• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, August 24, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

by admin
January 10, 2026
in Kanal
0 0
0
SDN 009 Jadi Pemicu Balikpapan Smart City. Sekolah Rujukan Google, Implementasi 100 Persen

KARAKTER: Kepsek SDN 009 Iin menyebut, selain belajar digital, siswa juga diajarin karakter. Tampak siswa 'salim' dengan Suyitna

0
SHARES
289
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Dulunya sempat dijulukin sekolah seperti ‘kandang kerbau’  karena becek, gedungnya lusuh, temboknya pecah-pecah, ruang kelas dan dinding jorok. Tetapi, kini sekolah itu sudah bertransformasi menjadi tempat yang nyaman dan siswanya happy saat belajar dan jadi pemicu (trigger) program Balikpapan Smart City

Kepsek Iin Ratmayati memantau belajar siswa

SDN 009, lokasinya di kilometer 8 Jalan Soekarno Hatta  Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara.  Dari arah Balikpapan, tepat di sisi sebelah kanan bangunannya dibatasi tembok dengan bertuliskan nama sekolah.

Sekolah ini dipimpin kepseknya Iin Ratmayati SPd SD MM yang humble dan smart. Bahkan, pernah dinobatkan sebagai guru berprestasi dalam kompetisi Hari Jadi Kota Balikpapan. Dan, sekolahnya sudah menyandang predikat Adiwiyata Mandiri (tertinggi)

Siswa tak belajar di kelas tapi gazebo

Sekilas, bangunan sekolah ini biasa saja. Kesannya tak refresentatif. Tapi jangan salah, ketika masuk ke lokasi sekolah ternyata proses belajarnya sudah global dan siswa menyatu dengan lingkungan

“Awalnya, sekolah kita dipilih menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) berkolaborasi dengan program Google for Education. Guru-gurunya dicetak jadi coach atau trainer yang bersertifikat dan memiliki lisensi agar dapat mencapai Sekolah Rujukan Google (SRG),” jelas Iin

Belajar digital juga belajar karakter

Kepsek Iin berkolaborasi dengan program Google for Education. Guru-guru dicetaknya menjadi trainer yang tersertifikasi Google Level 1 dan Level 2.

“Gurunya profesional dan mahir dalam menggunakan alat-alat Google for Education untuk Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) baik di kelas maupun luar kelas,” jelas Iin

Ganung saat monitoring belajar digital

Iin menjelaskan, sudah membangun semangat superteam dengan dewan guru. Justru, setelah penanggungjawab atau personal in charge (PIC) program Google for Education ditunjuk,  terjadi akselerasi program di sekolah

“Akhirnya guru-guru punya lisensi  level 1 (L1) dan level 2 ( L2) lewat  ujian sertifikasi dan ada yang personal learning. Ternyata lebih profesional mengajarnya. Anak didik jadi memahami konsep-konsep digital learning yang tak lagi manual tapi sudah digital,” jelas Iin

PENDAMPINGAN

Sementara itu Penanggungjawab atau PIC KSRG Balikpapan Suyitna SPd menjelaskan, transformasi digital di SDN 009 targetnya jadi Sekolah Rujukan Google (SRG) yang diawali Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) dan dituangkan dalam peta jalan (road map)

Suyitna (kanan) diskusi dengan kepsek

“Target kita hanya ingin mewujudkan SDN 009 sebagai ekosistem pendidikan digital yang adaptif. Sehingga, program Google for Education digunakan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, manajemen sekolah dan kolaborasi,” kata Suyitna

Tahapan ekspedisinya panjang, tidak seperti membalikkan telapak tangan sim salabim jadi. Dari pondasi kompetisi dasar, lalu meraih status KSRG dilanjutkan akselerasi dan inovasi dan pencapaian SRG

Siswa lebih enjoy belajar di gazebo

“Kita mencetak dulu guru-guru bersertifikat level 1 yang masuk kualifikasi Google Sertified Educator (GCE) dilanjutkan level 2 dan menuju Google  Ceretified Trainer (GCT) dengan target KSRG dan SRG berbeda persentasenya,” kata Suyitna

Kerja tahapan itu kata Suyitna, dikerjakan bulan demi bulan yang diawali pembentukan tim transformasi digital, audit konektivitas internet dan inventarisasi chromebook.

Tintakaltim.Com dapat penjelasan belajar digital

“Sampai kita juga  sosialisasi kepada warga sekolah dan komite sekolah. Sebab, ini budaya transformasi digital learning,” urai Suyitna

Setelah sukses, Suyitna bergerak  melakukan in house training penggunaan Google hingga pengenalan Google Clasroom sambil melakukan implementasi dan sertifikasi guru lulus GCE level 1 sekitar 50 persen.

