• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Sunday, August 2, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Ada Paku dan Pupu di Makanan Khas Mandar. Walikota-Istri Lesehan, Jarang Ada Sambal

by admin
October 6, 2024
in Kanal
0 0
0
Ada Paku dan Pupu di Makanan Khas Mandar. Walikota-Istri Lesehan, Jarang Ada Sambal

KUE PUPU: Walikota lesehan menikmati makan malam. Dan H Kamal membawa kue pupu serta komunitas sarapan pagi hari warga Malunda

0
SHARES
225
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Malam itu usai salat jama Magrib-Isya. Makanan sudah tersedia dihampar di bagian ruang tamu. Tetapi, rombongan baru merapat dari Polewali Mandar. Seketika, Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME meminta untuk salat jamaah.

Sajadah digelar. Ustaz Muslimin mengumandangkan iqomah di rumah luas kawasan  Malunda di Sulbar yang ditempati orangtua Hajar Nuhung, keluarga Rahmad Mas’ud itu.

Walikota saat jamaah bersama rombongan

“Tahafdhol (silakan) Pak Walikota, ayo jadi imam,” pinta Ustaz Muslimin. Hanya, dorong-mendorong terjadi  dan akhirnya Ustaz Muslimin jadi imam.

Usai salat, pandangan tertuju pada makanan yang sudah terhampar. Di bagian ujung terlihat Hj Nurlena Rahmad yang ngobrol dengan keluarga di Malunda. Di sana ada Umi Bintang dan keluarga lainnya.

Driver berbaur nikmati makan malam

Ragam jenis makanan itu tinggal dimakan. Ada yang mengejutkan, namanya paku. Makanan itu dibungkus dengan daun. “Itu namanya paso atau paku. Ini enak dan selalu ada jika orang Mandar gelar acara,” kata Drs Junaidi Latif yang juga pengurus Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Balikpapan.

Suasana makan malam saat itu diseting dengan gaya lesehan termasuk walikota dan istri. Walikota pun yang awalnya berada di rombongan keluarga, tiba-tiba pindah lokasi.

Suasana makan malam

“Saya ke ujung dulu, kasihan istri makan tak ditemani,” ujarnya singkat. Itulah walikota, selalu menunjukkan sisi harmonis jika bersama sang istri.

Kue paso atau paku tambah Junaidi, dibuat dari gula aren cair, santan dan tepung beras yang dicampurkan dalam cetakan berbahan daun pisang. Wujudnya, ada yang lonjong seperti paku.

PUPU

Khas makanan lainnya ada yang unik. Namanya pupu. Bentuknya segitiga. Saat Walikota Rahmad Mas’ud akan makan malam, jenis makanan itu tepat ada di depannya.

“Ayo dimakan, ini namanya pupu. Makanan khas Mandar yang enak.  Silakan dinikmati,” pinta walikota kepada media ini sambil menyodorkan pupu yang ada di piring.

Istri walikota lesehan dan telur bercangkang

Pupu makanan berbentuk segitiga. Ragam cerita berkembang dari yang  hanya sekadar makanan khas sampai dikait-kaitkan dengan cerita bernuansa  pornografi.

“Ah itu cuma joke-joke segar saja,” kelakar Ustaz Muslimin yang  membaca doa  sebelum gelaran makan bareng itu dilaksanakan.

Menurut Muslimin, pupu adalah makanan enak dari tepung berisi ikan. Enak dinikmati ketika sedang santai atau makan siang maupun makan malam sampai sarapan pagi.

“Sebenarnya sama dengan sambusa, jenis makanan yang  terbuat dari kulit tepung berisi daging ikan yang dihaluskan,” cerita Muslimin.

SARAPAN

Pagi itu pukul 06.00 Wita, warga santai di pelataran. Usai salat Subuh berkumpul membentuk kelompok yang di atas meja tersedia ragam jenis makanan. Ada pisang goreng, apem dan lainnya tentu ditambah kopi dan teh panas.

Abah Hajar bentuk sarapan di pelataran

Cerita berbau serius, politik sampai yang humoris pun terjadi dalam bincang pagi sambil sarapan. Lalu media ini melampar pertanyaan: “Mengapa orang Mandar itu jarang ada sambal kalau makan. Sukanya yang manis,”

Padahal, sambal jika tak ada, makanan terasa belum lengkap. Beberapa orang bahkan rela tidak makan sebelum mendapatkan sambal, seolah tak bisa hidup tanpa sambal. Karena cita rasanya beda

Kalau di luar negeri mungkin keju atau mayonnaise di Indonesia tentu sambal. Kalau di Korea Selatan namanya kimchi sebagai penyedap yaitu makanan yang dipermentasi. Karena, ada kebiasaan orang makan itu pelengkapnya adalah kecap, sambal atau kerupuk.

Suasana sarapan bapak-bapak usai Subuhan

Abah Hajar Nuhung yang ada di ‘komunitas sarapan pagi’ itu mengatakan, sebenarnya sambal terkadang ada dan tidak. Tetapi, pantang bagi warga Mandar jika makanan sudah tersedia di meja, justru yang dicari yang tidak ada.

