TINTAKALTIM.COM-Universitas Mulia berhasil lolos bersama 103 universitas negeri dan swasta di Indonesia dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) yang akan digelar 22-25 November di Kota Batam. Event garapan Kemenristekdikti lewat ekspo ini, untuk mencetak bibit wirausahawan muda.
“Ini sebenarnya ajang pertemuan mahasiswa wirausaha se-Indonesia yang punya keterampilan dan jiwa wirausaha. Universitas Mulia turun tiga tim dalam event ini,” kata salah satu pembina kreativitas mahasiswa UM, Linda Fauziyah kepada Tintakaltim.Com usai talk show di UM TV, kemarin.
Linda membina produk di bidang makanan dan minuman yakni donat ubi ungu yang lolos untuk mengikuti ekspo. Selain produk itu, dua produk lainnya UM lolos adalah bidang teknologi yakni hosting rakyat dan industri kreatif, card games, dominion dan dot trumble.
Dalam event itu, tak hanya ikut ekspo, harapannya kata Linda tim dari Universitas Mulia mampu mendapatkan KMI Award yang merupakan supremasi tertinggi di bidang kreativitas mahasiswa. “Kita tampil dengan makanan donat ubi ungu karena unik. Biasanya kan donat itu lebih banyak dari kentang. Walaupun mahasiswa kita bukan jurusan tata boga, mereka luar biasa dalam menyajikan makanan dan taste juga dapat diuji,” jelas Linda.

Universitas Mulia lolos dari surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Nomor 3397/E32/KM0700/2019 untuk mengikuti Ekspo KMI di Politeknik Negeri Batam. UM adalah perguruan tinggi swasta yang lolos di Kaltim. Ada juga satu perguruan tinggi asal Samarinda. “Tapi di Kota Balikpapan kita satu-satunya PTS yang lolos. Ini membanggakan,” jelas Linda.
Ditambahkan Linda, UM sudah memasang strategi untuk menang. Kendati, ratusan universitas lainnya juga akan memiliki strategi. “Saya selalu optimistis. Itu cara kita untuk maju. Percayalah mahasiswa UM bisa tampil maksimal,” jelas Linda yang menambahkan, untuk kreativitas donat ubi ungu hasil kreativitas mahasiswa UM sudah dipasarkan.
HOSTING RAKYAT
Sementara itu, kaitan bidang teknologi Universitas Mulia akan tampil dengan produk hosting rakyat. Pembina produk ini, Riovan menjelaskan, tujuan kegiatan ini sebenarnya untuk mengubah pola pikir (mindset) mahasiswa menjadi pencipta lapangan kerja yang potensinya jadi pengusaha sukses dan tangguh. “Produk hosting rakyat milik Universitas Mulia (UM) sudah menghasilkan revenue. Kita terus mengasah agar semangat wirausaha lainnya bisa tumbuh di UM,” ujar Riovan.
Mengapa ikut ekspo, menurut Riovan untuk menggelorakan semangat wirausaha mahasiswa. Kendati, sebelumnya juga pernah ikut tapi wirausaha tidak boleh kreativitasnya berhenti. Terus diciptakan, sehingga sampai sukses. “Kita lolos tiga tim itu sudah luar biasa, makanya strateginya ya menang di Batam,” ujar Riovan didampingi tim hosting rakyat, Fajar Hidayat.
Ditambahkannya, hosting rakyat yang dikerjakan mahasiswa Universitas Mulia sudah menggeliat. Bahkan dilakukan pengembangan untuk website yang portofolionya terus ditingkatkan. “Hosting itu kreativitas yang dapat menciptakan rupiah. Bayangkan, kalau kreaitivitas itu dikembangkan banyak di UM, maka mereka sudah punya bibit wirausaha basis teknologi. Apalagi tagline UM kan Global Technopreneur Campus,” jelas Riovan.
Menurutnya, hosting rakyat milik UM akan berkreasi dan menampilkan strategi di ajang KMI Batam. “Kami akan memberi diskon sampai 40 persen. Ini untuk mendapatkan market besar dan content juga ditampilkan banyak hingga web develop,” jelas Fajar Hidayat.
Tetapi kata Riovan, tim UM harus tampil menggeliat di Ekspo KMI Batam. Meskipun pesaingnya adalah hosting berpengalaman yang sudah menghasilkan revenue sampai dua digit. “Makanya strategi kita pakai diskon. Apalagi hosting rakyat milik UM sudah menghandle customer besar di Kota Balikpapan,” tambah Riovan. (git)











