• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Wednesday, September 23, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Mesin Waktu: Reuni Alumni SMPN 3 Angkatan 83 (Kenangan 43 Tahun, Dicap Amnesia tapi Bersaudara)

by admin
September 23, 2026
in Kanal
0 0
0
Mesin Waktu: Reuni Alumni SMPN 3 Angkatan 83 (Kenangan 43 Tahun, Dicap Amnesia tapi Bersaudara)

HEBOH: Reuni Alumni SMPN 3 Angkatan Tahun 1983 berjalan heboh dan meriah. Hamzah memberi cindera hati dan Wiwik tampil menghibur

0
SHARES
52
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Catatan: Sugito *)

TINTAKALTIM.COM-Masa SMP itu peralihan dari anak-anak menuju  remaja. Sering disebut masih ‘bau kencur’. Sebab, kepolosan dan kelucuan  juga rasa usil yang khas bisa menjadi memori. Secara personal, bagi banyak orang itu bisa dibangkitkan dengan membuat agenda reuni para alumni

Berbagai pose yang penting mereka happy

Reuni! Bukan momen  sekadar kumpul biasa tapi seolah jadi mesin waktu menghubungkan  masa lalu dan masa kini yang orientasinya menyambung tali persaudaraan yang sempat hilang bahkan terputus

Ragam acara tapi tetap ceria

Demi menciptakan makna mendalam masa lalu, eks pelajar SMPN 3 yang saat itu belajar pada masa tahun 1983 dan melegitimasi menjadi Angkatan 83 menggelar  reuni. Dulu,  menuntut ilmunya di gedung yang dibangun di kawasan Gunung Samarinda (Strat 3) Jalan Soekarno Hatta. Sekarang sekolahnya sudah berakreditasi A yang ditunjang ruang kelas layak 100 persen. Tentu, alumni bangga.

Fotonya mudah, waktu kumpulnya susah

Jika sekarang tahun 2026, mesin waktunya diputar lagi praktis sudah 43 tahun menciptakan kenangan itu  untuk mereka pulihkan. Kalau ingin adopsi cerita legend remaja saat SMA yang sangat populer, boleh disebut ‘Gita Cinta dari SMP’ ala  Galih-Ratna yang diperankan Rano Karno-Yessy Gusman

Hamzah, Iwan dan joget bareng

Tentu, jika dulu muncul cinta sebutannya cinta monyet yang berjalan lucu, ada rasa malu dan polos. Hanya,  yakinlah kalah jika ingin menggambarkan rasa yang mendalam seperti SMA, sebab ada perjuangan backstreet yang dibumbui nilai patah hati dengan emosional yang mendominasi

Bukan isinya tapi silaturahminya

Hamzah, didaulat jadi ketua acara didampingi sekretaris Wiwik Retno dengan bendahara Muningsih didukung superteam panitia. Mereka semua berjibaku sebagai event planner mengatur ritme dan alur waktu agar panggung acara ‘digoyang’ peserta reuni secara interaktif dan menyenangkan.

Nostalgia memutar lewat mesin waktu

 “Ini sejatinya merawat silaturahmi, merayakan nostalgia masa kecil dan menyadari  sejauh mana kita telah bertumbuh. Bukan untuk jadi ajang pamer (flexing) status sosial dan harta. Tapi, untuk happy dan refreshing,”  kata Hamzah menyebut makna reuni alumni SMPN 3 Angkatan 83 itu

Tak perlu mewah, ketemu sudah jadi berkah

Kumpul-kumpul yang mengusung tema 43 Tahun Merangkai Kisah Menjalin Silaturahmi itu, dipusatkan di venue Mal BOS kawasan Pasar Baru pada Minggu (20/9/2026). Kehadiran peserta penuh ceria merajut saudara. 

Olah rasa dan olah suasana

Karakter peserta beragam. Hanya, di depan teman-teman lama tak memakai ‘topeng’ kasta. Sebab, mereka yakin dulu pernah sama-sama usil, telat masuk sekolah, kena sanksi guru bahkan terkena razia

Tentu Hamzah-Wiwik dan Muningsih ingin merefleksikan nilai perjuangan saat sama-sama belajar dulu di  acara reuni termasuk untuk menawarkan ‘obat ampuh’ dari rasa sombong, karena saat SMP rekam jejak itu tak bisa bohong

Bagi Hamzah, Wiwik, Iwan Kikit dan rekan-rekan seangkatan dulu seperti Rusli, Misto, Ferdinan, Johan, Fani, Purweni, Erni, Waty, Susi, Netty, Asriani, Yuli, Yuri Mawarni and the gank tahun 83, reuni dijadikan pula ajang mendapat informasi  merangkai silaturahmi dengan menjauhkan rasa berkompetisi. Justru yang hadir adalah rasa empati

JAKARTA-MELAK

Menariknya dan perlu diapresiasi kata Hamzah-Wiwik, rekan yang tinggal di luar daerah seperti Amiruddin, Erni, Aris serta lainnya datang. Fenomena masa lalu paling hit dan populer yakni Amiruddin karena menempuh jarak sangat jauh lewat udara dari Jakarta

Nah, Amir dan Erni serta lainnya bernostalgia

Tapi, klaim Jakarta ibukota itu luntur karena ketika mendarat di Balikpapan Provinsi Kaltim sudah juga menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN) yang jaraknya bisa ditempuh beberapa jam bahkan 45 menit via tol Jembatan Pulau Balang. Kehadiran Amir –begitu ia disapa—memberikan daya tarik. Karena, dulu ia dikenal dengan sebutan head of the class alias top student yang setali tiga uang dengan Kamaruddin.

Rusli (kanan) selalu buat kangen

Ditambah hadirnya Rusli Rhoro. Walau datang telat,  sosok satu ini, bolehlah dulu disebut sebagai ‘badut kelas’. Karena, ia sering buat heboh di kelas tetapi karakternya humble, lucu dan membuat kangen teman-temannya. Tak heran, Rusli selalu membuat  cerita dengan seluruh alumni tapi didominasi ‘kaum Hawa’ alias wanita.

“Kami semua panitia berterimakasih. Yang dari Jakarta juga ada Choirul termasuk Surabaya tepatnya Kediri Mas Nurdianto dan Paser. Eh, perlu dicatat kendati asal Kaltim tetapi Mas Aris itu dari Melak Kutai Barat (Kubar). Kabarnya naik roda dua dan sangat memberi kontribusi finansial di acara. Dahsyat pokoe,” jelas Wiwik

Hanya, Hamzah-Wiwik dan panitia tetap memberi respons positif atas kehadiran  tamu jauh di reuni itu. Karena tak mudah di sela kesibukan mereka datang di acara yang sebenarnya membangun silaturahmi dan kenangan masa lalu. Apalagi yang asal Kota Balikpapan  sekaligus jadi ahlul bait atau tuan rumah merancang acara

DICAP AMNESIA

Menariknya kata Hamzah dan Wiwik ketika berkomunikasi via WhatsApp (WA) group, semua lancar dan seolah dekat. Tetapi, ketika bertemu mereka dicap amenesia alias pelupa. “Alhamdulillah, kita bisa berkumpul. Sudah bertemu begini, kok jadi amnesia (pelupa-red). Mengetahui nama hanya tak kenal muka. Tapi, tenang kita semua saudara,” kelakar Wiwik yang dipercaya menjadi pembawa acara

Joget bola ala Misto dan Kamaruddin

Kehebohan dan meriahnya acara tak lepas dari kontribusi seluruh peserta. Apalagi soal ‘adu vokal’,  semua alumni jika waktu memadai ingin menyumbangkan suaranya. Di sini tak dinilai siapa yang suaranya paling bagus tapi siapa yang paling lepas dan bikin suasana jadi meriah

Lagu Darah Muda, Bojo Loro, Separuh Nafas membahana di tempat acara. Mereka melepas rindu setelah lama tidak bertemu lewat alunan musik dan goyangan heboh mencairkan suasana.

Tak terasa 43 tahun perjalanan waktu

Misto terlihat menikmati momen nostalgia itu dan mencairkan suasana dengan teman-temannya. Tampil percaya diri (pede) berjoget ‘alakadarnya’ dengan langkah kanan-kiri sambil bergaya joget musik seperti mengikuti gamelan Jawa.

“Amazing ini. Asyik pokoknya semua happy dan meriah. Tahun sebelumnya kita juga upacara HUT RI para alumni. Kalau saja ini terus dibudayakan, tentu akan sangat baik. Mungkin reuni selanjutnya nanti kita undang dewan guru,” kata Rusli Rhoro.

Rusli juga memberi nilai positif panitia di reuni itu, karena ada ide untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya saat opening. Itu memicu rasa nasionalisme yang kesannya khidmat, formal, sekaligus menyatukan seluruh peserta tanpa memandang latar belakang

Selain diselingi games joget bola, acara reuni itu makin heboh karena Amiruddin, Rusli dan lainnya memberi apresiasi lewat saweran dengan nominal rupiah ‘warna biru’ yang sejatinya dan ditunggu peserta adalah ‘warna merah’.

