• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Thursday, October 8, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Berjuang THT: Ngadu ke Wakil Rakyat Senayan (Pensiunan ASDP, Gaji Dipotong hingga Suratin Presiden)

by admin
September 19, 2026
in Kanal
0 0
0
Berjuang THT: Ngadu ke Wakil Rakyat Senayan (Pensiunan ASDP, Gaji Dipotong hingga Suratin Presiden)

BERJUANG: Mereka tak henti terus berdiskusi mencari solusi demi ASDP segera membayarkan hak ratusan pensiunan kaitan THT

0
SHARES
544
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Catatan: Sugito *)

TINTAKALTIM.COM-Ini murni perjuangan, bukan gerakan penekan (presserue group). Miris rasanya, untuk meminta haknya tetapi seolah tersendat dan berlarut-larut. Padahal, mereka setiap bulan gajinya dipotong harusnya juga ditolong

Itulah gambaran nasib para pensiunan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk mendapatkan hak miliknya berupa Tunjangan Hari Tua (THT) atau ada  juga yang menyebut  Tabungan Hari Tua. Justru, itulah harapan untuk masa depan mereka, sebab semua untuk ‘kampung tengah’ (perut) dan menghidupi keluarga

Tetapi, cermin itu seolah memasuki situasi pelik. THT itu adalah hak mereka para purnabakti karyawan BUMN yang jasanya ada yang bekerja 30 tahun serta rela membesarkan perusahaan sesuai misi walaupun harus dimutasi. Toh, dananya belum juga terealisasi

Peluh sudah mengucur bertahun-tahun demi pengabdian membangun ASDP. Mereka mengikuti regulasi gajinya dipotong tapi juga masih menerima janji kosong

“Demi masa depan, saat itu gaji kita rela dipotong. Ada yang Rp100 ribu hingga Rp200 ribu tiap bulan. Kalau dikalkulasikan sampai kita pensiun berapa THT kita. Ini murni perjuangan hak bersama teman-teman senasib sepenanggungan,” jerit Yanuar, pensiunan PT ASDP kepada Tintakaltim.Com saat menceritakan kaitan hak THT tersebut, Jumat (18/9/2026) di Balikpapan, Kaltim.

Yanuar sudah mengabdi di Kaltim, Pontianak dan Ambon.  Pun demikian rekan-rekannya se-Indonesia. Lelah belum janji itu terealisasi, mereka membentuk organisasi perjuangan bernama ‘Pejuang THT’

Yanuar dipercaya menjadi ketua dengan sekretaris Yusuf Afandi dan Komsiati. Tak hanya itu, perjuangan juga  melibatkan  para purnabakti lainnya yakni  Arifudin TS, Saharuddin Koto, Marsadio hingga memiliki koordinator masing-masing daerah

“Kordinator daerah dibuat dalam struktur agar perjuangan berjalan masif dan terkordinir. Untuk Surabaya kita mempercayakan koordinator Ach Chaeril dan Dian Fadani, Edwin, Rudi Susanto (Bali), Suratno, Susanto (Jateng), Mardani, Agus Priyanto (Jabodetabek), Agusman, Jumadi (NTB-NTT) dan Mahali (Sumatra dan Kalimantan,” jelas Yanuar.

TAK BERHENTI

Gerakan mereka tak akan berhenti sampai hasilnya pasti. Kendati, sudah datang ke kantor ASDP bertemu direksi. Hanya, keputusan itu masih harus dinanti karena direksi pun seolah belum  punya rasa empati

Perjuangan mengejar hak THT itu, harusnya tak sampai terjadi. Justru, ini sudah bertahun-tahun. Padahal, jika mengacu aturan PP Nomor 20 Tahun 2013 tentang program Asuransi Sosial PNS lewat pengelolaan THT, paling lambat sebulan (30 hari) sudah dibayarkan karena mereka efektif pensiun

Mereka semua satu misi, bahkan sempat melakukan aksi damai  yang semata-mata menuntut pembayaran dan penjelasan secara transparan kemana gaji mereka yang sudah dipotong per bulan itu?

Perjuangan akan dilanjutkan ke Senayan

“Kita semua rencana mengadu ke DPR-RI Komisi IX, karena mereka wakil rakyat harus menolong rakyatnya. Tuntutan kita, mengapa sampai mandek pembayaran klaim THT itu,” urai Yanuar yang bersama rekan-rekannya tak akan berhenti sampai THT itu dibayarkan pasti

Mengadu ke DPR-RI, karena sebelumnya ‘Pejuang THT’ kata Yanuar, juga sudah bersurat ke Presiden Prabowo dan Wapres. Sampai detik ini belum ada jawaban seolah mengalami jalan buntu.

Komisi IX yang membidangi ketenagakerjaan sebagai parlemen, diharapkan dapat melakukan dengar pendapat (hearing) dengan jajaran direksi ASDP sehingga ada keterangan dan pertanggungjawaban

“Kita akan meminta DPR-RI mendesak ASDP untuk mencarikan skema penyelesaian. Kalau pihak asuransinya mengalami defisit, harusnya dicarikan solusi jangan terkatung-katung begini,”  tanya Yanuar yang menambahkan estimasi total THT ratuan pensiunan itu berkisar Rp13,6 miliar lebih

Yanuar bersama tim akan nguluruk Senayan

Total pensiunan yang mengadu nasibnya itu 450 orang. Dan mereka sudah bersuara lantang  lewat surat ke Presiden Prabowo dan Mas Wapres termasuk dewan komisaris PT ASDP di Jakarta

Hanya, seolah mendapat jawaban semu karena manajemen ASDP melempar tanggungjawab ke Bumiputera. Lalu,  Bumiputera lagi-lagi  menyebut tak ada kaitan karena kontraknya dengan ASDP secara kolektif. Ini berdalih, sehingga ada dugaan dana itu beralih.

ASDP menurut  mereka harus bertanggungjawab. Sebab, mereka meminta hak pribadi yang gajinya sudah dipotong. Gaji itu upah yang merupakan hak normatif pekerja yang dilindungi hukum.

Dan, mereka yakin karena UU Cipta Kerja (UU Ketenagakerjaan), tak boleh menahan gaji pekerja kendati  sudah disetorkan dalam bentuk  lain seperti THT itu

Padahal, ratusan pensiunan itu dulunya aset ASDP sejak bernama perum hingga bertransformasi menjadi Persero. Di mana, ketika mereka belum pensiun telah membuat legacy membesarkan nama ASDP  hingga mampu menghasilkan revenue luar biasa

Nafas perjuangan mereka dengan label ‘Pejuang THT’ akan berlanjut ke Gedung Senayan (DPR-RI). Dan, mereka akan tetap rendah diri sebab terdiri dari  pensiunan  yang memiliki harga diri

“Kalau ke gedung wakil rakyat, kita sejatinya bukan pengemis. Semata-mata menuntut hak kita semua dengan tetap membawa prinsip perjuangan ‘payung keluarga’,” kata Yanuar

Karena, tuntutan THT itu sudah ada yang menunggu yakni keluarga di rumah, para istri yang telah ditinggal suaminya berjuang menghidupi keluarga. Tentu, perjuangan yang mereka lakukan semua demi menagih iuran aktif yang dipotong lewat komponen gaji

Akhirnya, kegigihan, kepatuhan terhadap hukum akan selalu jadi spirit perjuangan dengan kekuatan besar untuk mendapatkan perlindungan (advokasi). Sebab, mereka bukan sebagai ‘perampok uang negara’ tetapi semata-mata menuntut hak dari hasil upah selama berkarya.**

*) Ketua Advokasi & Regulasi Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim dan Wartawan

SendShareTweet

Related Posts

Akomodasi Atlet Porprov Dipesan Lebih Awal. Gasali: Dicarikan yang Dekat dengan Venue
Kanal

Akomodasi Atlet Porprov Dipesan Lebih Awal. Gasali: Dicarikan yang Dekat dengan Venue

October 7, 2026
KONI-Disparpora Cek Venue dan Fasilitas Lain. Minta Akses Pulau Balang Dibuka untuk Atlet
Kanal

KONI-Disparpora Cek Venue dan Fasilitas Lain. Minta Akses Pulau Balang Dibuka untuk Atlet

October 7, 2026
THB  Dibahas di Meeting CdM  Jumat, Sinkronisasi Data demi Kepastian Atlet Bertanding
Kanal

THB Dibahas di Meeting CdM Jumat, Sinkronisasi Data demi Kepastian Atlet Bertanding

October 7, 2026
KONI Balikpapan Verifikasi Data Digital Atlet untuk Porprov 2026. Ratusan Atlet Dicek Keabsahannya
Kanal

KONI Balikpapan Verifikasi Data Digital Atlet untuk Porprov 2026. Ratusan Atlet Dicek Keabsahannya

October 5, 2026
Diskon 50 %, 28 Coffee Dibuka di RS Restu Ibu. Milenial, Ayo FOMO Sambil Nongkrong Asyik
Kanal

Diskon 50 %, 28 Coffee Dibuka di RS Restu Ibu. Milenial, Ayo FOMO Sambil Nongkrong Asyik

October 5, 2026
Ratusan Peserta Berlaga di Turnamen Domino Golkar. 16 Besar Sudah Dapat Hadiah, Bendum Ingatkan Sportivitas
Kanal

Ratusan Peserta Berlaga di Turnamen Domino Golkar. 16 Besar Sudah Dapat Hadiah, Bendum Ingatkan Sportivitas

October 4, 2026
Next Post
Doa (Salat Istisqa) Agar Hujan Turun di Waduk. PTMB-Warga Ikhtiar Bersama

Doa (Salat Istisqa) Agar Hujan Turun di Waduk. PTMB-Warga Ikhtiar Bersama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 317 Followers

Recommended

Toni Pantau Posko Nataru di Terminal dan Bandara. Apresiasi Pantry BPTD Kaltim, Mix Use Terminal Diusulkan

Toni Pantau Posko Nataru di Terminal dan Bandara. Apresiasi Pantry BPTD Kaltim, Mix Use Terminal Diusulkan

December 23, 2024
Gerak Kaltim Sebut Harusnya Merdeka dari Mental Korup. Edy Suwardi: Jangan Nodai Kemerdekaan dengan Korupsi

Gerak Kaltim Sebut Harusnya Merdeka dari Mental Korup. Edy Suwardi: Jangan Nodai Kemerdekaan dengan Korupsi

August 17, 2022
Tak Pakai Masker, Pengunjung Ditolak Masuk Mall. Aries: New Normal, Protokol Kesehatan Wajib

Tak Pakai Masker, Pengunjung Ditolak Masuk Mall. Aries: New Normal, Protokol Kesehatan Wajib

May 31, 2020
Bhineka Tunggal Ika Pelajaran Islam, Ajak Warga Cinta Rasulullah. Gus Muwafiq Ceramah di Rumah RM, Ribuan Jamaah Bertahan

Bhineka Tunggal Ika Pelajaran Islam, Ajak Warga Cinta Rasulullah. Gus Muwafiq Ceramah di Rumah RM, Ribuan Jamaah Bertahan

November 23, 2019
Kapolda Apresiasi Gubernur dan Ditlantas. Korlantas Polri Beri Penghargaan Bapenda Kaltim

Kapolda Apresiasi Gubernur dan Ditlantas. Korlantas Polri Beri Penghargaan Bapenda Kaltim

May 18, 2023
Sembako Rp70 Miliar untuk 70.000 KK di Balikpapan. Abdulloh: Kita Belum PSBB, Anggaran Juga Terbatas

Sembako Rp70 Miliar untuk 70.000 KK di Balikpapan. Abdulloh: Kita Belum PSBB, Anggaran Juga Terbatas

April 23, 2020
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines