• Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kepengurusan
Monday, March 16, 2026
  • Login
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Kanal

Mengenang Imdaad Hamid Dalam Doa Bersama. KH Sayyid Machmud Pimpin Doa, Sedih, Penyabar, Visioner dan Berjasa

by admin
August 8, 2022
in Kanal
0 0
0
Mengenang Imdaad Hamid Dalam Doa Bersama. KH Sayyid Machmud Pimpin Doa, Sedih, Penyabar, Visioner dan Berjasa

DOA IMDAAD: KH Sayyid Machmud (tengah) memimpin doa bersama untuk alm Imdaad Hamid

0
SHARES
489
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

TINTAKALTIM.COM-Ungkapan doa dipanjatkan dan menjadi kata-kata kesedihan  yang menggambarkan betapa publik memberikan rasa simpati dan kehilangan atas meninggalnya mantan Walikota dua periode 2001-2011 H Imdaad Hamid SE bin H Abdul Hamid Kadir Karim.

Media ini jadi saksi. Baik masa lalu dan kini. Begitu tinggi animo masyarakat yang ikut berbelasungkawa. Di ruang VIP Room Bandara SAMS Sepinggan menjemput jenazah dari Jakarta, di rumah duka Jln Bhayangkara hingga peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan (TMP) kawasan Stal Kuda. Semua menyebut: almarhum orang baik.

Suaana doa bersama untuk alm Imdaad

Terlihat yang ikut takjiah (melayat). Dari pejabat, pengusaha, tokoh pemuda, ASN dan seluruh kerabat almarhum, rata-rata menyebut bahwa sosok Imdaad seorang yang visioner atau orang yang memiliki pandangan ke depan. Rencananya tepat mencapai tujuan.

Sikap dan kepribadian almarhum,  bisa dijadikan acuan bagi pemimpin. Almarhum disebut mampu menciptakan, merumuskan, berkomunikasi dengan baik bahkan implementasinya pun terukur.

Ali Munsjir (tiga dari kiri) doakan Imdaad

“Saya saksi hidup. Kegiatan positif apapun didukungnya. Asalkan jelas, dilengkapi data dan outputnya demi kemajuan,” kesan anggota DPRD Balikpapan Ali Munsyir Halim yang ikut memanjatkan doa sekaligus tahlilan untuk almarhum Jumat (5/08/2022) di rumah Bhayangkara.

Rumah yang sederhana sekelas mantan walikota 2 periode itu, penuh dengan pendoa. Kalangan ibu-ibu, dan sahabat almarhum saling memanjatkan doa. Tak hanya di dalam, luar rumah pun dipasang tarup, tempat duduk yang ada penuh.

KH Sayyid Machmud bersama Riza dan Nunu

Usai salat Isya, KH Sayid Machmud Al-Balgheits, sahabat almarhum memimpin pembacaan doa. Terlihat anak-anak almarhum seperti H Muhammad Dimyathie Riza SE, Hj Mirza Imada Zulfhieqar (Micha) dan mantu Imdaad, Noer Hidayah (Nunu) pun ikut berdoa dan larut dalam kesedihan. Acara dibuka pembawa acara Nur Harsamdani, Kabag SDM PDAM yang juga MC spesialis wedding dengan pembacaan Surah Alfatihah dan dilanjutkan KH Sayid Machmud.

Selama 30 menit, Ustaz Sayid Machmud memimpin doa  yang dikirim ke alm Imdaad Hamid. Sebelumnya, ada rangkaian zikir dan tahlil. Semua urutan doa diikuti jamaah yang memenuhi undangan ahlul bait. Doa itu  ditujukan untuk ahli kubur yang dituju  agar almarhum Imdaad husnus khatimah.

Ali Munsjir, Hasan dan Suryo di acara doa bersama

Ali Munsyir, pernah bersama Imdaad saat mengurusi bowling. Menurutnya, bowling berprestasi sebab didukung  APBD, asalkan pengajuan rasional dan Imdaad tak pernah menolak. Imdaad saat itu ketua umumnya.

Ia terkenang masa-masa saat Imdaad masih menjadi sekretaris daerah (sekda) hingga walikota. Saat itu, Munsjir menjabat Kabag Humas.

“Saat itu saya hadir di coffee morning, duduk sebelah Pak Imdaad. Ada ultimatum agar seluruh informasi dari pemkot dan juga dinas-dinas harus satu pintu melalui dirinya agar tidak bias khususnya terkait kebijakan,” ujar Munsjir.

Bukan itu saja kata Munsjir, Imdaad juga sangat concern dengan prestasi. Sehingga, proses dukungan anggaran  selalu maksimal tak hanya di bidang olahraga tetapi bidang-bidang lainnya.

Semua untuk alm Imdaad mengirim doa

Ada rasa hormat dan sedih ketika doa dipanjatkan dan disebut nama almarhum. “Khusuushon  ila ruuhi H Imdaad Hamid SE. Allahumaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu, lahul faatihah,” ucap KH Sayid Machmud. Semua undangan menimpalinya dengan amin.

Media ini juga ikut berdoa. Jajaran pegawai PDAM di bawah kepemimpin Direktur Umum Nunu pun hadir. Terlihat Kabag Hubungan Pelanggan (Hublang) Abdul Ramli, Kasubag Customer Service (CS) Suryo Hadi Prabowo, mantan Satuan Pengawas Internal (SPI) Arifuddin dan lainnya berbaur dan saling memanjatkan doa.

Tokoh-tokoh pun hadir di acara doa bersama itu. Kehadiran itu karena gerakan hati, melihat masa lalu Imdaad yang dikenang tak pernah marah dan selalu menyelesaikan masalah dengan tenang.

Becky (kanan) bersama Abdul Ramli

Dari tamu yang hadir ada Becky Subagyo bersama istri. Becky mantan Ketua Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Balikpapan yang digantikan Agus Kencana. Ia banyak kesan yang mendalam pada almarhum. “Kehadiran saya di acara tahlil dan doa ini untuk mendoakan almarhum bersama istri dan teman-teman. Tentu, doa itu jadi senjata agar almarhum tenang di alam barzah dan diampuni segala dosanya,”  ujar Becky yang terlihat berkaca-kaca matanya melihatkan kesediahannya.

Imdaad di mata Becky sebagai guru dan orangtua. Petuahnya begitu berarti yang lebih menitikberatkan pada meraih opportunity dan masa depan baik. Sehingga, doa yang ia panjatkan bersama sang istri Etty Paulina Soebagyo jadi doa terbaik  dan dikabulkan Allah.

Suasana di luar rumah saat doa bersama

“Almarhum sangat rendah hati  dan tawadhu serta smart. Sehingga masyarakat jadi kagum. Tak ada kebencian dirinya pada orang lain. Ia tempat mengadu warga dan mencarikan solusi,” urai Becky.

Yang hingga kini sulit dilupakan Becky adalah, memberi nasihat kepada siapapun dan sosok pemimpin yang mengedepankan spiritual quotient. Salat lima waktunya tak pernah terlupakan. “Intinya jika bertemu Pak Imdaad itu ada semacam semangat (ghirah). Sebab, pesan-pesan moralnya membangun motivasi dan sangat sabar serta tak pemarah,” kenang Becky.

Ibu-ibu juga hadir di doa untuk Imdaad

Dari doa bersama itu, anak almarhum Dimyathie Riza yang selama orangtuanya sakit selalu merawat bersama istri juga masih menunjukkan kesedihan. “Bapak itu, tidak bisa melihat orang lain susah. Contoh, ada  yang kesulitan biaya kuliah, justru dibiayai sampai menyandang gelar sarjana. Belum lagi lainnya. Semoga semua jadi amal jariyah,”  sebut Riza.

STABILITAS CASH FLOW

Dari sahabat almarhum dan mantan stafnya, hadir pula di doa bersama itu yakni Madram Muchyar atau biasa disapa Memet. Ia dulu di zaman Imdaad sebagai Kabag Keuangan. Yang selalu menjadi perhatian almarhum adalah stabilitas cash flow APBD.

Imdaad kata Memet,  mencermati APBD yang dijadikan instrumen kebijakan yang dipakai sebagai alat untuk meningkatkan pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Memet bersama Riza

Arus kas APBD kata Memet, dikontrol maksimal baik penerimaan dan pengeluaran. Sehingga manajemennya diperhatikan.

“Almarhum jika sudah melihat kondisi APBD cukup 3 bulan sudah serius. Efisiensi dilakukan, sehingga ketika membuat forecasting atau proyeksi yang skala prioritas dulu. Misalnya gaji pegawai (fix cost). Itu diutamakan jangan terlambat,” cerita Memet.

Jamaah Masjid At-Taqwa juga hadir

Ragam kenangan indah almarhum semua terucap masing-masing dari undangan pembaca doa 3 hari wafatnya Imdaad. Tak dapat disebutkan satu per satu, tetapi seluruhnya menyebut sosok Imdaad jasa-jasanya dan dedikasinya untuk Kota Balikpapan selalu dikenang masyarakat.

Nunu mewakili keluarga pun ikut sedih. Tetapi, dia menyampaikan ribuan terimakasih kepada masyarakat Kota Balikpapan yang telah ikut mendoakan dan mengantarkan jenazah hingga ke pekuburan. “Terimakasih gubernur, wagub, walikota dan seluruh kerabat bapak. Semoga doa-doa yang dipanjatkan dikabulkan Allah dan bapak ditempatkan di surga serta husnul khatimah,” pungkas Nunu dan suaminya Riza. (gt)

SendShareTweet

Related Posts

PTMB Pastikan Pasokan Air Aman saat Ramadan
Kanal

PTMB Pastikan Pasokan Air Aman saat Ramadan

March 15, 2026
PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran
Kanal

PTMB Turunkan 28,48 Persen NRW. Ali Rachman: Perang Lawan Kebocoran

March 15, 2026
Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi
Kanal

Sering Bocor, Pipa PDAM Dipasang di Permukaan. Juga Antisipasi Terjadinya NRW Tinggi

March 15, 2026
2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis
Kanal

2026, Ada 12 Ribu Sambungan Baru. PTMB Sehat, Produksi Air Naik Drastis

March 15, 2026
PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air
Kanal

PTMB Ganti 32.500 Water Meter Pelanggan. Dirut: Gratis, Demi Akurasi Pengukuran Air

March 15, 2026
PTMB Salurkan Tandon dan Air Tangki untuk Warga Rapak. Dirut: Kita Maksimal, Turun ke Lapangan
Kanal

PTMB Salurkan Tandon dan Air Tangki untuk Warga Rapak. Dirut: Kita Maksimal, Turun ke Lapangan

March 15, 2026
Next Post
Lebaran Anak Yatim (10 Muharram): Majelis Taklim Wanita Madinatul Iman Islamic Centre Bagi-bagi Santunan di 6 Kecamatan

Lebaran Anak Yatim (10 Muharram): Majelis Taklim Wanita Madinatul Iman Islamic Centre Bagi-bagi Santunan di 6 Kecamatan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • 129 Followers
  • 315 Followers

Recommended

Suryanto: Tak Ada Gerakan “OTT Sampah”, Perda Dirivisi

Suryanto: Tak Ada Gerakan “OTT Sampah”, Perda Dirivisi

August 27, 2019
Naskun dan ‘The Gun’ Jadi Pendorong Gotong-Royong

Naskun dan ‘The Gun’ Jadi Pendorong Gotong-Royong

December 14, 2025
DR Abdurrohim: Kain Kafan dan Liang Lahat Akhir Hidup Dunia. Ramadan Jangan Disia-siakan, Hanya 4 Masa Dilalui Manusia

DR Abdurrohim: Kain Kafan dan Liang Lahat Akhir Hidup Dunia. Ramadan Jangan Disia-siakan, Hanya 4 Masa Dilalui Manusia

April 10, 2022
Muiz: Terimakasih Pak Wisnu Herlambang. Tinggalkan ‘Legacy’ Revitalisasi Gedung BPTD Kaltim

Muiz: Terimakasih Pak Wisnu Herlambang. Tinggalkan ‘Legacy’ Revitalisasi Gedung BPTD Kaltim

June 10, 2024
Orang Bugis di Kampung Baru

Orang Bugis di Kampung Baru

March 26, 2019
Satlantas Gencarkan Sosialisasi Truk ODOL. Kasatlantas: Tetap Humanis, Sehari 15 Tindakan

Satlantas Gencarkan Sosialisasi Truk ODOL. Kasatlantas: Tetap Humanis, Sehari 15 Tindakan

June 17, 2025
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

DISCLAIMER
© 2021 Tinta Kaltim

No Result
View All Result
  • Teras
  • Kanal
    • tintaNEWS
    • tintaSPORT
    • tintaLAPSUS
    • tintaOPINI
    • tintaSEJARAH
    • tintaFEATURE
    • tintaPRODUK
    • tintaLIFESTYLE
    • tintaKULINER
    • tintaTURIAL
    • tintaRELIGI
    • tintaPOLITIK
  • Inforial
    • Pariwara
  • Infografis

© 2021 Tinta Kaltim

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 15 Weird Laws in the Philippines