Asyiknya belajar digital bawa tumbler

“Budaya penggunaan chromebook kita berikan. Bahkan semuanya  di masa transisi itu mengubah  sisi administrasi paperless atau tanpa kertas seperti membuat undangan dan lainnya,” jelas Suyitna

Bulan selanjutnya, Suyitna didukung tim  melakukan evaluasi persentase guru bersertifikat level I minimal 30 persen dan mengecek keaktifan  siswa serta mengumpulkan dokumentasi foto, video dan pembelajaran

Ganung diskusi dengan kepsek

Selain itu, Suyitna dan tim bergerak terus  untuk mengajukan status KSRG SDN 009 lewat pengiriman letter of intent kepada partner Google. Lalu, disematkanlah sekolah tersebut sebagai KSRG

“Baru tahap selanjutnya akselerasi  inovasi puncak SRG dengan menguasai keterampilan lanjutan dengan GCE level 2, membangun aset digital  serta mempersiapkan Google Certified Trainer (GCT) yang implikasinya sekolah lainnya di Balikpapan,” urai Suyitna

Mendapat penjelasan dari trainer

Tetapi ada yang penting bagi Suyitna, SDN 009 harus memiliki syarat mutlak SRG minimal 1 GCT ahli internal yang diakui Google yang tugasnya  melatih dan menginspirasi rekan guru secara berkelanjutan

Baru kerja puncaknya kata Suyitna, validasi dan pencapaian status SRG seperti memenuhi semua kriteria SRG secara kuantitatif, siap menerima kunjungan dan validasi dari tim Google

“Baru SDN 009 menyandang status RG dan memasang branding sekolah. Kerja-kerja sudah dilakukan dan tinggal menunggu pengumuman saja. Meski begitu, sudah jadi rujukan sekolah dari daerah lain,” ungkap Suyitna. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

KOPI SEWINDU, Nongkrong Buat Candu dan Rindu. Kurma Espresso dan Japanesse Yuzu Favorit
Kanal

KOPI SEWINDU, Nongkrong Buat Candu dan Rindu. Kurma Espresso dan Japanesse Yuzu Favorit

August 21, 2026
Agustusan Seru Digelar IWSS Bersatu. Outfit Merah Putih, Demi NKRI Tak Ada Letih
Kanal

Agustusan Seru Digelar IWSS Bersatu. Outfit Merah Putih, Demi NKRI Tak Ada Letih

August 20, 2026
Balikpapan 6 Besar PTSP dari 98 Kota. Walikota Minta Jangan Diperlambat, Kadin Fokus Investasi
Kanal

Balikpapan 6 Besar PTSP dari 98 Kota. Walikota Minta Jangan Diperlambat, Kadin Fokus Investasi

August 20, 2026
Total Hadiah Rp600 Juta, Bayan Open 2026 Digelar 24-29 Agustus, Hadirkan Jonatan dan Hendra
Kanal

Total Hadiah Rp600 Juta, Bayan Open 2026 Digelar 24-29 Agustus, Hadirkan Jonatan dan Hendra

August 19, 2026
Indonesia Berdaulat, Upacaranya Pakai Baju Adat (Merdeka: Walikota Ingatkan Waspada Provokasi)
Kanal

Indonesia Berdaulat, Upacaranya Pakai Baju Adat (Merdeka: Walikota Ingatkan Waspada Provokasi)

August 18, 2026
PSEL, Solusi Overload Sampah TPA Manggar (Walikota Jalankan Mandat Presiden Gandeng Danantara)
Kanal

PSEL, Solusi Overload Sampah TPA Manggar (Walikota Jalankan Mandat Presiden Gandeng Danantara)

August 17, 2026
Next Post
Digital Blended Learning Dikerjakan Hanya 18 Bulan. Ayu: Diperlukan Gerakan Top Down Action to Teacher

Digital Blended Learning Dikerjakan Hanya 18 Bulan. Ayu: Diperlukan Gerakan Top Down Action to Teacher

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Surprise, Ucapan Datang Penuh Kasih Sayang. Hj Nurlena Ultah, Walikota Romantis dan Santuni Dhuafa

Surprise, Ucapan Datang Penuh Kasih Sayang. Hj Nurlena Ultah, Walikota Romantis dan Santuni Dhuafa

June 23, 2025
Kepala BNNK Balikpapan Pantau Test Urine Sopir Terminal. Belasan Ditest, Negatif tapi Tetap Waspada

Kepala BNNK Balikpapan Pantau Test Urine Sopir Terminal. Belasan Ditest, Negatif tapi Tetap Waspada

March 25, 2026
Walikota Serahkan Santunan Ketua RT Senilai Rp169,3 Juta. Rahmad: Ini Proteksi Kehidupan Kerjasama BPJS Ketenagakerjaan Secara Gratis

Walikota Serahkan Santunan Ketua RT Senilai Rp169,3 Juta. Rahmad: Ini Proteksi Kehidupan Kerjasama BPJS Ketenagakerjaan Secara Gratis

August 17, 2022
Menakar Eskalasi Politik Jelang Pilkada Balikpapan 2020

Menakar Eskalasi Politik Jelang Pilkada Balikpapan 2020

June 28, 2019
Selama 3 Jam, Muiz Cereweti Satpel BPTD Kaltim. Diminta Kerja Inklusif dan Menjadi ‘Idaman’

Selama 3 Jam, Muiz Cereweti Satpel BPTD Kaltim. Diminta Kerja Inklusif dan Menjadi ‘Idaman’

June 12, 2024
DDII Tabalong Belajar Manajemen Dakwah ke DMI. Fahrurrazi: Smart Dakwah Kita Contoh Balikpapan

DDII Tabalong Belajar Manajemen Dakwah ke DMI. Fahrurrazi: Smart Dakwah Kita Contoh Balikpapan

January 24, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines