Nasi Bungkus Ahmad Basir untuk Korban Banjir. Juga Bagi Masker Cegah Covid-19

BERBAGI: Banjir yang melanda Balikpapan, membuat Ahmad Basir membagikan nasi bungkus untuk warga

SHARE INFO INI KE TEMAN

TINTAKALTIM.COM-Hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan sejak pukul 02.00 Wita dini hari (8/04/2020) sejumlah kawasan di Balikpapan banjir. Paling parah banjir terjadi di  kawasan Jalan Beller.  Merasa kasihan, nasi bungkus dibagi Ahmad Basir untuk korban banjir.

Ratusan nasi bungkus itu, selain untuk warga yang mengalami banjir yang dibagi door to door, juga untuk petugas yang membantu evakuasi. Karena, air masih terlihat merendam sejumlah kawasan, karena hujan dengan intensitas cukup tinggi  juga belum terlihat reda di pagi hari.

 “Peduli saja, tentu karena rumahnya kebanjiran kan nggak sempat masak. Kita bantu. Selain nasi bungkus ini juga untuk petugas,” kata Ahmad Basir, Bendahara Partai Nasdem Kota Balikpapan.

Tingginya air menggenangi rumah warga, Ahmad Basir dan tim harus membawa nasi bungkus menggunakan perahu karet yang dibagi door to door

Basir tak hanya membagikan nasi bungkus, ia juga turun mengarungi ‘lautan banjir’ menggunakan perahu  karet yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan. Ikut juga Bhabimkamtibmas, Babinsa, Dinas Perhubungan. Dan, Basir saat memantau banjir didampingi Ketua AHB_Squad, Rifai.

Dalam banjir itu, terlihat pula gabungan sejumlah unsur termasuk Basarnas dan relawan. Mereka bahu-membahu menolong warga yang rumahnya terendam banjir.

Diskusi mengapa banjir juga dilakukan Ahmad Basir

“Saya sempat  berkeliling membawa nasi bungkus untuk dibagikan. Tapi, dalam kaitan banjir  jadi analisa saya, apa sebenarnya yang terjadi. Sepertinya ada semacam bottleneck  atau macetnya aliran air yang harus dipecahkan. Setidaknya, kaitan master plant drainase,  yang dapat mengurai persoalan banjir di Jalan Beller dan sinkronasi ke jalur lain,”  ujar Basir menganalisa jalur yang masih mengalami banjir tersebut.

Basir bahu-membahu bersama warga. Juga membawa sendiri nasi bungkus itu untuk dibagi-bagikan. Selain itu, karena ada program pemerintah menghadapi virus covid-19 agar warga menggunakan masker, saat bertemu warga itu, ia bersama tim membagi-bagikan masker.

Warga harus menggunakan masker, moment itu dimanfaatkan Ahmad Basir untuk membagi-bagi masker secara gratis

“Sekarang warga keluar rumah harus menggunakan masker. Tapi kalau nggak ada kan sulit. Makanya, karena momentnya tepat, saya membagikan masker. Harapannya, masker itu digunakan sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona,” jelas Basir yang mengimbau agar warga sebaiknya berdiam di rumah jika tidak ada keperluan penting. Dan, selalu hidup bersih untuk  mencuci tangan pakai sabun. (git)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *