TINTAKALTIM.COM-Di era digital, hoax memenuhi jagat maya. Terpaan informasi bertubi-tubi selalu datang dari beragam sumber. Interaksi manusia sekarang sangat cepat yang diistilahkan dengan dunia dalam genggaman (the world in hand). Di kamar tidur, kamar tamu saat nongkrong info langsung diterima.
Jangan mudah percaya informasi. Sebab bisa saja hoax. Disaring dan harus memenuhi unsur kebenaran. Sehingga, diri kita sehari-hari jangan ‘dijejali’ informasi bohong dan kita ikut latah menyuarakan kebohongan dengan men-share informasi itu.
Fakta berita valid itu, bisa dicontoh dari seorang relawan. Bahkan, seorang jurnalis pun harus terinspirasi dengan dia. Sebab, ada kaidah kebenaran, azas keseimbangan (cover both side) yang diamanatkan dalam etika jurnalistik di UU Pers Nomor 40 Tahun 2009.
UU itu amanatnya jelas: Ada tanggung jawab profesi yang dijabarkan dalam Kode Etik Jurnalistik serta sesuai hati nurani insan pers yang salahsatunya tidak membuat berita bohong.

Nah, inspirasi berita valid itu lahir dari Ruslan. Dia relawan Info Bencana (IB) Balikpapan yang menyandang call sign 07. Dia sangat reaktif, pekerja keras tak heran jika ragam penghargaan selalu diterimanya dari pemerintah.
Ruslan, identik dengan kejadian atau musibah. Ada musibah apapun sosok ini pasti ada. Dia ibarat tagline Yamaha: Semakin di Depan yang sekarang jadi Gass Poll. Dan, memiliki branding sebagai ‘Ruslan A1’.
“Kebakaran, banjir, tanah longsor. Kami informasikan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ini info A1. Meluncur. IB 07 melaporkan,” terdengar suara Ruslan khas, cepat, naratif dan lugas yang viral di sejumlah akun sosial media (sosmed). Dalam hitungan detik, masyarakat terbantu mendapatkan informasi jika ada kejadian.
Ungkapan informasi A1 itu jadi kekhasan Ruslan. Dia selalu tepat waktu entah pagi, siang, malam bahkan dini hari ada di TKP jika ada kejadian. Niatnya tulus, memberi informasi yang akurat.

Dia sangat familiar. Organisasi relawan kemanusiaan Info Bencana menjadi tempat dia bersama sahabatnya berkreasi dan berinovasi. Ragam institusi selalu memberi dukungan seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan di bawah komando Silvia Ramadina dan di-support kordinator lapangan (korlap) Iptu Hadi serta Ketum Info Bencana H Ansar serta anggota lainnya.
“Saya hanya melakukan tanggungjawab. Semua unsur harus sinergi membangun informasi akurat baik dari TNI, Polri, dan semua matra seperti Angkatan Udara (AU), Angkatan Laut (AL), Angkatan Darat (AD), Dishub, DKK dan seluruh pihak,” ujar Ruslan singkat mengenai tugasnya. Tentu Ruslan tak bisa menyebut satu per satu stakholerd yang bertugas bersamanya. Tetapi, ia yakini mereka semua adalah relawan kemanusiaan yang peduli.
Informasi kredibel dan berasal dari sumber dengan reputasi terpercaya tanpa ada motif tertentu bahkan sudah diverifikasi kebenarannya dengan fakta dan on the spot realtime di lapangan bagi Ruslan merupakan kepercayaan (trust) masyarakat. Itulah informasi A1.
Tak heran, ungkapan A1 sudah ‘satu jiwa’ bagi Ruslan ketika memberi informasi. Jika meragukan, dia tak pernah merilisnya, sebab fatal jika itu hoax dan menyesatkan.
Saya bertemu Ruslan saat berada di Posko Kebakaran Pandansari. Dia dini hari sekitar pukul 01.00 Wita juga memantau kejadian kebakaran di Jln Martadinata. “Kalau ada info A1 dari saya, itu karena gerakan Allah. Kebenaran itu digerakkan Allah untuk membantu masyarakat,” ungkapnya.
Ruslan berbekal ponsel di tangannya, terus berupaya memberikan informasi via sosmed. Dia juga menjadi tim kreator Info Bencana. Proses editing video dia pahami. Saat itu, terlihat dia sedang men-split (memecah video menjadi beberapa bagian) dan men-cut video untuk dibuat alur cerita. “Ini informasi A1, untuk masyarakat,” ujarnya menunjukkan video hasil editannya ke Lurah Margasari H Ride dan babinsa di posko.

Ruslan tak hanya memberi informasi. Dia memerankan relawan bencana bahkan ikut pula melakukan evakuasi entah itu mayat, warga terjebak banjir, pencarian serta edukasi kaitan mitigasi risiko.
Karakternya yang tegas, menjadi ciri khas. Dia sadar, bagaimana hidup sekali tetapi berguna untuk sesama. Sehingga, relawan bencana sudah ‘mendarahdaging’ bagi Ruslan. Ibarat peribahasa: Ada Gula Ada Semut. Ada Kejadian (Musibah), Ada Ruslan.
Itulah Ruslan. Tentu, banyak Ruslan-Ruslan lain di Balikpapan dan kita ingin muncul terus di Kota Balikpapan. Yakni, orang yang melakukan kegiatan dengan motif Suka dan Rela atau volunteer.
Ruslan mengajarkan ke kita semua, bahwa di era digital sekarang harus cerdas memanfaatkan informasi; Harus A1 dan setiap orang punya kesadaran berinternet secara Bertanggungjawab, Aman, Inspiratif dan Kreatif (BAIK).
Karena, ‘Ruslan A1’ dan selalu membawa informasi akurat, boleh penulis dedikasikan sebagai Ketua ‘Bagong’ (Balikpapan Nggak Suka Berita Bohong) atau Ketua ‘Batix’ (Balikpapan Anti Hoax). Selamat bekerja semoga semua jadi amal jariyah. Nah, perlu Info A1 dari Ruslan, ini hotline-nya: 081253035754. (git)













