TINTAKALTIM.COM–Open house jadi tradisi. Tetapi ada edaran Mendagri untuk dikurangi bukan ditiadakan. Sehingga, Walikota Balikpapan Dr H Rahmad Mas’ud SE ME demi menjaga tradisi tahunan ini, mengganti dengan Silaturahmi Idulfitri

Informasi sebelumnya, open house itu digelar di Dome saat Idul Fitri, tetapi sebelum Ramadan tiba, Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 400.6/3245/SJ tanggal 17 Maret 2026 terbit agar tak berlebihan menggelarnya, sehingga di Dome ditiadakan

Walikota, untuk merajut persaudaraan dan membuka peluang ucapan kata maaf dari masyarakat, menggelar di rumah jabatan (rujab) Walikota Jln Syarifuddin Yoes.

“Awalnya memang akan ada open house di Dome. Mohon maaf tak bisa digelar. Makanya, kita melaksanakan silaturahmi Idulfitri hingga pukul 22.00 Wita,” kata Walikota

Tujuan walikota menggelar silaturahmi sejatinya, karena puasa Ramadan tidak bisa menghapus satu fitnah yang pernah disebar, zakat pun demikian. Yang bisa menghapus dosa antarmanusia itu lewat silaturahmi dan menyampaikan kata maaf

“Karena Idulfitri Hari Suci, maka saya menggelar silaturahmi agar saling memaafkan antarsesama. Maafkan diri saya dan keluarga atas kesalahan dan khilaf,” kata Walikota

Sejak pagi, Walikota-istri tak henti menerima tamu. Dari instansi, organisasi perangkat daerah (OPD), sahabat, keluarga dan warga yang datang dari berbagai penjuru. Selain menyampaikan mohon maaf lahir batin, rata-rata tamu berpose bareng walikota-istri sebelum pulang

Walikota mendesain ruangan tidak seperti biasanya. Sederhana dan hanya round table untuk menerima silaturahmi tamu. Hanya, di bagian outdoor ada sejumlah menu makanan lezat yang dipersiapkan untuk tamu seperti buras, prasmanan dan masakan mie instan (instant noddle) yang makannya diseduhkan petugas
Di bagian dalam, ada kopi yang taste-nya campuran dengan es kombinasi espresso dengan susu. “Saya satu gelas ya, pasti enak,” kata Dandim 0905/Balikpapan Letkol Inf Denny menikmati kopi itu yang dibawanya ke round table.
PERTAMINA
Dalam silaturahmi itu, Walikota kehadiran tamu dari Pertamina. Mereka adalah General Manager (GM) PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) V Novie Handoyo Anto, Direktur Operasional Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) Arafat Bayu Nugroho dan Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Isfahani.

Rombongan Pertamina disambut walikota penuh hangat. Mereka melakukan silaturahmi dan saling memberi kata maaf. Lalu, walikota mempersilakan untuk menikmati hidangan sambil diskusi di rountable yang sudah ditetapkan.

“Kita ingin merajut kebersamaan dan silaturahmi di hari nan fitri dengan walikota. Ini menunjukkan kerjasama Pertamina dengan Pak Wali mewakili Pemkot Balikpapan berjalan baik,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Kilang Pertamina Indonesia (KPI) Unit Balikpapan Dodi Yapsenang

Walikota harus bolak-balik dari round table satu ke lainnya. Di bagian depan full dengan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkompimda) Dandim Denny Salurerung dan istri, Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Kumontoy dan istri, Pj Sekda Agus Budi Prasetyo dan lainnya

Walikota, lalu ke belakang menemani pimpinan Pertamina dan ngobrol asyik dengan Novie Handoyo Anto dan Arafat serta stafnya sembari dihibur live band lagu-lagu gambus Timur Tengah

Pagi hingga siang, tamu tak henti datang ke rujab. Termasuk Dirut Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Dr Yudhi Saharuddin, Direktur Operasional Ali Rachman, Ketua Hipmi Balikpapan Adam Dustin, Sekretaris Ikapakarti Sudjatmiko, Ketua Harian Badan Pengelola Masjid Balikpapan Islamic Centre (BIC) H Andi Muhammad Yusri dan sekjen Bambang Saputra serta timnya Sani Gazali, H Syukri, Achmad Rosyidi, Mustaqim, Syarifuddin

Ditambah jajaran owner hotel Charles (Hotel Platinum Group), Linan Kurniahu (Bluesky Group) yang otomatis walikota duduk berdampingan. Mereka ‘kompak’ dan foto bareng walaupun di lapangan berkompetisi dalam bisnis
Tradisi dan sikap walikota, ia tampil sebagai ‘pelayan’ dengan meladeni Direktur Operasional Platinum Group H Soegianto SE dan Linan Kurniahu mengambilkan makanan ke mangkuk.

“Tamu itu raja, maka harus dilayani tuan rumah,” kelakar walikota
Di sisi lain, Wakil Walikota Balikpapan Dr Bagus Susetyo, paginya sudah pula berada di bagian depan berbincang dengan walikota. Sementara istri Bagus juga silaturahmi dengan Hj Nurlena.

“Terimakasih kepada seluruh warga Balikpapan. Ayo jaga terus kerukunan dan kekompakan. Idul Fitri adalah momen yang tepat untuk saling menjaga persatuan-kesatuan,” kata Walikota yang akan masih melanjutkan silaturahmi Idulfitri untuk komponen lainnya. (gt)













