RPH Kurban Islamic Centre Jadi Percontohan Semua Masjid. Sebanyak 17 Ekor Dipotong, Lantai Bersih dan Penyembelihan Cepat

PERCONTOHAN: Masjid Islamic Centre Balikpapan jadi percontohan penyembelihan hewan kurban masjid lainnya karena memiliki sarana dan peralatan modern

SHARE INFO INI KE TEMAN

TINTAKALTIM.COM-Jadi pusat percontohan (pilot project) semua masjid di Kota Balikpapan dalam kaitan rumah potong hewan (RPH) atau tempat penyembelihan hewan kurban. Itulah Masjid Balikpapan Islamic Centre (BIC). Pemotongan tahun 2021 bertepatan 1442 hijriyah berjalan sesuai standar operating procedure (SOP) yang ditetapkan termasuk memenuhi protokol kesehatan (prokes) pandemi covid-19.

“Alhamdulillah proses pemotongan lebih cepat. Karena, kita siapkan juga alat perebah sapi yang menggunakan roda. Bahkan, ada dua rangka pipa yang bisa bergantian. Di sisi lain pemotongan, di sisi lainnya memasukkan sapi ke dalam rangka itu,” kata Ketua Harian Masjid BIC Drs Syaiful Bahri  saat menyaksikan proses pemotongan, Rabu (21/07/2021) di area masjid.

Syaiful (kiri) bersama Dirut PDAM Balikpapan H Haidir Effendi SE saat melakukan pemantauan penyembelihan hewan kurban di Masjid BIC

Syaiful didampingi Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung (PDAM Balikpapan) H Haidir Effendi SE yang ikut menyumbang 1 ekor sapi. Termasuk mantan Wali Kota Balikpapan H Rizal Effendi SE yang hadir dengan cucu-cucunya. “Alhamdulillah tahun ini saya berkurban 2 ekor sapi. Satunya di kompleks perumahan PDAM kilometer 5,” kata Haidir Effendi yang juga jadi penjagal hewan kurban yang disumbangkannya.

Mesin pemotong daging lebih praktis

Menurut Syaiful,  BIC jadi percontohan bagi pemotongan hewan kurban di masjid lainnya saat Idul Adha, karena  sudah menggunakan alat atau mesin pada saat motong tulang dan dagingnya. Sehingga, tidak terjadi kerumunan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ditambahkan Syaiful,  semua panitia juga harus patuh prokes sesuai dengan aturan pemotongan hewan kurban di saat pandemi covid-19.  

“Kami juga menyiapkan sarana tempat pemotongan yang   laintainya cor beton dilapisi keramik yang unpolished (permukaan yang tidak halus sehingga tak licin). Ini dukungan dari Dinas Pekerjaan Umum  dan Perumahan Rakyat (PUPR) Balikpapan. Alhamdulillah  lebih bersih, teratur dan proses kerjanya pun  terukur,” kata Syaiful Bahri.

BERSIH DAN DISEMPROT

Sementara itu, dari pemantauan media ini di lokasi penyembelihan,  hewan kurban yang sudah disembelih diarahkan ke bagian  penyiangan daging.  Daging dipotong, tulang dan jeroan juga dipisahkan  dengan tertata rapi. Sehingga, memudahkan untuk dimasukkan ke dalam plastik termasuk besek.

Limbah selalu dibersihkan petugas sehingga lantai selalu bersih dan petugas lebih mudah untuk melakukan proses pemotongan

TERUS DIEVALUASI

Menurut Syaiful, kekurangan tahun-tahun sebelumnya terus dievaluasi. Misalnya, hambatan kaitan panitia dalam penyembelihan hewan kurban khususnya tulang. “Sekarang sudah ada gergaji mesin. Ini alat modern semacam chainsaw. Jadi lebih cepat daging terpotong,” ujar Syaiful

Mantan Walikota Balikpapan H Rizal Effendi SE dan kedua cucunya hadir dalam proses penyembelihan hewan kurban dan menyumbangkan kurban

Sementara itu, tahun ini Masjid BIC menyembelih hewan kurban totalnya 17 ekor yang terdiri dari 14 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Satu di antaranya juga  disumbangkan mantan Walikota Balikpapan H Rizal Effendi SE.

“Proses pemotongan lebih cepat. Usai salat  Zuhur semua sudah rampung. Ini karena lokasi yang bersih dan dukungan alat perebah sapi. Semoga tahun-tahun mendatang dapat ditingkatkan dan tujuan kita Masjid BIC jadi percontohan untuk masjid lainnya di Kota Balikpapan,” pungkas Syaiful Bahri. (gt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *