TINTAKALTIM.COM-Wali Kota Balikpapan Dr Rahmad Mas’ud SE ME, ingin menanamkan rasa heroik pada atlet dan pelatih agar prestasi di arena olahraga dapat diraih gemilang. Tepat, 10 November 2026 akan melepas ‘Pahlawan Olahraga’ untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Kabupaten Paser.
Penegasan itu disampaikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan Gasali didampingi Sekretaris Umum (Sekum) Syarifuddin dan Wakil Ketua Andi Welly serta jajaran pengurus di rapat internal membahas kesiapan atlet berlaga di Porprov Paser, Kamis (29/10/2026)

“Pelepasan sekitar 1.183 atlet itu akan dilakukan di halaman Pemkot Balikpapan oleh walikota sekitar 10 November 2026 tepat momentum Hari Pahlawan. Semoga, ada spirit perjuangan atlet untuk membawa harum nama Kota Balikpapan di kancah porprov,” jelas Gasali di hadapan jajaran pengurus internal KONI
Gasali rapat internal untuk memantapkan persiapan dalam sisi peran KONI yang berfokus pada manajemen kontingen dan pembinaan atlet termasuk keabsahan peserta. Juga pada uang harian atlet (uang saku)

“Kita ingin atlet dapat dipantau selama berlaga di Kabupaten Paser atau venue luar seperti Balikpapan dan Samarinda serta Berau. Inilah tugas KONI Balikpapan,” kata Gasali yang membuat SK pengurus KONI untuk penugasan di Kabupaten Paser dan beberapa daerah
Disebutkannya, pelepasan atlet jadi momentum penting. Karena, di situ nanti Pemerintah Kota ingin memberikan ‘wejangan’ kepada seluruh atlet agar berlaga dengan spirit tinggi.
“Sekali lagi kita tegaskan, KONI punya tanggung jawab untuk membantu atlet sukses. Target kita tidak muluk-muluk hanya 3 besar dalam event Porprov VIII Kabupaten Paser. Dan itu sudah bagus,” kata Gasali
Gasali juga menyebutkan, seluruh atlet mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang masuk dalam verifikasi atlet. Jika diklasifikasikan, mereka masuk dalam kategori pekerja Bukan Penerima Upah (BPU). Itu memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan termasuk cidera saat pertandingan dan jaminan lainnya

“Bagi teman-teman pengurus yang bertugas di venue dan Kabupaten Paser, jika ada yang belum memiliki perlindungan BPJS Tenaga Kerja (TK), silakan kumpul KTP. KONI hanya membantu selama 2 bulan saja. Tentu, kita tidak ingin ada musibah tetapi ini bagian dari mitigasi,” jelas Gasali
Terkait uang saku atlet, menurut Gasali bersama-sama Disparpora Balikpapan akan menyerahkan H-1 sebelum keberangkatan ke Kabupaten Paser. Sehingga, dana itu bisa dimanfaatkan untuk keperluan atlet di Balikpapan
“Kemungkinan H-1 sebelum berangkat ke Paser. Karena sekitar 1,183 atlet plus pelatih, maka pemberian uang saku dilakukan di Tenis In Door oleh Disparpora Balikpapan. Karena, Gedung Dome dipergunakan,” jelas Gasali
Pemberian uang saku atlet plus pelatih dilakukan di Balikpapan bukan di Paser, menurut Gasali tujuannya agar atlet bisa memanfaatkan membeli hal-hal keperluan selama berlaga di Paser dan sejumlah daerah sesuai venue cabor dipertandingkan
“Semoga atlet dan pelatih seluruhnya sehat, sehingga saat berlaga nanti bisa maksimal dan meraih prestasi gemilang untuk Kota Balikpapan,” pungkas Gasali. (gt)













