• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Tuesday, June 16, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Gotong-Royong, Ada MBG untuk Warga. Diskusi ‘Juleha’ dan Kolesterol Mengemuka

by admin
May 31, 2026
in Kanal
0 0
0
Gotong-Royong, Ada MBG untuk Warga. Diskusi ‘Juleha’ dan Kolesterol Mengemuka

MBG: Nah, Bu Sis bawa mangga terus masak gulai, jadilah Mangga Bareng Gulai (MBG). Terlihat Bu RT juga action dan aksi warga sampai memanjat

0
SHARES
56
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Gotong-royong di lingkup RT 39 Kompleks Perumahan BTN Margomulyo Balikpapan Barat, warganya juga disuguhi ‘MBG’. Akronim atau singkatan ini jadi populer dan viral di media sosial (medsos). Bahkan, sejumlah pihak memplesetkan kemana-mana

Abaikan kolesterol, nikmati gulai dulu

MBG, sudah dikenal publik dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang jadi program prioritas presiden. Tapi, akronim itu diplesetkan menjadi Mas Bahlil Ganteng yang menjadi pergeseran makna menarik. Itulah sosmed, lebih diarahkan pada simbol, citra  dan viralitas begitu cepat dan jadi ‘hiburan politik’

Hendra: Malam santap kikil, pagi hajar gulai

Nah, di Kompleks BTN ternyata akronim itu pun muncul sekadarnya. Sebab, fakta memperlihatkan humor dan keadaan. MBG saat itu jadi ‘Mangga Bareng Gulai’. Situasinya, karena usai gotong-royong warga mendapatkan buah mangga dan suguhan makanan gulai sapi nan lezat

Minum air kelapa, apa netral?

Bagi kalangan pecinta kuliner (foodies), gulai masuk golongan makanan nyaman (comport food). Di BTN,  Chefnya mempercayakan Ny Nani Siswanto. Ia biasa dibantu Ny Narta yang terlihat rajin memotong pasangan gulai yakni lontong. Panci besar berisi gulai disantap warga usai gotong-royong. Apalagi cuaca mendukung lantaran hujan rintik

Ny Narta asyik memotong lontong

Hanya, warga terlihat agak mengurangi  konsumsi gulai karena sepertinya stok daging kurban  di rumah melimpah yang disimpan di kulkas ruang freezer. Ini tentu memicu kejenuhan rasa. Kendati, olahan gulai Ny Siswanto rasanya lezat

Ada saja canda H Rahmadi dan Dani

Lalu, ada yang sebelumnya mengkonsumsi daging-dagingan seperti Hendra Winardi. Ia baru saja makan kikil Wakatobi yang lemaknya ‘aduhai’. Sontak, khawatir lonjakan kolesterol, tekanan darah jadi tinggi karena terdiri dari masakan  kaya santan

Wah jadi model gotong-royong: Kata Nursalim

Tampaknya, sekarang cocoklogi itu mengarah pada MBG. Kendati, sekenanya. Tetapi, saat gotong-royong tak ada unsur politis. Ini hanya obrolan ringan warga memplesetkan

Saat itu, warga bagi-bagi buah mangga. Juga, sajian gulai sapi yang dinikmati warga. Penulis mengambil gulai yang isinya beragam ada usus, babat dan lainnya

Namanya gotong-royong, ya saling menolong

“Gulai ini olahannya higenis. Sebab, dicuci sangat bersih dan saat dimasak kadar lemaknya dibuang. Jadi sebenarnya aman kolesterol,” ungkap Ny Nani Siwanto yang dikenal koki andalan untuk ragam jenis masakan

Hanya, namanya  warga ada saja yang di sesi santai usai gotong-royong itu mendiskusikan penyakit tidak menular (PTM) kolesterol. Bahkan, muncul obat kimiawi yang akhirannya ada ‘tatin’.

Takut kolesterol, singkong dimakan

“Ada simvastatin, atorvastatinum. Terus livitor, aman kalau habis makan gulai,” kata Rospita. Bu RT menimpali: “Asalkan jangan Surtatin, Ningsihtatin dan lainnya. Bisa gawat,” kelakar Bu RT membuat suasana jadi rileks

JULEHA

Gotong-royong itu banyak warnanya. Diskusinya kemana-mana. Bahkan, sampai diskusi Juleha alias Juru Sembelih Halal kaitan kurban. Yoni dan Agus ‘CCTV’ bercerita kaitan pisau untuk menyembelih wajib tajam.

Yoni dan Agus cerita Juleha

“Penjagal penyembelihan unta di Makkah itu pisaunya tajam-tajam. Satu kali gerakan langsung tuntas. Ini karena ada anjuran berbuat baik juga dengan hewan agar tak kesakitan,” jelas Yoni. Entah, apakah keduanya akan jadi penjagal?

SEMANGAT

Warga semangat gotong-royong. Membersihkan sampah-sampah berserakan di lapangan. Dahan-dahan disatukan  yang diangkut tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan.

“Saya sudah komunikasi ke petugasnya. Tidak membayar, sebab saat kurban mereka minta daging. Tentu, bagian dari hubungan timbal balik positif agar tumpukan sampah kita dibersihkan,” kata Ketua RT 39 Kompleks BTN Neneng Zuleha

Pak Zul, nyaris satu RT dipangkasnya

Saat gotong-royong, warga tidak terlalu kerepotan, karena suami Bu RT, Zulkifli sejak sore sudah memangkas rumput-rumput menggunakan mesin potong rumput gendong yang fleksibel.

“Kalau Bos itu sudah kerja, jangan ditegur. Sangat menikmati. Jadi, warga tinggal memberishkan hasil pemangkasan rumput itu saja,” kata Neneng Zuleha yang ikut juga menikmati air kelapa yang katanya untuk ‘netralitas’ santan gulai.

Seger air kelapanya: Ujar Mas Pur dan Hendra

Selain jadi ajang silaturahmi, gotong-royong warga RT 39 itu juga dihadiri sekitar 30 warga. Itu tertera dalam absen warga yang disiapkan Bu RT. Mereka terdiri dari Agus Hariyanto, Prayitno, Ali Umbri, Rahmadi, Bu Nata, Ny Siswanto, Rudy Rahmadi, Poniran, Dian, Dwi Purnomo, Hendra Winardi, Dani, Haidir, Yoni Supriyono, Sugiyanto, Rospita, Iwan Iman, Andi Tarisnah, Nursalim, Zulkifli, Embong, Arif, Heri, Ade, Hamzah dan Kiki dan lainnya. Salam Gotong-Royong: Pikul Bersama, Ringan Terasa dan Bersih, Tenang, Nyaman (BTN). (gt)

SendShareTweet

Related Posts

Perjuangan KH Muhlasin Merintis Ponpes Al-Izzah (Modal ‘Bis & Alphard’ demi Karakter Umat)
Kanal

Perjuangan KH Muhlasin Merintis Ponpes Al-Izzah (Modal ‘Bis & Alphard’ demi Karakter Umat)

June 14, 2026
Oktober, Porpamnas IX Digelar di Balikpapan. Walikota: Tamu Wajib Dilayani, Budaya dan Kuliner Varian
Kanal

Oktober, Porpamnas IX Digelar di Balikpapan. Walikota: Tamu Wajib Dilayani, Budaya dan Kuliner Varian

June 13, 2026
UU Air Minum-Sanitasi Diperlukan PDAM Se-Indonesia. Teddy: Demi Transformasi, Sudah Masuk Prolegnas
Kanal

UU Air Minum-Sanitasi Diperlukan PDAM Se-Indonesia. Teddy: Demi Transformasi, Sudah Masuk Prolegnas

June 13, 2026
Ramli: Sampai Jumpa di Porpamnas IX Oktober 2026. Launching Wujud Komitmen, Dilanjutkan Tinjau Venue
Kanal

Ramli: Sampai Jumpa di Porpamnas IX Oktober 2026. Launching Wujud Komitmen, Dilanjutkan Tinjau Venue

June 13, 2026
Dirut PTMB ‘Jualan’ Balikpapan Rebut Porpamnas IX. Yudhi: IKN Daya Tarik dan PDAM Kriteria Sehat
Kanal

Dirut PTMB ‘Jualan’ Balikpapan Rebut Porpamnas IX. Yudhi: IKN Daya Tarik dan PDAM Kriteria Sehat

June 13, 2026
Kadin Nilai Porpamnas IX Jadi Penguat MICE dan Ekonomi. Soegianto: Memicu Potensi Pariwisata
Kanal

Kadin Nilai Porpamnas IX Jadi Penguat MICE dan Ekonomi. Soegianto: Memicu Potensi Pariwisata

June 12, 2026
Next Post
Kadin Berpeluang Tarik Investasi Asing. Jundy: Dukung Pemerintah dan Lapangan Kerja

Kadin Berpeluang Tarik Investasi Asing. Jundy: Dukung Pemerintah dan Lapangan Kerja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 316 Followers

Recommended

DDII Tabalong Belajar Manajemen Dakwah ke DMI. Fahrurrazi: Smart Dakwah Kita Contoh Balikpapan

DDII Tabalong Belajar Manajemen Dakwah ke DMI. Fahrurrazi: Smart Dakwah Kita Contoh Balikpapan

January 24, 2026
Tim Gabungan Bakal Awasi Bus untuk Pariwisata. Sosialisasi ke Sekolah, Wajib Ketahui Bus Layak Jalan

Tim Gabungan Bakal Awasi Bus untuk Pariwisata. Sosialisasi ke Sekolah, Wajib Ketahui Bus Layak Jalan

May 22, 2024
Pansus LKPJ Soroti 51 Titik Banjir dan Aset Daerah. Budiono: Kerjasama  BOT dengan Swasta Harus Dievaluasi

Pansus LKPJ Soroti 51 Titik Banjir dan Aset Daerah. Budiono: Kerjasama BOT dengan Swasta Harus Dievaluasi

April 30, 2020
Angleb 2026, BPTD Kaltim Berlakukan Tilang Bus. Heriyawan: Sanksi demi Keselamatan Penumpang

Angleb 2026, BPTD Kaltim Berlakukan Tilang Bus. Heriyawan: Sanksi demi Keselamatan Penumpang

March 11, 2026
Kerja Bakti, Silaturahmi Juga Peduli, Eh Banyak Konsumsi. Ruh ‘Persatuan Indonesia’ Ada di Kompleks BTN

Kerja Bakti, Silaturahmi Juga Peduli, Eh Banyak Konsumsi. Ruh ‘Persatuan Indonesia’ Ada di Kompleks BTN

November 3, 2024
Perbaikan Agung Tunggal Selesai, Normalisasi Berjalan

Perbaikan Agung Tunggal Selesai, Normalisasi Berjalan

September 1, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines