TINTAKALTIM.COM-Penyanyi dangdut Nassar KDI (Kontes Dangdut Indonesia) selalu mencuri perhatian pengunjung. Bukan hanya aksi panggungnya tapi ia mampu ‘menggoda’ Wakil Walikota (Wawali) Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE untuk duet nyanyi sepanggung. Hanya, Nassar sepertinya terselip lidah alias slip the tongue yang memanggil Rahmad Mas’ud dengan Walikota.
“Saya tidak akan pernah turun panggung sebelum Walikota H Rahmad Mas’ud duet bersama saya. Ayo Pak Rahmad,” ajak Nassar. Sontak lontaran ucapan Nassar banyak yang mengaminkan. Sebab, ia memanggil Rahmad Mas’ud dengan Walikota, yang harusnya Wawali.
Wawali yang berada di kursi VIP hanya tersenyum melihat ‘tingkah’ Nassar. “Diaminkan saja, itu kan doa, semoga dikabulkan Allah,” ujar Rahmad.

Awalnya, usai memberi ucapan selamat kedua mempelai, Nassar meminta Wawali untuk bernyanyi. Hanya, Rahmad Mas’ud menyebut masih harus makan bersama undangan lainnya. Di kursi VIP, ia meminta ajudannya untuk diambilkan soto. Hanya, tak ada menu soto, maka Rahmad makan buah plus air putih segar yang diambilnya sendiri.
Nassar tak henti memanggil Rahmad Mas’ud naik ke stage untuk bernyanyi. Akhirnya, Wawali tak dapat menampik keinginan Nassar. Ia naik panggung yang disambut aplaus undangan.

Hanya sejak masuk gedung Dome, Wawali harus melayani undangan yang mengajaknya berswafoto alias selfie. “Pak foto dong pak. Selfi saja,” pinta sejumlah undangan. Sehingga, hari itu, Wawali jadi idola para ibu-ibu. Bahkan, ia pun tak sempat mencicipi hindangan, sebab di meja VIP, undangan terus memintanya untuk foto bareng.
Nassar hadir di Kota Balikpapan untuk menghibur di acara pernikahan Dirtie Imas Hartawati, putri pertama H Abdul Kadir Machmud atau biasa disapa H Aco Machmud dan Hj Yulianti Kusuma Dewi (Hj Yanti) dengan Miftah Kho’dhi atau Oday, putra ketiga H Zainal Abidin SE atau H Aco, eks Tribun Kaltim dan Hj Fitriani (Hj Fitri).

Ribuan undangan memenuhi gedung Dome. Walikota Balikpapan H Rizal Effendi dan istri datang lebih awal karena banyaknya undangan yang harus dihadiri hari itu. Terlihat tokoh masyarakat, agama, keluarga serta kerabat H Aco hadir untuk memberikan ucapan selamat kedua mempelai. “Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, marohmah,” doa Wawali dari atas panggung.
Saat Rahmad Mas’ud naik panggung, ibu-ibu terlihat merapat ke sekitar panggung. Tentu mereka mengetahui, jika Wawali bernyanyi biasanya akan nyawer. Sehingga, Rahmad meminta untuk mundur. “Ayo ibu-ibu, kita nyanyi bareng,” ajak Wawali.

Suara Rahmad khas lagu-lagu dangdut. Saat itu, lagu yang dinyanyikan duet dengan Nassar adalah Kata Pujangga yang pernah dipopulerkan Raja Dangdut H Rhoma Irama. Hidup tanpa cinta, bagai taman tak berbunga, hai begitulah kata para pujangga, suara Rahmad-Nassar menggema membuat undangan pun ikut bergoyang. “Wah Wawali hafal sekali lagu itu. Suaranya bagus,” ujar salah satu undangan dari meja VIP.
Nassar yang juga komentator di acara Dangdut Academy bersama Soimah dan Ivan Gunawan serta acara TV seperti D’Terong Show terus mengajak undangan bergoyang. Suasana pun semakin riuh, ketika Rahmad Mas’ud mulai memberi saweran. Dengan merogoh koceknya, Rahmad satu per satu memberi saweran kepada undangan yang ada di depan. “Saya pak belum dapat,” suara dari depan panggung terdengar.

Akhirnya lagu berakhir dan Rahmad Mas’ud pun mengucapkan terimakasih. Sebelum turun, Rahmad memanggil ajudannya untuk membawakan dompet. Ia lantas memberi Nassar saweran dan seluruh pemain musik. Agak istimewa dan spesial, sebab saweran-nya berupa uang dolar. Wow. “Mau juga dong kita disawer,” kata ibu-ibu dari kejauhan berteriak.
Rahmad Mas’ud memang dikenal seorang dermawan yang rajin bersedekah. Melalui Rahmad Mas’ud Centre (RMC), tiap tahun miliaran rupiah selalu dikeluarkan untuk zakat kepada kaum dhuafa. Tentu, ada yang dengan sembunyi-sembunyi dan terang-terangan.

Terang-terangan atau sembunyi-sembunyi, bersedekah itu memang dibolehkan seperti disebut dalam ayat Alquran Surah Al-Baqarah ayat 274 yang artinya: Orang-orang yang menginfakkan hartanya malam dan siang secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya.
Acara yang dipandu MC kondang Nur Hasaramdani atau biasa disapa Dhani membuat suasana makin heboh. Rahmad Mas’ud usai nyanyi pun masih ‘diburu’ undangan lainnya yang meminta sawer bahkan sampai pintu keluar Dome hingga naik ke mobilnya. “Alhamdulillah, kita masih bisa memberi. Rezeki itu harus dibagi supaya berkah,” ujar Rahmad kepada media ini yang juga hadir dalam acara wedding itu. (git)












