Lawan Corona, AHB Bantu Disinfektan Di Mana-mana. Program CSR untuk Seluruh Kota-Kabupaten Se-Kaltim

PROGRAM CSR: CEO PT Permata Abadi Group H Ahmad Basir (lima dari kanan) foto bersama tim gusus tugas penanganan covid-19 saat menyerahkan bantuan di Kabupaten PPU

SHARE INFO INI KE TEMAN

TINTAKALTIM.COM-Wabah corona melanda dunia.  Provinsi Kaltim pun harus melakukan local lockdown atau  semi karantina wilayah. Sebab, dampaknya  kini dirasakan masyarakat dan memberi rasa khawatir di mana-mana.  Gerak cepat lewat aksi nyata. Itu cara melawannya. Dan itulah yang dilakukan perusahaan PT Permata Abadi Group. Lawan corona, perusahaan ini membantu di mana-mana.

Perusahaan di bawah kendali  CEO yang sekaligus owner H Ahmad Basir  yang populer disapa AHB ini,  menggulirkan bantuan lewat program Corporate Social Responsibiliy (CSR) atau program tanggung jawab sosial perusahaan.  

“Saya melakukan kegiatan ini ingin membantu pemerintah dalam upaya memerangi wabah virus corona. Peran swasta juga diperlukan. Kita jangan hanya mengandalkan pemerintah. Makanya  perusahaan kami bergerak,” kata H Ahmad Basir menjelaskan program CSR-nya itu.

Wabup PPU Hamdan dan Ahmad Basir saat penyerahan bantuan program CSR PT Permata Abadi Group, disinfektan untuk kepentingan wilayah Penajam Paser Utara

Ahmad Basir sadar, sebagai pengusaha ia mengelola perusahaan. Tentu margin keuntungannya harus disisihkan  demi untuk rakyat. Di saat rakyat membutuhkan, maka ia bersama karyawannya harus ikut ‘turun tangan’ membantu.

 “Wabah corona ini menyerang se-Kaltim. Makanya, saya juga harus membantu di setiap kota-kabupaten yang ada di provinsi Kaltim,” jelasnya, mengapa bantuan itu dikucurkannya ke daerah-daerah.

Basir sadar, tidak mungkin  hanya dirinya yang bergerak. Makanya, ia juga mengapresiasi sejumlah pihak yang telah  melakukan gerakan donasi untuk membantu bagaimana  sama-sama mengatasi wabah virus corona. Baik itu untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), pembagian masker sampai bantuan sembako bagi warga tak mampu yang terdampak virus corona.

Di Bontang, bantuan PT Permata Abadi Group mendapat apresiasi tinggi dari Wali Kota dr Neni yang langsung menerima secara simbolis

Bantuan yang dilakukan Ahmad Basir adalah cairan disinfektan. Cairan ini, sangat selaras dengan bisnis inti  perusahaan Permata Abadi Group yang bergerak di bidang bahan kimia (chemical). Apalagi,  pembuatan disinfektan dilakukan di laboratorium milik Basir yang  sangat mengacu pada standar  Badan Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization).

Dan menurut Basir, disinfektan adalah bahan kimia yang digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi dan membasmi virus termasuk virus corona. “Cairannya itu yang membunuh virus. Makanya, kita memberi prioritas membantu disinfektan. Sebab, banyak fasilitas publik yang digunakan masyarakat harus disemprot dengan disinfektan,” ujar Basir.

Wali Kota Bontang dr Neni saat menerima bantuan secara simbolis disinfektan PT Permata Abadi Group yang akan digunakan untuk menyemprot di kawasan Bontang

Tak hanya membantu, Basir juga bersama tim melakukan sosialisasi dengan mengajak masyarakat menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Khususnya yang dianjurkan pemerintah dan  kementerian kesehatan seperti harus cuci tangan menggunakan sabun setelah melakukan aktivitas,  tidak keluar rumah jika tak mempunyai kepentingan,  serta selalu menjaga jarak fisik (physical distancing). 

“Di internal perusahaan, ini saya lakukan. Sebab,  PT Permata Abadi Group juga harus menjadi  benchmark atau tolok ukur contoh perusahaan lainnya,” jelas Ahmad Basir.

DISTRIBUSI KE DAERAH

Kemana saja program CSR PT Permata Abadi Group dalam mendistribusikan disinfektan,  menurut Basir sampai dilakukan ke Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Bahkan, di daerah ini bantuan diterima Bupati Kutim Ismunandar, Wabup Kasmidi Bulang, Sekda Drs H Irawansyah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Syafruddin.

Bupati Kutim, Ismunandar menerima bantuan secara simbolis

“Kami mendapat sambutan sangat baik. Dan bantuan akan dipergunakan untuk menyemprot fasilitas publik serta perkantoran,” jelas Basir.

Bantuan yang diserahkan, seluruh kota-kabupaten se-Kaltim sama. Yakni  bahan kimia disinfektan sebanyak 1.000 liter yang dapat dicampur  dengan air bersih 100.000 sampai 150.000 liter menjadi cairan yang aman untuk disemprotkan.

Tak hanya di Kutim, tim Basir terus bergerak ke Kota Bontang. CSR Permata Abadi Group mendapat apresiasi sangat besar dari Wali Kota Bontang dr Hj Neni Moerniaeni SpOG. Bahkan,  Walikota mengucapkan terimakasih kepada Ahmad Basir selaku CEO Permata Abadi Group  di sosial media.

“Terimakasih, semoga bantuan yang diberikan memberi manfaat dan semoga Pak Ahmad Basir  dan perusahaannya terus berkembang dan tetap sehat,” demikian  tulis Walikota dr Neni.

Bantuan terus diserahkan. Kali ini, Pemkot Samarinda juga menerima bantuan serupa dari PT Permata Abadi Group.  “Kami juga menyerahkan bantuan ke Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) yang diterima langsung Wakil Bupati Hamdan. Dan, mendapat apresiasi sangat baik, sebab akan digunakan untu menyemprot di sejumlah wilayah di PPU,” ungkap Basir yang menyebut, untuk bantuan ke Kukar dilakukan Kamis (8/04/2020).

Dalam penyerahan itu, juga dilakukan di depan kantor Bupati PPU dan PMI. Terlihat  hadir Asisten II Achmad Usman, Sekda PPU Tohar, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) dr Arnold Wayong.  Bantuan juga diterima Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. “Kami berterimakasih, dan peran swasta PT Permata Abadi Group lewat CSR harus dicontoh perusahaan lainnya. Karena, penyemprotan disinfektan sangat membantu memutus mata rantai penyebaran virus corona,”  kata Hamdan saat menerima bantuan dari CEO Permata Abadi Group, H Ahmad Basir yang juga calon Wali Kota Balikpapan ini. (git)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *