TINTAKALTIM.COM-Terjadi peningkatan hewan kurban hingga 100 persen lebih di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Centre (BIC) tahun 2026. Baik pada jumlah volume dan distribusi hewan kurban, ini berkat dukungan dari berbagai pihak yang menjadi shohibul qurban (pengkurban)

Dari data, jika tahun lalu hanya 12 ekor sapi, Idul Kurban 2026 menjadi 25 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang totalnya 29 ekor. Hewan kurban itu dari shohibul qurban baik instansi BUMD, BUMN, OPD, camat dan swasta serta yang melakukan patungan membentuk kelompok masing-masing 7 orang

“Alhamdulillah dan terimakasih kepada seluruh shohibul qurban dan panitia yang bekerja superteam. Semoga semua jadi amal jariyah. Apalagi, kita patut bersyukur tahun ini Masjid BIC dapat bantuan sapi presiden,” kata Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Centre (BIC) setelah menutup rangkaian kegiatan penyembelihan hewan kurban di pelataran Masjid BIC, Kamis (28/5/2026)

Acara yang dibuka dan ditutup Andi Yusri itu, dihadiri sejumlah shohibul qurban serta disaksikan warga. Penjagal dari panitia Ustaz Ahmad Sa’idillah menjadi ‘algojo’ yang secara keseluruhan menyembelih sekitar 25 ekor. Tetapi, algojo lainnya datang dari pengurus H Achmad Kamaluddin (H Kamal). Ia membantu merebahkan sapi yang secara total saat Idul Kurban itu 40 sapi direbahkan, sebagian di Masjid Manuntung saat 10 Zulhijah (27/5)

“Santai dan aman saja. Saya terbiasa menyembelih bahkan tiap tahun,” ungkap Ahmad Sai’dillah yang terlihat sangat expert (ahli) dalam menyembelih dan sikapnya low profile.
SAPI PRESIDEN
Prosesi penyembelihan hewan kurban diawali dari sapi bantuan Presiden RI bernama Bison yang punya bobot 1 ton lebih. Perebahan sapi dibantu empat juru sembelih halal (Juleha) dari Rumah Potong Hewan (RPH) di bawah naungan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) dengan konsep perebahan konvensional.

Karena, alat perebah tidak menampung bobot Bison seberat 1 ton lebih. Perebahan dan penyembelihan sangat cepat bahkan Juleha RPH menyembelih dengan satu tarikan tanpa mengangkat pisau yang jadi standar Juleha dan memastikan hewan tidak tersiksa untuk memenuhi syariat Islam

Selanjutnya, hewan kurban baik kelompok maupun dari shohibul qurban disembelih Juleha panitia, Ahmad Sai’dillah SPd. Ia bekerja juga sangat ulet dan memahami metode penyembelihan sya’ri
KABUR
Saat panitia ingin menyembelih sapi berikutya dari kelompok pertama yang patungan 7 orang, sapi yang sudah berada dalam alat perebah sapi portable yang dibuat dengan rangka besi sistem putar (rotary), sapi melompat dan kabur.

Kuat dugaan, sapi itu stres karena mencium aroma darah dari sapi Bison yang darahnya terlihat bercucuran, sehingga langsung melarikan diri. Hanya, panitia begitu sigap dan sapi yang sudah masuk kompleks perumahan warga berhasil dikendalikan dan masuk area penyembelihan kembali

“Alhamdulillah, terimakasih panitia yang sudah mengendalikan sapi yang stres itu. Kaget saja dia. Sebaiknya, matanya ditutup sebelum disembelih,” kata Ustaz Achmad Rosyidi yang sarannya diikuti panitia.
SUPERTEAM
Kerja panitia kurban sangat superteam. Khususnya ibu-ibu yang merangkap pemotongan dan packaging (pengemasan) sangat sigap di bawah komando bidang distribusi H Makmur. Mereka bekerja totalitas hingga daging masuk food container mini untuk shohibul qurban. Yang satu sapi dapat 28 kg dan personal patungan 4 kg dari 1/3 hak mereka

“Saya sangat memberi apresiasi ibu-ibu dan panitia lainnya. Mereka bekerja kompak dan sangat menjaga kebersihan,” kata Ketua Panitia (ketupat) Idul Qurban Masjid BIC, H Syukri yang selalu berkomunikasi dengan panitia dan melakukan fungsi pengawasan distribusi daging
DISERAHKAN
Sementara itu, daging sapi bantuan presiden didistribusikan ke tiga kecamatan oleh tim distribusi. Proses penyerahan juga dilakukan dari Ketupat H Syukri kepada Suyono SE disaksikan Andi Yusri dan panitia lainnya H Soegianto SE. Suyono bekerja mendistribusikan daging ke kecamatan-kecamatan yang rinciannya total 352 warga penerima manfaat

“Prinsipnya daging dibagikan menyebar dan sebagian warga di sejumlah kecamatan menikmati sapi bantuan presiden itu,” kata Andi Yusri dibenarkan H Syukri

Menurut H Syukri, kupon untuk warga dan shohibul dicetak 2.000 kupon. Dan semua terdistribusi baik untuk shohibul qurban maupun warga yang telah mengantongi kupon warna merah dan kuning

Hanya, H Makmur sempat kewalahan. Sebab, banyak warga yang datang tidak membawa kupon. Rasa bijak panitia, tetap diberikan seperti komunitas ojol (ojek online) dan ibu-ibu lainnya.

“Tetapi hak shohibul qurban 1/3 juga wajib didistribusikan. Dan semua sudah di-packaging di food container dengan tanda (name tag) sesuai instansinya,” ungkap Makmur

Di bagian acara closing penyembelihan, Andi Yusri mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada panitia yang bekerja dan seluruh shohibul qurban. Jika ada kekurangan saling dimaafkan.
“Intinya mohon maaf kalau ada yang kurang. Panitia dalam bekerja selalu menjaga amanah,” kata Andi Yusri yang tahun depan sudah ‘bergerilya’ untuk mendapatkan sapi kurban dari sejumlah pihak

Seluruh rangkaian penyembelihan hewan kurban di Masjid BIC berjalan lancar. Juga didukung Kepala Sekretariat Masjid (KSM) BIC H Achmad Idris. Ia yang menyiapkan amunisi untuk mengisi ‘kampung tengah’ dengan konsumsi baik minuman maupun makan siang (lunch).

Jazakumullah khairan katsiran kepada shohibul qurban dan panitia. Semoga kurban yang ditunaikan diganti Allah sebagai wujud ketaatan dan taqwa dan diampuni segala dosa.

Mereka shohibul qurban adalah: Kurban Kelompok 1-8, Walikota, Wawali, Ketua DPRD Balikpapan, PTMB (PDAM), BPKAD, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Seksi Tol 1B (2 ekor), Camat Balikpapan Selatan, Kadin Balikpapan (Noval), Platinum Group (Charles), Majar Café, Kepala Disdikbud Balikpapan (Irfan Taufiq), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan lainnya. (gt)












