TINTAKALTIM.COM-Renhard Ronald. Ia insan perhubungan yang smart dan punya dedikasi memberi pelayanan bidang transportasi. Tapi, sosok satu ini selalu melekat pada dirinya brand perfeksionis. Orang menyebut orientasinya detail, jika di event organizer (EO), tipe ini sebagai planner. Itulah defenisi perfeksionis.

Ia sehari-harinya menjabat Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kaltim. Institusi di bawah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Orang awam, agak asing institusi yang akronimnya itu. Nyaris semua orang jika bertemu dengan pegawai BPTD selalu menyebut ‘Orang Dishub’

Wajar, seragamnya sama. Tetapi, di Indonesia ada 33 perwakilan Ditjen Hubdat Kemenhub itu. Jika berkumpul dengan pegawai Dishub, sulit menebak mana BPTD mana Dishub. Tapi, bagi Renhard Ronald intinya output kerja

Jauh hari, Renhard gelisah. Dirjen Perhubungan Darat Risafuddin Nursin saat itu sudah launching program Buy The Service (BTS) atau membeli layanan lewat distribusi bus untuk transportasi umum di Pemkot Balikpapan. Ada 11 kota dilayani skema BTS dari Ditjen Hubdat Kemenhub ini.

Bantuan bus untuk transportasi perkotaan diserahkan dan diterima Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud SE ME. Saat itu, Kota Balikpapan melalui visi walikotanya usul ke Kemenhub dan disetujui. “Transportasi umum bus itu sangat cocok untuk Balikpapan sebagai akses layanan ke masyarakat,” kata Rahmad optimistis

Master plant dibuat detail Dishub Balikpapan. Akhirnya disetujui 19 unit. Itulah cikal-bakal muncul Balikpapan City Trans (Bacitra). Koridor dibuat dan Dishub dipercaya mengoperasikan dan berjalan lancar. Ternyata, permintaan (demand) tinggi. Hanya masih gratis, kemungkinan Juli 2027 sudah membayar

Renhard melihat ada peluang (opportunity) pengembangan akses layanan. Bacitra masuk bandara, sayang hanya drop off alias menurunkan penumpang saja. Padahal, bisa layani penumpang yang turun pesawat tak pakai mobil pribadi langsung keluar bandara naik Bacitra

Ide itu tak berhenti. Dan, Renhard dikenal figur yang jika memiliki rencana, otomatis membuat timeline dan manajemen pengaturan agar proses dan hasilnya sempurna, maka menunjuk SDM teknis. Tentu, arahnya job desk detail, apalagi kalau bukan rapat maraton
Tetapi, untuk memastikan terealisasi, Renhard koordinasi dan kolaborasi dengan Kadishub Balikpapan M Fadli Patthurahman, GM PT Angkapusara Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Iwan Winaya dan operator tranportasi yang operasional di bandara. Ada green light dan kepastian akhirnya deal

Implementasinya, shelter terminal bandara lama jadi desain untuk zona penjemputan (pick up) Bacitra. Dan, Senin (9/3/2026) di-launching. Persiapannya seperti legenda roro jonggrang (membangun 1.000 candi hanya semalam) karena pegawai BPTD harus begadang.
Tak hanya Bacitra, Renhard minta pula ada drop off bus Sinar Jaya untuk antarmoda menuju Ibu Kota Nusantara (IKN). Apalagi Bus Sinar Jaya melayani pula dari Terminal Batu Ampar ke IKN. Dirutnya Teddy Kurniawan setuju dan datang langsung dari Jakarta

Superteam BPTD dari lintas seksi lalu-lintas, sarana, prasarana bahkan unsur Pelabuhan Kariangau, jembatan timbang turun semua terlihat di lapangan.
Juga para seksi di antaranya Seksi Lalin (Bagus Kuncoro Edy), Subbag Tata Usaha (Elba Iskandar), pengawas satuan pelayanan (wasatpel) Kariangau (Carlos Makin), Terminal Batu Ampar (Heriyawan), Samarinda Seberang (Yunita), Paser (M Sholeh) dan lainnya.

Pukul 09.00 acara akan dimulai diawali registrasi. Pukul 09.30 Wita hujan deras. Seluruh pegawai BPTD yang di urusan ‘repot-repot’ galau. Sebab, undangan sulit menempati lokasi yang bilang orang Banjar tampias alias rembes air hujan praktis kursi jajaran VIP basah.

Tetapi, dewi fortuna memberi kesempatan kerja ikhlas ‘anak-anak BPTD’ itu atas komando Renhard. Hujannya berhenti. Kata Kadishub Balikpapan, hujan berkah saat Ramadan dan acara direstui Tuhan. Ditambah doa dipanjatkan staf BPTD Ustaz Achmad. Ada dua kata syukur: Pertama acara sukses dan kedua, undangan dapat goody bag takjil isi ekslusif untuk berbuka puasa (ifthar).
Next ide Renhard Ronald, Bacitra ngeround di Pelabuhan Semayang dan Plaza Balikpapan untuk melayani masyarakat lebih nyaman gunakan tranpsortasi umum. (gt)












