TINTAKALTIM.COM-Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kaltim Renhard Ronald meminta kepada stafnya untuk membangun Posko Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 yang outdoor dan bisa melayani warga secara mudah. Lokasinya pun strategis yang mudah dilihat jelas dan menarik perhatian (eye catching).
Karena, jika poskonya posisi di dalam (indoor), maka masyarakat sulit mendapatkan informasi pelayanan dan mengetahui fungsi posko. Sehingga, posko harus terbuka dan spacenya luas.

“Posko harus yang mudah dijangkau warga. Kalau posko di dalam tentu fungsinya tak maksimal. Karena, tujuan posko adalah melayani penumpang atau warga di saat liburan Nataru 2024/2025,” kata Renhard saat memimpin rapat pembentukan Posko Nataru 2024-2025 di ruang rapat BPTD Kaltim, Kamis (12/12).
Di rapat itu, Renhard mendapat informasi kaitan rencana pembentukan Posko Nataru yang petugasnya bekerja dari 18 November 2024 – 4 Januari 2025. Baik yang di terminal maupun Pelabuhan Kariangau.

Renhard juga mendapat penjelasan Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Pelabuhan Kariangau-Penajam Paser Utara (PPU) Carolus Makin. “Tim kami siap bekerja dan membangun posko terpadu,” kata Karolus yang biasa disapa Carlos.
Ia menjelaskan, telah dibentuk tim yakni untuk di Pelabuhan Kariangau ada syahbandar pembantu yakni ia dan Rudi Saputra. Selain itu ada komandan regu operasional Pelabuhan yakni Rudi Saputra (regu I), Yuriza Ramadhan (regu II), Arfan (regu III), tri Putra Muhammad Akbar (regu III). Sedang dari KP3 pelabuhan adalah Achmad dan Yudi ditambah tim medis atau Puskesmas Kariangau Efendi.

“Dari hasil rampcheck, 20 kapal siap beroperasi melintasi Pelabuhan Kariangau baik Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan dermaga siap beroperasi,” kata Carlos.
Menurut Carlos, di Pelabuhan Kariangau dibangun Posko Terpadu dukungan dari polri, TNI, Basarnas, BMKG, Jasa Raharja Kaltim dan BPTD Kaltim. “Kami siap melayani masyarakat yang memerluan bantuan via posko,” jelas Carlos.

Dukungan peralatan keselamatan kata Carlos, juga disiapkan berupa Local Port Service (LPS) atau sistem monitoring pergerakan kapal yang dioperasikan BPTD Kaltim Ditjen Hubdat Kemenhub yang dulu dikelola PT ASDP.
“Tim kami siap bekerja mengoperasikan LPS itu. Semoga dalam Nataru 2024-2025 berjalan lancar dan tidak ada kejadian apapun. Sehingga, penumpang yang menikmati liburan Nataru 2024-2025 bisa lebih enjoy,” kata Carlos.
SAMARINDA
Renhad juga sempat melakukan inspeksi terkait keberadaan Terminal Samarinda Seberang (SS) yang diresmikan Presiden Jokowi pada Rabu (28/02/2024) silam. Ia berkeliling di terminal dan melihat kesiapan pembangunan Posko Terpadu.
Didampingi Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Samarinda Seberang Heriyawan, Renhard meminta agar posko dibangun tepat di tepi jalan. Karena, lebih dikenali masyarakat dan untuk memberi pelayanan lebih mudah.

Keinginan Renhard, posko di bangun di pintu keluar bagian depan, sehingga terlihat masyarakat. Termasuk para calon penumpang yang menuju terminal dan turun di drop zone dekat posko yang rencana dibangun dapat mengunjungi posko
“Kami siap membangun posko sesuai arahan Kepala BPTD Kaltim. Diupayakan, posko space lebih luas sehingga lebih leluasa dan proses pemanfaatannya bisa maksimal,” kata Heriawan yang akan mempersiapkan tenda dan segala sesuatunya untuk kepentingan posko

Renhard tak ingin posko ada di bagian dalam. Selain tak terlihat oleh masyarakat, juga berada pada lintasan bus yang masuk ke terminal. Sehingga, tingkat polusinya mengganggu masyarakat.
“Tak bagus toh kalau petugas yang berjaga di posko lalu menghirup asap. Tentu, ini tidak sehat sehingga posko harus di bagian luar,” pinta Renhard
Untuk posko di Terminal Batu Ampar, di tahun sebelumnya posko berada di bagian ujung masuk areal ruang tunggu (waiting room). Itu karena, gedung sedang mengalami revitalisasi

“Posko di Terminal
Batu Ampar saat itu karena jika dibangun di areal parkir terbuka, mengganggu space
kendaraan yang biasa parkir milik persatuan sopir dan kernet (Personet) Sepaku.
Selain itu, jika ada kunjungan dari Ditjen Hubdat Kemenhub areal parkirnya pun
terbatas,” kata Penguji Terminal Batu
Ampar Dodik Purwanto
Amd PKB mewakili Pengawas Terminal Batu Ampar Sulis Setiawan S Kom yang sedang
cuti.

Menurut Dodik, sesuai arahan Kepala BPTD Kaltim, posko akan dibangun di bagian depan tepat lokasi branding terminal dan spacenya menyesuaikan.
“Kami bersama teman-teman siap membangun posko untuk pelayanan calon penumpang yang datang ke terminal dan mendukung Nataru 2024-2025,” kata Dodik yang menjelaskan di depan forum rapat pembahasan posko itu. (gt)