Muningsih (dua kanan) tinggal itung-itungan

Reuni alumni SMPN 3 Angkatan 83 itu hebat, berkesan dan penuh emosi. Panitia via Hamzah, Wiwik, Iwan Kikit seolah menutupnya dengan  kalimat penutup (closing statement): Meski waktu terus berjalan, jarak memisahkan dan rambut sudah memutih, ikatan alumni SMPN 3 Angkatan 83 tak pernah berubah.

“Terimakasih telah hadir dan membawa kembali sepotong memori berharga. Kita tidak pernah benar-benar berpisah tapi hanya bersiap untuk cerita hebat di acara selanjutnya. Sampai jumpa sahabat,” ungkap Hamzah dan Wiwik.**

*) Ketua Bidang Advokasi & Regulasi Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim dan Wartawan tinggal di Balikpapan

SendShareTweet

Related Posts

PKDN Karhutla, Sespimti-36  Mitigasi untuk Legacy (Berbasis Problem Solving, Menuju ‘Pecah Bintang’)
Kanal

PKDN Karhutla, Sespimti-36 Mitigasi untuk Legacy (Berbasis Problem Solving, Menuju ‘Pecah Bintang’)

September 21, 2026
Doa (Salat Istisqa) Agar Hujan Turun di Waduk. PTMB-Warga Ikhtiar Bersama
Kanal

Doa (Salat Istisqa) Agar Hujan Turun di Waduk. PTMB-Warga Ikhtiar Bersama

September 18, 2026
Berjuang THT: Ngadu ke Wakil Rakyat Senayan (Pensiunan ASDP, Gaji Dipotong hingga Suratin Presiden)
Kanal

Berjuang THT: Ngadu ke Wakil Rakyat Senayan (Pensiunan ASDP, Gaji Dipotong hingga Suratin Presiden)

September 19, 2026
Klarifikasi, PTMB Atur Air untuk Wilayah Tertentu. Ali: Jangan Panik, Flyer Bukan Informasi Resmi
Kanal

Klarifikasi, PTMB Atur Air untuk Wilayah Tertentu. Ali: Jangan Panik, Flyer Bukan Informasi Resmi

September 15, 2026
Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)
Kanal

Musda MUI Balikpapan, Aklamasi atau Voting? (Dakwah Program Digital dan Kolaborasi Pemerintah)

September 12, 2026
Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat
Kanal

Kemarau, PTMB Gunakan IPA Mobile. Ramli: Mobil Tangki DLH, PDAM dan BPBD Layani Masyarakat

September 10, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Aset BMN UPPKB Kabupaten Paser Dimaksimalkan. Sudarmaji Minta JTO Berfungsi, APJ Juga Dicek

Aset BMN UPPKB Kabupaten Paser Dimaksimalkan. Sudarmaji Minta JTO Berfungsi, APJ Juga Dicek

April 29, 2024
Ketua DPRD: Hentikan Pembatasan Sabtu-Minggu. Dinilai Rugikan Pedagang Kecil dan Unsur Pariwisata

Ketua DPRD: Hentikan Pembatasan Sabtu-Minggu. Dinilai Rugikan Pedagang Kecil dan Unsur Pariwisata

February 12, 2021
Era Digital, LDII Balikpapan Jadi Filter Bentuk Karakter. Zulkifli: Pemkot Apresiasi Pembentukan 29 Karakter

Era Digital, LDII Balikpapan Jadi Filter Bentuk Karakter. Zulkifli: Pemkot Apresiasi Pembentukan 29 Karakter

November 30, 2025
BPTD Kaltim Peringkat III Pengelola Gaji Induk Terbaik. Diserahkan KPPN ke Muiz Bersamaan DIPA Tahun 2024

BPTD Kaltim Peringkat III Pengelola Gaji Induk Terbaik. Diserahkan KPPN ke Muiz Bersamaan DIPA Tahun 2024

December 19, 2023
Borong 14 Medali, PTMB Juara Umum Porda VII Perpamsi Kaltim. Dirut Beri Dorongan, Siap Hadapi Porpamnas

Borong 14 Medali, PTMB Juara Umum Porda VII Perpamsi Kaltim. Dirut Beri Dorongan, Siap Hadapi Porpamnas

July 6, 2026
PTMB Lepas Tim Surveyor SKP. Demi Kualitas dan Layanan Pelanggan

PTMB Lepas Tim Surveyor SKP. Demi Kualitas dan Layanan Pelanggan

March 13, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines