TINTAKALTIM.COM-Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud SE ME pecinta bola juga. Final yang mempertemukan dua tim ‘raksasa bola’ Argentina juara Copa Amerika dan Spanyol sang juara Euro 2024 disiapkan 800 porsi nasi kuning (naskun) dari Walikota untuk sarapan pagi sekaligus makan sahur penonton yang puasa sunah Senin-Kamis.

Walikota kendati jagokan Spanyol juara Piala Dunia 2026, tetapi ia pun men-support fans Argentina. Karena, final ini dianggapnya tontonan menarik untuk merajut kekeluargaan antara fans dua kubu Argentina dan Spanyol.
Tontonan final ini bakal digelar nobarnya di pelataran Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Centre (BIC) pada Senin (20/7/2026) kick off pukul 03.00 Wita. Pada Minggu (19/7/2026) untuk perebutan juara ketiga dimulai pukul 05.00 Wita

“Tapi diawali salat Subuh dulu bagi yang muslim ya. Karena, tepat untuk perebutan juara ketiga Prancis vs Inggris dimulai pukul 05.00 Wita dan itu masuk waktu Subuh,” kata Walikota yang akan hadir di final dan nobarnya dilaksanakan di pelataran Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Centre (BIC), Senin (20/7/2026)

Walikota untuk memberi semangat nobar itu, memberikan sedekah untuk sarapan fans kedua tim yang berlaga. Diharapkan itu memberikan nilai tambah untuk datang bersilaturahmi dan terbiasa juga ke masjid melakukan salat jamaah
“Nuansa spiritualnya tetap ada toh. Kendati kita nobar sepakbola. Sebab, diniatkan juga untuk sahur puasa Senin-Kamis pada final itu,” kata Walikota.

Sedang Sekretaris Badan Pengelola Masjid BIC Bambang Saputra menambahkan, jamaah yang saksikan nobar final memang ada yang berniat puasa Senin-Kamis. “Jadi kick off pukul 03.00 Wita antara Argentina vs Spanyol. Jeda babak pertama mereka makan sahur,” kata Sekretaris Masjid BIC Bambang Saputra menjelaskan nobar di pelataran BIC itu.

Dikatakan Bambang, untuk perebutan juara ketiga, penonton tetap disiapkan makan. Tentu usai salat Subuh karena kick off dimulai pukul 05.00 Wita tadi. Hanya, persiapan makanan sudah tersedia di pelataran.
“Kalau Prancis vs Inggris itu nasi pecel. Pokoknya jadi sarapan pagi juga,” kata Bambang yang menambahkan selain nasi juga ada camilan (snack) dan minuman kopi serta teh

Laga perebutan juara ketiga kata Bambang, tak kalah seru dengan laga final. Sayangnya, laga final berlangsung pada Senin yang tentu waktunya juga tak bersahabat karena pukul 03.00 Wita, sementara ada yang pekerja dan anak sekolah. “Tapi, karena pecandu bola biasanya tidur dulu sebelum ke Masjid BIC. Jadi pukul 02.30 Wita baru bangun. Itu rasanya cukup mata tidak sepet,” tambah Bambang
Bambang menyebutkan, laga final kepada seluruh masyarakat disiapkan souvenir cantik dari badan pengelola Masjid BIC. Ini wujud cindera hati agar cinta masjid. Caranya, tebak skor dan komennya di platform (wadah digital) IG Masjid BIC di alamat @bpnislamiccentre. Disiapkan 2 pemenang yang tepat menebak skor.

“Yang benar akan dapat ‘souvenir silaturahmi’ dari walikota dan diumumkan usai laga final. Jadi, syarat utamanya harus follow IG Masjid BIC tadi. Siapa yang tepat menebak skor dan tercepat pertama dan kedua dialah pemenangnya. Dan, harus ikut nobar dengan bukti foto di lokasi nobar,” kata Bambang.
Di laga semifinal mempertemukan Argentina vs Inggris, saat itu pun nobarnya berjalan seru. Walikota juga hadir dan ‘melayani’ jamaah dan penonton untuk sarapan nasi kuning

Saat itu, di bagian depan terlihat menyaksikan tontonan Argentina vs Inggris yakni Ketua Harian Badan Pengelola Masjid BIC H Andi Yusri, Kepala Bagian Umum Abdul Madjid, pengurus badan pengelola lainnya Sani Gazali. Mereka rata-rata pendukung Argentina

“Nobar yang kita gelar di pelataran Masjid BIC ini merajut juga silaturahmi. Ini tujuannya memasyarakatkan masjid dan memasjidkan masyarakat,” kata Andi Yusri
Dalam kegiatan laga final, selain walikota juga ada dukungan sponsor dari Baznas Kaltim melalui komisionernya H Badrus Syamsi. “Kita sedekah ke masyarakat Balikpapan yang juga saksikan nobar final. Semoga ini jadi upaya untuk cinta masjid lewat tontonan,” kata Badrus Syamsi. (gt)












