TINTAKALTIM.COM-Siapapun yang mau mudik Lebaran, lalu tak punya space untuk parkir kendaraan dan khawatir tak aman, Polda Kaltim memberi isyarat agar menitipkan kendaraan di polsek terdekat atau Polres Balikpapan yang punya area parkir luas
“Ini bagian pelayanan dan memberikan keutamaan (privilege) bagi masyarakat. Silakan saja, kalau di halaman kantor polisi tentu terjaga keamanannya dan gratis,” kata Direktur Lalu-Lintas (Dirlantas) Polda Kaltim Kombes Pol Ahmad Yanuari Insan SIK MSI kepada wartawan usai flag off pembukaan jalur menuju tol IKN di segmen 2A, Jumat (13/3/2026)

Menurut Insan, mudik adalah tradisi tahunan masyarakat. Polisi hadir di berbagai bentuk pelayanan. Tak hanya sekadar mengatur lalu-lintas, tetapi juga memberi pengamanan bagi masyarakat termasuk di tempat wisata
Polda Kaltim katanya, melalui Kapolda Irjen Pol Endar Priantoro sudah menggelar apel gelar pasukan melibatkan unsur TNI dan multistakeholders yang sasarannya kesiapan sarana, personel, prasarana dan lainnya

“Institusi kepolisian sangat siap yang bertugas di lapangan lewat Operasi Ketupat Mahakam 2026 di Kaltim. Tentu, bukan melayani arus mudik saja tetapi juga balik,” kata Dirlantas yang menambahkan sebanyak 1.975 personel dilibatkan dan puluhan pos di berbagai wilayah disiapkan
Pengamanan dalam bentuk pos kata Dirlantas, terdiri dari 52 pos pengamanan, 22 pos pelayanan dan 14 pos terpadu yang ditempatkan di titik strategis seperti jalur mudik, pusat keramaian, kawasan wisata selama libur Idul Fitri 2026
PERSUASIF
Sementara itu dalam kaitan proses tindakan represif dan penegakan hukum (law enforcement) bagi pengemudi yang melanggar, menurut Dirlantas karena suasananya hari nan suci dan keagamanan, maka tidak ada tilang.

“Kita bersikap humanis saja. Ingatkan pengemudi yang melanggar. Tetapi, kalau melanggarnya parah dan mengakibatkan fatalitas kecelakaan tentu diproses. Termasuk, jika melintas di tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcemen (ETLE), makanya, tetap patuh saat di jalan raya,” pinta Dirlantas
Kepatuhan itu pintanya, jika berkendara saat mudik harus mempersiapkan dan memeriksa kendaraannya demi keamanan dan kenyamanan seperti sistem rem, ban, radiator dan lainnya
“Pemudik juga harus menjaga kondisi fisik, beristirahat yang cukup dan mematuhi rambu lalu-lintas untuk keamanan bersama. Jangan sampai terjadi karena ngantuk, terus tertidur sesaat (microsleep). Ini sekian detik bisa berbahaya dan celaka,” ingat Dirlantas

Selain itu, jika meninggalkan rumah saat mudik juga diperiksa secara keseluruhan dan pastikan untuk mengecek kondisi rumah aman dan mematikan peralatan elektronik yang tak digunakan serta listrik.
“Ketika mudik kan jadi tenang dan khawatir ada kejadian yang menimpa di rumah. Selamat mudik dengan aman, selamat dan bahagia,” ujar Dirlantas seraya tersenyum. (gt)