“Apa yang ada di meja yang disediakan oleh pemasak, itu yang dimakan. Itulah karakter orang Mandar, tidak neko-neko,” cerita Abah Hajar seraya tersenyum.

Tetapi bagi Junaidi Latif, tak adanya sambal dan cenderung makanan Mandar itu manis, karena orang-orang Mandar di Sulbar itu kalau bicara diupayakan narasi dan diksinya harus manis. “Itu karakter, meski ada kalimat yang pedas tetapi, hatinya manis,” kata Junaidi mengistilahkan sambil tersenyum.

Lainnya, saat sarapan pagi media ini menemukan ada telur rebus yang sudah dikupas tetapi cangkang atau kulitnya separo masih menempel. Itu disajikan ke tamu saat waktu makan.

“Mungkin itu ada filosofinya, agar kita kalau mendapatkan rezeki itu tidak mudah. Perlu ikhtiar dan kerja keras. Sepertu telur itu, mau dimakan dikupas dulu,” cerita Andi Welly yang siap-siap sarapan pagi.

Tetapi, itulah kelaurga besar Mandar. Keluarga besar Walikota H Rahmad Mas’ud SE dan istri Hj Nurlena yang ada di Malunda. Mereka dikenal orang-orang yang humanis dan selalu merajut silaturahmi.

Terimakasih atas suguhan makanannya, khususnya para juru masak. Semoga, jadi amal jariyah dan tetap sehat. Tapi, jangan lupa sambal yo. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Merdeka: Rajut Saudara Sambil Pasang Bendera (Kerja Bakti, Disuguhi MBG)
Kanal

Merdeka: Rajut Saudara Sambil Pasang Bendera (Kerja Bakti, Disuguhi MBG)

August 2, 2026
Daftar Gratis, Ikuti Festival Move Uper 2026. Hadirkan Komedi Nasional SUCI 2016, Ardit Erwandha
Kanal

Daftar Gratis, Ikuti Festival Move Uper 2026. Hadirkan Komedi Nasional SUCI 2016, Ardit Erwandha

August 1, 2026
Yakin, Sedekah Menolak Musibah. Hendra: Dananya Bantu Orang Sakit, Sosial dan Ekonomi
Kanal

Yakin, Sedekah Menolak Musibah. Hendra: Dananya Bantu Orang Sakit, Sosial dan Ekonomi

August 1, 2026
Baznas Balikpapan Bantu Modal 60 UMKM. Bustomi: 37 Anggota PKK dan 23 Pelaku Usaha Umum
Kanal

Baznas Balikpapan Bantu Modal 60 UMKM. Bustomi: 37 Anggota PKK dan 23 Pelaku Usaha Umum

July 31, 2026
Elemen Nusantara Jadi Dekorasi Kantor BPTD Kaltim. Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia
Kanal

Elemen Nusantara Jadi Dekorasi Kantor BPTD Kaltim. Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia

July 30, 2026
Pengurus FKPB Dilantik 8 Agustus di Pemkot. Walikota: Harus Jadi Think-Tank Kota dan Jaga Keamanan
Kanal

Pengurus FKPB Dilantik 8 Agustus di Pemkot. Walikota: Harus Jadi Think-Tank Kota dan Jaga Keamanan

July 28, 2026
Next Post
Walikota-Istri Ziarah di Makam Cindara. Sedekah dan Kunjungi 3 Lokasi Makam

Walikota-Istri Ziarah di Makam Cindara. Sedekah dan Kunjungi 3 Lokasi Makam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Aliansi Pelaut Balikpapan Dukung Rahmad-Thohari. Rahmad-Abdulloh Beri Spirit Kemenangan, Edy Salasa Jadi Penasehat

Aliansi Pelaut Balikpapan Dukung Rahmad-Thohari. Rahmad-Abdulloh Beri Spirit Kemenangan, Edy Salasa Jadi Penasehat

November 27, 2020
Banteng Kebangsaan Bukan Bagian Struktur PDI-P. Budiono: Balikpapan All Out Dukung Rahmad-Thohari

Banteng Kebangsaan Bukan Bagian Struktur PDI-P. Budiono: Balikpapan All Out Dukung Rahmad-Thohari

November 1, 2020
AGM Ajak Masyarakat Vote Taman Rozeline. Kedepan, PPU Punya Banyak Destinasi Wisata

AGM Ajak Masyarakat Vote Taman Rozeline. Kedepan, PPU Punya Banyak Destinasi Wisata

September 26, 2020
Baznas-BMCI Latih Satpam Bersertifikasi. Bustomi: Insya Allah, Semua Mereka Bekerja

Baznas-BMCI Latih Satpam Bersertifikasi. Bustomi: Insya Allah, Semua Mereka Bekerja

November 12, 2025
Warga BDS 1 Somasi BTN Balikpapan. Muslimin: Kami Tagih Sertifikat, Warga Sudah Bayar

Warga BDS 1 Somasi BTN Balikpapan. Muslimin: Kami Tagih Sertifikat, Warga Sudah Bayar

August 13, 2024
Lokasi 6 Orang Meninggal, Bukan Aset PTMB

Lokasi 6 Orang Meninggal, Bukan Aset PTMB

December 7, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines