim-BPKAD Kaltim

“Ekspekstasi kita ke depan juga membangun parkir kendaraan penyeberangan golongan mobil/motor penumpang ke arah Penajam. Bahkan, sampai jembatan timbang, rumah dinas dan  gerbang masuk kawasan,” urai Renhard yang semua itu belum masuk dalam Detail Engineering Design (DED).

Renhard di forum itu memimpin secara fleksibel. Ia banyak mendengar masukan dari sejumlah pihak.  Tetapi, menegaskan pula bahwa tugas-tugas dan fungsi  Keselamatan dan Keamanan Pelayaran (Kesmanpel) tanggungjawabnya tetap pada BPTD Kaltim Ditjen Hubdat Kemenhub.

Renhard optimistis bahasan aset tuntas

“Ini  karena fungsi Kesmanpel untuk Transporati Sungai Danau dan Penyeberangan (TSDP) itu mulai 1 Juni 2021 yang sebelumnya tanggung jawab Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) dialihkan kewenangannya ke Ditjen Hubdat dan di Kaltim oleh BPTD,” jelas Renhard.

Renhard memaparkan di rapat itu menggunakan  view gambar 3D seluruh pengembangan termasuk masjid, Bahari Hotel yang pernah dibuat sejak tahun 2018 lalu. Tentu, pola pengembangan masih ekspektasi ke depan lebih kompetitif demi optimalisasi aset.

Unsur Dishub Balikpapan pun hadir

“Ini mimpi kita ke depan. Apalagi Provinsi Kaltim sudah ditetapkan jadi Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga BPTD Kaltim harus berbenah lebih baik dan jadi etalase penyeberangan terbaik,” kata Renhard.

Menurut Renhard, silakan pihak lain untuk mengelola bagaimana Penyeberangan Kariangau itu. Hanya, jika demikian maka BPTD Kaltim sebagai kepanjangan tangan Ditjen Hubdat Kemenhub tidak bisa lagi mengalokasikan anggaran.

Staf BPTD Kaltim dilibatkan ikut rapat

“Kita hanya pada sisi Kesmanpel saja. Tetapi, perbaikan jalan dan pengembangan lainnya tak mungkin terjadi duplikasi anggaran. Karena, itu riskan ada temuan,” jelas Renhard pada forum rapat.

Misalnya contoh Renhard, sejauh ini jalan menanjak di pintu masuk Pelabuhan Kariangau kondisinya sangat membahayakan. Jalannya curam dan rusak, sehingga mengganggu pelayanan dan selalu jadi persepsi pengguna jalan bahwa itu domain BPTD Kaltim.

Masih ada sejumlah opsi dalam pengelolaan

“Itu jalan provinsi, sehingga tak mungkin kita perbaiki. Sehingga, inilah mengapa BPTD Kaltim Ditjen Hubdat membahas kejelasan aset tersebut,” jelas Renhard

Dalam forum rapat itu, tim BPKAD Provinsi Kaltim melalui Marlina Hendriaty menyebutkan jika memungkinkan Dishub Kaltim dapat mengelola aset miliknya sehingga nanti bisa dilakukan dengan bekerjasama  via Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau perusda.

“Tapi ini masih opsi dan kita akan laporkan kepada kuasa pengelola modal tentu atas persetujuan gubernur dan sekprov,” jelasnya.

Renhard jelaskan tugas Kesmanpel

Demikian halnya untuk Pemkot Balikpapan, perwakilan dishub intinya mau menghibahkan aset berupa lahan yang terdaftar di BPKAD.

“Kami sudah koordinasi dengan kawan-kawan BPKAD. Intinya siap dihibahkan tetapi perlu adanya legalitas berupa berita acara penyerahan aset. Tentu opsi lainnya juga  apakah nanti akan tukar guling (ruislagh) yakni penukaran aset seperti tanah atau bangunan,” ujar Fredy dari Dishub Balikpapan.

Dalam rapat itu pun diurai kaitan sejarah bagaimana Pelabuhan Kariangau. Abdul Rahim dari Dishub Provinsi menyebutkan, di tahun 1996 saat itu masih ditangani ASDP dan masuk dalam lingkungan perhubungan laut (hubla).

“Dan itu aset antarkota antar provinsi yang dulu bernama Pelabuhan Somber. Tetapi digugat pihak lain dan menang. Akhirnya, pindah ke Kariangau dan akan dikelola  kaitan hibah aset bersama Pemkot Balikpapan tetapi batal karena DPRD tidak setuju,” jelas Abdul Rachim.

Kaitan aset ini, sejumlah sumber menyebutkan jika itu ditangani BUMD (Perusda Kaltim), maka untuk alokasi anggaran harus mendapat persetujuan DPRD Kaltim khususnya dalam pengembangan Pelabuhan Kariangau.

Abdul Rahim jelaskan sejarah Kariangau

“Kalau dikelola BPTD Kaltim Ditjen Hubdat Kemenhub akan mudah pola anggarannya karena langsung dari kementerian. Tetapi, semuanya harus clear & clean dulu kaitan aset,” ujar sumber yang enggan disebutkan jati dirinya.

Kaitan aset ini, Renhard Ronald dan Agung Wibowo pada Kamis (30/10) hingga Jumat (1/10) akan membahasnya di Hotel Orchard Industri Jakarta. Dan akan ada pembahasan tindaklanjut hasil audit Irjen yang melibatkan pula sekda provinsi dan kota-kabupaten termasuk BPKAD. “Semoga ada titik terang dalam kaitan hibah ini. Sehingga semuanya bisa berjalan pada sisi pengembangan demi optimalisasi aset,”  pungkas Renhard. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Daftar Gratis, Ikuti Festival Move Uper 2026. Hadirkan Komedi Nasional SUCI 2016, Ardit Erwandha
Kanal

Daftar Gratis, Ikuti Festival Move Uper 2026. Hadirkan Komedi Nasional SUCI 2016, Ardit Erwandha

August 1, 2026
Yakin, Sedekah Menolak Musibah. Hendra: Dananya Bantu Orang Sakit, Sosial dan Ekonomi
Kanal

Yakin, Sedekah Menolak Musibah. Hendra: Dananya Bantu Orang Sakit, Sosial dan Ekonomi

August 1, 2026
Baznas Balikpapan Bantu Modal 60 UMKM. Bustomi: 37 Anggota PKK dan 23 Pelaku Usaha Umum
Kanal

Baznas Balikpapan Bantu Modal 60 UMKM. Bustomi: 37 Anggota PKK dan 23 Pelaku Usaha Umum

July 31, 2026
Elemen Nusantara Jadi Dekorasi Kantor BPTD Kaltim. Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia
Kanal

Elemen Nusantara Jadi Dekorasi Kantor BPTD Kaltim. Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia

July 30, 2026
Pengurus FKPB Dilantik 8 Agustus di Pemkot. Walikota: Harus Jadi Think-Tank Kota dan Jaga Keamanan
Kanal

Pengurus FKPB Dilantik 8 Agustus di Pemkot. Walikota: Harus Jadi Think-Tank Kota dan Jaga Keamanan

July 28, 2026
Dicari 100 Calon Satpam Dilatih Diksar Baznas Balikpapan. Pendaftaran Ditutup 20 September
Kanal

Dicari 100 Calon Satpam Dilatih Diksar Baznas Balikpapan. Pendaftaran Ditutup 20 September

July 27, 2026
Next Post
ASDP Inginkan Antrean Tak Panjang saat Nataru 2025. Kepala BPTD: Kita Atur demi Pelayanan Bersama

ASDP Inginkan Antrean Tak Panjang saat Nataru 2025. Kepala BPTD: Kita Atur demi Pelayanan Bersama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Kalista Ujicoba E-Bus Sebulan ke IKN. Lebih Irit, Gunakan #Nusantara Maju dengan Bus Listrik

Kalista Ujicoba E-Bus Sebulan ke IKN. Lebih Irit, Gunakan #Nusantara Maju dengan Bus Listrik

December 28, 2023
RM Kembangkan UMRT dari Zakat untuk Umat. Ratusan Pengurus RT Hadiri Launching Beras RMC

RM Kembangkan UMRT dari Zakat untuk Umat. Ratusan Pengurus RT Hadiri Launching Beras RMC

December 16, 2019
Pindahnya IKN Bukan Hanya Pindah Gedung dan Jangan Rugikan Warga Lokal. Gerak dan Kepala Adat Dayak Minta Skema Naker Transparan

Pindahnya IKN Bukan Hanya Pindah Gedung dan Jangan Rugikan Warga Lokal. Gerak dan Kepala Adat Dayak Minta Skema Naker Transparan

June 22, 2022
Usai Pisah Sambut, Pekerjaan Dikebut. Renhard Ingatkan Stafnya Jangan Sombong

Usai Pisah Sambut, Pekerjaan Dikebut. Renhard Ingatkan Stafnya Jangan Sombong

August 25, 2024
Batu Hancur, Ring di Ginjal

Batu Hancur, Ring di Ginjal

October 6, 2019
BPTD Kaltim Sediakan Dua Rest Area untuk Pemudik. Angkutan Barang Boleh Operasi Pukul 22.00 Wita

BPTD Kaltim Sediakan Dua Rest Area untuk Pemudik. Angkutan Barang Boleh Operasi Pukul 22.00 Wita

March 16, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines