TINTAKALTIM.COM-Kepercayaan konsumen dengan outlet atau Kedai 28 Coffee Balikpapan makin tinggi. Sebab, hadir berbeda dengan gebrakan inovasi serta varian menu yang jadi pilihan kalangan Generasi-Z atau anak muda. Dan, kini ekspansi di kawasan Jln Soekarnohata kilo 1 (samping Rajawali Foto).

Charles sang owner menggandeng family tak pernah lelah untuk mengembangkan sayap 28 Coffee. Ia percaya bahwa bisnis kuliner masih memiliki segmen pasar apalagi menyentuh kalangan milenial

“Kita melihat pasar sekarang bahwa budaya nongkrong (nongki) itu jadi fenomena tersendiri di Balikpapan dan daerah lainnya. Orang Jawa nyebutnya cangkruan atau jagongan. Itulah mengapa 28 Coffee selalu mendesain interior cocok untuk selera siapa saja,” kata Direktur Platinum Hotel Group H Soegianto SE, menjelaskan ekspansi 28 Coffee itu di Balikpapan.

Selain di kilo, 28 Coffee sudah ada di Gunung Pasir, Jln Soekarno Hatta (Pool Bus Pulau Indah), Jln Mulawarman depan Auri dan lainnya. Ekspansi melihat dinamika daya beli masyarakat dan menangkap peluang pasar. Dan, ini sudah cabang ke-22.

“Bos Charles Family percaya dan punya intuisi bisnis karena kedai kopi di Indonesia itu dinamis dan kompetitif khususnya kalangan anak muda yang bisa membedakan mana produk berkualitas, rasa, harga maupun brand experience,” jelas Soegianto.

Platinum Hotel Group bagian dari jaringan bisnis 28 Coffee karena owner-nya sama. Dan, bisnis kopi ternyata memiliki daya market tinggi bagi ‘tim Charles’ sehingga tak hanya membidik pasar muda tetapi lintas generasi.

Di Gerai 28 Coffee Kilo kata Soegianto, bisa menikmati kopi di indoor dan outdoor yang nyaman buat nongkrong, bekerja atau belajar santai. Ruangan luas dan bersih, sehingga pagi hingga sore sangat tepat untuk jadi tempat pilihan tongkrongan paling the best.
“Kalau bosan kerja di kantor, pidah ke 28 Coffee Kilo saja. Parkir juga tersedia dan tepat di tepi jalan lokasinya,” jelas Soegianto

Fasilitas 28 Coffee pun lengkap dari AC, wifi gratis, area smoking, parkir kendaraan yang aman. Varian kopinya beragam dari varian flavoured latte & racikan lokal, ada aren latte (espresso plus fresh milk plus gula aren), canela latte, cm latte dan pilihan latte (hazelnut, butterscotch, pandan, salted caramel).

“Juga ada house blend dengan rasa halus dan asam lembut. Menggunakan campuran biji arabika yang menghasilkan aroma kuat, rasa lebih halus dengan asam yang lembut, cocok untuk penggemar kopi sejati. Makanya datang dan nikmati di 28 Coffee kawasan kilo,” urai Soegianto
Kedai 28 Coffee selalu menawarkan lokasi nyaman. Baru masuk ruang sudah terasa nyaman ditambah menu makanan best seller yang fresh. Ruangannya cozy jadi pengunjung makin nyaman saat nongkrong maupun bekerja dengan laptop.
Kata Soegianto, selain nongkrong ada istilah baru di kalangan penggemar kopi yakni Work From Café (WFC) karena menawarkan suasana berbeda dari kantor. Sebab, fasilitasnya juga ada colokan listrik dan meja.
“Kalau WFC di 28 Coffee dijamin asyik. Juga jadi cara untuk menghilangkan kejenuhan bekerja di kantor, menambah inspirasi dan memperluas jaringan. Jadi ayo minum kopi sambil bekerja di 28 Coffee kawasan kilo,” ajak Soegianto. (gt)













